Sinopsis:
Rio Ardiana adalah sosok pria dewasa yang ingin bertemu naga dari dulu. Namun tanpa dia ketahui bahwa dirinya adalah Reinkarnasi dari Dewa Naga sendiri.
Lalu perang manusia dan naga terjadi kembali setelah jeda panjang jutaan Tahun. Ketika manusia berada dalam keputusan, keajaiban terjadi. Sosok cahaya yang menyelamatkan dan memberikan kekuatan kepada Umat Manusia demi untuk melawan Naga.
Namun di sisi lain, Rio Ardiana memiliki sebuah tekad yang tak bisa di gapai sebelumnya. Yaitu perdamaian Ras manusia dan naga.
Apakah ia bisa melakukannya?, mari kita lihat saja apa yang ia rencakan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riza ID, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 20
Chapter 20
"Untuk tuan Rio dan Levi. Ini lisensi Hunter kalian dan selamat telah bergabung dengan Guild Hunter kami." Resepsionis itu memberi selamat dan memberikan sebuah kartu Hunter/ Lisensi bahwa mereka sudah resmi menjadi Hunter Dragon.
Levi dan Rio menerimanya, "Terimakasih."
"Tentu saja, jika ada pertanyaan. Silahkan tanyakan saja kepada saya." Resepsionis itu menjawab dengan senyuman lembut.
Sedangkan Levi sendiri, ia masih saja bingung dengan kebiasaan Manusia di zaman sekarang. Ia masih melihat kartu Hunternya dan tidak tahu apa gunanya ini.
"Kalau begitu, jelaskan apa gunanya Kartu ini." Tanya Levi kepada Resepsionis tersebut.
"Baik, Kartu Hunter yang anda pegang itu memiliki beberapa fungsi penting yaitu. Melihat Rank Hunter anda di seluruh Indonesia, lalu sebagai Identitas resmi bahwa anda adalah Hunter Dragon." Jelas Resepsionis itu
"Dan jika tanpa adanya ini, anda tidak memiliki izin untuk keluar dari Zona Aman dan melawan para Naga." Sambungnya dengan jelas
Mendengar hal itu, Levi masih sedikit bingung dan bertanya sekali lagi. "Bagaimana caranya aku melihat Rank-ku?"
"Anda bisa menekan sudut kanan kartu anda, di situ ada tombol yang menampilkan rank anda dari layar Hologram." Jelas dan jawab Resepsionis dengan nada yang baik.
Mendengarnya, Levi penasaran dan mencoba untuk menekannya. Kemudian saat ia menekannya, muncul layar hologram yang memperlihatkan Identitasnya
Beserta dengan Rank yang ia dapatkan
[ Nama: Levi Teshika ]
[ Umur: 20 Tahun ]
[ Title: Hunter Dragon ]
[ Rank: D ]
"Hmmm?"
"Alsan kenapa anda mendapatkan rank D, itu Karena anda baru saja menjadi Hunter. Jika ingin naik Rank, perlu banyak menyelesaikan misi-misi yang tersedia." Jelas Resepsionis itu
Kemudian Rio menatap melirik Levi "Apakah kau sudah paham, Levi?"
"Ya, sebagain besar aku sudah memahaminya." Jawab Levi
"Baiklah waktunya kita pergi."
Rio mengajak Levi untuk keluar dari Guild Hunter ini. Namun sesaat setelah mereka akan pergi dari meja resepsionis itu, tiba-tiba seseorang masuk ke Guild Hunter ini dan membuat semuanya hening.
Ia adalah wanita berambut perak halus, memiliki kulit seputih susu, mata pupil biru serta tubuh yang ideal dan tentu saja ia sangat cantik.
Namanya adalah Lisa Yamaguchi.
Semua Hunter yang ada di sana hanya bisa menatapnya dan tak bergerak sama sekali setelah melihatnya. Para Pria yang ada sangat terpesona akan kecantikan yang Lisa miliki.
"Cantik sekali..."
Melihat hal itu, Rio menjadi sedikit kesal. 'Jangan tatap istri-ku!'
Sehingga ia mengeluarkan sedikit aura membunuh dan mengirimkannya kepada semua pria yang menatap Lisa Yamaguchi. Dan membuat semuanya merasa gemetaran lalu terjatuh di lantai.
"K-kenapa aku merasa begini...?"
"A-aneh sekali... Tiba-tiba aku merasakan niat membunuh yang sangat kuat..."
"Aku tidak... Bisa bergerak... Kakiku gemetaran..."
Mereka semua kebingungan dengan apa yang sekarang mereka alami, niat membunuh yang tiba-tiba mereka rasakan membuat mereka seperti ini. Walaupun itu sudah hilang, tapi itu masih di rasakan di sekujur tubuh mereka.
Dan saat itu juga, Rio tersenyum puas di dalam hatinya. 'Rasakan itu.'
Sedangkan Levi yang melihat apa yang di lakukan Rio. Ia menjadi sedikit bingung, tapi ia tak mau memikirkan hal yang tak berguna dan memalingkan semua itu.
Dan saat itu, Lisa pun sampai ke depan meja resepsionis itu. "Permisi, apakah senjata-ku sudah selesai di perbaiki?" Tanya Lisa kepada Resepsionis itu.
"Tentu saja Hunter Lisa, tunggu sebentar. Saya akan mengambilnya."
Dan tak lama kemudian, Lisa melihat dua orang asing yang ada di dekatnya itu. Namun ia memusatkan pandangannya ke arah laki-laki yang nampak sedikit lebih tua darinya.
Rio pun merasakannya dan berpura-pura kebingungan "Ada apa?" Tanya Rio kepada Lisa
"Maaf, aku penasaran. Apakah kau adalah orang yang memancarkan aura mengerikan kepada semua orang?" Tanya Lisa dengan sopan
"Kenapa kau berfikir seperti itu?"
"Tidak ada, aku hanya penasaran saja."
"Hm... Begitu..."
Dan percakapan itu berakhir, suasana menjadi sedikit sunyi saat ini. Levi juga hanya diam dan memperhatikannya saja. 'Kenapa mereka berdua ini?' jujur saja, Levi agak bingung dengan tindakan aneh yang di lakukan Rio saat wanita bernama Lisa itu datang.