Indonesia
NovelToon NovelToon
Perfect Partner

Perfect Partner

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:51.9k
Nilai: 5
Nama Author: Saqila nur sasih

Anindira adalah siswi SMA dia berharap kehidupannya akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan tapi ternyata dugaannya salah dia malah masuk ke lubang masa lalu yang selalu membayanginya sampai sekarang.

"gue gak akan biarin hidup loe tenang setelah apa yang telah loe perbuat terhadap kehidupan gue" sambil berkaca menatap dirinya dan tersenyum sinis kepada bayangan yang memantul.

Balas dendam seperti apa yang akan di lakukan oleh dira dan apa yang telah dilakukan seseorang sehingga meninggalkan luka yang begitu dalam untuk Dira.

Akankah balas dendam itu dilakukan atau justru akan dikubur dalam-dalam oleh dira dan memaafkan semuanya

temukan jawabannya dan ikuti ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saqila nur sasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Bu amel

Axcel melajukan motornya dan pergi meninggalkan rumah Aldi, Axcel tak merasa curiga sama sekali, Axcel akan terus mencari keberadaan Dira, sudah dua hari Dira tidak masuk sekolah.

Axcel terus melajukan motornya tanpa arah tujuan, kemana sebenarnya dira menghilang, apa Dira berusaha menghindar darinya, dan Dira pasti meminta bantuan Aldi untuk menghindar, pikirannya kini penuh dengan Dira.

Disis lain Rosa sudah sampai ke tempat lesnya Ayla, Ayla turun dari mobil dan berpamitan.

" Jangan lupa makan ay" ucap Rosa pada Ayla yang berlalu masuk ke dalam tempat les nya, Ayla hanya mengacungkan jempol kepada sang ibu.

" Aldi kamu pindah ke kursi depan" ucap Rosa menyuruh Aldi untuk pindah ke kursi depan, tapi Rosa juga turun dari kursi kemudinya.

" Loh ko mamah turun juga sih" tanya Aldi pada sang ibu.

" Kamu yang nyetir" ucap ibunya dan langsung masuk ke kursi yang berada di samping kemudi.

Akhirnya Aldi pun menuruti perintah sang ibu, Aldi melajukan mobilnya menuju rumah sakit. Sampailah mereka di rumah sakit, Aldi memarkirkan mobilnya, setelah mobil terparkir dengan rapih Aldi dan sang ibu turun dari mobil, tak lupa Aldi membawa kotak kue yang akan diberikan kepada Dira.

Aldi dan sang ibu terus menyusuri lorong rumah sakit dan sampailah mereka di ruangan Dira.

Tokkk...tokkk

Aldi mengetuk pintu ruangan Dira, dan di persilahkan masuk oleh Dira.

" Gimana keadaan kamu Dira" ucap Rosa ibu Aldi, di dalam ruangan itu ada nenek dan kakek Dira yang selalu menemani Dira. Rosa dan Aldi menyalami nenek dan kakek Dira.

" Jauh lebih baik Tan" ucap dira sambil tersenyum pada Rosa.

" Nih buat loe" ucap Aldi sambil menyodorkan kotak kue yang dibawanya tadi, Dira langsung meraihnya dan melihat isi dari kotak kue itu.

" Oh brownies, ko loe masih inget sih kue ke sukaan gue" ucap Dira menatap pada Aldi, aldi menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

" Aldi gitu loh, kalo soal Dira sih pasti inget semua" ucap Aldi sambil menaik-turunkan halisnya.

" apaasih sih loe" ucap Dira sambil membuka kotak, dan memakan kue itu. Aldi hanya tersenyum simpul pada Dira, Dira terus melahap brownies yang diberikan Aldi.

Di Rumah axcel

Axcel terus mencari keberadaan Dira, dia berpikir untuk datang saja ke rumah Dira, tapi jika datang ke rumah Dira, pasti dirinya akan di usir, axcel sangat prustasi, dimana Dira sekarang.

Tak lama dari itu Stella masuk dengan membawa jinjingan besar, Stella langsung menghampiri axcel, axcel hanya bisa menarik nafas dengan sangat kasar.

" by, kamu udah makan belum" ucap stella sambil mengeluarkan makanan dari jinjingan yang di bawanya, Axcel hanya diam tak menjawab.

"byyyyy" ucap stella terus menggoyangkan badan axcel, bukannya menjawab axcel malah pergi masuk ke dalam kamarnya.

