Indonesia
NovelToon NovelToon
You'Re My First Love

You'Re My First Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: NANA LIHONG

Seorang anak remaja SMP bernama Nara memiliki sifat penyayang, penurut. Kecerdasannya dan ketekunannya membuat siapa saja yang mengenalnya sangat mengaguminya.

Dia juga dimanja oleh Papanya, Hal itu membuat dirinya semakin dibenci oleh mamanya.

suatu hari papanya mengalami kecelakaan dan meninggal. Kehidupannya berubah sejak saat itu, membuat dirinya harus menjalani kehidupan yang berbeda dari sebelumnya. Namun dia bertemu lagi dengan Cinta pertamanya.

Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Akankah Nara mampu melewati masa sulitnya? Atau malah sebaliknya?
yuk ikuti ceritanya di sini...

Happy reading .. 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NANA LIHONG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulah pak Bram dengan Anak Buahnya

Nara keluar dari gedung Dia ingin menyetir sendiri, namun tangannya sakit jika di gerakkan. Akhirnya dia memesan Grab saat ini. Dia pergi kerumah sakit karena merasa kurang tangannya agak sulit di gerakkan.

Ternyata saat melawan para anak buah pak Bram tangannya mengalami keseleo berat hingga Dokter pun memberi gips pada tangannya.

Nara meninggalkan rumah sakit setelah pengobatan tangannya. Dia pun menunggu grab yang di pesannya tadi. Saat sedang menunggu seseorang menutup mulutnya dengan obat bius dan membawanya.

Nara sudah tidak sadarkan diri.

"Bawa dia ke gudang!" ucap pak Bram sangat kesal

"Baik pak" ucap anak buahnya

Nara pun di bawa ke gudang dan di ikat di sana. Nara tersadar, dia ingin membuka tali pengikatnya, namun talinya begitu kuat di ikat, hingga dia tidak bisa melepasnya.

Sore harinya Chan sudah menunggu di rumah Bu Dewi. wajahnya sungguh bersemangat karena akan bertemu lagi dengan Nara.

Setelah 3 jam menunggu Nara tidak kunjung datang. Chan merasa cemas karena mereka sudah janji akan bertemu jam 7 malam dan saat ini sudah jam 8. Chan pamit pada Bu Dewi untuk menjemput Nara. dia pun pergi ke apartemennya.

Dia melihat ada mobil Nara di garasi, dia pun segera naik untuk melihat Nara di dalam.

Dia menekan tombol yang juga ditekan Bu Anggraini kemarin, pintunya berhasil dibuka namun Nara tidak ada di sana.

"Nara kamu di mana?" batinnya

Dia pun kembali ke rumah neneknya dan menanyakan alamat Bu Anggraini.

"Ada apa Chan ?" tanya Bu Dewi

"Nara tidak ada di apartemennya nenek. Mungkin dia di rumah bibinya" ucap Chan panik

"Bibi tolong beri tahu Chan di mana rumah Tante Anggraini" ucap Chan memohon pada Bu Dewi

"Kamu naik saja ke atas" ucap Bu Dewi

"Lah kok malah naik nenek? Chan mau ke rumah bibinya Nara" ucap Chan dengan mata yang berkaca-kaca

"Ayo nenek tunjukan" ucap Bu Dewi membawa Chan naik ke lantai dua

"Itu rumah bibinya Nara" ucap Bu Dewi

"Yang benar nenek?" tanya Chan heran

"Benar dugaan ku, anak yang aku lihat dulu itu adalah Nara" batin Chan

"Iya itu" ucap Bu Dewi

"Sana cari Nara" ucap Bu Dewi menepuk pundak Chan

Chan pun segera berlari keluar dan menghampiri rumah pak David.

"Permisi. Permisi" ucap Chan mengetok pintu

"Chan?" ucap Bu Anggraini membuka pintu

"Tante, Tante apa Nara di sini?" tanya Chan panik

"Tidak, hari ini Tante tidak bertemu dengan Nara, memang kami ada janji untuk ke salon bersama hari ini, tapi dia tidak datang. Tante pikir Nara sama kamu Chan" ucap Anggraini juga panik

"Maaf Tante, tadi Chan masuk kantor" ucap Chan mengusap wajahnya

"Ada apa sayang?" tanya David menghampiri mereka

"Nara tidak ada di apartemennya mas" ucap Angraini panik

"Apa?? kemana perginya Nara?" tanya pak David seperti kehilangan putrinya sendiri

"Chan akan mencarinya Tante, om" ucap Chan yang segera berlari ke rumah Bu Dewi

"Astaga, aku lupa. Aku kan sudah pasang pelacak di hp Nara" batinnya dan langsung membuka GPS lokasi Nara di hpnya.

"Ya Tuhan, di mana ini" batinnya setelah melihat lokasi Nara

Dia pun segera masuk ke dalam mobil dan mengikuti google map nya. Akhirnya dia tiba di tempat Nara. Dia sangat kaget, karena begitu banyak anak buah Bram di sana. Dia bisa mati konyol jika melawan semua anak buat itu. Dia pun perlahan mendekati beberapa anak buah dan menghajarnya. Chan pun mengumpulkan semua tenaganya untuk melawan mereka.

