Indonesia
NovelToon NovelToon
Love Korean Girl 2 (Psychopath)

Love Korean Girl 2 (Psychopath)

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami ideal / Bapak rumah tangga / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Cinta Murni
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Raniranfitrian

Hans Alexander Ibrahim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raniranfitrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Malam hari di balkon.

Ini indah sekali, angin kecil menabrak rambut ku sesekali, tiba-tiba tangan melingkar di perut ku dengan lembut mencium leher ku dan membisikan kata.

"I love u !!!"

Aku pun tersenyum mendengar nya.

"Hey kenapa kau tidak menjawab nya honey?"

Ucap Ryan padaku.

"Aku tidak perlu menjawab, karena kau sudah pasti tau jawaban ku"

"Hey romantis lah sedikit wife, ini hari liburan, jadi ini adalah waktu yang tepat untuk meluapkan semua keromantisan kita, apalagi sekarang anak-anak sudah tidur, jadi kita bebas melakukan apapun"

Tiba-tiba...

"Lain kali, jangan lakukan ini di luar, kalian pikir tidak akan ada yang melihat nya, siapa tau orang-orang di bawah itu melihat kalian berdua"

Aku dan Ryan pun terkejut lalu Ryan melepaskan pelukannya dariku, lalu menengok ke arah suara itu.

"Huuuffh, kenapa kau tidak bisa melihat orang lain bahagia huh, kami sudah menikah, jadi biarkan saja orang melihat kita, itu tidak masalah sama sekali"

"Yeah, kau memang sudah menikah, tapi tidak sepantasnya bermesraan di depan publik"

"Berisik, bilang saja kau iri"

"Apa ? Kau bilang aku iri, untuk apa ? Tidak ada gunanya iri padamu, aku bisa saja melakukan nya, tapi aku tidak sefulgar itu"

"Heyy!! Sudah sudah, Aldi, dimana Jasmine? Apa dia sudah tidur?" Ucap ku.

"Dia sedang memberi ASI pada Dias, dia terus menangis, mungkin dia lapar"

"Honey, ayo kita masuk biarkan dia di luar sendiri, kita lanjutkan kemesraan kita di dalam saja, pengganggu itu pasti tidak akan masuk sebelum kita masuk"

Ucap Ryan yang mungkin sedang kesal.

"Enak saja kau bilang aku pengganggu, ini hanya kebetulan saja"

Teriak Aldi yang meneriaki Ryan namun Ryan sudah masuk kamar.

"Ya ampun, kalian ini tidak pernah berubah"

Tiba-tiba Ryan berteriak.

"Honeeeyyyy !!!"

"Iya,iya ya ampuuuunn, Eoh Aldi, maaf, aku akan masuk dulu"

"Eoh, pergilah, agar suami posesif mu itu tidak mengamuk"

Aku pun tertawa mendengar Aldi berbicara seperti itu.

Setelah masuk.

"Honey, apa kau semarah itu pada Aldi ?"

"Huh? Aku tidak marah padanya, aku hanya pura-pura marah saja"

Ucap Ryan sembari berbaring di kasur, kemudian aku pun ikut berbaring. Dan langsung memeluk nya, Ryan pun melihat ke arah ku.

Dia terus menatap ku sembari menyelipkan rambut ku ke telinga ku, kemudian mengelus pipiku dengan lembut.

"I love you baby!! Aku tidak pernah menyesal karena bertemu dengan mu, hingga sampai saat ini, kau tetap yang selalu mengisi hati ku, kau, dan buah hati kita adalah anugerah yang Tuhan berikan dalam hidupku, aku tidak akan menyesal hingga sampai aku mati pun, telah menjadikan mu istri ku"

Ucap nya tiba-tiba dengan tatapan nya dalam padaku.

Ya Tuhan, ini kebahagiaan yang luar biasa, kau memberikan ku suami yang benar-benar sempurna, ini adalah kebagian yang tidak pernah putus hingga maut memisahkan kami.

"I love u more Hubby, kau sempurna menurut ku, jadi aku tidak pernah menyesal juga memiliki mu, aku bahagia, wanita yang benar-benar bahagia karena memiliki mu yang sempurna ini"

Kami saling membalas senyuman, Ryan pun mendekat, kemudian mencium kening ku sangaaat lamaaa.

Kemudian kami pun saling berpelukan, lalu setelah beberapa menit saling melontarkan kata-kata indah.

Tiba-tiba...

Drrrrt.....drrrrtt...drrrrttt...

"Aiisshh siapa malam-malam begini?"

Ryan pun mengambil handphone lalu menarik nafas nya dalam dan mengangkat nya.

"Kenapa kau selalu menggangguku huh? Ada apa ?"

