Indonesia
NovelToon NovelToon
Sweet Sunshine

Sweet Sunshine

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:744.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Khay_Za

(SEKUEL PERFECT HUSBAND)

Dave dan Zea yang akhirnya menyatakan perasaan satu sama lain, akan cinta itu berjalan dengan lancar hingga mereka bisa bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khay_Za, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Positif (+) 1

Suasana benar-benar terasa horor saat ini bagi semua orang. Bahkan seorang pria seperti Rendy yang tidak bisa diam pun saat ini tidak berani membuka suara untuk mencairkan suasana. Tatapan mata El sangat tajam, tidak ada gurat senyum atau bahagia yang terlukis di wajah El saat ini. Tatapan seperti seekor burung elang yang mengincar mangsa dan bagai seekor singa yang siap untuk berperang.

"Daddy, please jangan bersikap begini. Daddy bikin semua orang takut." Ucap Zea mulai terbawa suasana.

"Zea diem, daddy mau ngomong sama Dave. Selain Dave yang lain diam." Kata El tegas membuat suasana makin dingin dan menegangkan. Dave berdiri namun Zea menahan tangan Dave. Dave melihat kearah Zea dan tersenyum seolah berkata tenanglah, tidak akan ada yang terjadi. Semua akan baik-baik saja. Percaya padaku." Dengan berani Dave mengangkat kepalanya melihat kearah El yang juga sedang menatapnya tajam. Pria itu benar-benar seorang pria pemberani, walau tidak dipungkiri saat ini ia merasa sangat gugup namun ia harus tetap berani menghadapi resiko apapun itu atas apa yang sudah ia pilih.

Dave berjalan menuju kearah El dengan percaya diri dan tanpa ada rasa takut karena ia sama sekali tidak melakukan kesalahan. Sedangkan Zea menggenggam erat tangan ibunya, gadis itu sangat tidak tenang saat ini apalagi melihat sikap El.

Dua pria yang sangat dicintai oleh Zea itu kini saling berhadapan.

"Apa yang kamu liat dari Zea?" Tanya El tegas dan dingin. Untuk pertama kalinya El bersikap sedingin dan setegas ini pada Dave. Biasanya El selalu membanggakan Dave dan menjagokan anak sahabatnya itu. Namun saat ini hanya ada tatapan tajam bagai orang asing.

Walau raut wajah El saat ini bagai orang yang ingin mem*unuhnya, tapi Dave tetap menatap wajah itu tanpa rasa takut. Dan walaupun nanti El akan menolak Dave, setidaknya El tau bagaimana perasaan tulus Dave untuk Zea.

"Dia seperti bunda dan dia seperti mommy." Sahut Dave singkat. Mendengar jawaban Dave, semua orang bingung namun El dan Ken mengerti maksud dari ucapan tersebut.

"Kenapa harus Zea?" Tanya El lagi.

"El marah ya sama Dave?" Bisik Vanny ditelinga suaminya. Ken menggenggam tangan Vanny lalu tersenyum menjawab pertanyaan itu dan Vanny pun mengerti maksud suaminya. Ia langsung diam menutup mulut.

"Karena hati Dave cuma satu dan itu hanya untuk Zea." Sahut Dave tanpa ragu.

"Apa yang bisa kamu lakukan untuk membahagiakan Zea?" Kali ini El mengajukan pertanyaan terakhir pada Dave.

"Seperti yang ayah berikan untuk bunda, dan yang daddy berikan untuk mommy." El mendekati Dave, membuat semua orang khawatir dengan apa yang sedang dipikirkan El saat ini.

"Apa daddy perlu memb*ntaimu di dalam ring? Kenapa baru bicara sekarang?" Ucap El masih dengan dengan raut wajah serius.

"Kalo dengan cara itu bisa bikin daddy nerima hubungan Dave dan Zea, Dave siap ngapahin daddy." Sahut Dave balik menantang pria yang mengajarinya seni bela diri. El menggulung kedua lengan bajunya dan mendekati Dave.

"El El....Kita bisa bicarakan ini baik-baik." Kata Rendy yang khawatir jika terjadi perkelahian. Namun El tidak menjawab sepatah katapun. Pria itu tetap melakukan apa yang ingin ia lakukan.

Karena tidak tahan melihat perlakuan El, Zea nekat berdiri dan menghampiri keduanya. Gadis itu meraih tangan Dave dan menggenggamnya erat tidak perduli dengan semua orang termasuk El.

