Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM PEWARIS TABIB SAKTI

SISTEM PEWARIS TABIB SAKTI

Status: tamat
Genre:Sistem / Penyelamat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:45.5k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Genta, pemuda udik dari gunung dengan kemampuan medis legendaris, turun ke kota metropolitan untuk menikahi Kiara Prameswari, CEO cantik dan dingin dari keluarga konglomerat, sesuai wasiat gurunya. Alih-alih sambutan hangat, Genta justru dihina dan dianggap benalu oleh Kiara dan keluarganya yang tidak tahu bahwa di balik penampilannya yang lusuh, Genta didampingi oleh "Sistem Pewaris Tabib Sakti" yang memungkinkannya menyembuhkan penyakit mustahil. Terjebak dalam pernikahan politik yang dingin, Genta harus menggunakan ilmu medis magis dan bantuan sistemnya untuk menampar balik semua orang yang meremehkannya, menyelamatkan nyawa, dan membangun kekuasaannya sendiri di rimba kota.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Di seberang jalan, Dokter Wijaya mematung kaku seperti patung batu yang disambar petir.

Mulutnya menganga lebar, matanya menatap kosong ke arah wajah mulus Bella yang sedang tersenyum bahagia.

"Mustahil... ilmu kedokteran modern dari luar negeri saja butuh waktu berbulan-bulan untuk memulihkan jaringan kulit yang mati," gumam Dokter Wijaya seperti orang linglung.

"Bagaimana mungkin lumpur rumput busuk itu bisa menumbuhkan sel kulit baru dalam waktu lima belas menit?!"

Beberapa pasien yang tadinya mengantre di depan gedung Asosiasi Medis kini berbalik arah menatap Dokter Wijaya dengan penuh amarah.

"Dokter penipu! Suntikan steroidmu itu malah membuat wajah ibuku semakin hancur!" maki seorang pria muda meludah tepat di depan sepatu Dokter Wijaya.

"Asosiasi Medis Kota hanyalah sekumpulan lintah darat tidak berguna! Mari kita hancurkan tempat ini!" provokasi warga lainnya yang terlanjur emosi.

Puluhan orang mulai melempari gedung kaca Asosiasi Medis dengan botol air mineral, sepatu, dan batu jalanan.

Prang! Prang!

Kaca-kaca lobi depan gedung elit itu pecah berantakan dihujam kemarahan massa yang merasa ditipu.

Dokter Wijaya yang menyadari karier dan reputasi yang dia bangun puluhan tahun hancur lebur dalam satu jam langsung merasakan sesak yang luar biasa di dadanya.

Bruk!

Dokter tua yang sombong itu memuntahkan darah segar dari mulutnya dan langsung jatuh pingsan di atas aspal dengan mata melotot.

"Ketua Wijaya pingsan! Cepat bawa dia masuk dan kunci gerbangnya!" teriak para asisten dokter panik menggotong tubuh bos mereka.

Kekalahan telak Asosiasi Medis Kota itu disiarkan secara langsung oleh puluhan kamera wartawan yang meliput di lokasi.

Sementara itu, di depan klinik barunya, Genta mengangkat satu tangannya ke udara untuk menenangkan kerumunan yang semakin brutal memperebutkan antrean.

"Semuanya diam dan dengarkan aturanku baik-baik!" suara Genta menggelegar penuh tenaga dalam, langsung membungkam ratusan mulut seketika.

Genta melipat tangannya di dada, auranya benar-benar menekan seluruh konglomerat yang biasanya selalu bersikap arogan.

"Aku bukan dokter rumah sakit umum yang bisa kalian perintah sesuka hati hanya bermodalkan uang recehan."

"Mulai detik ini, Klinik Tabib Genta hanya menerima maksimal sepuluh pasien setiap harinya, tidak lebih!"

Pernyataan tegas itu langsung membuat para orang kaya itu menelan ludah dengan susah payah, wajah mereka kembali pucat pasi.

Wabah ini menyebar ke puluhan orang, jika sehari hanya sepuluh pasien, banyak dari mereka yang harus menahan gatal penyiksaan berhari-hari.

