Indonesia
NovelToon NovelToon
Bunga Daisy Di Musim Dingin

Bunga Daisy Di Musim Dingin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romantis / Cintamanis / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Tamat
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: AymindU

Kisah persahabatan yang terjalin sedari kecil, hingga dewasa. Han Hyun-ri 24tahun, wanita cantik, ceria, memeliki hati yang baik, ramah dan selalu sederhana. Bersahabat dengan 3 orang pria tampan bermula dari sang orang tua yang menjadi sahabat dari ketiga orang tua pria tampan sahabatnya kini.

Kim Seok Gwan 26 tahun pria tampan, pendiam, dingin namun sebenarnya penuh perhatian. Dia sahabat Hyun-ri yang paling tua dari mereka berempat.
Lee Hwan-ki 25 tahun pria tampan, dingin, dan penuh kehati-hatian. Sebenarnya tidak jauh beda sifatnya dengan Seok Gwan. sama-sama dingin namun perhatian.
Park Seo Yoon 25 tahun, dia juga tidak jauh berbeda dari kedua sahabat prianya.


Lalu, apa jadinya. Jika persahabatan mereka yang terjalin sedari kecil dapat menumbuhkan rasa cinta. Akankah mereka memilih untuk menyimpan perasaan mereka dan tetap menjaga persahabatan yang sudah terjalin, atau mereka akan mengungkapkan segala perasaan dihati masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AymindU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

Hari telah berganti dan hari adalah hari dimana pesta jamuan bisnis akan diadakan di kediaman keluarga Kang. Seperti janji Seok Gwan kemarin, ia akan menjemput Hyun-ri untuk menghadiri pesta bersama.

"Appa, eomma!!!" panggil Hyun-ri ketika ia berjalan menghampiri orangtuanya yang tengah di ruang tengah.

"Oh-ho.. Lihat, betapa cantiknya putri appa malam ini" ucap Jong-un saat melihat penampilan cantik Hyun-ri.

"Tentu saja, dia kan putriku" sahut bangga Sora.

"Appa, eomma. Berhenti menggodaku seperti itu" sahut Hyun-ri dengan senyum tipis dan mendudukan dirinya di antara Jong-un dan Sora.

"Kami tidak menggodamu sayang, kami memujimu. Kau selalu cantik" ucap Sora dan merapikan sedikit rambut Hyun-ri.

"Terimakasih, eomma. Eomma juga cantik" puji kembali Hyun-ri sambil memeluk sayang Sora.

"Kau akan pergi diantar supir, sayang?" tanya Jong-un.

"Tidak apa, Seok Gwan oppa akan menjemputku sebentar lagi"

"Oh-ho, kalian akan terlihat seperti pangeran dan putri jika pergi ke pesta bersama" goda Sora dengan menaik turunkan alisnya.

"Eomma. Berhenti menggodaku" sahut Hyun-ri dengan wajah cemberut.

"Selamat malam, appa eomma" sapa Seok Gwan yang tiba-tiba datang.

"Oh, lihat!!! Pangeran tampan eomma sudah datang" sahut Sora dengan senyum merekah melihat kedatangan Seok Gwan.

"Seok Gwan, duduklah" ucap Jong-un mempersilahkan.

"Iya appa"

Seok Gwan pun duduk di sofa berbeda di samping kanan Jong-un. Ekor mata Seok Gwan menangkap sosok Hyun-ri yang menunduk malu. Lihat, betapa cantiknya Hyun-ri malam ini. Seok Gwan benar-benar menganggumi kecantikan kekasihnya itu. Ia tersenyum tipis melihat Hyun-ri yang masih saja menunduk malu.

"Kau seperti remaja yang sedang jatuh cinta saja. Kenapa kau menunduk dari tadi, sayang?" tanya Sora yang melihat sang putri seolah sedang malu-malu kucing.

"Kau kenapa, sayang? Pipimu memerah? Kau demam?" tanya Jong-un sambil memiringkan kepalanya untuk melihat wajah putrinya yang masih menunduk.

Plak...

Akh...

