Indonesia
NovelToon NovelToon
Aira

Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: NMY_YEOJA

Seorang gadis memasuki area kampus dengan langkah tergesa-gesa. kakinya terus berjalan menelusuri setiap ruangan yang ada . setelah ia bertemu dengan ruangan yang ia cari, gadis itu menghembuskan nafas lega dan sebuah senyum pun terbit di wajah cantiknya . Gadis itu segera duduk di salah satu bangku dan menormalkan kembali deru nafasnya yang tak beraturan.

"Hai Reza " apa dari situ sembari menempuh bahu Reza .

"Ada apa ? Argh... Aira aku sangat merindukanmu !!!" teriak reza pada gadis itu dan segera memeluknya.

" Benarkah... kau itu terlalu lebay , seperti tidak bertemu denganku beberapa abad lamanya ." Aira terkekeh

"Hey! Apa kau tidak tahu seberapa khawatirnya aku ketika kau tidak masuk beberapa hari yang lalu ?! Aish... aku bahkan bingung dan merasa sangat kesepian Tanpamu, Apa kau tahu itu ?" ungkap Reza kesal .

" ya ya ya, Baiklah aku juga sangat merindukanmu Reza ." sebuah senyum pun muncul di wajah cantik Aira .

" Apakah baik-baik saja? apa terjadi sesua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NMY_YEOJA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Aira duduk di sudut kantin yang dekat dengan jendela. sembari menunggu pesanannya , ia menikmati pemandangan kampus yang dipenuhi oleh mahasiswa dengan berbagai aktivitasnya . Ketika ia melihat beberapa pasangan tengah berlalu Lalang di hadapannya , pikirannya pun mengingatkannya pada Aldi .

" Kau di mana?" Lirih Aira

Senyum Aira perlahan luntur , diganti dengan kecemasan yang tergambar jelas di wajahnya . Jari-jari lentiknya terus memainkan telepon genggamnya dengan asal . Perasaan gusar tengah menyelimutinya , karena Aldi tak kunjung datang.

' Kamu di mana Al ? Apa kamu sedang mempermainkanku ? Kenapa aku berpikir tidak ya? Lupakanlah Aira ! Aku pasti sudah gila ." batinnya kesel .

" Hei..!" terus seseorang mengagetinnya .

" Astaga... Rafii Kok hampir membuat jantungku copot " Aira mengelus dadanya pelan .

"Hehehe .... Selamat" ucap Raffi tiba-tiba , sontak saja hal itu membuat Aira sedikit bingung .

" Apa maksudmu ? Aku tidak sedang ulang tahun loh hari ini dan aku juga tidak sedang memenangkan lotre, nilai ujianku kemarin dengan dosen juga tidak lumayan bagus" Aira bingung melihat Raffi .

" Kamu ini bodoh atau memang polos atau pura-pura tidak tahu sih? Kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu lakukan bersama Aldi semalam ?" Ujar raffii kesal.

" Apa memangnya? Oh itu ..." Aira menggaruk lengkungnya yang tidak terasa gatal .

"Tunggu ! jangan bilang jika kamu sudah mengetahui semuanya ?" tanya Aira tidak percaya

" Tentu saja aku tahu bodoh!"

" Apa ? Siapa yang memberitahumu ? Aku makan belum bercerita apapun atau jangan-jangan Adik sendiri yang menceritakannya ? Lalu apa yang lain juga sudah tahu ? Apa murid perempuan yang lain juga tahu? Apa fansnya Aldi juga tahu ?" tanya Aira beruntun.

" Astaga .... " Rafi menekan sedikit dari Aira dengan telunjuknya .

" Jangan bertanya dan mendekat seperti ini! fansku akan ngamuk Jika kamu bersikap seperti ini lagi " ucap Raffi tanpa menanggapi pertanyaan Aira.

" Oh maaf , kalau begitu cepat jelaskan padaku ! Eh maksudku, Ayo cepat jawab pertanyaanku !"

" Baiklah , dengarkan baik-baik . Aldi memang menceritakan padaku dan yang lainnya tapi , hanya Reza yang belum mengetahuinya . Dan satu lagi , seluruh murid di Universitas ini tidak ada yang tahu kecuali kami , Apa kau PUAS !" ucap Raffi yang dengan sengaja menekankan kata puas .

" Ya kurasa memang sebaiknya harus disembunyikan dulu hubungan ini . Karena aku dengar fansnya Aldi sangatlah agresif . Aku takut jika mereka tahu mereka akan melempari ku dengan tomat atau menggunduli rambutku." ujar Aira khawatir sembari memegang rambutnya .

" Aku tahu itu . Oh iya, tapi kamu harus memikirkan Bagaimana cara agar Reza tidak marah saat mengetahuinya " nada bicara Raffi terdengar serius .

" Kamu benar" wajah Aira pun menjadi lesu h.

" Oh iya seharian ini aku belum bertemu dengan Aldi . Dia juga tidak mengirim iku pesan atau sekedar meneleponku, apa terjadi sesuatu padanya ?"

" Kenapa ? Apa kamu khawatir? Tenang saja Aldi itu sudah dewasa dan sudah besar . dia pasti bisa menjaga dirinya "

" Apa? Dewasa ? Dewasa apanya? Sikapnya saja masih seperti anak-anak apa kamu tahu!"

"Hahaha ... Aku tahu aku tahu , kamu benar aku yang salah. Kenapa kamu mencarinya ?"