"Dan untuk biaya pengobatannya, satu porsi salep Kecantikan Surgawi ini dihargai satu miliar rupiah tunai tanpa dicicil," lanjut Genta menyebutkan angka yang gila.

"Barang siapa yang berani membuat keributan di depan klinikku, aku akan memasukkan nama keluarga kalian ke daftar hitam seumur hidup!"

Meski harganya dinaikkan berkali-kali lipat dari biaya rumah sakit termahal sekalipun, tidak ada satu pun orang yang berani protes.

Nyawa dan kecantikan mereka jauh lebih berharga dari uang satu miliar bagi para elit kota ini.

Mereka semua langsung berbaris rapi layaknya anak sekolah dasar, tidak ada yang berani menyerobot antrean karena takut diusir oleh Genta.

Dari dalam sebuah mobil sedan mewah yang diparkir tidak jauh dari kerumunan, Kiara Prameswari menonton seluruh pertunjukan itu dengan senyum bangga yang merekah di bibirnya.

"Dia benar-benar monster yang mengerikan, bisa menundukkan ratusan orang kaya kota ini hanya dengan satu toples lumpur hijau," puji Kiara menggelengkan kepalanya pelan.

Sekretaris Siska yang duduk di kursi kemudi ikut menatap takjub.

"Suami Nona Kiara sungguh luar biasa, saham Prameswari Group pasti akan meroket lagi setelah berita ini meledak besok pagi."

Di dalam klinik sederhana itu, Genta mulai melayani sepuluh pasien pertamanya dengan sangat efisien dan cepat.

Setiap kali dia mengoleskan pasta itu, sebuah notifikasi sistem berdenting merdu di dalam kepalanya.

[Ding! Menyembuhkan pasien elit. Poin Reputasi bertambah 500 Poin.]

[Ding! Menyembuhkan pasien elit. Poin Reputasi bertambah 500 Poin.]

Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, Genta sudah meraup sepuluh miliar rupiah uang tunai yang langsung ditransfer ke rekening barunya.

Setelah mengoleskan obat pada pasien kesepuluh, Genta langsung menutup pintu rolling door kliniknya tanpa rasa bersalah.

Puluhan pasien elit lainnya yang masih mengantre di luar terpaksa harus pulang dengan wajah menahan tangis dan rasa gatal yang menyiksa.

"Kembalilah besok pagi pukul delapan, dan ingat jangan menggunakan obat kimia apapun malam ini jika wajah kalian tidak ingin membusuk," pesan Genta dari balik pintu yang tertutup.

Genta berjalan ke ruang istirahat di bagian belakang ruko dan merebahkan tubuhnya di atas sofa yang empuk.

Uang sepuluh miliar dan ribuan poin reputasi berhasil dia dapatkan hanya dalam waktu kurang dari setengah hari.

"Sistem, tampilkan total kekayaan dan status poin reputasiku saat ini," perintah Genta santai.

[Menghitung total aset Master...]

[Uang Tunai: 10 Miliar Rupiah. Poin Reputasi: 18500 Poin.]

[Peringatan: Sistem mendeteksi adanya energi gelap yang sengaja menyebarkan racun Bunga Bangkai ini dari arah pelabuhan utara.]

[Misi Tambahan Terbuka: Temukan dan hancurkan kultivator racun yang menjadi dalang di balik epidemi buatan ini.]

Genta membuka matanya perlahan, sorot matanya kembali menajam memancarkan aura membunuh yang dingin.

Ternyata dugaannya benar, wabah kosmetik ini bukanlah sebuah kecelakaan industri yang tidak disengaja.

Ada seseorang yang memiliki pemahaman racun tingkat tinggi yang sedang mencoba bermain-main di wilayah kekuasaannya.

"Menarik sekali, sepertinya kota metropolitan ini menyimpan tikus got yang jauh lebih berbahaya dari sekadar keluarga konglomerat bodoh," gumam Genta menyeringai sinis.

