Indonesia
NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: nadia

WARNING TAHAP REVISI....

kamu banyangkan dua makhluk dengan kepribadian yang bertolak belakang di persatu kan dalam sebuah ikatan cinta,

Reihan Wijaya seorang lelaki tampan, yang memiliki sifat dingin, cuek, dan pendiam, ia hanya akan berbicara ketika ia mau saja,

di pertemukan dengan gadis bernama Adisty Aurelie, seorang gadis yang hobi nya bikin ulah, gadis yang suka bikin onar di sekolahnya,

karena Reihan adalah seorang ketua OSIS jadi dengan terpaksa ia harus berurusan dengan gadis yang kelakuan nya tidak sama sekali reihan suka, bahkan bermimpi bertemu dengan gadis seperti itu saja reihan tidak mau,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22,Masa lalu

Raihan benar-benar tidak tau harus berbuat apa? ia memilih duduk ia tidak mau mengejar Adisty, ia tau Adisty perlu waktu. Ini bukan saatnya ia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Walau pada kenyataannya ia tau kalau Geri pasti sudah berbicara pada Adisty.

Di tempat lain Geri tengah mengumpulkan anak buahnya atau geng motornya, ia datang ke sana dengan amarah yang sudah sangat memuncak.

"Kalian serang beskem mereka! kalian hancurkan tempat itu! " pinta Geri.

"Dengan senang hati, " ucap salah satu anggota nya, dengan senang mereka kini menaiki motornya dan pergi menuju tempat yang di maksud Geri.

Geri juga ikut pergi ke tempat itu, setelah sampai di sana mereka langsung turun dari mobil dan ada juga yang dari motor, sambil membawa tongkat yang mereka temukan di sana, mereka berjalan ke arah rumah yang menjadi beskem Raihan.

Geri tidak menepati janjinya, ia menyerang sebelum waktu yang ia tentukan tadi, ini memang rencana nya ia mau anak buahnya Raihan mati sekarang, agar nanti tidak ada yang menggangu dia di tempat itu.

Biarlah semua orang berkata licik padanya, ia tidak peduli dengan kata itu sekarang, yang ada di pikirannya saat ini adalah Raihan harus mati dan menanggung rasa sakit yang ia tanggung selama ini.

"Serang!! " ucap Geri sebagai perintah untuk menyerang.

Para anggota nya langsung berlarian dan menyerang tempat itu dengan membabi buta, sementara Geri hanya berdiam diri di luar pintu masuk sambil tersenyum puas.

"Ini belum seberapa dengan rasa sakit yang dulu pernah lu berikan sama gue, " gumam gerit sambil tersenyum puas dan bersedekap dada, menunggu anak buahnya keluar.

Ia malas mengurus mereka, ia tidak mau mengotori tangannya, ia akan melakukan itu ketika berhadapan dengan Raihan saja. Ia merasa kalau berurusan dengan anak buah Raihan itu hanya buang-buang waktu saja.

"Mau ngapain kalian? " teriak Andra yang melihat anak buah Geri masuk tanpa izin ke sana.

"Mau habisin kalian, kenapa takut? " ucap salah satu dari anak buah Geri sambil tertawa meremehkan.

"Gak ada dalam kamus gue, manusia takut manusia, cuman orang pecundang yang bisanya mundur sebelum bertarung, " balas Andra yakin.

Kini di tempat itu tengah terjadi perkelahian sudah banyak yang terluka, namun karena Andra dan teman-temannya kekurangan orang apalagi mereka tidak siap menerima serangan mendadak dari anak buah Geri membuat mereka kewalahan.

Andra juga sudah menghubungi ketua mereka namun Raihan tak mengangkat telpon dari nya, membuat Andra sangat kesal bagaiman bisa di saat seperti ini Raihan malah tidak bisa di hubungi.

Setelah anak buah Geri berhasil melumpuhkan mereka Geri pun masuk dan tersenyum kemenangan melihat mereka, " bagaimana sakit? " tanya geri bernada meremehkan.

Andra dan yang lainnya hanya menatap kesal pada Geri, " Jangan menatap seperti itu pada ku, aku tidak akan takut, kalian harus ingat pembalasan itu akan jauh lebih menyakitkan, maka nikmatilah, " sambung Geri, sambil berjalan meninggalkan mereka.

"Oh iya satu hal lagi, yang perlu kalian salahkan saat ini bukan saya, tapi ketua bodoh kalian, " ucap Geri sebelum akhirnya pergi dari sana sambil tersenyum dan menari-nari.

Geri merasa puas dengan apa yang saat ini ia lakukan, balas dendam dia belum selesai, karena itu baru permulaan, awan dari kehancuran Raihan.

