Indonesia
NovelToon NovelToon
Next Generation— SANG PENYELAMAT

Next Generation— SANG PENYELAMAT

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Petualangan / Contest / Reinkarnasi / Light Novel / Tamat
Popularitas:50.4k
Nilai: 5
Nama Author: LIMS OFFICIAL

Setelah semua berakhir, ternyata masalah baru datang menimpa mereka. Sama seperti kita, mereka juga merasakan tua. Anak-anak para penyelamat desa meneruskan tugas orang tua mereka. Apakah mereka mampu?

Simak kisah mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIMS OFFICIAL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pewaris

Kelakuan Akira itu membuat Akari terkekeh. Akira saat itu jadi terlihat seperti adik Akari yang pemalu namun sudah dewasa.

Sifatnya itu memang sudah bawaan dari lahir. Akhirnya mereka lanjut berjalan masuk. Disana ada Kizarhi yang sedang sibuk mengajari beberapa gadis-gadis disana.

“Ba-chan” panggil Akari memasuki ruangan itu, “Ahhh Akari... dan Akira” jawab Kizarhi melihat kedua anak kembar yang sudah dewasa itu. Kizarhi sudah berumur 74 tahun, namun wajahnya masih seperti gadis.

Ini karena latihan medisnya itu, “Ahh itu Akira-san yang di jadikan idola para wanita” bisik salah seorang gadis pada temannya.

“Benar.. ternyata memang tampan” jawab temannya, “Kau kenapa begitu gugup Akira?” tanya Kizarhi kebingungan.

“Ahhh... aku tidak gugup tahu” jawab Akira berlagak seperti pria gagah, “Mereka melihatmu” ujar Akari jahil dan Akira kehilangan mental beraninya tadi seperti angin yang baru saja lewat.

Dia menunduk dan kembali kebelakang Akari. Kizarhi hanya bisa tertawa melihat itu, dia menanggap kedua anak itu seperti cucunya sendiri. Dia memang selalu memperhatikan Akari dulu, bahkan sampai sekarang.

“Jadi kalian mempelajari penyembuhan cepat” simpul Akari melihat gadis-gadis itu, “Benar... ini terlalu sulit” jawab seorang gadis bernama Kazehaya Natsuka atau dipanggil Natsu.

“Kalian hanya perlu fokuskan aliran energi saja pada telapak tangan dan fokus seperti ini” jawab Akari mempraktikkan hal itu.

Seketika, burung dengan kaki terluka yang jadi kelinci percobaan gadis-gadis itu sembuh seketika dengan mudahnya.

Mereka kagum terhadap Akari, “Bukankah Akari-san ninja sensor?... kenapa Akari-san bisa melakukan teknik medis?” tanya Natsu terkejut sekaligus kagum.

“Dia pernah mempelajari medis selama 3 bulan... dalam waktu itulah dia sudah bisa menguasai segala macam medis” jawab Kizarhi membuat gadis-gadis disana kagum.

“Bagaimana bisa?” tanya Natsu terkejut, “Dengan belajar dan berlatih” jawab Akari mengedipkan salah satu matanya.

“Akira juga bisa melakukan itu” tambah Akari dan itu menimbulkan rasa penasaran gadis-gadis disana, “Ayo dicoba” ujar Akari menatap Akira yang gugup.

“H-hai” jawab Akira lesuh. Dia mengangkat lengan bajunya yang panjang. Seketika kaki burung yang terluka itu sembuh.

“Sugoi... aku baru tahu Akira-san bisa menggunakan teknik medis” puji Natsu kagum, “Apa yang bisa Akari lakukan... Akira juga bisa melakukannya” jawab Kizarhi.

Akhirnya gadis-gadis disana kembali mencoba hal yang disarankan Akari. Akhirnya beberapa dari mereka mulai berhasil melakukan.

Setelah dari Asrama itu, Akari dan Akira memilih kerumah Aonara.

Sesampainya disana...

“Kaasan... Akari-sensei sudah kembali” ujar Aonara berbinar senang ketika melihat Akari dan Akira yang mengetuk pintu rumah mereka.

“Wahh silahkan masuk” ujar Kuuja menyambut Akari dan Akira. Mereka mulai berbincang dan tertawa bahagia hari itu.

