Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
intograsi karyawan yang suka mengejek dan hadiah sistem
Karena masih diam saja terpaksa aku menggunakan ketegasan. Beberapa sahabatku sudah melihat ancang ancang aku dengan tarik nafas dan menaikkan bagian lengan dan.
'brak brak' bunyi gebrakan meja yang sangat keras bahkan sampai yang lain pada kaget baik karyawan yang di luar ataupun para sahabat gue.
"lu milih jawab atau gue pukul sampai nyawa lu hilang hanya dua pilihan itu saja"kata aku ke karyawan yang suka mengejek sambil lihat dia dengan lumayan tajam
"iya bos gue jawab sebenarnya orang yang memaksa gue bayar itu masih ada di sini bos"kata dia yang sudah gemetar ke aku sambil lihat aku
"yaudah jawab siapa biar gue suruh sahabat gue yang manggil"kata aku ke karyawan yang suka mengejek sambil lihat dia dengan lumayan tajam
"namanya Hendrik bos"kata karyawan yang suka mengejek ke aku sambil lihat aku
"panggil dia Yon"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni
Yoni pun memanggil orang itu dan langsung di bawa ke meja rapat. Kali ini yang mode kesal gak hanya aku aja tapi juga deka Gita dan juga Yoni. Dia pun menggunakan mode santainya tanpa langsung berucap apapun.
Karena gak mau ngaku deka melirik ke aku minta ijin buat nanya dengan nada naik satu oktaf.
"kenapa kamu gak ngaku masa harus di tanyain dulu baru ngaku"bentak deka ke Hendrik sambil lihat Hendrik dengan tajam seperti mau makan orang
"udah ngaku aja kalau lu gak ngaku jangan salahin gue lu di amuk di pecut sampai lu tewas kalau gak ngaku"kata aku ke Hendrik sambil lihat dia dengan mode ngamuk
"iya bos apa yang di bilang sama dia benar semuanya saya yang bantu lolos cuma kalau yang lain masih ada kemampuan dia ini gak bos"kata Hendrik ke aku sambil lihat aku
"nah gitu ngaku tapi sayangnya kalian berdua gak akan saya pertahankan jadi sudah pasti anda berdua saya cut"kata aku ke mereka berdua sambil lihat mereka berdua
Aku menatap ke Yoni dan bilang"suruh mereka berdua pergi Yon"kata aku ke Yoni sambil lihat Yoni
"beres bro"kata Yoni ke aku sambil lihat aku
Yoni pun bawa Hendrik dan karyawan yang suka mengejek untuk menuju pintu keluar sedangkan aku mulai fokus renovasi sekolah. Satu Minggu sekali aku sama Yoni ke proyek untuk mengecek progres sudah sampai mana bareng pak Akbar. Setiap progres aku cocokan dengan time schedule cocok apa gak barulah aku cairkan semuanya dan langsung dari aku.
Aku melirik ke arah bangunan yang sudah masuk ke arah progres 70% aku langsung melirik pak Akbar.
"hmm mantap pak apa dari tukang ada laporan yang menganggu pekerjaan mereka awalnya aman mas namun setelah ormas muncul kami mulai kebingungan dan hari ini waktu yang mereka minta"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku
"aih bisa pasnya gitu aku sama Yoni lagi ingin latihan hadehh"kata aku ke pak Akbar sambil lihat beliau
"eh beneran mas bos sama mas Yoni mau latihan"kata pak Akbar yang kaget ke aku sambil lihat aku
Aku diem tapi Yoni menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya
"waduh alamak kelar para ormas ini kalau jadi latihan samsak mereka berdua"kata pak Akbar yang bergumam tapi masih kedengaran sama aku dan Yoni
"takdir kali pak"kata aku ke pak Akbar sambil lihat beliau
"ya bisa jadi mas bos"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku
sistem memberi misi yang membuat aku langsung menghela nafas agak berat.
'misi tersembunyi kalahkan para ormas yang menganggu dan hadiahnya adalah 150.000.000 dan ormas paling terkuat bisa di pegang'kata sistem arsitek di otakku
'ini bonyok apa tewas ormasnya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'tewas dapat semua tuan'kata sistem arsitek di otakku
'hmm oke dah'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
Aku dengan santainya menunggu para ormas datang dengan pakaian seperti dilan dan topi beberapa orang tahu kalau aku adalah bos mereka tapi yang mereka gak tahu adalah ketika aku dan Yoni akan bertempur melawan ormas hanya berdua.
Ormas yang di tunggu-tunggu pun datang belum basa-basi langsung aja aku dan Yoni sikat bersama-sama membuat mereka panik.
"kenapa kalian mengira kami gak tahu dan pasti kalian nanya siapa kami kan"kata aku yang mode dilan sesungguhnya ke para ormas sambil melihat mereka dengan tajam
"oh anda owner-nya ya"kata ketua ormas ke aku sambil lihat aku
Aku tersenyum tipis dan berkata"karena anda sudah tahu jadi gak ada kata selamat"kata aku ke mereka sambil lihat mereka
tanpa menunggu lama aku dan Yoni langsung menghabisi mereka terutama ketua dan wakilnya membuat semua anggota yang ikut langsung minta ampun.
"yon sepertinya mereka kita jadikan keamanan kita aja gimana?"tanya aku ke Yoni sambil lihat Yoni
"wah ide cemerlang itu bro"jawab Yoni ke aku sambil lihat aku
'ting selamat tuan hadiah 150.000.000 dan para anggota yang menyerah serta para pasukan bisa jadi milik anda'kata sistem arsitek di otakku
'nice sistem hadiah yang paling terbaik'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku langsung menatap para anggota ormas itu dan mereka tahu arti tatapan aku apa.
"apa ini sisa anggota kalian atau masih ada lagi di markas?"tanya aku ke mereka sambil lihat mereka
"iya ini sisa anggota kami bang si ketua gak boleh menyisakan anggota"jawab salah satu anggota ormas ke kami sambil lihat kami berdua
"antarkan kami ke markas kalian"kata Yoni ke semua anggota sambil lihat mereka semua
"baik bang"kata mereka ke Yoni sambil lihat Yoni
mereka pun mengantarkan kami ke markasnya dan sebelum kami berangkat kami pun pamit ke pak Akbar dan lainnya.
"pak kami bereskan keamanan dulu nanti setelah beres kami kasih tau siapa yang akan menjaga keamanan proyek"kata aku ke pak Akbar sambil lihat pak Akbar
"baik mas bos kamu serahkan soal keamanan"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku
kami pun ke markas mereka dan kali ini mode kami sangat santai. Sesampai di markas barulah kami bereskan masalah ini.
"jadi gimana kalau kalian mau jadi anggota kami kalian sudah bukan dalam bentuk ormas lagi kalian dapat kerjaan dan dapat gajian"kata aku ke mereka sambil lihat mereka
"oke bang yang berarti Abang berdua adalah pemimpin kami sekarang"kata mereka ke kami berdua sambil lihat kami berdua