Indonesia
NovelToon NovelToon
Panah Cinta Muslimah

Panah Cinta Muslimah

Status: tamat
Genre:Romansa / Reinkarnasi / Time Travel / Persahabatan / Chicklit / Tamat
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rhiy Navya

Alesha belajar di pondok pesantren, pada negara yang harmonis. Sebuah keyakinan kuat, yang diselingi sebuah ujian. Tiba-tiba seorang Tauhid mengetuk pintu hatinya, yang sudah dia tutup rapat-rapat. Bersamaan dengan itu, Alesha terjatuh ke dalam mimpi. Sungguh terasa nyata, namun tidak pernah terjadi sebelumnya. Hal tersebut mengingatkannya, untuk lebih Istiqomah.

Simak selengkapnya, dalam novel berikut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhiy Navya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Pembangkang

Sang raja Erland murka tidak menggubris ucapan orang tersebut dan segera pergi dari tempat itu.

*Flashback Off*

Tidak terasa waktu telah malam, mereka semua tidur satu rumah. Mereka adalah anak yatim piatu. Di tengah malam Alesha terbangun untuk melaksanakan shalat tahajud, namun terdengar keributan di luar rumah.

"Di mana lima gadis itu tinggal?" Bertanya-tanya.

"Mereka tinggal di rumah itu." jawab pria tersebut.

"Sahabatku, ayo cepat lah bangun." Alesha panik membangunkan teman-temannya.

"Ada apa?" tanya mereka bersamaan.

"Ayo bawa tas ransel yang telah kita siapkan siang tadi. Di luar ada pengawal raja Erland yang sedang mencari kita."

Mereka semua segera mengambil tas ransel masing-masing, busur panah dibawa mereka dan terselipkan di tas belakang. Ada yang membawa pistol juga.

"lewat belakang!" titah Alesha.

Mereka keluar lewat pintu belakang rumah, dan membawa beberapa makanan di dalam tas.

"Bruk!" Pintu terbuka hingga rusak, karena didobrak paksa oleh para manusia.

"Cari mereka!" ucap pengawal bernama Chan.

"Iya, kami akan memeriksa rumah ini." jawab pengawal bernama Chin.

"Mereka tidak ada, sepertinya sudah pergi." sahut Chun.

"Mereka pasti belum jauh dari sini, ayo kejar mereka." ucap Chen.

Kelima gadis itu berlarian dengan cepat dan mendapati pengawal lain dari raja Erland tengah memegang Alquran dan menyalakan obor ke alquran.

"Alesha sepertinya mereka hendak untuk membakar alquran itu."

"Aku akan memancing mereka dan menyelamatkan kitab suci itu. Nanti kita bertemu lagi di tugu Dinosaurus."

Alesha segera berlari, dengan sigap melompat dan menendang pengawal itu. Alquran terlempar ke udara dan Alesha menangkapnya.

"Alhamdulillah selamat!" Alesha mencium kitab suci tersebut.

"Hei siapa kamu?" seru temannya.

Alesha segera memasukkan Alquran ke dalam tasnya, dan melawan serangan mereka semua, hingga mereka terpental.

"Dia gadis pembangkang yang dicari raja, ayo segera berdiri dan tangkap dia." Pengawal itu memerintah temannya.

Alesha segera berlari sekencang mungkin, karena dia melihat di belakang sekelompok pengawal yang datang ke rumahnya hendak menghampiri.

"Alesha kamu tidak apa-apa kan?" Amina bertanya saat melihat Alesha datang, dengan nafas terengah-engah.

"Aku tidak apa-apa, aku hanya sedikit haus." Mengambil botol di dalam tasnya dan duduk di batu yang dekat dengan tugu Dinosaurus. "Bismillahirrahmanirrahim!" Alesha meneguk air minum, dengan perlahan-lahan.

"Sampai kapan kita harus berlari?" tanya Amina.

"Aku tidak tahu juga Amina." jawab Qiyna.

"Iya, rasanya ini sangat melelahkan." Azizah menimpali.

"Kita tidak boleh berlama-lama di sini, nanti mereka menangkap kita." ujar Asma.

"Kita akan bersembunyi di terowongan bawah tanah, aku tahu tempatnya. Kita akan keluar lagi di siang hari besok untuk mengawasi pergerakan mereka. Jika mereka memerangi kita, kita jangan mundur kecuali untuk menyusun rencana seperti sekarang." Alesha mengusulkan idenya.

"Aku kagum padamu yang berani melawan mereka tadi, padahal itu bisa membahayakan nyawamu." ujar Qiyna.

"Terkadang kita memang harus berani menghadapi situasi tidak terduga seperti ini. Ayo lanjutkan perjalanan." ucap Alesha.

Mereka segera berlarian mengikuti Alesha dari belakang. Mata sesekali was-was terhadap sekeliling, takut ada mata-mata mengintai. Alesha dan teman-temannya sibuk menepuk nyamuk, yang dari tadi berkerumun ke wajah. Lama-lama terasa risih, dengan dengungannya yang bising.

"Bisa demam berdarah kita." ucap Qiyna.

"Tidak ada obat nyamuk bakar." jawabnya.

1
Rhiy
Novel ini masih ribet, karena disuruh revisi editor.
Yem
Aku juga sering gitu kak hehe, ngajak kucing ngobrol tiap
XMantan SElaTAN
karna dia memikirkan mau kabur jadi yang lucu adalah cara dia kabur
XMantan SElaTAN
hebat Thor, suka deh sama alur nya😍😍😍
XMantan SElaTAN
😂😂😂maaf Thor pengen ketawa karna menurut aku lucu
Rhiy: Kok lucu?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!