Tanpa Raihan ketahui sebenarnya Max pergi mengikuti Adisty, menurutnya ia harus tau apa yang terjadi pada hidup Raihan beberapa tahun yang lalu.

Max juga sudah berhasil mengejar Adisty dan mereka kini tengah berada di taman, mereka tengah duduk di kursi panjang berwarna putih.

"Dis, gue mau kasih tau sesuatu sama lu, yah walau pada kenyataannya ini harusnya Raihan yang menceritakan ini, tapi karena dia terlalu banyak masalah jadi kayaknya gue deh yang harus ceritain ini sama lu, bagaimana pun lu harus tau masa lalu Raihan, " jelas Max sedikit ragu, ia tidak tau akan seperti apa reaksi Adisty ketika tau semuanya.

Adisty hanya mengangguk perlahan.

flashback on

Max, Andra dan Raihan, mereka tengah berjalan menuju beskem tempat biasa mereka kumpul dengan anggota lainnya.

Namun saat mereka baru saja sampai di sana, mereka merasa ada hal aneh, anggota yang lainnya menatap aneh pada Raihan dan juga kedua temannya yang baru datang itu.

"Kalian kenapa?" tanya Raihan bingung, ia langsung duduk di sofa.

"Bulan, Bulan tadi datang ke sini dan nanyain lu, " jawab salah satu orang yang berada di sana.

"Terus kenapa kalau adik gue ke sini dan nanyain Raihan? ada yang aneh? " balas Max, sambil tersenyum ia rasa Bulan datang ke sini itu adalah hal yang wajar, karena biasanya juga memang Bulan selalu datang ke sana untuk menemui Raihan.

"Tapi dia bilang kalau Geri mengetahui hubungan kalian, " balas orang yang tadi lagi sambil menunduk.

"Apa? gawat ini gawat, " histeris Andra, ia tau akan ada perang Dunia ketiga setelah ini. Memang Andra ini bereaksi terlalu lebay.

"Kapan dia ke sini? " Raihan mulai panik, dan ia juga mulai tidak tau harus bagaimana?

"Kita di minta buat temuin dia di lapangan. "

"Ya udah kita ke sana, tapi sebelum ke sana, gue minta kalian pergi dulu ke beskem nya Geri serang mereka, gue gak mau kalau mereka tiba-tiba ngeroyok kita saat di lapangan, " perintah Raihan, mereka yang di perintah Raihan segera menjalankan rencana mereka.

*Sementara Andra, Max, dan Raihan pergi ke tempat yang di minta oleh Geri, di sebuah lapangan, malam itu sudah pukul 10.

Saat sampai di sana, ternyata Geri hanya bersama Bulan dengan ke adaan Bulan yang sudah berantakan, Raihan khawatir Bulan di perlakukan tidak wajar oleh Geri, padahal itu kelakuan Bulan sendiri, ia sengaja mengacak-acak rambut nya.

"Lu apain Bulan? " tanya Raihan tegas*.

"Gue gak ngapa-ngapain dia kok, orang dia sendiri yang lakuin itu, " balas Geri sambil tersenyum, ia mendorong Bulan ke arah Raihan.

"Lu ambil penghianat ini, gue gak sudi sama penghianat ini, asal lu tau, gue awalnya percaya sama lu, tapi kenyataan nya apa, buktinya lu juga kan yang waktu itu nyerang kita, waktu tengah malam, karena sebuah kekuasaan, dasar brengsek, " ujar Geri.

*Bulan langsung berlari ke pangkuan Raihan, ia menangis di pangkuan Raihan, "Kamu gak papa? " khawatir Raihan.

Bulan membalasnya dengan anggukan pelan, Raihan melepaskan pelukannya karena masih ada hal yang harus ia selesaikan bersama Geri*.

"*Gue gak nyerang lu, " bantah Raihan, Raihan memberikan Bulan pada Max, dan menyuruh mereka untuk pergi dari sana.

Geri tersenyum meremehkan, " Buktinya pacar lu sendiri yang bilang kalau itu kelakuan lu, " ucap Geri*.

"Lu salah denger, gue gak selicik itu, " balas Raihan, ia memang tidak pernah menyerang anak buah Geri pada malam itu, bahkan anak buahnya pada saat itu mereka tertidur di beskem nya.

"*Lu gak usah sok suci deh, emang lu semua pakai topeng tapi pacar lu sendiri buktinya yang bilang kalau lu pelakunya, " ucap Geri yakin.

"Pacar? " Raihan menatap ke arah Bulan yang tengah bersembunyi di balik pohon*.

Saat Raihan menatapnya Bulan langsung memalingkan tatapannya, seolah-olah ia tidak tau kalau Raihan menatapnya.