" awas aja, akan aku buat kamu bertekuk lutut sama aku" ucap stella dengan muka yang sangat marah, lalu Stella pergi meninggalkan rumah axcel, pada saat Stella akan pergi ia bertemu dengan ayah axcel.

" Stella, kenapa kamu nak" ucap ayah axcel pada Stella.

" itu om axcel, dia nyebelin banget, masa Stella bawa makanan, dia malah ninggalin Stella sih" ucap stella dengan memasang muka yang cemberut.

" kamu yang sabar ya dengan sikap dia, nanti juga dia luluh" ucap ayah axcel sedikit menenangkan Stella.

" tapi kapan luluhnya om, kalo gini terus aku bakalan bilang sama papah" ucap stella

" jangan dong sayang biar nanti om yang bicara ya kalo perlu om marahin dia"

" bener ya om" ucap stella dengan wajah tersenyum lebar.

" ya udah kalo gitu Stella pamit ya om" ucapnya lagi sambil masuk ke dalam mobilnya.

ayah axcel langsung masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan axcel.

" Axcel, Axcel dimana kamu" ucap sang ayah dengan nada yang kencang, Axcel keluar dari kamarnya dan menghampiri sang ayah.

" Jaga sikap kamu" ucap sang ayah, axcel tahu arah pembicaraan sang ayah pasti ini menyangkut Stella.

" pah axcel tuh ga suka sama Stella, dan axcel ga mau ikutin rencana papah" ucap axcel menatap sang ayah.

" kamu mau perusahaan papah bangkrut heh" ucap sang ayah pada axcel.

" Perusahaan bangkrut, itu karena kerja papah yang gak bener" ucap axcel, ayahnya axcel langsung menampar pipi axcel.

" jaga omongan kamu, jangan sampai rencana kita gagal lagi karena ulah kamu" ucap sang ayah dan berlalu pergi meninggalkan axcel, sebenarnya axcel terpaksa melakukan ini semua karena dia semata-mata ingin berbakti pada sang ayah, tapi jika seperti ini terus lama kelamaan ia enggan untuk menuruti semua perintah dari ayahnya.

Axcel kembali lagi kedalam kamarnya dia langsung merebahkan badannya dan memejamkan mata, saat memejamkan mata muka almarhum sang ibu terus terbayang di pikirannya, andai saja ibunya ada disini pasti, ia akan selalu membela dirinya, ibunya meninggalkan karena kecelakaan tunggal pada sepuluh tahun yang lalu.

Di Rumah Bu Amel

Saat ini Bu Amel tengah duduk di ruang kerjanya, ia memikirkan bagaimana caranya membalas dendam pada Dira, pasalnya Dira lah yang membuat hubungan dirinya dengan ayahnya jadi putus, ia terus memikirkan bagaimana cara balas dendam pada keluarga Pangestu.

" kalian gak akan hidup tenang" ucap Bu Amel sambil tersenyum.

👋👋👋hai-hai gengs maaf baru up lagi semalam tadinya mau up, tapi badan malah ga enak, jangan lupa like, komen, dan vote terus ikutin ceritanya ya.

Ig @its_qilass

1
falea sezi
pelakor gatel
falea sezi
bapak tukang selingkuh mati aja sana
Qilass
bagus banget
Bayu Chandri
ceritae kyk e bagus
Wijaya Wijaya
dr awal ternyata Bu Amel biang kesengsaraan hidup Amel ...
Wijaya Wijaya
hhh kasihan Dira
Wijaya Wijaya
padahal waktu itu kan Exel dan dira masih SMP ...HH udah dimanfaatin jg tuh ma ortunya exel
Wijaya Wijaya
ternyata filling ortu Deni benar fg TDK menyetujui hubungan ... Deni dan Amel ...krn amel bukan orang baik ... terlalu egois ...demi cinta pertama
Wijaya Wijaya
benar 2 ayah yg egois
Wijaya Wijaya
menurut ku ayah Dira tetep salah krn egois ...
Qilass
untuk kisah Dira dan Aldi udah selesai ya
Sedang Bertapa
lanjutt kak
Bulbul
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
Sedang Bertapa
like kak..
Sedang Bertapa
like thor..💕
champagnefabulous
ditiunggu kelanjutannya thor
Criss Cross
semngat selalu wokee kak
Daisy Louise
lanjut thor... smg author sll d berikan kesehatan... biar cepet bikin lanjutan nga lg.. udh baper tanggung nih
DavidTheDancer
Se daebak itu! Aku bakal terus menunggu lanjutannya Thor! Semongko!
enjouecollectif
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!