"Heeyyy bisakah kau jangan marah-marah dulu, dengar, ini sangat penting, baru saja aku mendapatkan kabar jika ada beberapa perusahaan yang menolak bekerjasama dengan kita, dan kau tau? Alasan nya itu adalah mereka menemukan produk yang sama seperti kita dan harga nya lebih miring, aku harus pulang sekarang juga, aku akan menghandle nya dan mencari tau perusahaan yang mengeluarkan produk yang sama seperti kita, mereka juga tidak mau membayar finalty, huuuffh dasar orang-orang tidak tau diri"

"Apa? Sudah ku duga, ini terulang lagi, tidak !! Tidak perlu, kita harus tetap tenang,kita bisa pulang besok, jadi kau tidak perlu tergesa-gesa, kita tenangkan diri kita terlebih dahulu, tenanglah, aku yakin, perusahan akan kembali seperti semula"

"Ayo lah ini bukan main-main, bagaimana jika terjadi sesuatu pada perusahaan?gulung tikar atau!!"

"Atau apa?? Justru ini bukan main-main, jadi kita harus memikirkan ini dengan tenang tidak terburu-buru, sudahlah kau tidur lah agar kepala mu lebih fresh"

"Kau ini bagaimana, bagaimana bisa aku tidur dengan adanya kabar seperti ini!!"

Ryan pun langsung mematikan handphone nya.

"Apa apaan dia, langsung mematikan telponku begitu saja, dia pikir ini main-main? Bagaimana bisa dia menyuruh ku tidur, aiiissh bos macam apa dia itu, menyebalkan"

"Honey, tapi menurut ku Ryan benar, kita harus memikirkan itu dengan matang, karena kita tidak bisa mengambil keputusan dengan terburu-buru"

"Tapi, bagaimana bisa dia setenang itu, sementara aku tidak karuan seperti ini"

"Mungkin saja Ryan sudah memikirkan ini sejak dulu, atau Ryan sudah mempersiapkan rencana jika ini terjadi?"

"Benar juga, tapi setidaknya dia beri tau aku apa rencana nya"

"Mungkin, Ryan menyuruh kita untuk tenang dulu, agar kita bisa berpikiran jernih, sudahlah, kita lakukan apa yang Ryan katakan, selama masih masuk akal"

"Huufffhh, baiklah"

Aku pun, membaringkan tubuhku di samping Jasmine, kemudian dia pun memeluk ku, dan mengobrol hingga kami tertidur.

***

Di tempat lain.

"Hubby? Ada apa? Aku dengar ada masalah dengan perusahaan?"

"Hmm!! beberapa perusahaan menolak bekerjasama dengan kita, karena ada perusahaan lain yang mengeluarkan produk yang sama seperti kita, dan lebih murah, padahal mereka sudah menandatangani kontrak, dan mereka tidak mau membayar finalty"

"Apa? kenapa mereka begitu?"

"Entahlah, honey,!! Aku hanya takut ada penghianat lagi seperti dulu"

"Ya ampun, kenapa aku jadi tidak tenang ya!!"

"Wife, tidurlah sayang, tenanglah, i can handle it"

Ryan tersenyum menghampiri ku merangkul ku lalu kembali mencium kening ku.

"Sekarang lebih baik kita tidur, besok pagi baru kita akan pulang"

"Hubby, kenapa kau bisa setenang ini? bagaimana jika ini terus berlanjut?, ini akan berpengaruh pada perusahaan, bagaimana jika terjadi sesuatu pada perusahaan kita?"

"Tenanglah, jika pun itu terjadi, aku berjanji tidak akan membuat mu dan anak-anak sengsara"

"Hey bukan begitu, tapi itu peninggalan Ayahmu kan, apa kau tidak akan mempertahankan nya?"

"Sssttt, kenapa kau terlalu khawatir hmm? Ini bukan masalah besar bagiku, aku sudah tau apa yang harus aku lakukan, jadi kau tidak perlu khawatir okay, kejadian ini pernah terjadi dulu, dan aku pernah mangatasi nya bersama Ayah, dan itu berhasil"

Ucap nya lembut padaku.

"Huuuffh, aku percaya padamu Hubby, karena kau adalah orang hebat"

"Apa? Kau baru saja memujiku? kenapa pujian nya tidak kau lontarkan setiap hari padaku huh?"

"Kenapa kau serakah sekali, pujian ku tidak hanya padamu saja, tapi pada Tuhan ku juga wleeee !!"

"Hahaha kau benar, ya sudah Kajja, kita tidur, aku sudah mengantuk"

Entah apa yang akan suami ku lakukan, karena dia tidak memberi tau rencana apa yang akan dia lakukan, sudah lah, aku percayakan saja pada suamiku itu,

Setelah percakapan kami pun berbaring saling berpelukan,

Begitu, setiap malam kami tidak pernah melewatkan satu pelukan sekali pun jika sedang tidur, dan rasanya aku semakin besar mencintai nya, berbeda dengan kebanyakan orang yang semakin kesini cinta nya semakin pudar, tapi pria ini berbeda, dia mampu membuat ku jatuh cinta setiap hari atas perilaku nya.

"I love you"

"I love you too wife"

Ucap nya lembut sembari membalikkan tubuhnya padaku lalu merungkup ku dengan pelukan hangatnya.

...****************...

......................

BERSAMBUNG...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!