Apa kau tau bagimana dunia ini terbentuk dan bagaimana bisa lima kerajaan terbagi menjadi lima kerajaan. Dunia ini dahulunya satu di pimpin oleh seorang raja yang sangat kuat, namun karena keserakahan para ke turunannya sehingga sang raja membagi kepada masing – masing putranya satu bagian satu bagian.
Karena keserakahan para ke turuannnya membuat dunia ini tak henti hentinya terjadi peperangan antara saudara.
“tugas kamu sekarang adalah menghentikan perang yang sudah menyengsarakan rakyat, dengan bantuan seorang yang telah di takdirkan berjalan dengamu, menurut ramalan dia seroang gadis teratai kau harus mencarinya. Kau harus membimbingnya jika tidak dia akan menjadi kehancuran bagi dunia.” Ucap seorang pria tua dengan menggunakan pakaian putih, rambutnya panjang berwarna putih dia adalah guru agung. Guru agung mengatakan kepada murid laki – lakinya yang ada di belakangnya yang sedang berdiri mendengarkan ucapannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon c@f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teratai 20
setelah menyaksikan selir Luyi menari. Ruangjingtian kemudian berdiri dan berjalan maju ke depan tepat di hadapan Yangmi dia berdiri. Sambil mencuri – curi pandangan kepada gadis yang dia sukai.
“lindungi Yangmulia.” Ucap Zhongyue melihat anak anah yang melesat dan hampir mengenai Ruangjingtian.
“ada pembunuh cepat lindingi yangmulia.” Semua orang berhamburan karean ada panah yang baru saja masuk.
Semua prajurid melindungi yang mulia. Zhongyue mengejar pemanah itu dan menangkapnya menyerahkan di hapan yang mulia raja.
“kau beraninya .” ucap yangmulia kepada pria tersebut. “katakana siapa yang memerintahmu.” Belum sempat menjawab pria pembunuh itu bunuh diri dengan menelan racun yang berada di mulutnya.
“hari ini cukup sampai di sini. Selidi siapa yang mencoba membunuhku.” Ucap Ruangjingtian.
“yang mulia hamba akan mencari tau siapa dalangnya.” Ucap perdana menteri.
“karean perdana menteri sudah mengatakan itu. Hari ini sampai di sini.” Ruangjingtian pergi meninggalkan aula.
“hormat kepada yang mulia raja.” Semua memberi salam kepada Ruangjingtian.
Di acara pemilihan ratu tertunda karean penyusup yang hampir membunuh yangmulia raja.
Di sisi lain Liyixiao yang menyadari ada keanehan dengan Hunagming. Diam diam mengikuti Huangming yang keluar diam diam.
“yangmi.” Panggil Huangming. Yangmi yang sedang berjalan keluar dari aula.
“lancang.” Ucap Yangmi yang menangkis tangan Huangming.
“maaf ku kira anda adalah teman hamba. Nyonya mohon maafkan saya.” huangming melepaskan Yangmi.
“untung saja dia tidak mengenaliku.” Ucap yangmi berjalan pergi.
“kamu yangmi. Meski wajahmu berubah namun tubuh dan cara berjalanmu aku tidak akan melupakannya.” Ucap Huangming memeluk Yangmi
Liyixiao yang melihat Huangming memeluk Yaowei sangat marah sehingga dia langsung keluar dari persembunyiannya.
Liyixiao diam diam memukul Yangmi dan Huangming hingga pingsan, kemudian menyekap di sebuah ruangan.
“Liyixiao apa yang kau lakukan?” tanya Huangming.
“menurutmu?” Liyixiao membelai wajah yangmi dengan belatih.
“Yangmi. Apa yang kaulakukan dengan Yangmi, lepaskan dia.” Teriak Huangming.
“pantas saja aku tidak bisa menemukannya. Ternyata dia menyamar dan bersembinyi di istana ini.” Ucap Liyixiao.
“apa yang akan kau lakukan kepada Yangmi. Dia tidak bersalah lepaskan dia.”
“jika dia masih hidup kau tidak akan mencintaiku dengan sepenuh hati. Jadi jika dia mati barulah aku bisa memeilikimu seutuhnya.” Uca Liyixiao.
Huangming yang sudah mulai sadar melihat Liyixiao yang hendak membunuh Yangmi dia segera melindungi Yangmi dengan tubuhnya sehingga Huangming yang mendapat tusukan dari belatih Liyixiao.
“kenapa ? kau lindungi budak rendahan ini?”
“jika kau menyakitinya aku tidak akan memafkanmu.” Ucap Huangming menahan darah yang mengalir.
“hyaaaaa.” Liyixiao hendak menusuk Yangmi kembali namun Huangming menangkisnya hingga belatih itu kembali ke arah dirinya.
“kenapa?” tanya Liyixiao.
“kakak pertama.” Yangmi melihat Huangming yang sudah bersimbah darah.
“cepat pergi.” Teriak Huangming meminta Yangmi segera pergi.
Yangmi kemudian lari, Liyixiao yang hendak mengejar Yangmi di tahan oleh huangming.
“kali ini aku tidak akan mengizinkanmu menyakitinya.” Huangming menarik pedangnya. “jika kau ingin kita bersama, lebih baik kita mati bersama.” Huangming memeluk Liyixiao kemudian menusukkan pedang kearah dirinya dan Liyixiao.
Yangmi berlari keluar setelah Huangming memintanya lari. Karena tubuhnya masih lemas dia pingsan di tengah jalan. Seorang pengawal menemukannya dan segera membawa selir utama kembali ke kediamannya.
“apa yang terjadi?” tanya Wenqi kepda pengawal.
