Indonesia
NovelToon NovelToon
Penyesalan Sang Pembunuh Bayaran

Penyesalan Sang Pembunuh Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Gangster / Pengawal / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: MN.Aini

Seorang gadis yang sudah menggeluti dunia hitam sejauh otaknya bisa menggigat, selalu dibayangi rasa bersalah disetiap hembusan nafasnya. Ia menyesal sudah merenggut masa depan seorang anak. Sisa hidupnya akan dilakukannya untuk menebus dosa yang ia perbuat.

"Aku akan memberikanmu kehidupan yang bersih."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MN.Aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuan Mereka Sebenarnya

"Aku akan melanjutkan proses pengintaian. Kalian cukup tahu beres saja. Ingat, ini tugasku, jadi jangan membebani diri kalian sendiri. Selanjutnya, kalian masih harus mengerjakan misi dari klien." Kata Aldino.

"Iya iya. Kami cuma ingin tahu progresnya kok." Brian mengangkat kedua bahunya.

Velly mengambil salah satu foto dan melihatnya. Yang dikatakan Aldino memang benar, mereka tidak diwajibkan ikut mencari Zergan. Tapi rasanya sangat menyebalkan saat tahu orang yang menipunya untuk membunuh Ergino masih bebas berkeliaran.

"Velly, aku harap kamu menjaga Adrian dengan baik. Karena Zergan ada di kota ini, aku takut mereka mengincar Adrian." Aldino menasehati.

"Baik kak."

...****************...

Keesokkan harinya. Adrian sudah bersiap untuk pergi ke sekolah. Dia sudah sarapan bersama anak-anak lain. Dan sekarang dia sedang memakai sepatu.

"Selamat pagi."

Adrian mendongak. Pandangannya bertemu dengan Velly yang sedang tersenyum. "Kakak?" Meskipun sangat senang, tapi Adrian ingin pura-pura marah agar kakaknya itu tahu kesalahannya soal meninggalkan dia kemarin.

"Kuantar ya."

"Tidak usah!" Adrian buru-buru pergi setelah selesai mengenakan sepatu.

"Ada apa? Kamu marah ya?" Tanya Velly sambil mengejar Adrian. Tapi setelah itu dia ingat kejadian kemarin. "Maaf kemarin aku buru-buru, jadi meninggalkanmu sama Brian."

"Dimaafkan. Tapi..." Adrian berhenti berjalan dan menatap Velly. "Nanti kakak harus menjemputku."

Velly mengangguk. "Tenang saja. Aku malah ingin menunggumu sekolah."

"Hah?! Menungguku?!"

Bukannya menjawab, Velly malah menarik Adrian pergi. "Ayo ayo, nanti kamu telat."

Setelah sampai di sekolah, Adrian langsung masuk karena hampir saja dia terlambat. Sementara Velly menunggunya di gerbang sekolah sesuai perkataannya.

Dia masih disana?

Adrian yang berada di kelas, bisa melihat Velly berdiri di dekat gerbang melalui jendela di kelasnya. Adrian tidak habis pikir kenapa kakaknya tiba-tiba ingin menunggunya sekolah? Benarkah kakaknya itu merasa bersalah karena meninggalkannya kemarin?

"Adrian!"

Adrian tersentak saat guru yang sedang mengajar tiba-tiba meneriakinya. "Ya Bu?"

"Matamu melihat kemana? Ibu guru sedang menjelaskan disini, ya lihat kesini! Kalau kamu tidak mau memperhatikan pelajaran ibu, keluar sana!"

Adrian hanya menunduk dan mulai membuka bukunya. Dia juga heran kenapa para guru jadi suka memarahinya sejak nilainya turun? Dulu saat dia masih menjadi si nomer satu, para guru selalu menyanjungnya, tersenyum, dan bersikap baik. Mereka berkata kalau dia adalah harapan sekolah. Tapi setelah nilainya turun, bukannya semakin memperhatikannya, dan mengajarinya lebih, mereka malah marah-marah tidak jelas. Padahal Adrian hanya pura-pura bodoh dan sengaja menurunkan nilainya.

"Selanjutnya, kita akan membahas tentang nilai ujian minggu lalu."

Sementara itu Velly menunggu sambil melihat-lihat ponselnya. Brian mengirim daftar misi yang masuk untuk hari ini. Semuanya misi kelas rendah. Dia yakin kalau Brian akan memberikan misi itu pada orang lain.