"Bukannya lu yah, yang waktu itu fitnah kita, " balas Raihan tak mau kalah.

"*Fitnah apa? " bingung getri ia merasa ia tidak pernah menyebarkan berita tentang Raihan. Malah ia selalu mendengar kalau Raihan katanya selalu menjelek-jelekan dirinya.

"Gak usah mengalihkan pembicaraan, " sambung Geri, ia langsung saja memulai pertarungan itu, ia menghajar Raihan saat itu juga*.

*Setelah beberapa menit mereka bertarung, kini mereka sudah berada di pinggir jurang yang berada di dekat lapangan itu.

Raihan mulai terdesak oleh Geri, sementara Geri hanya tersenyum bahagia, karena apa yang ia inginkan sebentar lagi akan segera terwujud. Saat Geri akan mendorong Raihan tiba-tiba Bulan datang dan menggantikan posisi Raihan, jadi pada saat itu Bulan lah yang di dorong oleh Geri, sementara Raihan selamat. Geri langsung turun dan menyelamatkan Bulan dan mereka semua langsung membawa Bulan ke rumah sakit*.

flashback off

"Dulu Bulan adalah dunianya Raihan, tapi gue yakin sekarang dunianya Raihan adalah lu, " ucap Max yakin, setelah melihat perubahan Raihan yang di sebabkan Adisty membuatnya yakin jika cinta Raihan saat ini adalah Adisty.

Adisty tidak bisa menahan air matanya, "Bagaimana bisa gue terjebak di antara cinta mereka, " balas Adisty, ia merasa kalau posisi nya saat ini adalah posisi yang salah.

"Sebenarnya Bulan bukan adik kandung gue, dia adalah anak hasil hubungan haram papah gue, tapi gue sayang sama dia, " ucap Max, ia menarik tubuh Adisty kepelukan nya. Ia tau kalau Adisty saat ini sangat membutuhkan pelukan.

"Gak ada yang perlu di salahin, mungkin ini takdir, lu harus bisa berdamai dengan masa lalu Raihan kalau lu mau terus bersamanya, " lanjut Max masih mendekap Adisty.

1
Rukiahmentoh
iya dia itu siapa ya apa pcr nya ray yg sdh tiada thor
Astri Ashie
lahh adisty begok bgt,
aku mah mending milig gerry lah
Alit Safitri
bikin part 2nya dong thor pas pada punya anak
Tarmi Yuliyanti
aku tu kok sebel ya kalau perempuan terlalu mencintai cowok si rehan itu agak jahat juga
Ikhwansyah Annaafi
Cerita Reihan sebagai ketua OSIS Sedang Suka ama Adiristy Kls 10
Widya Iskandar
Raihan gaje😒😒😒😒
Widya Iskandar
dr awal ceritamu tour bnya teka teki
tentang 😒😒
kehidupan Adisty
dan
masa lalu Raihan
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Ciam Cia Wen
Gw Yakin Si Kelvin Uda Punya Pacar Atau Istri..Mana Mungkin Tinggal Seatap Di Amerika Kelvin Ga Nafsu Sama Adisty. Mana Ada Cowok Nolak Bangkai. Kayaknya Dia Cuma Manfaatin Adisty Buat Mengambil Harta Keluarga Adisty Az Biar Lbh Gampang Klo Uda Nikah Sama Adisty Otomatis Hartanya Jatuh Ke Tangan Kelvin.
🌷- flower k
aku yg jomblo trs baca novel ini huh.. pen punya pacar tp aku punya nya crush
🌷- flower k
huuh jujur pas baca judul episode nya ketar ketir pas dikira adisty yg mau meninggal ternyata bulan
🌷- flower k
gw kok malah dukung geri ya? gw berpikir reyhan playboy karna dia harus bisa milih antara adisty atau bulan
Idan Cedan
Betul pa kta Kelvin
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Khaira Fazila Putri
Adistya kyk anak kecil pikiran nya dikit 2 minta putus
Ni Nyoman Sudiani
lanjut thor
Ay'Fa JHutex
jngn jngan max ma andra nih
Natasya Syahda Nabila
thor saya saranin mending pake kata gua elu aja,jangan di campur campur,tadi ada aku kamu,sekarang gua elu kan jadi rada gk enak,tapi cerita nya seru kok,semngat 💪💪
Siti Muzayana
adisti kan kaya tuh,kenapa gak di buatkan rumah singgah aja nuat anak jalanan 😅
kcandra
kalau jadi Adisty mending cari cowo lain aja thuor
kcandra
knp GK Gerry aja yg mati,,, pengen tau aja lw bulan ttp hidup Raihan pilih siapa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!