Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Arsitek

Sistem Arsitek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / CEO
Popularitas:302
Nilai: 5
Nama Author: Chimoarikashiki

Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pemberesan karyawan gak becus

    Keesokan harinya aku langsung me wa yang lain sambil menunggu sarapan.

"kakak kok raut wajahnya agak beda seperti kesal gitu"kata adek ke aku sambil lihat aku

"ya gimana gak kesal dek kemarin sahabat kakak menemukan karyawan yang gak bisa membedakan kerja perusahaan BUMN sama perusahaan swasta"kata aku ke adek sambil lihat adek

"pasti kakak tindak ya"kata adek ke aku sambil lihat aku

"sudah pasti dek"kata aku ke adek sambil lihat adek

   lagi nyeruput kopi sistem memberikan sebuah misi dengan hadiah yang aku sendiri gak menduga bahwa hadiahnya sangat berharga.

'misi baru selidiki orang yang gak becus keputusannya di beritahukan ke sistem dan hadiah sistem adalah pengganti orang tersebut, orang ini lebih becus dan juga tegas'kata sistem arsitek di otakku

'wah misi baru yang menarik oke dah'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

    setelah dapat misi baru muka aku agak tenang tapi dari semua orang yang di keluarga hanya adek yang tahu artinya raut mukaku ini.

"hmm pasti akan ada yang buat geger ini"kata adek ke aku sambil lihat aku dan langsung membuat semua menoleh ke kami berdua

"siapa dek yang akan buat geger?"tanya bunda ke adek sambil lihat adek

"kakak lah Bun siapa lagi kan katanya kakak mau ngecek dua orang yang bermasalah kalau ini runtut narik semua bisa tiga orang yang di pecat kakak"jawab adek ke bunda sambil lihat bunda

"benar mas apa kata adekmu?"tanya bunda ke aku sambil lihat aku

"60% benar Bun tapi bisa berubah semua tergantung jawaban dari mereka"jawab aku ke bunda sambil lihat bunda

"yaudah bunda doain kamu bisa mengatasinya mas"kata bunda ke aku sambil lihat aku

"amin Bun"kata aku ke bunda sambil lihat bunda

      walau aku mengaminkan tapi gak di posisi gak mengiyakan karena sudah pasti aku sikat langsung. Sampai kantor aku panggil mereka gak pakai lama aku langsung tunggu melihat gaya mereka aku sudah kesal langsung saja aku amuk.

"woy bangsat lu pada kerja yang benar apa oh iya kalau lu mau bilang atasan lu panggil atasan lu"kata aku ke mereka sambil lihat mereka dengan mukul meja sampai terbelah

"oh iya gue baru ingat namanya Ringgo panggil Ringgo kesini kalau gak datang gue pecat dan gue hilangkan nyawanya"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"santai bro kayaknya lu mau makan mereka banget"kata Yoni ke aku sambil lihat aku

"iya gue mau makan mereka kalau perlu mau menghabisi mereka"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni

   seketika semua langsung terbelalak karena lihat aku sudah seperti psikopat yang mau menghabisi orang.

"bro mereka kita pecat aja terus kita buat pesangon"kata Gita ke aku sambil lihat aku

"rugi perusahaan memecat mereka terus kasih pesangon"kata aku ke Gita sambil lihat Gita

"udah lebih enak gini selesai gajian mereka kalau gak selesai proyek selanjutnya gak akan kami ACC"kata deka ke mereka sambil lihat mereka

"tapi kalau belum selesai ada yang megang proyek selanjutnya kami pecat habis"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"dan tanpa pesangon titik gak pakai koma"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"jadi gimana kalian sanggup atau gak"kata Yoni ke mereka sambil lihat mereka

"udah lah kalau mereka gak mampu gak usah Yon lagian ini tinggal gajiannya doang kan"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni

"sepertinya lu lagi muak sama mereka ya bro"kata Yoni ke aku sambil lihat aku

"tuh gara gara pembahasan si deka kemarin"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni dan lirik ke deka

"yaudah lah kalau yang di tugas mengecek ke lapangan sudah ngelapor ke owner kita ini mau berucap apalagi"kata Yoni ke mereka sambil lihat mereka

"lagian masa kerja sama mandor dan tukang Gonta ganti masa gak tahu sih dan gak minta saran ke kantor lagi"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

Yoni melirik ke deka baru berucap"itu beneran dek yang barusan di bilang bro kita"kata Yoni ke deka sambil lihat deka

"100% benar Yon soalnya tukangnya sendiri yang bilang"kata deka ke Yoni sambil lihat Yoni

"selain itu Yon pas perginya itu mandor gak di tanyain apa tukangnya udah di bayar semua apa belum"imbuh deka ke Yoni sambil lihat Yoni

Aku nanya ke sistem enaknya gimana buat empat orang ini.

'sistem enaknya 4 orang ini di apain ya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

'pecat aja tuan gak ada gunanya kalau mereka di pertahankan dan blacklist dari semua perusahaan kontraktor swasta yang sudah dalam lindungan IAI'kata sistem arsitek di otakku

'hmm tapi ada benarnya juga kalau gitu gue langsung bereskan'kata aku dalam hati ke sistem arsitek

Aku langsung menatap mereka dan tersenyum tipis, dan langsung buat keputusan yang langsung ramai.

"oke mulai hari ini kalian sudah gak kerja disini lagi mau berkata bahwa kalian nurut sama owner tapi sayangnya apa yang kalian turuti ke owner-nya buat perusahaan ini sebelum saya pegang turun"kata aku ke mereka berempat sambil lihat mereka bertiga

"dan kalau kalian mau nanya soal gantinya saya sudah punya"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"yon panggilkan mereka kesini"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni

seketika pengganti mereka pun datang dan Yoni langsung memberi kode ke aku. Setelah aku memberikan balasan berupa anggukan kepala maka mereka pun di minta masuk ke ruangan.

"nah ini pengganti kalian berempat dan mereka akan membereskan semuanya"kata aku ke mereka berempat sambil lihat mereka berempat

"kalian tadi sudah di jelaskan oleh sahabat saya apa saja yang kalian bereskan"kata aku ke mereka yang menggantikan sambil lihat mereka

"sudah bos dari progres harus di luruskan dan dari gaji tukang yang mereka cicil"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku

"oke dah pak mulai sekarang bapak langsung kerja ya"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

Mereka berempat yang dimana pak Akbar pak Arif pak Rahman dan pak Slamet membereskan kerjaan si Ringgo Purnomo Edy dan erul. Setelah mereka berempat ke proyek buat menyelesaikan yang empat lagi ini belum balik karena aku sudah mode paling kesal.

"ambil golok Yon mereka sepertinya pengen gue carok daripada gue lepas ujung ujungnya mereka membawa gue karena kesalahannya sendiri ke gunung kawi"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni

ya tentu saja Yoni langsung mengambil dan gue sudah bersiap siap untuk mencarok mereka semua.

"iya mas kami sadar karena kesalahan kami kami pamit"kata mereka ke aku sambil lihat aku

aku gak menjawab tapi hanya tersenyum tipis saja dan tentunya setelah mereka hilang entah kemana bahkan sama keluarganya.

1
{ saya pamit }
ane juga ngalamin nih , bisa kebetulan 🗿🗿
{ saya pamit }
hai aku mampir, mampir juga ya ke karyaku 🙏
Tosari Agung: siap entar aku mampir terima kasih telah mampir
total 1 replies
Rei
Petik satu karena ini chat bukan percakapan langsung?
Tosari Agung: betul itu chat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!