Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Ceo Dingin

Istri Rahasia Ceo Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Rumah Tangga / Cinta Murni
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Armelia Melmel

Seorang Ceo yang merahasiakan pernikahannya dengan wanita yang di cintainya. Semua itu di lakukan karena keinginan sang istri. Sang istri ingin membuktikan diri ke keluarganya jika ia mampu berdiri sendiri. Bukan tanpa alasan, semua itu terjadi karena selama ini. Sang istri selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluarganya sendiri.Sang istri juga tahu jika pernikahan mereka berdua tidak akan di restui oleh keluarga suaminya karena latar belakangnya sangat berbeda jauh. Bagaimana kisah cinta mereka jika tahta dan sosial menjadi penghalang utama hubungan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armelia Melmel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. Berusaha mempermalukan Lily di depan para tamu

 "Ana."Sapa Jane dan Amber secara bersamaan.

Ana menoleh dengan malas. Meski begitu dia tetap tersenyum di hadapan mereka berdua.

 "Kamu lihat Lily? Sekarang dia sedang berusaha menggoda tuan Alex."Ujar Jane.

Ketiga wanita itu melihat ke arah Alex dan Lily yang sedang mengobrol.

"Aku juga melihatnya."

Hal itu yang membuat Ana begitu kesal. Dia sama sekali tidak menduga jika Lily yang selalu ia rendahkan mengenal Alex.

"Ana, jangan hiraukan dia. Sekarang sapa nyonya Morley. Semua tamu undangan sedang memberikan ucapan selamat dan juga hadiah mereka." Ujar mamah Ana.

"Jangan mau kalah dengan mereka."Bisik mamah Ana kembali.

Ana menoleh kepada nyonya Morley.

Di samping wanita tua itu ada Alex dan juga Eldrick. Ana menyunggingkan senyumnya.

Detik berikutnya, netranya tertuju kepada Lily yang sedang mendekati nyonya Morley.

Tangan Ana mengepal kuat.

"Ayo pergi mah."Ajak Ana segera.

Ana jelas tidak mau kalah dari Lily. Jane dan Amber juga tidak mau ketinggalan. Keduanya segera mengikuti Ana.

Begitu tiba, nyonya Morley melewati Lily dan menyapa Ana. Sikap nyonya Morley seperti itu tentu saja mengundang sedikit perhatian tamu yang melihatnya.

Nyonya Morley begitu lembut di hadapan Ana. Perlakuannya itu semakin membuat Ana angkuh.

Lily yang hendak menyapa nyonya Morley menghentikan langkahnya. Tangannya memegang ujung gaunnya.

Lily hanya tersenyum kecut.

Dia berbalik melihat nyonya Morley dan Ana. Sepupunya itu hanya melirik ke arahnya tanpa berniat menyapa dirinya.

Eldrick yang melihat neneknya memperlakukan istrinya seperti itu tampak tidak terima. Tangannya mengepal kuat.

"Jangan membuat kekacauan kak."Bisik Alex.

Alex jelas menyadari kekesalan kakaknya saat ini.

Eldrick menoleh kepada Alex.

Tatapannya sedikit tajam. Sementara orang yang di tatap hanya tersenyum tipis.

"Jangan bertindak gegabah kak. Kita lihat apa yang terjadi."Bisik Alex kembali.

Wil mendekat.

"Tuan Alex benar tuan. Nyonya tidak selemah itu untuk membuat dirinya di perlakukan tidak adil."Bisik Will.

Mendengar ucapan sekertarisnya. Eldrick akhirnya mulai tenang.

Kini dia hanya mengamati apa yang terjadi. Dia juga tahu jika hal ini juga adalah keinginan sang istri.

Lily mendekati nyonya Morley dan Ana.

Baru saja beberapa langkah. Seseorang menariknya.

Lily menoleh.

Grace sedang berdiri di hadapannya sambil tersenyum.

"Aku mencarimu kemana-mana. Rupanya kamu ada di sini."Ujar Grace.

"Apa yang kamu lakukan di sini? Di sini bukan tempat kita."Bisik Grace

Lily melepaskan tangannya.

"Aku akan mengucapkan selamat ulang tahun kepada nyonya Morley."Ujar Lily tersenyum kecil.

Dia menjauhi sahabatnya dan mendekati nyonya Morley kembali. Grace yang melihat hal itu terlihat gugup.

"Selamat ulang tahun nyonya Morley."

Nyonya Morley menoleh kepada Lily. Sorot matanya terlihat dingin.

Nyonya Morley kini menyadari siapa wanita di hadapannya saat ini. Wanita tua itu sama sekali terlihat senang.

"Terimah kasih tapi tidak perlu memberi hadiah. Calon menantuku sudah memberikan hadiah yang cukup mewah. Aku tahu uang yang kamu pakai membelikan ku hadiah adalah pemberian dari cucuku juga."Ujar nyonya Morley tersenyum sinis.

Wanita tua itu sedikit merendahkan suaranya. Bahkan Eldrick juga tidak mendengarnya.