“Latih tanding?” tanya kedua anak kembar itu. Selama Akari tidak disana, Kuuja dan beberapa penasehat desa membahas tentang latih tanding antara Akari dan Akira.

“Benar... semua setuju, tinggal hitung hari saja” jawab Kuuja membuat Akari dan Akira saling menyemburkan air yang mereka minum.

“Memangnya kenapa sensei?” tanya Aonara keheranan, “Itu gila... latih tanding diriku dengan Akari berakhirnya 1 abad kemudian” ujar Akira sambil mengeringkan wajahnya yang basah akibat semburan air dari Akari.

“Aku setuju” jawab Akari ikut mengeringkan wajahnya agar kering, “Tapi sudah terlanjur kalian tidak bisa menolak lagi” jawab Kuuja dan itu membuat mereka memasang kesal.

“Sungguh aku ingin memberi Kaito-niisan Shiroi ken”, “Dan aku juga ingin menebasnya” gumam mereka berdua membuat Kuuja hanya bisa memaklumi hal itu.

“Mungkin minggu depan kalian sudah latih tanding.. berhubung Akari sudah pulang” ujar Kuuja dan itu membuat mereka jatuh lesuh.

“Nante itai” gumam kedua anak kembar itu.

Seminggu kemudian...

Benar saja, latih tanding memang dilaksanakan. Akari dan Akira memasuki lapangan dengan wajah ragu, “Ku harap kau bisa mengendalikan otakmu dalam menghadapi Akira” ujar Yamara dari dalam tubuh Akari itu, “Hai” jawab Akari lesuh.

“MULAI” teriak Sanji menengahi mereka. Akari dan Akira maju sambil memberi serangan mereka masing, “Benar-benar kecepatan tingkat dewa” gumam Yonezo.

Sebenarnya Ishayura datang kesana. Dia menonton mereka dan duduk dikursi tamu undangan. Namun Akari belum sadar.

“Jadi itu kembarannya” ujar Ishayura pada Tsubaki yang duduk di sampingnya, “Benar” jawab Tsubaki, “SENPU” teriak Akari mengibaskan kipasnya itu.

Tapi Akira berhasil mengelak serangan itu. Mereka terus bergerak begitu cepat dan lincah, “Mizu no haretsu” gumam Akira menyemburkan gelombang air dari bibirnya.

“Air?!” gumam Ishayura terkejut. Akari yang mulai turun kebawah penasaran dengan apa yang akan Akira lakukan, “Inazuma o hirogeru” tambah Akira menyebarkan petir.

“SEGYO SURU” teriak Akira menggunakan mata Hoshimenya. Akari terkejut dengan kemampuan Akira itu.

“Sungguh baru kali ini aku menemukan seseorang yang mampu membuat air menjadi boneka yang dia kendalikan” gumam Noji terkejut dengan kemampuan Akira.

Akari akhirnya tenggelam dalam air yang sekaligus bercampur petir. Setelah air itu menghilang Akari berusaha bangkit, dia masih bisa bertahan walau harus menerima rasa sakit akibat sengatan petir.

“Nante itai” gumam Akari, “Gomen Akari” batin Akira dengan wajah khawatir, “Apa kau masih sanggup?” tanya Akira khawatir, “Majulah” jawab Akari menggunakan mata Hoshimenya.

Mereka masih terus bertarung. Akari kehilangan kendalinya membuat dia beberapa kali mendapat serangan.

“Tidak biasanya dia seperti ini” gumam Yamamoto heran sekaligus khawatir. Dia khawatir akibatnya Akari bisa terluka parah dan kemampuan dia menurun drastis.

“Katana no nagare” gumam Akira mengambil ketiga pedangnya dan, “KAZE NO SEKKAI”, “SENPU” balas Akari dan akhirnya serangan Akira berbalik kearah Akira.

Akira berhasil mengelak serangannya dengan mudah, “Kage” gumam Akari menggunakan bayangannya untuk menahan Akira.

Akira yang sadar dan teliti mengelak bayangan itu terus menerus dengan cepat dan lincah. Bayangan Akari bisa bercabang kemana-mana, dan itu membuat penonton terkejut. Akhirnya dia mengepal kedua tangannya dengan erat-erat.

“SHIROI KEN”, “KURO KEN” kedua orang itu saling membalas serangan menggunakan tinju andalan masing-masing.