Berarti jadwalku kosong kan? Aku bisa beristirahat sebentar.

Velly terus menggulirkan ponselnya melihat misi-misi lain. Kebanyakan adalah misi mencuri berkas. Belakangan ini, banyak pembisnis yang saling senggol, jadi mereka banyak misi untuk dikerjakan.

...****************...

Di tempat lain. Di sebuah bangunan tua bekas gudang barang. Sekelompok orang sedang berkumpul menghadap laki-laki yang duduk diatas box barang.

"Zergan, semuanya sesuai rencana."

Laki-laki tadi melompat turun dari atas box. Dia tersenyum bangga dan menepuk bahu bawahannya yang selesai melapor tadi. "Bagus Alexa."

Zergan beralih pada perempuan berambut biru yang sedang menatapnya dingin. "Apa? Kau ingin protes lagi?" Tanya Zergan, dan perempuan itu segera menggeleng.

Zergan lalu berjongkok dan menatap gadis kecil yang tadi hanya bersembunyi dibalik tubuh ibunya. "Qiaqia. Paman bangga padamu. Aktingmu bagus sekali. Besok lakukan lagi."

Gadis kecil bernama Qiaqia itu hanya mengangguk, dan kembali bersembunyi dibalik ibunya.

"Mereka pikir, mereka menang atas kita. Tapi, mereka tidak akan pernah tahu tujuan kita yang sebenarnya. Masa bodoh dengan 11 tahun lalu! Tujuan kita dari dulu masih sama. Yaitu dia!" Zergan menunjuk gambar yang dia pajang dengan penuh coretan kekesalan. "Samuel Frankie."

...****************...

1
アチ
Artinya gelap banget, gak bisa bayangin gimana reaksinya kalau kamu tau Velly yg bunuh orang tuamu 🤧
MN.Aini: pastinya berat banget, dan itu akan terjadi sebentar lagi 👀
total 1 replies
アチ
Masih kecil kamu dek, nunggu umurmu matang dulu harusnya kamu
アチ
Kena begal sih kamu 🤣
MN.Aini: akibat begal bibir👀
total 1 replies
アチ
Bermain tic tac toe aja bang
MN.Aini: bermain tic Tac toe, menyelesaikan puzzle, bermain permainan papan
total 1 replies
アチ
Ya kalau kamu datang sm Velly yg jualan ngiranya adek kakak
MN.Aini: udah kelihatan bedanya 👀
total 1 replies
–Ciii
bener tu Adrian😭 udahlah. Kalo km tau bakal nyesek sendiri 😭
Busa Sabun
eh itu masih kecil loh mba/Sob/
MN.Aini: ga punya perasaan emang🤧
total 1 replies
Busa Sabun
takut kamunya dicium lagi /Chuckle/
MN.Aini: cemburu buta👀
total 1 replies
アチ
Ati² jebakan
MN.Aini: iya, sesuai rencana mereka
total 1 replies
アチ
Kalau Brian dianggap om2 cabul, berarti ibumu lebih parah loh 😭
MN.Aini: tante-tante kang begal bibir 😭
total 1 replies
アチ
Agak lain pasangan satu ini 😭
MN.Aini: saling bunuh = saling cinta 😭
total 1 replies
アチ
Bukan karena brokoli bang /Facepalm/
アチ
Kamu tidak paham hati wanita sih 🤣
MN.Aini: susah, bahkan wanita kadang tidak paham hatinya sendiri 🤧
total 1 replies
アチ
Cium 👀
MN.Aini: bar-bar sekali 🙈
total 1 replies
アチ
Cowok selalu salah bang, ingat itu
MN.Aini: sebuah aturan dunia yang mutlak
total 1 replies
アチ
Cuma pingin kenalan itu 👀
アチ
Begal bibir /Facepalm/
MN.Aini: karena dipaksa 🤣
total 1 replies
アチ
Harusnya kamu bilang jangan dipikirkan terus cium Brian, dijamin langsung lupa itu Brian udah dicium tante²
MN.Aini: ini konsepnya hapus jejak ya😂 mirip lagu
total 1 replies
アチ
Kenapa kamu malah senyum Velly? 🤧
Busa Sabun
iya creepy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!