Ana yang mendengar hal itu terlihat begitu puas.

"Satu hal lagi. Jangan pernah berharap jika aku akan merestui kalian. Wanita yang pantas bersanding dengan cucuku adalah wanita seperti Ana."Ujar nyonya Morley kembali.

Lily tersenyum kecil.

"Saya juga tidak berniat mencari perhatian anda. Apalagi mengemis restu dari anda. Eldrick mencintai ku. Kami bahagia saat ini tanpa restu anda."

Wajah nyonya Morley memerah menahan amarahnya.

Plak....

Satu tamparan mendarat di wajah Lily.

"Beraninya wanita murahan seperti mu menantang ku."

Tangan nyonya Morley gemetar.

Sementara Lily hanya memegangi pipinya yang terasa perih.

Kini semua orang memandangnya. Termasuk dengan Eldrick. Dari raut wajahnya, pria itu itu terlihat kesal.

Lily sendiri hanya menghela nafas kasar. Dia tahu jika kata-katanya sedikit angkuh. Tapi dia tidak ingin semua orang memandangnya seperti pengemis.

Lily hanya sedang membela dirinya agar tidak di injak-injak. Dia jelas sudah tahu jika ada sesuatu yang akan menimpa dirinya di pesta itu. Tidak mungkin dia di undang karena sudah mendapatkan restu.

Ana dan mamahnya saling memandang. Mereka terlihat begitu puas. Bahkan mereka pura-pura tidak mengenal Lily di hadapan nyonya Morley.

Eldrick mendekat.

"Apa yang nenek lakukan? Nenek menampar tamu yang datang ke acara nenek?"

Eldrick terlihat menahan kesalnya.

"Jangan marah Eldrick. Nyonya Morley hanya memberi perhatian sedikit kepada Lily. Lily sudah bersikap tidak bosan kepada nyonya Morley."Ujar Ana dengan lembut.

Eldrick tersenyum miring.

"Tidak sopan? Apa itu benar nek?"Eldrick menoleh kepada neneknya.

"Itu benar."Jawab nyonya Morley

"Kamu harus tahu jika orang lain tidak berhak ikut campur dengan urusan keluarga Morley."Ujar Eldrick menoleh kepada Ana.

Ucapan itu jelas di tujukan kepada Ana.

Ana sama sekali tidak menanggapinya tapi dia jelas tersinggung dengan ucapan Eldrick.

Sementara itu, Grace yang melihat sahabatnya di tampar mendekat.

Dia khawatir dengan sahabatnya itu.

"Lily, kamu baik-baik saja?"

Lily menoleh dan tersenyum kecil.

"Aku baik-baik saja. Jangan khawatir."

"Tentu saja kamu tidak baik-baik saja. Kamu di tampar di depan umum. Aku yakin pasti ini ulah Ana. Wanita itu benar-benar."Kesal Grace.

Lily kembali tersenyum.

Dia sedikit lega ketika melihat Grace mengkhawatirkan dirinya.

Lily menoleh kepada Eldrick. Dia bisa melihat jika suaminya juga mengkhawatirkan dirinya. Tapi Lily menggelengkan kepalanya agar suaminya tidak ikut campur dengan urusannya.

Eldrick yang melihat hal itu memilih duduk di mejanya. Dia hanya bisa menahan kekesalannya.

Alex dan Will juga menyusulnya. Begitu juga dengan mamahnya.

Eldrick menoleh kepada mamahnya.

"Mamah juga terlibat dengan hal ini? "

Mery hanya diam. Dia tidak berani menjawabnya. Semua ini adalah idenya. Jika putranya tahu maka dia pasti mendapatkan masalah.

Melihat wanita yang melahirkannya diam. Eldrick langsung memahami apa yang terjadi.

Sementara para tamu mulai berbisik-bisik. Mereka sama sekali belum tahu apa yang terjadi. Tapi satu hal yang pasti, mereka tidak akan membela Lily.

Grace kembali menarik Lily menjauhi nyonya Morley dan Ana.

"Lily, kita makan saja."

Grace membawa Lily ke meja. Di mana semua makanan mewah tersaji di sana.

Grace bahkan meminta Lily mengabaikan tatapan para tamu.

"Mohon maaf semua tamu terhormat ku. Ini hanya insiden kecil. Wanita itu mengatakan sesuatu yang membuat ku sedikit tersinggung. Makanya aku memberinya hadiah kecil."Ujar nyonya Morley sedikit membungkuk kepada para tamu.

Di sampingnya ada Ana. Tentu saja keberadaan Ana membuat para tamu bertanya-tanya. Apakah hubungan mereka berdua.

Para tamu kini tidak penasaran. Bahkan mereka sama sekali tidak berniat mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya.

Grace yang mendengarnya berdecak kesal.

"Lihatlah para penjilat itu."Gumam Grace.

1
Armelia Melmel
terimah kasih kak.
Nabila
bagus
Armelia Melmel: terimah kasih kak.
total 1 replies
Nabila
lanjut thor.. ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!