Angin kencang keluar melalui serangan itu. Dan akhirnya, “Shinwa” gumam Akari menggunakan tangan kirinya.

“KAZE NO KYUSHU” teriak Akari berusaha memberi bola spiral berelemen angin itu. Akira berpindah kebelakang Akari dan, “Jangan lengah” ujar Akari menggunakan mata putihnya. Akhirnya dia berbalik kebelakang dan berhasil mengenai bola itu ke tubuhnya.

Beruntung Akira menggunakan pelindung sehingga ketika dia terlempar dia tidak merasakan sakit yang parah atau efeknya.

Akhirnya Akira lebih dulu terjatuh, jadi dia dinyatakan kalah, “Pemenangnya Akari-nee-chan” ujar Sanji mengumumkan pemenangnya.

“Gomena” ujar Akari terkekeh sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Akira berdiri, “Hai hai” jawab Akira menerima tawaran untuk membantunya berdiri itu sambil ikut tertawa mendengarnya.

“Baiklah... kita akan kembali menyaksikan anggota keluarga cabang selanjutnya yang akan menjadi pewaris setelah Akari” ujar Tsubaki yang akhirnya menengahi.

Akari terkejut dengan pengumuman itu, “Artinya... mereka bertiga akan latih tanding juga” gumam Akira tanpa sadar, “Niisan... tidakkah ini mendadak, aku bukan bermaksud untuk membuat diriku terus menerus menjadi pewaris... tapi tugas Keluarga Cabang itu sangat berat dan susah” ujar Akari pada Tsubaki yang menengahi mereka.

“Jika sudah ada senior... maka harus ada junior” jawab Tsubaki bijak. Akhirnya ketiga anggota keluarga cabang dan utama turun kelapangan. Karena konsep Hamashio diubah Tsubaki, jadi semua terlibat.

Dulu konsep dari pewaris ialah melalui penentuan keluarga cabang dan utama yang dibantu penasehat, biasanya jika orang tuanya memang sudah berasal dari cabang maka seterusnya akan terus menjadi anggota cabang. Namun karena menurut Tsubaki itu berlebihan, maka ia mengubahnya.

Dia mengubah konsep itu dengan membuat latih tanding antara keluarga utama dan cabang agar menentukan siapa pemenangnya. Pemenang pertama akan menjadi pewaris keluarga utama, dan kedua ialah keluarga cabang.

Namun konsep dilakukan oleh 2 orang saja yang akan saling melawan, yaitu anggota keluarga utama dan cabang yang paling tua.

Setelah itu penetapan sebagai raja akan diberikan kepada pewaris keluarga utama. Itulah kenapa pada masa dulu, Tsurazumi ibu Tsubaki yang menjadi pewaris keluarga utama.

Sementara keluarga cabang jatuh pada Ahiru. Lalu Tsurazumi membuat wasiat bahwa Tsubaki menjadi pewarisnya sementara Ahiru menjadikan Akari sebagai pewaris sejak Akari lahir dan menjadi Dobutsu yang merupakan kekuatan utama keluarga cabang.

Tapi tugas keluarga utama dan cabang sangat berbeda jauh. Keluarga Utama akan menjadi pemimpin di Kerajaan Hamashio dan dia bisa membuat peraturan atau pengubahan sebuah peraturan lama menjadi baru.

Sementara keluarga cabang tidak mempunyai hak untuk ikut campur tangan dalam urusan keluarga utama, dan mereka ditugaskan melindungi keluarga utama bahkan dengan nyawa mereka sendiri.

Biasanya mereka yang di keluarga utama lebih dipandang dibandingkan keluarga cabang. Keluarga cabang lebih sering dianggap lemah karena tidak sebanding keluarga utama.

Selanjutnya jika pewaris mempunyai adik atau sepupu, maka mereka akan menjadi penasehat atau mempunyai gelar tertentu sesuai keluarga pewaris. Namun sebelum mulai, mereka juga harus ikut latih tanding.

Kembali ke pembicaraan mereka.

“Tsubaki-san coba kamu pikir ulang, jika ketiga putramu gagal... mereka akan menjadi keluarga cabang” ujar Yara khawatir sambil menenangkan suasana.

Tsubaki membuang nafasnya, “Konsep ini aku buat agar suatu saat ada pewaris yang bisa membela satu sama lain... dan lebih penting, keluarga cabang dianggap kuat” jawab Tsubaki dengan tegas.

