Indonesia
NovelToon NovelToon
MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

MODEL CANTIK INCARAN SANG CASANOVA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Model / Tamat
Popularitas:928.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: iraurah

Hasrat seorang Casanova tiba-tiba saja menggelora tatkala dirinya bertemu dengan seorang model pakaian dalam di sebuah lift.

Namun, tak disangka wanita itu justru memukul wajahnya dengan sebuah tas besar.

"Kau memperlihatkan anggota tubuhmu di berbagai majalah dan media, bisa-bisanya kau menolak tidur denganku!"

"Aku begini untuk bekerja, bukan untuk menjual diri!"

bagaimanakah perjalanan Sang Casanova mendapatkan wanita incarannya?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkata Jujur

Seminggu kemudian...

Hari berganti begitu cepat, semua orang disibukkan dengan pekerjaan masing-masing, hingga tak menyadari jika bulan purnama telah tergantikan oleh indahnya bulan sabit. Semuanya berlalu sangat singkat, tak ada satupun yang sadar. Tak terkecuali Sofia yang baru saja pulang dari luar kota untuk mengurusi bisnisnya.

Wanita berusia 26 tahun tersebut masih asyik menjadi wanita karir, semakin kesini bisnisnya semakin berkembang. Kedua orang tua Sofia yang sudah tiada membuat wanita dewasa itu harus bergantung hidup pada dirinya sendiri.

Disibukkan oleh tumpukkan kertas-kertas penting yang bernilai milyaran rupiah, dunia bisnis seakan sudah melekat di jiwa makhluk Tuhan yang satu ini.

Sofia yang dulu adalah seorang model cilik merubah profesinya sebagai desainer saat menginjak bangku kuliah di Jerman.

Namun tak lama setelah lulus sarjana, Ayahanda Sofia meninggal dunia. Membuat perempuan yang kini tinggal sendiri mau tak mau harus melanjutkan bisnis keluarga dan menjadi CEO di perusahaan bernama Shopie Fashion yang namanya terinspirasi dari namanya sendiri.

Meskipun kehidupan sofia terlihat hampa, kedekatannya dengan Bella membuat Sofia seolah memiliki keluarga baru, walau tak ada aliran darah diantara mereka berdua. Akan tetapi hal tersebut tak membuat hubungan Bella dan Sofia berjarak sedikit saja.

"Bagaimana pekerjaan mu semingu ini, apakah sudah selesai? Tanya Bella yang kini tengah berada di ruangan Sofia.

" Ya, semua sudah aku bereskan.

Huffff....... Lelah sekali rasanya, apalagi aku harus menyelesaikan pekerjaan ku kurang dari sepuluh hari" Keluh Sofia menyandarkan punggung lesu tersebut di kursi kebesarannya.

Bella memandang kasihan pada sang sahabat, ia ingin membantu tetapi mana mungkin Bella ikut campur urusan bisnis seperti itu. Yang ada dia malah menjadi pengganggu bagi Sofia.

"Uhhh...... Kasihan sekali sih sahabat ku ini, maaf aku tidak bisa membantumu" Sesal Bella berujar.

"Sudah tidak apa-apa, hitung-hitung kemarin menjadi pengalaman untukku ke depannya" Balas Sofia tersenyum simpul.

Bella mengangguk paham, ia tahu Sofia salah satu orang pekerja keras. Mau sesulit apapun rintangan nya Bella sudah bisa menebak jika Sofia pasti bisa melalui masalah itu.

Pembicaraan pun terhenti sejenak, Bella beralih menatap layar ponselnya membalas pesan dari seseorang.

Sedangkan Sofia hanya terdiam sambil memejamkan kedua mata.

Beberapa menit kemudian Sofia teringat akan sesuatu, kelopak matanya sontak kembali terbuka! sofia menegakkan posisi duduknya dan memfokuskan diri pada Bella.

"Bella aku baru ingat! Bagaimana pertemuan mu dengan Tuan Sean??" Tanya Sofia lupa.

Bella menghentikan jari-jarinya yang sedang mengetik, perlahan ia mendongak menatap wajah Sofia. Haruskah bella berkata jujur??

"Pertemuan?" Gumam Bella.

"Iya, pertemuan mu dengan Tuan Sean tempo lalu. Kau tidak lupa kan??" Jelasnya sembari mengernyitkan kedua alis.

"I-iya.... A-aku tidak lupa" Cicit Bella gugup.

"Lalu bagaimana? Dia benar-benar menghukum mu?? Apa hukuman yang di berikan?? Dia tidak menyakitimu kan???" Serbu Sofia was-was.

Bella nampak ragu untuk menjawab, ia kenal Sofia. Dan Bella yakin jika Sofia mengetahui apa yang terjadi maka Sofia pasti akan sangat marah! Dan tentu saja akan berimbas pada kedua perusahaan itu.

"D-dia hanya.... Emm.... Mengingatkan aku untuk lebih berhati-hati saja. Ya! Dia hanya menasihati ku tidak ada yang lebih" Jawab Bella berbohong, ia menampilkan senyum keterpaksaan menutupi wajahnya yang tengah berdusta.

Sofia terdiam menelisik tingkah laku Bella yang tak biasa, matanya menyipit penuh curiga! Bukan Sofia namanya jika tidak peka terhadap sikap Bella yang sedang menyembunyikan sesuatu.

"Jangan berbohong Bella, katakan dengan jujur! Kau tau aku paling tidak suka ada rahasia diantara kita" Ucap Sofia dingin.

Kuku jari Bella memucat, Sofia sudah curiga padanya! Selanjutnya apa yang harus Bella lakukan?? Berbohong?? Pasti tidak akan berhasil!

Bella meneguk salivanya beberapa kali, khawatir jika Sofia marah dan berbuat yang tidak-tidak.

"Bella cepat katakan apa yang terjadi?!!" Titah Sofia bernada tegas, kalau sudah begini terpaksa Bella harus berkata yang sebenar-benarnya.

"K-kami bertemu.... " Tenggorokan Bella seolah tercekat di tengah obrolan.

"Lalu?" Desak Sofia.

"D-dia.... M-memintaku.... Untuk tidur bersama"

"APAAAA?!!!"

1
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Gedeg bgt sm Sean😡😡😡
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
Kelakuan Sean emang bener" diluar nurul/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!