"Yak!!! Yeobo, kenapa kau memukulku" ucap Jong-un sambil mengusap bahunya yang tiba-tiba saja dipukul oleh sang istri.

Sora pun memberi isarat pada Jong-un lewat matanya. Yang mengisaratkan untuk pergi meninggalkan Hyun-ri dan Seok Gwan berdua saja. Tapi, dasarnya Jong-un adalah tipe suami yang tidak peka. Ia hanya memasang wajah konyol tidak mengerti apa-apa.

Sora yang melihat wajah konyol Jong-un itupun mendengus kesal. Suaminya memang tidak peka akan situasi yang terjadi disekitarnya.

"Yeobo, Seok Gwan kan sudah datang menjemput Hyun-ri" ucap lembut Sora dengan senyum lebar. "Jadi, bisakah kita pergi mengobrol di taman belakang saja, Yeobo?" ucap Sora sambil menekan kata Yeobo di akhir ucapannya.

"Ah!!!" sahut Jong-un yang baru paham akan maksud sang istri.

"Baiklah, kalian bersenang-senanglah di pesta. Hati-hati juga dan, Seok Gwana jaga Hyun-ri appa" ucap Jong-un bangkit dari duduknya dan menepuk pundak Seok Gwan.

"Tentu appa"

"Baiklah, appa dan eomma tinggal dulu"

"Iya appa"

"Bersenang-senanglah, sayang" bisik Sora pada Hyun-ri dan hanya di angguki pelan oleh Hyun-ri.

Sora dan Jong-un pun meninggalkan Seok Gwan dan Hyun-ri untuk mengobrol sebentar di ruang tengah.

"Kau cantik sekali malam ini, sayang" puji Seok Gwan pada Hyun-ri dan berpindah duduk disamping Hyun-ri.

Hyun-ri semakin menunduk malu karena pujian dan panggilan Seok Gwan. Hyun-ri merasakan panas menjalar ke pipinya, bisa Hyun-ri tebak pipinya sekarang pasti merona karena pujian Seok Gwan. Bahkan, degup jantung Hyun-ri berdetak tidak teratur.

"Kenapa kau terus menunduk seperti ini? Lihat aku!!"

Seok Gwan memengang kedua bahu Hyun-ri dan memeringkannya agar menghadapnya.

"Hei, Hyun-ri sayang" ucap Seok Gwan dengan menganggkat dagu Hyun-ri.

Seok Gwan tersenyum hangat, melihat pipi merona sang kekasih. Kekasihnya ini begitu menggemaskan sekali.

"Apa aku harus memujimu terus, agar aku bisa melihat wajah menggemaskanmu ini" ucap Seok Gwan dengan mengapit hidung mancung Hyun-ri di ibu jari dan telunjuknya.

"Akh..Oppa!!!" ucap Hyun-ri sedikit kesal dan menjauhkan tangan Seok Gwan dari hidungnya.

"Kau menyebalkan"

"Aku mencintaimu" jawab Seok Gwan dengan tawa kecil dan mengusak rambut Hyun-ri gemas.

"Kau membuat rambutku berantakan, oppa" jawab kesal Hyun-ri dan memanyunkan bibirnya.

"Maaf sayang" ucap Seok Gwan dan merapikan rambut Hyun-ri. "Bisa kita berangkat sekarang?" tanya Seok Gwan.

"Hm, kita berangkat sekarang oppa"

Seok Gwan dan Hyun-ri bangkit dari duduknya. Tanpa basa-basi Seok Gwan menggenggam tangan Hyun-ri dan berjalan berdampingan keluar dari mansion menuju mobil.

"Yeobo, kau lihat itukan? Mereka tidak bersikap seperti biasanya. Dan, kau dengar sendirikan! Seok Gwan memanggil Hyun-ri sayang!!" ucap Jong-un yang diam-diam mengintip dari balik pilar yang sedikit jauh dari ruang tengah.

"Apa kau baru menyadari hal itu, tuan besar Han?" sahut Sora jengah atas tingkah sang suami.

"Apa kau juga merasa, kalau Hyun-ri kita dan Seok Gwan memiliki hubungan lebih dari sahabat, Yeobo?" tanya Jong-un menatap sang istri menunggu jawaban.

