Indonesia
NovelToon NovelToon
THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Komedi
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Ophelia Elizhabet de Ceolum adalah seorang biarawati cantik yang tinggal di Grand Temple of Olympus, kuil terbesar sekaligus pusat kekuasaan agama di Kekaisaran Celestia. Ia selalu mengenakan cadar putih untuk menyembunyikan wajahnya yang luar biasa indah, rambut pirang keemasan, dan mata biru jernih. Namun, Ophelia memiliki rahasia aneh: ia dapat melihat layar misterius berisi percakapan para dewa dan dewi. Awalnya ia mengira dirinya gila, sampai para dewa mulai berebut memberinya berkah. Ketika Saintess resmi terpilih dan konspirasi kuil dimulai, Ophelia perlahan menyadari bahwa dirinya adalah Saintess sejati. Sayangnya, para dewa ternyata jauh lebih merepotkan daripada manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cassian's First Experiment

Keheningan perpustakaan Grand Temple of Olympus kembali terusik oleh kekehan renyah Cassian Aurelius Valerian. Sang Imperial Archmage menatap Ophelia dengan binar jenaka yang teramat sangat di mata ungunya. Jawaban dingin nan deadpan dari biarawati bercadar putih itu sama sekali tidak membuatnya tersinggung; sebaliknya, hal tersebut justru menyulut gairah kepenasaran sang jenius sihir.

"Rupanya Biarawati Kecil kita memiliki lidah yang tajam," sahut Cassian seraya mengibaskan tangannya santai. Tanpa perlu membaca mantra, belasan buku sihir melayang di lantai dua meluncur rapi kembali ke tempatnya di rak. "Namun, mengalihkan pembicaraan tidak akan meloloskanmu dari pengamatanku."

Ophelia tetap bergeming di tempatnya berdiri, berusaha menjaga ekspresi di balik cadarnya agar tetap se tenang telaga es. Padahal, tepat di atas kepala sang Archmage, layar keemasan ilahi sedang berkedip-kedip kencang bagaikan lampu peringatan bahaya.

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Target Observation: Ophelia Elizhabet de Ceolum

Warning: Anomaly Experiment Imminent

Divine Affection Level: EXTREME (Gods Are Panicking)

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF KNOWLEDGE: Hentikan pria gila itu! Orpheon, lakukan sesuatu! Cassian sedang menyiapkan susunan lingkaran sihir pengukuran mana tingkat tinggi!]

[GOD OF WAR: Hahaha! Biarkan saja! Jika penyihir kerempeng itu berani menyenggol rambut Ophelia, aku akan menjatuhkan petir perang tepat di puncak menaranya!]

[GODDESS OF BEAUTY: Jangan petir, Asterion! Nanti rambut emas Ophelia ikut berasap! Hancurkan saja tongkat sihir kesayangan penyihir itu!]

[GODDESS OF LOVE: Oho! Apakah ini permulaan dari eksperimen cinta terlarang antara penyihir jenius dan biarawati suci?! Aku harus mencatatnya!]

Ophelia menghela napas berat di dalam hati. ‘Bisakah kalian bertindak berguna sekali saja alih-alih meributkan hal konyol?’

"Tahukah kau, Biarawati?" Cassian melangkah mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga aroma ramuan herbal segar dan mana murni yang mengelilingi tubuh pria itu tercium samar oleh Ophelia. "Selama seribu tahun, para ahli sihir di menara percaya bahwa energi ilahi hanya bisa mengalir melalui doa, ritual khusus, atau wadah suci seperti Saintess. Namun..."

Cassian menjentikkan jemarinya. CLAK!

Secara mendadak, sebuah lingkaran sihir berukuran kecil dengan pola ukiran runa perak mengambang tepat di udara di antara dada Cassian dan Ophelia. Cahaya biru muda berpendar halus dari lingkaran tersebut, memancarkan gelombang mendeteksi fluktuasi mana yang sangat peka.

"Ini adalah eksperimen pertamaku padamu," bisik Cassian dengan senyuman miring yang menggoda. "Runa ini dirancang untuk merekam jejak mana dari dimensi atas. Jika kau memang hanya biarawati biasa, lingkaran ini tidak akan bereaksi sama sekali. Namun, jika hipotesisku benar..."

Mata ungu Cassian menyipit tajam. "...kau menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar berkah biasa."

BZZZZT!

Seketika itu juga, reaksi berantai yang sangat merugikan Ophelia terjadi di alam bawah sadar para dewa.

[GOD OF KNOWLEDGE: APA?! Pria fana ini berniat memetakan frekuensi Olympus?! Ini adalah pelanggaran privasi ilahi!]

