Indonesia
NovelToon NovelToon
Kisah Pasukan Telaga Emas Dan Dewi Ilusi

Kisah Pasukan Telaga Emas Dan Dewi Ilusi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Milkysusu

1000 tahun yang lalu Xuanyi masihlah seorang peri tulip kecil di akademi Baoxi. Kemudian ia tanpa sengaja bertemu dengan siluman burung dan membuatnya jatuh hati.

Siapa sangka,yang ia kira siluman burung itu ternyata adalah musuh abadi alam langit dari klan iblis phoenix yang selalu mereka incar.

Tanpa sengaja masuk ke kahyangan, Lu Yao tidak menyangka akan menjadi seorang pasukan khusus di alam kahyangan itu. Pasukan dengan nama "pasukan telaga emas" yang memiliki tugas paling penting di tiga alam.

Dalam beberapa pertemuan, akhirnya mereka sadar telah mengembangkan perasaan mereka masing-masing. Tapi, Lu Yao memiliki rencananya sendiri. Alam iblis telah lama hilang, bersama dengan gurunya ia berniat membangkitkannya kembali.

Sebuah peristiwa membuat mereka mengetahui sebuah rahasia yang tersembunyi di masa lalu. Nama Xuli dan Xiaofeng membuat mereka linglung.

Lalu bagaimana mereka akan menghadapi setiap masalah itu? Akankah Lu Yao berhenti dengan rencananya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Milkysusu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

[BAGIAN DUA PULUH EMPAT] Tuan putri Longju.

"Bagaimana cara kita masuk?" Xuanyi bertanya pada Lu Yao yang juga terlihat linglung di sebelahnya.

Lu Yao berjalan mendekat, ia menyentuh pintu tersebut. Aliran energi Air, pusat bumi dan langit menyatu di dalam. Itu jelas bertolak belakang dengan energi spiritual dalam tubuhnya.

"Xuanyi, coba kau buka"

Xuanyi terperangah, ia pikir laki-laki akan bisa membukanya begitu berjalan kedepan menyentuh pintu keviklatan tersebut, tapi siapa sangka nada dingin dari suaranya membuat Xuanyi bingung apa itu sebuah perintah atau permintaan?

Xuanyi menyernyit, kepala miring melihat Lu Yao yang masih serius dan fokus meneliti pintu tersebut.

"Lu Yao ... Aku sudah bertanya tadi, itu karena aku tidak tahu cara membuka pintu besar ini, bukan karena aku hanya berbasa-basi padamu" katanya memiliki sedikit penekanan, ia mengetuk pintu itu tanpa sadar.

Dan di saat itu, pintu tersebut bergetar dan kemudian terbuka secara perlahan. Seperti yang di duga Lu Yao, energi langit Xuanyi bisa melepas simpul segel di depan pintu tersebut.

Kunci naga yang saling terkait itu perlahan terbuka, Xuanyi menatap kagum pada tangannya merasa sangat bangga pada dirinya sendiri. Ia kemudian menatap Lu Yao dengan wajah tercengang, sedangkan Lu Yao hanya menatap dengan wajah seperti biasa.

"Ayo" Lu Yao langsung berjalan masuk

Di dalam sana, tampak sebuah istana. Terlihat mirip dengan istana air, hanya saja di sekitar lembah naga banyak tumbuhan hijau dan juga bunga-bunga laut berwarna-warni. Itu seperti taman laut di dalam dongeng, mata Xuanyi bercahaya layaknya ada bintang yang bersinar terang.

"Wahhh... Indah sekali! Bagaimana bisa ada tempat secantik ini di dunia? Rasanya aku ingin mengambilnya dan menaruhnya di dalam Huayi" seru Xuanyi memutari tempat itu terus menerus dengan wajah berseri dan seulas senyum terus tersungging.

"Lupakan itu, kau bukan hanya tidak bisa membawanya, takutnya keluar dari sini pun akan sangat berbahaya," Lu Yao terdengar dingin tapi dalam hati ia khawatir, matanya menatap ke salah satu tempat, "lihat di sana"

Sebuah Aula Luar yang besar, di sana seperti ada panggung yang juga sangat besar. Di atas sana seekor naga berwarna silver dengan ukuran raksasa sedang tertidur.

Xuanyi membulatkan mulutnya, terperangah dan sangat terkejut. Ia berdiri kaku dan kakinya lemas, dan ia sedikit linglung ke belakang.

"Ja-jadi bagaimana sekarang?"

"Ada dua solusi"

"Apa?"

"Pertama membangunkannya dengan resiko nyawa kita mungkin akan melayang seketika, kedua ambil senjata yang tergantung di atasnya tanpa membangunkannya. Tapi tidak tahu resiko apa yang harus kita hadapi"

"Haa?? Bukankah keduanya sama saja?" Xuanyi mebalas dengan wajah menahan ngeri.

Tapi memang tidak ada solusi lain, mereka harus mengambil senjata itu. Ini adalah tugas terakhirnya, ia tidak bisa menyia-nyiakan waktu lagi.

"Baiklah, tidak ada solusi lain. Aku... Akan membangunkannya"

Ia menghembuskan nafas satu kali, lalu melangkah kedepan selangkah, dan langsung terbang ke arah naga itu.