"Kamu siapa?" ucap salah satu anak buah

"Saya bukan siapa-siapa kok om" ucap Chan tersenyum

"Wahh ada maksa baru nih" ucap anak buah Bram dan menghajar Chan

"Kuat juga kau" ucap nya lagi melawan Chan

Semua menyerbu Chan, dia hampir saja di habisi anak buah pak Bram. Namun dia masih punya tenaga cadangan hingga menghabisi anak buah pak Bram.

Chan pun membuka gudang dan melihat Nara sudah terbaring tidak berdaya di sana. Mereka tadi menghabisi Nara hingga dia tidak bisa untuk kabur.

"Nara!! Naraaa!! Naraa!" teriak Chan melihat tubuh Nara sudah di lumuri darah

Chan pun segera membawa Nara ke rumah sakit. Dia mengabari bu Anggraini, mereka pun datang untuk melihat Nara.

"N Nara, apa yang terjadi?" tanya Anggraini menangis

"Bagaimana ini bisa terjadi pada mu Nara?" tanya pak David juga menangis

Tentu saja Nara tidak bisa menjawab bibi dan pamannya, karena dia belum sadar. Chan sungguh sakit melihat keadaan Nara.

Dia pun menceritakan kejadiannya pada paman dan bibi Nara. Bu Anggraini semakin sedih mengetahui kalau Nara diserang oleh bandit.

"Kamu pulang saja Chan, Tante akan menjaga Nara" ucap Anggraini menghampiri Chan yang begitu sedih

"Tidak bibi, Chan akan tetap di sini" ucap Chan memegang tangan Bu Anggraini

"Kamu yakin tidak apa-apa?"

"Iya Tante, tidak apa-apa kok" ucap Chan mengangguk

Sepanjang hari Chan hanya menjaga Nara, dia sangat menyesal telah meninggalkan Nara dan pergi ke kantor.

"Nara, cepat sembuh sayang" bagi Chan dan meneteskan air matanya

"Nara akan membaik Chan" ucap Anggraini menghampiri Chan

" T Tante" ucap Chan kaget

"Kita berdoa saja agar Nara cepat pulih" ucap Anggraini

"___" Chan mengangguk dan menangis

"Apa kamu begitu menyanyangi Nara?" tanya Angraini memeluk Chan

"Iya Tante" ucap Chan

"Kamu anak yang tulus Chan" ucap Anggraini mengusap pundak Chan yang ada di pelukannya

"Kamu tidak pulang dulu ganti baju?" tanya Anggraini

"Tidak Tante nanti saja" ucap Chan mengusap air matanya

"Kalau begitu Tante pulang dulu yah" ucap Bu Angraini memohon

"Iya Tante, Tante bisa pulang. Chan akan di sini jagain Nara" ucap Chan mengangguk

"Terimakasih Chan" ucap Anggraini mengusap mengusap pundak Chan dan meninggalkan ruangan

"Naraa! bangun lah" batin Chan

Nara belum sadar juga.

Chan menjaga Nara, hingga dia tidak memikirkan pekerjaannya.

"Tolong bangun Nara, aku sangat merindukan senyuman mu" ucap Chan meneteskan air matanya

Nara tidak sadar juga hingga Chan merasa ngantuk dan tidur meletakkan kepalanya di dekat tangan Nara.

Selama beberapa hari, Nara tidak juga sadar. Dia masih sama seperti dulu, saat sakit akan lama untuk tersadar kembali.

Chan yang baru tahu hal itu, dia sangat khawatir. Namun Bu Angraini menenangkannya.

"Tidak apa-apa Chan Nara juga begini saat baru pulang liburan dari Korea bersama kak Ari, dan saat kehilangan kak Ari. Sama seperti keadaannya yang sekarang." ucap Anggraini meneteskan air mata

"Maksud Tante pak Ari yang waktu liburan dengan rekan bisnisnya?" tanya Chan

"Iya Chan. Setelah tiba di Indonesia Nara tidak sadar hingga beberapa hari, dia pun tidak tahu kalau kak Ari mengalami kecelakaan dan meninggal. Setelah dia sadar Khan memberitahunya perlahan. Tante sangat sedih, Nara sungguh rapuh saat itu beberapa 2 Minggu setelah kehilangan papanya, dia pun sama seperti hari ini." ucap Angraini menangis

"Chan baru tahu Tante" ucap Chan juga meneteskan air matanya.

1
Deni A. Arafah
Semangat kak untuk lanjutin ceritanya, jangan lupa mampir untuk baca Novelku ya
NANA LIHONG: Hehe
iya kak, makasih sudah mampir kak

aku akan mampir kak

🤗🤗
total 1 replies
enjouecollectif
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
NANA LIHONG: Maaf kak, telat balas komen

Aaminn ..

makasih Kaka 🤗🤗
total 1 replies
ForGoodluck
lanjut Thor seru dan bagus ceritanya SEMANGAT AUTHOR
NANA LIHONG: wahh... terimakasih Kaka 🤗🤗
total 1 replies
I'm site
Semangat thor jangan lupa mampir baca novelku ya 😍
NANA LIHONG: Wahh,, terimakasih Kaka

Baik kak akan mampir

🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!