Indonesia
NovelToon NovelToon
Mafia Kejam Menjadi Daddy

Mafia Kejam Menjadi Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Mafia / Duda
Popularitas:251.4k
Nilai: 5
Nama Author: Olla304

"Tugasmu mengambil hati anakku, bukan hatiku."

Aqeel Hafshan, seorang Mafia yang menjadi incaran para penjahat di dunia kriminal. Demi melindungi istrinya, Aqeel merahasiakan keberadaan istrinya dan menyembunyikannya di negeri asal sang istri, Indonesia.

Aqeel tidak mau memiliki anak dari siapapun, termasuk dari Maura, istrinya. Saat Maura hamil, Aqeel menyuruh istrinya menggugurkan anaknya. Karena mendapati penolakan dari sang istri, Aqeel yang kesal memutuskan untuk tidak pernah melihat wajah sang anak, sampai sang anak berusia 5 tahun.

Maura hilang secara misterius dan dikabarkan terbunuh. Setelah terpuruk selama dua tahun Aqeel memutuskan untuk menjadi Daddy yang baik untuk Aqilah, putrinya yang sudah dia telantarkan selama tujuh tahun karena benci dengan kehadiran seorang anak.

Karena Aqilah kecil kesepian, Aqeel ingin mencarikannya seorang Ibu. Hanya seorang Ibu untuk Aqilah, tanpa Aqeel nikahi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olla304, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Dokter Fadli yang tidak tahu siapa lelaki yang dia kerjai menyipitkan mata mengejek, “yakin, Pak? Di depan kita ada bukti nyatanya, loh.”

Aqeel menelan saliva, akhirnya mengaku. “Iya, tidak yakin.”

Dokter Fadli tertawa menang, lelaki itu menepuk-nepuk pahanya bahagia. Wajah kesal Aqeel yang menahan emosi menjadi hiburan tersendiri untuk lelaki itu.

“Seorang lelaki sejati akan mengakui kesalahannya dan bertanggungjawab.” Dokter Fadli memutar kursi putar yang dia duduki, tangannya menggores kertas yang ada di atas meja. Aqeel tidak penasaran dengan apa yang lelaki itu tulis.

Sedangkan Maura terlihat cemas, dia berusaha menenangkan suaminya itu. Tatapan murka Aqeel lurus mengarah ke Dokter Fadli. Maura menciumi punggung tangan Aqeel yang mengepal, membuat kepalan tangan itu mengurai. “Dia cuma bercanda, tidak serius menuduhmu.” Maura menjelaskan dengan suara pelan.

“Kata siapa aku tidak serius menuduh suamimu, Buk?” Dokter Fadli malah memperkeruh keadaan. Lelaki itu selesai menulis dan melipat kertas yang akan dia berikan kepada Aqeel. “Dok,” melas Maura memohon. Satu pancingan lagi, Aqeel tidak akan segan memukul kepala Dokter Fadli.

Dokter Fadli terlihat tidak perduli, diberikannya kertas yang ada di tangannya untuk Aqeel yang merampasnya dengan kasar. “Simpan itu, baca dan terapkan, ya Pak.”

“Oke,” Aqeel menjawab galak, membuat Fadli terkekeh.

“Vitamin yang saya berikan kemaren masih ada sisanya, Buk?” Dokter Fadli bertanya. “Jika stoknya sudah sedikit, nanti berikan catatan ini ke apoteker.” Baru saja Maura hendak mengambil kertas yang diberikan Dokter Fadli, Aqeel sudah merebutnya lebih dulu. “Biar saya saja. Seperti yang Anda bilang, ini tugas saya ‘kan?”

Dokter Fadli menyeringai mendengarnya, “yap, mulai sekarang Bapak harus tahu diri, ya.”

Tubuh Aqeel baru saja terlonjak dan hendak menghajar Dokter Fadli, Maura yang sigap langsung menggenggam tangannya erat. Akhirnya Aqeel mengalah dan menurut saat Maura memintanya untuk tidak membuat keributan. Dokter Fadli sadar Aqeel emosi dan sepertinya bukan lelaki baik-baik dari penampilan dan caranya bicara, tapi lelaki itu masih terlihat santai.

“Kalau begitu kami permisi.” Aqeel menarik pergelangan tangan Maura untuk ikut berdiri.

“Ih, jangan kasar-kasar, Bapak.” Dokter Fadli mengingatkan, sengaja memancing emosi Aqeel yang menggeram.

Maura memelas ke arah Dokter Fadli untuk tidak mengerjai suaminya. Dokter Fadli hanya terkekeh, Maura yang tidak mau dokter menyebalkan itu terluka mendorong punggung suaminya untuk keluar dari ruangan. Di lorong rumah sakit, Aqeel terus mengomel panjang lebar. Kedua kertas di tangannya remuk karena kepalan tangan Aqeel.

“Lelaki itu tahu apa? Yang bercinta denganmu ‘kan aku! Aku yang paling tahu, aku main lembut-lembut atau sebaliknya.”

“Sebagai Dokter, lelaki itu sok tahu! Aku tidak egois mementingkan nafsuku sendiri, aku masih memikirkanmu. Aku masih mempertimbangkan untuk tidak melukai tubuhmu. Argh, siapa nama lelaki itu? Akan kusuruh Yudhistira memasukkan obat lumpuh ke makanannya, biar dia tahu rasa!”

Maura berusaha menyabarkan Aqeel dengan tepukan berulangkali di dada dan pinggangnya. Lelaki itu masih mengomel kesal. Aqeel menghentikan langkah dan menahan bahu Maura, “kutanya padamu, sayang. Aku nggak kasar ‘kan saat kita berhubungan? Aku main lembut-lembut ‘kan? Aku tidak egois, mementingkan nafsuku sendiri?” Sekalipun tidak sepenuhnya benar, atas desakan Aqeel karena Maura takut lelaki itu makin kesal, Maura mengangguk mengiakan.

Aqeel menghela napas lega. Lelaki itu begitu percaya diri, “nah ‘kan! Mungkin aku ini memang bukan suami yang baik, tapi aku tahu bagaimana caranya memperlakukan istriku dengan benar di ranjang!”

1
Nur Sofi
kak Up dong ceritanya
Shakila Addawiyah
cerita nya bagus banget
Dominik Pjtn
lama bngt up nya
Dominik Pjtn
kapaan lanjut nya thor udh lama banget nunggu nya.
Indri An
semua novel kk ollane pada bagus semua yaa👍👍👍
Meraih Fajar
kapan lanjutnya nih kak? dah lama banget lo ini
Ati Awal
smgat
Ati Awal
smgat smgat smgat
Ati Awal
smgat
Gadih
m
trisnawe
thoorr kpn lanjutnya😥😥
SyasyaNorqhalisya Momnya
lanjut dong kak sengat💪🥰❤️
Leni Nurleni
lanjut kak
sie kechil
si dokter kocak 🤣🤣
Bunga Mawar Merah
elma 😭😭. semangat yaah kaka author 🥰💖
Apan Apin LOUIS: sadis
total 1 replies
Bunga Mawar Merah
elma sadar lah sayangilah suami mu aefar
Its'NamWidya
lanjut kk
Ria Wasis
aku sedih banget bacanya😭😭
Faja Mntolalu
yg sabar aefer🙏❤️
Gambreng
kata suamiku tolong ganti dengan nama sj.kata mereun ganti dengan memeluk biar kelihatan romantis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!