Indonesia
NovelToon NovelToon
NIKAH TANPA CINTA

NIKAH TANPA CINTA

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:21.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: mama reni

Annisa menerima perjodohan kedua orang tuanya setelah mengetahui jika calon suaminya adalah cinta pertamanya.

Anissa yang awalnya bahagia berubah sedih ketika mengetahui bahwa suaminya sama sekali tidak mencintainya pada malam pertama mereka.

"Aku menikahimu hanya karena terpaksa. Aku telah memiliki seorang kekasih. Kami telah menjalin hubungan lebih dari 6 tahun. Jadi aku ingatkan, jangan berharap aku akan memberikan hak kamu sebagai istri."

Annisa memegang dadanya yang terasa sesak mendengar ucapan Farhan yang menusuk hatinya. Annisa mengira dia akan bahagia karena menikah dengan cinta pertamanya, tapi semua itu berubah setelah pernyataan yang membuat Anissa sadar. Bahwa dirinya tidaklah dicintai.

"Aku akan terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan diriku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Dua Puluh Dua.

Annisa bangun pagi seperti biasanya. Setelah solat subuh, Annisa memasak untuk sarapan. Semua masakan telah Annisa hidang. Wanita itu membuatkan sarapan nasi lemak, ayam goreng, sambal terasi, lalapan dan telur rebus. Annisa juga membuatkan balado kacang teri.

Setelah selesai masak, Annisa mandi dan berpakaian. Saat keluar dari kamar, dia tidak juga melihat Farhan. Biasanya Farhan telah siap berangkat kerja.

Annisa bertanya dengan bibi, apakah melihat Farhan?. Apa suaminya itu telah berangkat kerja?. Bibi menjawab tidak melihatnya.

Annisa dengan sedikit takut mengetuk pintu kamar Farhan, setelah beberapa kali ketukan baru terdengar sahutan.

"Masuk, Nissa," ucap Farhan lemah. Mendengar suara Farhan yang tidak seperti biasanya itu, Annisa mencoba membuka pintu.

Annisa melihat Farhan yang masih terbaring bergulung selimut. Annisa jadi merasa heran.

"Kak Farhan nggak kerja?" tanya Annisa.

"Badanku sepertinya demam,Nissa. Dingin rasanya," ucap Farhan.

Annisa lalu mendekati Farhan, duduk di tepi ranjang dan memegang dahi suaminya. Annisa merasakan suhu tubuh yang tinggi.

"Kak Farhan demam. Biar aku ambil hangat buat kompres." Annisa berdiri dan menuju dapur.

Annisa datang dengan membawa sebaskom air hangat dan handuk kecil. Annisa juga membawa obat penurun panas.

"Kak Farhan minum obat ini dulu." Annisa membantu Farhan bangun dan meminum obat.

Setelah itu Farhan kembali membaringkan tubuhnya. Annisa mengompres Farhan. Hingga beberapa kali menggantikan airnya.

Annisa terpaksa minta izin tidak masuk kerja. Wanita itu menghubungi Atha.

Setelah memastikan Farhan terlelap, Annisa bangun dari duduknya. Namun, tangannya ditahan.

"Temani aku di sini," ucap Farhan pelan. Ternyata pria itu belum terlelap. Annisa tersenyum dan mengangguk.

"Duduknya di sini saja," ucap Farhan menepuk kasur di sebelah dirinya tidur.

"Aku ambil laptop dulu. Aku bekerja dari rumah aja," ucap Annisa.

Annisa lalu naik ke ranjang setelah mengambil laptopnya. Duduk dengan bersandar kepala ranjang. Wanita itu membuka laptop dan mengerjakan laporan yang belum selesai.

Tanpa Annisa duga, Farhan memiringkan tubuhnya menghadap Nissa dan memeluk paha wanita itu. Annisa melihat ke samping, tampak Farhan memejamkan matanya.

Setengah jam berlalu, Annisa merasa lapar. Wanita itu menutup laptop dan bangun perlahan. Tangan Farhan diletakkan perlahan ke kasur.

Setelah menyantap sarapannya. Annisa membawa sepiring nasi lemak dan lauknya ke kamar Farhan.

Annisa melihat Farhan yang membuka matanya. Wanita tersenyum.

"Aku tadi buat nasi uduk. Kak Farhan sarapan dulu biar nggak makin bertambah penyakitnya."

"Bantu aku ke kamar mandi dulu. Aku mau basuh wajah dan gosok gigi."

Annisa membantu Farhan dengan memeluk lengan pria itu. Setelah sampai di kamar mandi, Annisa segera keluar. Walau mereka telah sah menjadi suami istri tapi Annisa masih ada kecanggungan jika harus berdua di kamar mandi.

Farhan keluar dari kamar mandi dengan berjalan perlahan. Annisa yang melihatnya langsung membantu.

Setelah duduk di ranjang, Annisa mengambil baju kaos Farhan dan membuka baju uang melekat di tubuh pria itu. Annisa mengelap tubuh Farhan dengan air hangat sebelum mengganti bajunya.

Farhan hanya diam memperhatikan semua yang Annisa lakukan. Tampak sekali wajah penyesalan di hati Farhan.

"Maaf, aku jadi merepotkan kamu. Kamu juga jadi libur kerja."

"Ini sudah menjadi kewajibanku sebagai istrimu,Kak," ucap Annisa sambil tersenyum.

Ucapan Annisa menusuk hingga ke hatinya. Farhan sadar selama ini tidak pernah memberikan kewajibannya sebagai suami. Farhan hanya terdiam.

"Aku sebagai suami belum melakukan kewajibanku," gumam Farhan namun masih dapat didengar.

"Jika aku memperlakukan kak Farhan seperti halnya kakak memperlakukanku, kak Farhan pasti akan sangat membenciku."

Kembali ucapan Annisa menusuk hati Farhan. Pria itu hanya bisa menarik napasnya, menyadari kesalahan yang selama ini telah dilakukan pada istrinya itu.

...****************...

Bersambung

1
apajalah
🍁🍂🍁🍂🍁🌾🍂🍁
apajalah
🍂🌾🍂🍁
Bunga Raudhatul Jannah
This story is very exciting
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Wiji Yani
ah cowok mah sama saja cuman manis dimulut🤣
Puji Astuti
anaknya punya perusahaan ibu nya nungguin toko?
Galih Pratama Zhaqi: nah pertnyaan yg sama dgku ini,,, eee biasanya sih kl anakny pny perushaan ortunya pnya juga kl mgkin ankny mandiri , tp kok ini buka toko kelontong ya 🤔🤔 kpkr hny aku yg mrasa janggal.
total 1 replies
Nuryati Yati
bagus ceritanya 👍
Mama Reni: 😘😘😘😘😘😘
total 1 replies
Haida Royana
nyimak
Ros Yusmiasih
dasar bodoh .....farhan ....
ichapurie
banyak omong si anisa
happy mom's: Betulllllll
total 1 replies
Nuryati Yati
uluh2 gemes banget ma dedek bayinya
Nuryati Yati
hati2 Nisa
Nuryati Yati
jngn buru2 membuka hatimu Nis
dewi musnida
mampus kamu Farhan 😡
Nuryati Yati
telat Farhan kemana aja lo selama 6 thn makan tu cinta
Nuryati Yati
cinta boleh Farhan tp jngn bodoh
Nuryati Yati
heleh blm tentu Sherlin menjaga hatinya untuk mu Farhan
Nuryati Yati
ngapain marah Farhan status Nisa kan hanya istri di atas kertas
Nuryati Yati
bagus Anisa
Nuryati Yati
harusnya Farhan gk usah nikah sama Nisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!