" Aku khawatir dengannya, semalam ada seseorang menelponnya dan wajahnya langsung berubah menjadi dingin , kejam . Amarahnya juga meluap. Aku sempat melihat dia mengepal tangannya sangat kuat untuk menahan amarahnya . Aku benar-benar khawatir dengannya.." ekspresi Aira pun kembali murung.

" Tenanglah ... Aldi itu Evil, jelas saja Iya mudah meluap meluap seperti itu .... di mana-mana setan tengik juga bersikap begitu ."

" Kurasa tidak , aku tahu dengan jelas bagaimana ekspresinya" sambar Aira meyakinkan.

" Baiklah ... Terserah kau saja , tapi apa hanya karena itu kau mencarinya ?"

" Bukan begitu, aku mencarinya karena aku takut jika ia hanya mempermainkanku . Semalam ia menyatakan perasaannya dan membuatku melayang dan saat ini ia menghilang tanpa kabar apapun" Aira Berhenti sejenak .

"Raffi, apa kau benar-benar tidak tahu di mana Aldi berada sekarang? Apa dia benar-benar tidak ada masalah ?"

Aldi menyasap kopi di hadapannya , sejenak ia memperhatikan perahu wajah Aira yang dipenuhi kekhawatiran terhadap Aldi .

Namun, hati kecil Raffi tetap tidak memperbolehkannya untuk memberitahu apa yang terjadi pada Aldi. Lagi pula , cepat atau lambat daerah pasti akan tahu dengan sendirinya .

" itu... Entahlah . Tanya sendiri padanya, Oh iya kamu jangan khawatir Aldi bukan pria seperti yang kamu ucapkan barusan " kata Raffi .

' Maaf Aira aku belum bisa bercerita' batin Raffi.

____

Aldi memandang dengan tetapan sengit wanita paruh baya yang ada di depannya . Wanita yang tak pernah ya jumpai selama 10 tahun belakangan ini. Tetapan tajam Aldi seolah bisa membunuh siapa saja yang menatapnya . Namun, wanita paruh baya itu tetap tenang dan memperlihatkan isi keangkuhannya . Dengan lembut ia mengambil secangkir teh hangat dan menyesapnya perlahan .

" Kenapa kau kembali ?" tanya Aldi dengan nada dingin.

" Apa begini caramu menyambut kedatanganku ? Bukankah kita sudah 10 tahun tidak bertemu ? Apa kau tidak merindukanku anakku sayang ?" wanita yang tidak lain adalah ibunya Aldi menyunggingkan senyum penuh arti .

" Sudahlah, hentikan semua bualan tak pentingmu itu . Seperti intinya saja!" ujar Aldi tak sabaran .

" Baiklah, sikap kerasku menurun padamu juga ternyata hahaha..." balas Ibu Aldi .

" Aku datang ke sini untuk segera mengadakan pernikahanmu dengan putri dari perusahaan Sanjaya Group" ujar Ibu Aldi enteng .

" Bukankah aku pernah mengatakan padamu kalau Aku menolaknya . Aku sudah mengirim email padamu dan aku menegaskannya sekali lagi bahwa AKU MENOLAK PEREMPUAN ITU!"" Aldi sedikit berteriak dan menekankan beberapa kata terakhirnya .

"Hahaha ... Kau pikir aku akan semudah itu membiarkan permintaan tak masuk akalmu itu ? Hahaha ... dasar bodoh ! Sekuat apapun kamu berusaha , aku akan tetap melangsungkan pernikahan itu segera " ujar Ibu Aldi dan beranjak pergi dari sofa mewah yang didudukinya.

"Tapi kau harus ingat satu hal. MRS PRASETYA, AKU BUKAN BUDAK AAU BONEKAMU!!"ujar Aldi penuh penekanan. Ibu Aldi acuh tak acuh terhadap apa yang dikatakan putranya itu .

Telinganya seolah tuli , iya juga tetap melanjutkan langkahnya menuju kamar tanpa menengok ke arah Aldi . Aldi mengepalkan tangannya kuat , saat ini Aldi mati-matian untuk menahan segala emosinya . Hatinya berantakan mendengar bahwa ia akan segera menikah dengan gadis lain . Bahkan Aldi akan dinikahkan dengan gadis yang tidak ia cintai.

' Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi ! Tidak akan !' batinnya dengan penuh luka dan amarah . Aldi kemudian mengambil ponsel yang berada di dalam saku celananya. Menekan tombol dial dan menelpon seseorang . Hatinya kini diselimuti perasaan kesal bercampur marah. Dan yang bisa diharapkan saat ini adalah orang yang ia hubungi saat ini segera menjawab teleponnya untuk membantunya mencari solusi untuk masalah yang menekan batinnya saat ini .

" Halo .."

~ Bersambung

1
Moertini
dilanjjutin yaaa masih penasaran niii apakah Aldi bisa membasmi musuh2nya dan hidup bahagia dengan Aira semangat thor
Moertini
dilanjutin yaaa thor ceritanya bagus asyik bikin penasaran apakah Aldi berhasil menentang ibunya tidak menikah dengan Gita dan tetap berlanjut pacaran dengan Aira berakhir bahagia semangat
Mystory: iya kak tenang aja, ikutin sampai end ya🙂
total 1 replies
Sumirah
kapan terbit lagi
Mystory: sabarrrrr
total 1 replies
Sumirah
Tulisannya banyak yg krng lengkap
lina
like
Ceritaku
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!