"Tentu saja. Kau tidak peka sekali" jawab Sora.

"Wah!!! Apa Seok Gwan akan menjadi menantu kita, Yeobo?"

*******

Kediaman Kang....

Seok Gwan dan Hyun-ri baru saja sampai di Mansion keluarga Kang. Pestanya bertema indoor dan berlangsung dihalaman luas Mansion tersebut.

Seok Gwan dan Hyun-ri pun berjalan beriringan memasuki area pesta. Jika tadi saat meninggalkan Mansion Han mereka bergandengan layaknya sepasang kekasih. Sekarang mereka sedang berperan sebagai sahabat.

Semua mata tertuju pada Seok Gwan dan Hyun-ri. Dimana Seok Gwan terlihat sangat gagah dengan balutan kemeja hitam yang dua kancing atasnya terbuka memperlihatkan sedikit dadabidangnya, jas hitam dan juga celana kain hitam. Wajah tampan dengan garis rahang tegas, bahu lebar dan tinggi tegap, mampu membuat wanita mana saja jatuh hati dan melongo melihat pahatan sempurna sang kuasa.

Dan Hyun-ri tampak sangat anggun dan cantik. Hyun-ri mengenakan drees selut berwana hitam dengan lengan sampai siku. Kulit putih bersih, wajah cantik, postur tubuh yang sempurna dan rambut panjang sedikit ikal itu mampu membuat siapa saja terhipnotis melihatnya ditambah lagi senyum ramah Hyun-ri. Bahkan, para tamu wanita yang hadir sedikit berbisik iri akan kecantikan seorang Han Hyun-ri.

"Kalian baru datang?" ucap Seo Yoon yang datang menghampiri Seok Gwan dan Hyun-ri.

"Iya oppa. Kau sudah datang dari tadi?" jawab dan tanya Hyun-ri. Seok Gwan? Tentu saja hanya gumaman saja sebagai jawabannya.

"Tidak juga, baru 10menit yang lalu aku disini" jawab Seo Yoon.

"Wah!!! Bayi besarku terlihat sangat cantik malam ini" ucap Hwan-ki tiba-tiba yang berjalan mendekat kearah mereka bertiga.

Hyun-ri yang dari tadi tersenyum ramah pun mendadak menghilangkan senyumnya. Ia menatap sendu ke arah Hwan-ki yang memaksakan senyum ke dirinya.

"Hei, bayi besar" ucap Hwan-ki sambil mengusak gemas rambut Hyun-ri.

"Oppa, kenapa? Ada apa dengan senyum mu itu?"

********

1
Meymei
bersyukur atuh neng,, yg baca aj salting 😅
Meymei
koc aku yg salting 🤭
Meymei
lanjutkan thor.. 👍🏻
dewidewie
wah...serasa lihat drakor kakak, imajinasiku langsung ke oppa oppa ganteng ..😅
Vincar
hadeh masih gak ikhlas kalau sudah end☹️. Tetap semangat Thor, di tunggu karya berikutnya.
Bella Anggun
kok tamat
վմղíα | HV💕
4 iklan meluncur.
Zhu Yun💫
Di tunggu karya berikutnya kakak..
Vincar
Melewati kehilangan orang yang dicintai membutuhkan waktu dan perjalanan setiap orang menuju penyembuhan.
Vincar
yeahh betulkan dia terjatuh dan tersandung oleh tendangan dari belakang,🤣
Vincar
moga aja di perjalanan di ke sandung🤲🥲
Zhu Yun💫
Wah akhirnya happy ending juga. ditunggu Karya berikutnya kakak 🥰
Zhu Yun💫
Semoga masih ada harapan untuk kembali sadar 😭😭
Zhu Yun💫
ini pasti ulah Gun-yo 😠
Meymei
julukan-julukan disini bikin gemes 😂
Meymei
andalan nih.. 😂
Meymei
😅 yg sabar oppa..
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
kurang marga kim tuh biar sama kyk presiden korut
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
ahh Hyun-Ri lagi salting brutal
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
pasangan jahat yang sangat serasi wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!