“Yonichi putraku dan Ryuji keponakanku... segera bersiap diposisi kalian masing-masing” perintah Tsubaki, “Chotto niisan” ujar Akari namun Tsubaki mengabaikan dirinya.

“Ini jadi seperti diriku dengan neesan saja” gumam Ashura yang ikut menonton, “Kau tidak bisa egois niisan” ujar Akari merasa kesal. Akira yang mengerti dengan keinginan Tsubaki menarik tangan Akari dan membawa Akari ke kursi penonton yang sudah disiapkan untuk mereka berdua.

“Apa yang kau lakukan Akira?!” tanya Akari bingung. Akira tidak memperdulikan pertanyaan dari kembarannya itu.

Dan akhirnya Akari hanya bisa mengikuti Akira, “MULAI” teriak Tsubaki. Tsubaki kali ini tidak duduk disamping Ishayura, dia berdiri mengawasi Yonichi dan Ryuji disamping Sanji.

Kedua remaja itu mulai saling memberi serangan masing-masing. Akari begitu khawatir dengan hal itu.

“Hono no haretsu” gumam Yonichi menyemburkan api dari mulutnya, “SENPU” gumam Ryuji mengibaskan api itu kearah Yonichi lagi. Yonichi berhasil mengelak serangannya itu yang balik padanya.

“Tobu” gumam Yonichi mulai mengangkat tangannya. Dia mewarisi kemampuan Lily yang bisa menerbangkan berbagai macam benda ke udara dan mengendalikannya.

“TOBIISHI” teriak Yonichi mengarahkan batu batu yang terbang itu kearah Ryuji. Ryuji mulai mengelak namun dia menerima serangan itu.

Akhirnya dia terjatuh namun dia masih bisa bangkit dalam keadaan menahan rasa sakit, “Ini demi neesan” gumam Ryuji merasa tertekan. Dia yang mulai hilang konsentrasi terus menerus terkena batu itu.

“RYUJI” teriak Akari yang hendak berlari kelapangan. Akira menahannya, “Gomen Ryuji” batin Yonichi merasa bersalah, “HENTIKAN” teriak Akari khawatir.

Ryuji masih terus bangkit dan dia mulai batuk berdarah. Akari semakin khawatir dan akhirnya, “AKU BILANG HENTIKAN” teriak Akari dan akhirnya mata putihnya bangkit.

Kaichira yang melihat itu berlari kearah Akari dan membantu Akira menahan bibinya itu. Seketika Ryuji yang melihat bibinya itu terkejut dengan mata putih bibinya yang bangkit.

“Jangan lengah” ujar Yonichi menerbangkan kembali batu-batu kearah Ryuji. Ryuji kembali tersungkur namun dia bangkit kembali dan, “Aku tidak akan menyerah” gumam Ryuji dengan tatapan tidak menyerah.

Itu membuat Yamamoto benar-benar terkejut, “Kumohon neesan tahan dirimu” ujar Kaichira menahan Akari.

Ryuji terus menerus berusaha bangkit dan akhirnya ketika Yonichi kembali menerbangkan beberapa batu, “Kumohon lindungi dia” batin Yonichi yang sebenarnya tidak sanggup menyerang sepupunya sendiri.

Tapi, “Neesan” gumam Ryuji yang terduduk setelah dia membuka matanya, “AKU SUDAH KATAKAN PADA KALIAN... HENTIKAN” teriak Akari marah. Dia menggunakan mode Yamara untuk melindungi dirinya dan Ryuji.

“NIISAN JIKA KAU BENAR-BENAR INGIN MENENTUKAN PEWARIS BERTARUNGLAH DENGANKU” teriak Akari menatap Tsubaki dengan penuh amarah.

Belum pernah Ryuji melihat bibinya bisa menjadi orang sepemarah itu. Tsubaki terkejut dengan tantangan Akari, namun Akari mengatakan itu dengan tulus apa adanya.

“Tidak Akari” jawab Tsubaki tidak menerima tantangan itu. Dia sudah membulatkan keputusannya itu, “Apa—” bicaranya terputus setelah dia merasa tidak bisa bergerak saat akan menghampiri Tsubaki.

“Anu kusso Sanosuke” gumam Akari tahu siapa pelakunya. Itu Sanosuke yang berusaha menahan Akari, “Gomen Akari... kau harus bisa menahan emosimu” jawab Sanosuke.

