Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
misi baru yang membuat aku mendapatkan wanita yang aku suka
Aku hanya tersenyum setelah mendengar sistem berucap seperti itu, sedetik kemudian perasaanku gak enak kalau misi sistem kali ini menguji mental aku.
'hmm sistem apa misi kali ini akan berujung ke arah reunian'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'lah kok tuan tahu apa reunian tuan undangannya sudah sampai'kata sistem arsitek di otakku
'ini wa grup alumni SMP lagi ramai sistem bahas reunian'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'pantas tuan sudah tahu ternyata di grup alumni ramai bahas reunian'kata sistem arsitek di otakku
'jadi ini misinya gas aja sekalian jadiin dini calon isteri'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'idih tuan memanfaatkan kesempatan banget tapi kalau jadi pasti tuan di bacot sama adek tuan'kata sistem arsitek di otakku
aku tersenyum dan langsung meledek ke adek yang membuat kegaduhan.
"entar reunian kakak mau mengincar suatu dek"kata aku ke adek sambil lihat adek
"mau ngincar siapa kak?"tanya adek ke aku sambil lihat aku
"ada dek dia orang keperawatan"jawab aku ke adek sambil lihat adek
"waduh bunda kakak mengincar keperawatan"kata adek ke bunda sambil lihat bunda
"emang kamu kenal mas sama orang keperawatan yang mau kamu dekati"kata bunda ke aku sambil lihat aku
"kenal Bun dia teman SMP dan juga teman SMA Ari"kata aku ke bunda sambil lihat bunda
"dan pas KKN kami ketemu Bun"kata aku ke bunda sambil lihat bunda
"pantas Bun kakak anteng banget di desanya ayah kan katanya gak suka sama keluarganya ayah"kata adek ke aku sambil lihat aku
"dek itu kakak ketemuan gak sengaja kakak gak bohong dek"kata aku ke adek sambil lihat adek
"berarti itu rezeki kakak kalau sekarang masih menunggu berarti jodoh kakak"kata adek ke aku sambil lihat aku
"nah benar nak apa kata adekmu"kata bunda ke aku sambil lihat aku
"adek kalau mau tahu banyak dan mendukung kakak ngobrolnya di dekat tv nya ini mau bunda beresin"kata bunda ke adek sambil lihat adek
"siap bunda"kata adek ke bunda sambil lihat bunda
sedangkan aku fokus ke hp yups benar saja banyak yang nanya aku dan dini. Aku pun fokus buka berita hingga tanpa di sadar adekku nyetel berita yang ada dini nya.
"dek berhenti dulu kembali ke berita tadi"kata aku ke adek sambil lihat adek
"kenapa kak?"tanya adek ke aku sambil lihat aku ya walau tetap di pindahkan ke berita itu.
hingga akhirnya adek nyadar pas wartawan menanyakan tentang kakaknya ke perawat tersebut"kak jadi dia yang kakak maksud bunda ini cewek yang mau kakak jadiin pacar dan sekaligus calon isteri"teriak adek yang tentunya ayah baru datang langsung nyamperin bareng bunda
"apa sih adek?"tanya bunda ke adek sambil lihat adek
"ini cewek yang mau kakak dekati pas reunian"jawab adek ke bunda sambil lihat bunda
"pintar juga kamu nak nyari cewek ayah doain semoga usahamu berhasil"kata ayah ke aku sambil lihat aku
"amiin yah"kata aku ke ayah sambil lihat ayah
"cocok sih sama anak bunda yang gantengnya nomor dua"kata bunda ke aku sambil lihat aku
"adek nomor berapa Bun?"tanya adek ke bunda sambil lihat bunda
"nomor 3 nak kan yang cowok cuma 3"jawab bunda ke aku sambil lihat aku
aku hanya tersenyum, acara reunian gak terasa makin dekat dan aku hanya diam seperti orang yang menunggu acara itu. Acara reunian pun di mulai orang yang pertama di tanya oleh dini ke Adjie dan yoni adalah aku.
"Ari ikut acara reunian gak Yon"kata dini ke Yoni sambil lihat Yoni
"tenang dia pasti ikut kalau dia belum muncul hanya ada dua yang pertama dia gak sempat makan terus ke kantin atau ke tempat batagor yang dekat parkiran"kata Yoni ke dini sambil lihat dini
hingga akhirnya aku muncul dengan jalan santai dan gagah yang pertama nyadar adalah bunga sebagai sahabat aku dan Yoni dia langsung mendekat ke dini dan berkata,
"din itu lu nyari Tosari alias Ari samperin gih mumpung pada belum sadar"kata bunga ke dini sambil lihat dini dan berbisik
gak menunggu lama dini langsung menyamperi aku yang pada gak nyadar. Melihat dini datang aku langsung melirik bunga.
'ting misi yang sudah sistem arsitek rencanakan ajak dini kencan habis reunian'kata sistem arsitek di otakku
'hmm sudah aku duga untung dari posisi siap karena ini misi jadi tolong pilihan restoran dan ijinkan gue menggunakan uang misi sebelumnya yang masih di atm'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'aman tuan duit di ATM sudah milik tuan untuk restoran sistem pilihkan bintang 5'kata sistem arsitek di otakku
'gila tapi gak papa dah sistem thanks ya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku memberikan bisikan ke dini ya walau agak lirih tapi sangat jelas di telinga dini.
"din hari ini habis reunian lu gak ada dinas mendadak kan"kata aku ke dini sambil lihat dini dan berbisik
"insyaallah aman ada apa emangnya?"tanya dini ke aku sambil lihat aku
"ikut aku yuk walau kencan ke pagian karena masih siang tapi aku punya janji ke kamu pas di KKN"jawab dini ke aku sambil lihat aku
"kemana emangnya?"tanya dini ke aku sambil lihat aku
"ada pokoknya aman dah kalau soal biaya"jawab aku ke dini sambil lihat dini
"oke dah habis reunian kan"kata dini ke aku sambil lihat aku dan aku jawab dengan anggukan kepala
reunian di mulai aku yang mager pun nyari tempat yang enak buat nonton kebetulan bintang tamunya mas Ndaru dan mas Hasan. Ketika beliau menanyakan apa ada yang request lagu aku orang pertama yang mengangkat tangan.
"haduh yang request ketua panitia Iki oke mau request lagu apa?"tanya mas Daru ke aku sambil lihat aku
"itu mas lagunya anda yang ada Jogja dan istimewa"jawab aku ke mas Ndaru sambil lihat beliau.
"buat siapa emangnya?"tanya mas Ndaru ke aku sambil lihat aku
"buat orang yang inisialnya L.D.N.A"jawab aku ke mas Ndaru sambil lihat beliau dan seketika boom ramai karena tau itu inisial nama siapa.
#untuk yang ini dan bab selanjutnya maaf aku yang kedua orang yang aku kagumi yakni mas Ndaru dan mas Hasan tapi gak ada tujuan apa kalau ke kontrak berarti rejeki aku