“kami menemukan selir utama pingsan saat berpatrol.” Ucap pengawal.
Wenqi dan para pelayan kemudian membawa masuk selir utama dan mengistirahatkan di kamarnya.
Keesokan paginya.
“bagaimana apa kau sudah tau siapa dalangnya?” tanya Ruangjingtian kepada perdana menteri.
Perdana menteri kemudian mendekat.
“dari penyelidikan hamba adalah anak buah dari huangrong.”
“apa kau yakin?”
“yakin yangmulia.”
“kalau begitu hukum huangrong atas penghianatannya. Hukuman karean mencoba membunuh raja.”
“baik yang mulia raja.” Perdana menteri kemudian pergi.
“ayah angkat .” ucap Gaohanyu.
“segera eksekuis Huangrong.”
“baik.” Gaohanyu segera pergi ke kediaman Huangrong.
“akhirnya kau bertindak.” Ucap perdana menteri. Huangrong adalah salah satu menteri pertahanan yang memusuhi perdana menteri. Dan kerena Raja Ruangjingtian di angkat oleh bantuan perdana menteri membuat Huangrong geram dan berusaha membunuh raja karean menganggap raja hanyalah boneka perdana menteri.
“yang mulia karena pelantikan ratu yang tertunda itu adalah pertanda kurang baik.” Ucap para menteri.
“benar itu adalah pertana kurang baik.”
“lalu aku harus bagaiamana?” tanya Ruangjingtian.
“menurut tradisi untuk menghilangkan pertanda buruk, raja harus berdoa kepada leluhur untuk mencari berkat dari para leleuhur.” Ucap perdana menteri Qin.
“kalau begitu atur semuanya.”
“baik.”
Rungjingtian kemudian pergi dari aula rapat.
Di kediaman Perdana menteri Laiyi yang sedang memilah obat di kejutkan Qiner yang datang menghampirinya.
“putri.” Ucap Laiyi.
“apa kita pernah bertemu?” tanya Qiner.
“tentu saja, hamba tinggal di kediaman perdana menteri, hamba beberapa kali melihat putri.” Jawab Laiyi.
“bukan, sebelum itu. Saat masih kecil apa kita pernah bertemu?”
“tidak putri mungkin putri salah mengenali orang sebagai hamba.” Jawab Laiyi.
“tidak kau sangat mirip dengan kawan kecilku.”
“maaf putri anda menganggu pekerjaan hamba.” Ucap Laiyi.
“tidak kau pasti dia.” Qiner memegang tangan Laiyi.
“putri. Perempuan dan laki – laki yang belum menikah tidak pantas saling bersentuhan. Mohon putri hargai.” Ucap Laiyi menangkis lengan Qiner.
Di istana Ruangjingtian diam diam menemu Yangmi.
“apa yang terjadi dengamu?” tanya Ruangjingtian melihat wajah pucat yangmi.
“kenapa kau bisa di sini?” Yangmi terkejut melihat kedatangn Ruangingtian.
“aku merindukanmu.” Ucap Ruangjingtian.
“bukannya kau sedang rapat?” tanya Yangmi.
“sudah selesai.” Jawab Ruangjingtian duduk di sebelah Yangmi. “biar kulihat, kenapa wajahmu sangat pucat.” Ruangjingtian meraih tangan Yangmi dan memeriksa keadaan tubuh selir utama.
“tidak apa, aku hanya kelelahan.”
“kalau begitu istirahantlah.”
“oh iya kenapa kau kemari?” tanya yangmi.
“aku hanya mau mengatakan kalau aku akan pergi beberapa hari jadi kau harus jaga dirimi baik –baik saat aku tidak ada.” Ucap Ruangjingtian memegang tagan Yangmi.
“ummm.” Yangmi mengangguk.
Di makam leluhur Ruangjingtian melakukan upacara penyembahan.
“perdana menteri Qin kemana?” tanya Ruangjingtian yang tidak melihat perdana menteri hadir.
“perdana menteri Qin dia bilang kurang enak badan dan dia ambil cuti pagi tadi..” jawab Kasim Gao.
“oh.” Ruangjingtian melakukan ritual persembahan.
“ada apa?” tanya Yangmi kepada wenqi.
“perdana menteri Qin dia meminta nyonya pergi ke kediamannya.” Jawab wenqi.
“ada apa?”
“hamba juga kurang mengerti,”
“baiklah bantu aku bersiap.”
“baik.” Wenqi kemudian membatu yangmi bersiap dan segera pergi ke kediaman perdana menteri.
Upacara telah selesai di lakukan Ruangjingtian turun dari altar.
“yang mulia sesuai dengan aturan yang mulia harus tinggal satu malam di sini.” Ucap para menteri.
“apa? Kenapa bukannya upacara sudah selesai?”
“ini sesuai aturan setelah upacara yangmulia harus tinggal semalam dan besok baru boleh kembali.” Jawab kasim.
“baiklah.” Ruangjingtian kemudian pergi ke tempat istrahat yang telah di sediakan.
“yangmulia jangan khawatir hamba telah menyiapkan segalanya untuk menemani yang mulia.” Ucap kasim Gao.
“ow benarkah.”
“salam yang mulia. Izinkan hamba menemani yangmulia.” Ucap selir Zhongle yang baru datang.
“memang kau tau yang terbaik.” Ruangjingtian memuji kasim Gao.
“yangmulia.” Zhongyue membisikkan sesuatu kepada Yangmulia raja.
“apa? Baiklah aku mengerti.”
“salam ayah angkat.” Yangmi memberi salam kepada menteri Qin.