Dia mulai mengendalikan Akari. Akhirnya Akari hanya bisa menahan amarah dan emosinya, “Jangan langsung menyerah Ryuji” ujar Tsubaki masih tahu kalau Ryuji tidak mau menyerah begitu saja.

Dia melihat kearah Akari yang hanya bisa menahan amarahnya, “Neesan” batin Ryuji dan, “Aku, aku tidak menyerah” jawab Ryuji dan segel terakhir matanya bangkit.

Yamamoto benar-benar terkejut dengan kebangkitan matanya itu. Dia mengepal tangannya dan kedua tangannya itu mengeluarkan aura merah yang begitu besar.

“AKAIKEN” teriak Ryuji memberi Yonichi serangan itu dan memberi tinjuan itu. Yonichi menahan tinjuan itu namun nihil, aura yang dikeluarkan terlalu kuat.

Dia terlempar namun masih bisa bangkit. Ryuji memberi serangan lain begitu cepat, kecepatannya jadi meningkat begitu tinggi.

dan Akhirnya, “AKAIKEN” sekali lagi Ryuji memberi serangan itu dan akhirnya Yonichi kalah melawan Ryuji.

“PEMENANGNYA RYUJI” teriak Sanji dan akhirnya semua bertepuk tangan. Dengan ini, Ryuji sebagai pewaris dan Yonichi sebagai keluarga cabang namun, “Tidak” jawab Ryuji membuat Tsubaki terkejut.

“Aku memang menang melawan Yonichi-sama... tapi aku tidak ingin menjadi keluarga utama” jawab Ryuji, “Ada apa denganmu?” tanya Yonichi heran sambil menatap Ryuji dengan penuh kebingungan.

“Aku tidak tahu caranya menjadi raja... aku ingin menjadi penasehat atau kalau bisa menjadi anggota keluarga cabang biasa, karena aku tahu... tugas sebagai raja sangat sulit dan berat, dan yang bisa melakukan itu hanya Yonichi-sama” jawab Ryuji bijak.

“Baiklah... kau sudah memberi keputusan, benar bukan Akari—” Tsubaki memucat ketika dia melihat Akari menatapnya dengan penuh dendam dan amarah yang besar.

“Kuru”, “C-c-chottomatte Akari—”, “SHIROI KEN” teriak Akari meninju Tsubaki hingga terlempar jauh.

“Niisan!!” panggil Kaito terkejut, “Mo imo—”, “Jangan membelanya niisan” jawab Akari menatap Kaito dengan mata putihnya, rambut hitamnya yang terbang dan tersenyum kejam layaknya seorang buronan.

“H-HAI” jawab Kaito memucat setelah itu, “Akari” panggil seseorang dari belakangnya, “Ishayura” jawab Akari tersenyum senang.

Ishayura datang ke desanya sebagai tamu undangan, “Akari-san mengenalnya?” tanya Haiko terkejut, “Tentu saja... dia pelatihku selama di Asrama Pelatihan Militer” jawab Akari, “Jadi kau yang menjadi pelatih kembaranku?” tanya Akira dengan tatapan tajam dan nada menginterogasi.

“H-hai... kau kembarannya bukan?” tanya Ishayura menjawab dan memberi pertanyaan dengan ragu, “Yosh... kau orang baik ternyata” jawab Akira akhirnya paham.

“Kau menginap dimana?” tanya Akari, “Ahh menginap di penginapan desa ini” jawab Ishayura. Dia akhirnya terkejut ketika keenam keponakan Akari memperhatikan dirinya dengan wajah yang begitu serius.

“N-nani?” tanya Ishayura, “Tidak kusangka ada pelatih yang muda seperti dirinya” gumam Yonichi kagum, “Itu terlihat dari wajah dan postur tubuhnya” jawab Ryuji memperhatikan Ishayura dengan seksama, “Dia sepertinya pria idaman banyak wanita” ujar Yonezo memberi pendapat, “Hmm... dia sepertinya juga sedang jatuh cinta” jawab Haiko setuju, “Aku bisa membayangkan bagaimana para wanita di Kerajaannya memuji dirinya” gumam Hachimura yang bijak, “Benar... bahkan bisa saja wanita tua jatuh cinta padanya” jawab Kaichira dengan polosnya.