[GOD OF FORTUNE: Tunggu! Jangan biarkan dia menembus lingkaran sihir itu! Jika dia berhasil merekam energi ilahi, sistem ini akan mengalami disrupsi dan aku harus membayar biaya perbaikannya!]

[GOD OF WAR: Aku tidak peduli dengan biaya! Rasakan ini, penyihir tak bersopan santun!]

Tanpa persetujuan Ophelia, Asterion—sang Dewa Perang—secara impulsif menyalurkan sejumput kecil berkah daya tahan fisik dan perlindungan absolut ke dalam tubuh Ophelia melalui layar sistem.

PING!

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE SYSTEM EMERGENCY INTERFERENCE]

Automatic Defense Triggered by: GOD OF WAR

Result: Overload Mana Conversion

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

"Tunggu, jangan—!" Ophelia menyuarakan kepanikannya, tetapi sudah terlambat.

Begitu energi berkah liar dari Dewa Perang bersentuhan dengan lingkaran sihir pendeteksi milik Cassian, susunan runa perak buatan sang Archmage mendadak berubah warna menjadi merah menyala. Udara di dalam perpustakaan seketika berdesing keras, memancarkan tekanan atmosferik yang membuat lembaran-lembaran buku tua bergetar hebat.

KABOOM!

Sebuah ledakan sihir berskala kecil meletup tepat di tengah-tengah lingkaran sihir tersebut. Percikan cahaya biru dan emas membumbung ke udara, menghempaskan gelombang angin kencang yang menerbangkan ratusan kertas manuskrip dari rak-rak di sekeliling mereka.

"Ugh!" Cassian terperanjat. Refleks instingtifnya sebagai penyihir tingkat tinggi membuatnya segera memunculkan perisai transparan untuk menahan dampak ledakan kecil itu, tetapi jarak yang terlalu dekat membuat wajahnya terkena jelaga hitam tipis dan rambut peraknya yang rapi menjadi sedikit berantakan.

Sementara itu, Ophelia berdiri sepenuhnya tanpa cedera. Berkah dari Dewa Perang membentuk pelindung tak kasat mata yang menyerap seluruh gelombang kejutan ledakan tersebut, bahkan kain cadar putihnya sama sekali tidak ternoda oleh jelaga.

Suasana di area perpustakaan mendadak menjadi sangat hening. Asap tipis beraroma belerang dan mana yang terbakar membubung perlahan menuju kubah kaca patri.

Cassian mengedipkan matanya beberapa kali. Pria itu mengusap pipinya yang terkena jelaga dengan ujung lengan jubah mewahnya, lalu menatap Ophelia dengan ekspresi yang merupakan campuran antara syok berat, takjub, dan rasa penasaran yang kini meroket hingga ke langit-langit.

"I-Ini..." Cassian tergagap sejenak sebelum tawa kecil yang terdengar sedikit gila lolos dari tenggorokannya. "Luar biasa! Lingkaran sihir pendeteksiku hancur lebur karena beban muatan energi ilahi yang tidak terukur! Kau bukan sekadar wadah berkah, Biarawati... kau adalah reaktor sihir berjalan!"

Ophelia memejamkan matanya rapat-rapat di balik cadar, berusaha menahan pusing yang mendadak menghantam pelipisnya.

BZZZZT! TING!

[GOD OF KNOWLEDGE: Hahaha! Lihat itu! Lingkaran sihirnya hancur! Sihir fana tidak akan pernah bisa mengukur keberadaan Olympus!]

[GOD OF WAR: Bagus sekali, Ophelia! Kau menghancurkan mainan penyihir itu dengan sangat gagah!]

[GODDESS OF BEAUTY: Asterion, kau bodoh! Lihat wajah Cassian sekarang! Bukannya takut, pria itu justru terlihat semakin terobsesi pada Ophelia!]

[GODDESS OF LOVE: AHHH! Tatapan mata Cassian yang terpana oleh kekuatan rahasia Ophelia! Ini adalah awal dari benih-benih cinta ilmiah yang membara!]

[UNKNOWN GOD: ...You broke his spell.]

Ophelia mengabaikan seluruh kekacauan di layarnya dan memfokuskan pandangannya pada Cassian. Pria berambut perak itu kini melangkah mendekatinya kembali dengan binar mata ungu yang kian liar.

"Biarawati Ophelia," panggil Cassian, menyunggingkan senyuman paling lebar yang pernah ia perlihatkan. "Mulai hari ini, aku secara resmi menjadikanmu subjek penelitian nomor satuku. Aku tidak peduli apa yang kau sembunyikan di balik cadar itu, tetapi aku pasti akan membongkar seluruh rahasiamu."