Tepat pada saat itu, pintu belakang kliniknya diketuk pelan dari luar.

Genta bangkit dan membuka pintu, mendapati istrinya berdiri di sana dengan senyum manis dan sebuah kotak bekal makanan di tangannya.

"Aku membawakan makan siang untuk dewa penolong kota kita yang sedang sibuk menghitung uang," goda Kiara melangkah masuk dengan sangat natural.

Genta langsung menarik pinggang istrinya itu ke dalam pelukannya, membuat Kiara terkejut namun sama sekali tidak menolak.

"Terima kasih Nona CEO, tapi makanan seenak apapun tidak akan bisa mengalahkan manisnya senyumanmu hari ini," rayu Genta menatap lekat mata istrinya.

Wajah Kiara langsung memerah sempurna, dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya untuk menutupi rasa malunya yang meledak.

Kerajaan medis Genta telah resmi berdiri kokoh hari ini, dan badai besar sesungguhnya baru akan segera dimulai.

1
VirgoRaurus 31Smile
sayang sekali Sekar dan Larasati gak di beri keturunan... istri MC 3 tapi yg di beri keturunan cuma istri pertama thok...kalau mereka di beri keturunan pasti makin hebat... sayang sekali.
VirgoRaurus 31Smile
keluarga LEBAY...
Cherlly: trimakasih kaka🙏
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
Sekar sebagai istri ke 3 masih juga dianggap pelayan... luar biasa hebat kau Thor...
Cherlly: makasih kaka😘😘😘
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
kapan istri ke 2 dan ke 3 MC hamil Thor...? sudah 5th lebih pernikahan kok belum hamil
Cherlly: belum hamil,soal nya mc masih sibuk kak😊
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
manggil Sekar dulu bibi sekarang mama...
VirgoRaurus 31Smile
gimana caranya bertepuk tangan dg membawa cangkir kopi Thor...
Cherlly: kan itu genta sedang bersandar di pilar sebelah nya ada meja sebelum tepuk tangan dia letakan dulu,cuman saya singkat cerita nya kaka😊
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
sudah 3th lebih menikah Sekar dan Larasati kok belum hamil...
VirgoRaurus 31Smile
pelayan.... katanya istri ke 3 MC.
VirgoRaurus 31Smile
Hmmm... terbuat dari apa boneka beruang itu, sampai harganya menyamai mobil sport... LEBAY...
Cherlly: itu boneka untuk colector maka nya mahal kaka
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
kok bawa marga Prameswari, kok gak bawa marga Genta...
VirgoRaurus 31Smile
orang tua dan kakek Tiara sudah meninggal semua ya Thor... kok gak pernah diceritakan... kalau sudah meninggal, kapan...
Cherlly: bukan meninggal tpi belum ada percakapan lagi kaka
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
keluarga inti... emangnya orang tua dan kakek bukan keluarga inti.... orang luar malah di undang.
VirgoRaurus 31Smile
ratusan batang jarum emas... katanya 99 batang jarum emas, ini kok ratusan... weleh.
Cherlly: itu tersembunyi kaka
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
apakah MC sudah bisa terbang...?
Cherlly: belum kaka😁
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
kakek, orang tua pengantin, sang jendral dan orang orang penting di sekitar para penganting gak di beritakan sama sekali....
VirgoRaurus 31Smile
apa gak terbalik kalimat ini Thor... hutang budimu padaku, begitu harusnya....
Cherlly: bukan kaka😊
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
emangnya Ratih punya berapa pedang, Thor... kan pedangnya sudah patah...
Cherlly: ada simpanan pedang yang ga pernah dia pakai😊
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
di dalam istana ada cahaya rembulan... apakah istananya tak beratap, Thor...?
Cherlly: itu kata istilah kaka😊
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
istana yg hancur... istana mana yg hancur, kan cuma gerbangnya yg hancur...
Cherlly: istana hancur bukan berarti hancur rata kaka
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
bangkai monster bukan mayat monster
Cherlly: kalo mayat baca nya kurang nyaman kak😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!