“N-nante kotowa” gumam Ishayura lesuh, “Enam orang cerdas jika disatukan jadi begini” batin Mayumi saat itu yang berdiri disamping Daichiru dan mereka hanya bisa memaklumi.

“Terkadang aku berpikir apakah Akari-sensei dan Akira-san tidak setres menghadapi kata-kata polos yang pedas itu dari keenam keponakannya yang cerdas namun aneh” batin Daichiru terkekeh sendiri.

1
tri wahyuni
gw baca yh gabut soalnya🗿🤣
Leon I: Wehh Yuni lu nembrong ternyata:v
total 1 replies
CupcakeHugs
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
Leon I: Mueheheh dah tamat malah, tar ada next generation baru kok makasih dah mau baca🗿🙏🏻❤
total 1 replies
Badai Putih
Thor aku masih menunggumu loh! Lanjutannya bikin gak bisa tidur dan galau nih Thor!
Leon I: Bahh anak ini, oke sip🗿🙏❤
total 1 replies
skyeandstaghorn
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
Leon I: Bisa" nya diulang🗿🙏❤
total 1 replies
SecretFruity
Kak author semangat!! jangan lupa istirahat dan liat yang seger-seger biar ga pusing nulis next bab!
Leon I: Sip, thank sarannya bro🗿❤🙏
total 1 replies
MouthofMexico
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
Leon I: Mueheheh bntr yak ada novel lain jga yang mo di urus🗿❤🙏
total 1 replies
margoandme
Keren kak 、ゥ、ゥ Semangat terus...
Leon I: Sip, tpi mon maap kalo agak kelamaan up soalnya dah 3 novel hrus di urus hehe
total 1 replies
NewJerseyJack
Yahh kok bersambung :(
Leon I: Tar di lanjut kok, soalnya ada pembuatan novel baru hehe🗿🙏❤
total 1 replies
Cinta Insta
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Leon I: muehehe tenang, proses ya bund sabar🗿🙏❤
total 1 replies
Girl Moon Maker
Debest banget lahh ini karya bikin mood aku sebagus itu!!
Leon I: greget yak, meuehhe tunggu saja yah makasih dah mampir sobat🗿🙏❤
total 1 replies
Madu Yang Luar Biasa
Aku pengen bisa buat cerita kaya kamu Thor. Kamu selalu bikin orang-orang bahagia karena karyamu dibaca orang lain :)
Leon I: Gaboleh insecure yak, harus semangat kamu pasti bisa.. Anda yakin maka anda bisa🗿🙏👌✨💕

Pasti bnyk pembacanya, kalo bisa lebih banyak dari punya saya💕✨
total 1 replies
floufrouu
wah aku tunggu tuh yang baru thor. kek nya bakal lebih seru昨沽
Leon I: Sip, tpi mon maap kalo agak lama... soalnya ada kesibukan lain jga, mkasih dah baca 🙏🗿❤
total 1 replies
Cyberworrior
Makin seru nihh!! Aku pun kepo!!
Leon I: muehehehe kepo yah, tunggu yak❤🗿🙏
total 1 replies
oliveandjune
seru thor... perjalan akan dimulai....
Leon I: Sip, ksi saran donk nama untuk calon baru penerus mereka🙏🗿❤
total 1 replies
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Jadi pengen sungkem ke author! *ampun bang jago! ceritanya keren banget!
Leon I: Bisa ae lu tong, tar gua up besok yak 2 bab sekaligus biar puas deh🗿🙏❤
total 1 replies
LiveChic
terus up lgi... baru slesai baca mikir kpn up lagi....ehhh akhir ny up lngsng thor
Leon I: mueheheh berusaha biar bisa up 2 bab sehari, soalnya bnyk kalimatnya 🗿
total 1 replies
Dewa Yunani
jangan lama-lama up nya thor 亊
Leon I: Sip🗿🙏
total 1 replies
BeautyBabe
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
Leon I: besok yak diusahain
total 1 replies
Waria
Ayok thor mana nih kelanjutannya?
Leon I: besok yak, atur ulang jadwal hari senin soalnya🙏❤
total 1 replies
BeautyBabe
ceritany keren banget..............jadi baper hehehe. di tungu up selanjutnya SEMANGAT...
Leon I: muehehe makaseh dah baca dn mampir yah🗿🙏❤
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!