Naga suci, dan tuan putri klan air. Tuan putri Longju. Xuanyi tahu, dia telah hidup beratus ribu tahun yang lalu, Naga suci adalah penjaga seluruh lautan. Namun semenjak peperangan alam iblis dan langit, kekuatan lembah naga menipis dan berkurang drastis. Tuan putri Longju terpaksa mengurung dirinya di sana dan mejaga tempat itu, klan langit bergeser ke Laut utara kepulauan Ling untuk menyelamatkan diri.

Longju berhibernasi, dan menyegel kekuatan lembah naga padanya. Tongkat naga Linglong adalah artefak Raja naga kuno terdahulu yang diwariskan kepada penerus lembah naga, tapi sekarang tidak ada yang berani menyentuh artefak sekaligus senjata magis tersebut.

Xuanyi tepat berada di hadapan Naga Longju. Tangannya yang gemetar perlahan terulur ke arah naga yang tertidur itu, sebenarnya ia juga ketakutan menghadapi resiko jika seandainya ia akan langsung di serang setelah ini.tapi, ia tidak bisa tidak melakukannya.

Sedangkan di belakang sana, Lu Yao tersenyum sambil melipat tangannya di depan dada. Ia pernah melihat ingatan Xiaofeng tentang naga suci itu, ia adalah hewan suci yang di rawat Xuli sejak kecil, ia menjaga klan air dan seluruh lautan atas perintah Xuli, walau ia terbangun maka Longju pasti akan langsung mengenali Xuanyi sebagai Tuannya.

Tangan Xuanyi masih terjulur di depan Longju, setiap kali tangannya hampir menyentuh kepalanya ia kembali menariknya,terus beberapa kali terulang seperti itu.

"Lakukan saja, jangan takut" Lu Yao yang tidak sabar, berteriak di belakang sampai Xuanyi. Karena terkejut Xuanyi langsung menyentuh kepala naga itu.

"Yaoyao!" Wajahnya berbalik ke Lu Yao dengan raut wajah ingin menangis dan sedikit kesal padanya.

Tepat di saat ia menyentuhnya, di kepala Longju terlihat sebuah simbol emas dengan tulisan kuno yang rumit dan akan sulit di mengerti.

Longju mulai bergerak, hal pertama yang ia lakukan saat terbangun adalah menguap, naga itu menguap sampai Xuanyi yang berapa tepat di depannya terguling ke belakang agak jauh.

"Bagaimana sekarang? Bagaimana sekarang? Lu Yao?!" Ia berteriak cemas seolah nyawa mereka sudah di ujung tanduk

"Siapa itu?" Suara naga itu terdengar berat layaknya suara monster di dasar laut.

"Longju" panggil Lu Yao dengan santainya pada Naga suci yang baru saja terbangun setelah berabad-abad lamanya.

Lu Yao melangkah maju, berhadapan dengan Longju. Tanpa takut ia terus berjalan mendekat agar Longju bisa melihatnya dengan jelas.

"Xiaofeng?" Suara naga yang tadinya berat dan seperti monster yang sangat menakutkan langsung berubah. Suara seorang wanita keluar dari dalam sana.

Longju berubah ke bentuk manusia dan turun dari udara dengan Tongkat naga linglong di sisinya. Tuan putri Longju berpakaian sangat elegan, jubah besar berwarna putih menjuntai dari pundaknya. Bajunya berwarna putih dan biru. Rambutnya tersanggul rapi dan ada beberapa hiasan rambut berlambang air di kepalanya.

"Lama tidak bertemu" Lu Yao berbicara pada Longju seolah mereka telah mengenal satu sama lain dalam waktu yang lama.

"Kau masih hidup?" Ia menyernyit, seolah tatapan itu menginginkan hal sebaliknya.

"Xiao Long, kau tidak berubah-ubah juga, pantas saja masih sendiri sampai sekarang" Lu Yao mengejeknya.

Longju tersenyum masam, lalu tangannya terlihat saling mengatup lalu diiringi suara "kretek" dari sela-sela jarinya yang ia regangkan. Ia berkata,"Yo! Kebetulan sekali sekian lama tidur, aku memerlukan peregangan otot, bagaimana? Kau mau bertarung sekarang"

"Ahahaha, Xiao Long... Kau seperti biasa, tidak juga bisa bercanda"

Longju hanya bisa mendengus dan membuang muka pada Lu Yao yang terus mengejeknya.

Setelah lama saling berbincang tentang hal lama, mereka berdua akhirnya menyadari keberadaan seorang peri di belakang tubuh Lu Yao yang sedang bersembunyi.

"Siapa dia?" Tanya Longju

"Oh? Seharusnya kau bisa mengnalinya? Dia yang membangunkanmu, dengan sekali sentuhan"

Mata Longju membulat, ia memiliki segel di tubuh naganya. Selama ribuan tahun tidak ada yang bisa berhasil menembusnya, karena segel itu adalah pemberian Xuli. Hanya satu orang yang bisa membukanya, itu adalah tuannya.

"Dewi! Maafkan Longju sudah lancang, tolong maafkan Longju" gadis naga itu membungkuk di hadapan Xuanyi dan membuatnya sangat terkejut.

"Aku-" saat ia akan mengatakan kejujuran, tangan Lu Yao mencegatnya.

"Xuli, apa kau marah pada Longju karena tidak mengenalimu?"

1
Ramzz MEOWNYALA
Kembali ke kahyangan mau ngapain tu🗿🗿🗿
Ramzz MEOWNYALA: Astaghfirullah,,, positif thinking aja🗿
total 2 replies
calliga
Lanjut thor, semangat!
calliga
Semangat berkarya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!