Ophelia menatap sang Archmage dengan pandangan datar yang sarat akan kelelahan jiwa.

"Hamba memohon maaf yang sebesar-besarnya, Anda yang Mulia Grand Mage," jawab Ophelia dengan nada deadpan tanpa emosi. "Namun subjek penelitian Anda ini harus segera pergi untuk membersihkan sisa jelaga di lantai perpustakaan sebelum Paus melihatnya. Permisi."

Ophelia berbalik dan melangkah pergi secepat yang ia bisa, meninggalkan Cassian yang masih berdiri di tengah kepulan asap sambil tertawa kagum.

Di atas kepalanya, layar keemasan ilahi terus berkedip, menampilkan sorak-sorai para dewa yang merayakan kekacauan hari itu. Ophelia hanya bisa mengurut dadanya, menyadari bahwa hidupnya di kuil ini akan menjadi semakin jauh dari kata tenang.

1
Wulan
semangat thor up nya 😌😌
Wulan
kasihan seraphina semoga waktu tau dia bukan saintess dia nga kecewa atau marah sama Ophelia yang adalah saintess sebenarnya 🙂🙂
Wulan
God of fortune yang gila duit tertipu sebesar lima ratus koin emas😆😆
Wulan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

kak fresh tea terima kasih Karna menerima pendapat saya dan memberikan jawapan... maaf kalau sekira nya pendapat saya agak terburu-buru dalam berpendapat pada karya kakak... semangat kak berkarya nya aku akan selalu mendukung karya kakak yang ini dan mengusahakan untuk sampai pada end cerita🤗🤗

waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh 🤗🤗 semangat 😁✊
Wulan
mereka berkomunikasi? ketahuan kh kalau Ophelia bisa liat layar percakapan para dewa?
Wulan
kakak penulis Tampa mengurangi rasa hormat aku mau membagi kan pendapat ku sebagai pembaca setelah membaca 40 eps awal hari ini

cerita dan gendre Kakak bagus dan unik tapi cerita nya agak berbelit dan ada beberapa episod yang hampir mirip dari segi cerita dan dialog hanya beda karakter saja dan setelah baca dari eps 1 sampai 40 aku belum menemukan inti dari cerita nya awal dari ceritanya juga sulit aku fahami tidak ada keterangan atau penjelasan lebih kenapa Ophelia yang di pilih para dewa mungkin pendapat ku ini agak terburu-buru Karna baru 40 eps sekarang inti dari cerita nya juga belum keluar tapi sebagai pembaca aku hanya mengutarakan pendapat aku saja kepada kakak penulis aku enjoy juga kok dengan cerita nya😁😁 semangat kakak penulis😁✊
Fresh Tea: terima kasih atas saran nya nanti aku perbaiki supaya tidak berbelit-belit 😭🙏 makasih udah baca cerita ku 😭😭
total 1 replies
Wulan
kak ararthor kapan mereka semua tau kalau Ophelia adalah saintess sebenarnya?
semangat thor up nya 🤗🤗🤗
Wulan
dari dulu kan suda berakhir Ophelia 🙂🙂
Wulan
di alam dewa juga ada pasar gelapnya 😭🙏
Wulan
semangat menjalani hidup yang berat kedepan nya Ophelia 😌😌
Wulan
penyelamat datang😆😆
Wulan
tolong berhenti dewi kecantikan kasihan Ophelia 🙂🙂
Fresh Tea: Mereka gak akan berhenti...huhu
total 1 replies
Wulan
kak arthor kenapa nga bongkar aja edintitas Ophelia sebagai saintess kan seru😌😌
Wulan: iya kelihatan jelas bahkan sekedar dekat saja dewa perang langsung mau kirim petir Ilahi 🙂🙂
total 2 replies
Wulan
thor kapan dunia tau Ophelia sebenarnya saintis yang sebenarnya 🙂🙂
Wulan: nga papa aku akan menunggu dengan sabar😌
total 2 replies
Wulan
aku setujuh🙂
Wulan
ini dia penyelamat 😌😌
Wulan
aku bertaruh Adrian yang akan mendapat senyum pertama Ophelia 😆😆
Wulan
sungguh aku mendukung hubungan nya Ophelia dan adrian sekarang 😆😆
Wulan
aku setuju aku akan meningkuti kapal Ophelia dan adrian😆😆
Wulan
aneh banget Nama pasangannya😭😭
Wulan: iya tentu saja tapi aku mendukung pasangan nya Adrian dan Ophelia 😆😆
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!