"Gak perduli apa yang mau daddy lakuin, tapi kita berdua siap nerima semuanya." Ucap Zea yakin. Dara makin gelisah wanita itu terus menerus meminta Daniel membujuk El. Begitu juga dengan Luna yang sejak tadi terus menerus meminta El untuk menghentikan semuanya.

Zea memejamkan kedua matanya begitu juga dengan Dave. Mereka pasrah dengan apa yang akan dilakukan El asal hubungan mereka bisa diterima.

El mulai mengangkat tangannya dan.....

"EL!!!!!" Teriak Daniel serta Rendy namun apa yang mereka pikirkan ternyata salah. Nyatanya El malah memeluk kedua anaknya dengan erat membuat semua orang menganga terkecuali Ken yang malah tersenyum dan bertepuk tangan sendirian. Zea dan Dave pun ikut kaget karena mereka sudah berpikir buruk.

"Kalian berdua adalah nafas untuk daddy, mana mungkin daddy menyakiti yang bisa membuat daddy hidup. Daddy restui kalian." Ucap El tersenyum sambil memeluk Dave juga Zea. Mendengar hal tersebut Dave dan Zea benar-benar merasa sangat bahagia. Mereka berdua membalas pelukan El sambil mengucapkan terima kasih karena El mau menerima hubungan mereka. Luna tersenyum bahagia lalu menghampiri suaminya dan memberikan hadiah sebuah kecupan di pipi membuat yang lain tertawa.

"Kalian berdua ngapain teriak-teriak?" Tanya El pada Daniel dan Rendy yang saat itu merangkul istri mereka masing-masing.

"Ya elu gila! Mau ngomong gitu doang pake acara gulung lengan baju kek orang mau mukulin hantu." Protes Rendy.

"Bikin kesel emang si bangke. Gue gak apa kalo memang lo mukul Dave karena dia laki-laki. Tapi Zea? Masa iya mau lo pukul juga?" Sambung Daniel yang akhirnya merasa lega karena semua sudah diselesaikan dengan baik.

"Mending gue mukul lo lah dari pada mukul mereka. Tapi boleh juga tuh, Dave sini." Kata El menarik kerah baju Dave.

"Bangke! Gak gitu juga, anak gue tuh mau lo apain?" Kata Daniel maju menghampiri El.

"Ya udah lo aja sini." Seketika Daniel mundur berlindung dibalik badan Dave membuat yang lain tertawa melihat hal itu.

"Kalian tau gak alasan Dave gak suka banget sama gue pas dia masih kecil?" Kata Ken ikut bicara. Mendengar hal itu mereka langsung masing-masing menebak termasuk Zea.

"Karena lo mantan emaknya." Ucap Rendy dengan pasti, membuat yang lain tertawa. Kenan menggeleng menyalahkan jawaban Rendy.

"Mungkin itu termasuk, tapi bukan itu masalah utamanya." Sahut Kenan.

"Karena lo suka ganjen sama bini gue." Tambah Daniel. Ken kembali menggelengkan kepalanya karena jawaban Daniel juga tidak tepat.

"Om apaan sih astaga." Kata Dave tersenyum malu.

"Karena emang dia gak suka sama lo." El juga ikut menebak namun tebak El juga salah.

"Ngaco! Emang gue apaan dibenci tanpa sebab." Sahut Ken menepis.

"Lah terus apa? Emang lo kasih hadiah apa kalo ada yang jawab bener?" Sambung Rendy mulai tidak sabar.

"Bangke, abang kira kuis? Jadi, Dave itu gak suka sama gue dari dulu karena Zea sayang banget sama gue. Dia cemburu." Kata menenjelaskan pada semua orang membuat orang-orang yang ada disana tertawa karena tidak menyangka.

"Gak! Om Ken bohong." Kata Dave berkilah namun percuma wajahnya terlalu terlihat sedang menyembunyikan rasa malu karena ucapan Ken.

"Kamu cemburu dari dulu?" Tanya Zea ikut tertawa.

"Enggak astaga. Om Ken, wah om Ken ngaco nih bikin bahan gosip malam-malam." Kata Dave menyalahkan Ken. Ken hanya tertawa memdengar pembelaan Dave.

Kini semua orang tau hubungan mereka berdua dan tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Syukurlah semua berjalan dengan lancar dan mereka semua bisa menerima hubungan itu.

***

Hari berikutnya berjalan seperti biasa, semua sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Saat ini Dara sedang asik membersihkan koleksi tas miliknya. Berbeda dengan Luna yang sangat hobi mengoleksi tanaman, Dara lebih suka mengoleksi berbagai benda berbau fashion. Tapi tentu itu atas persetujuan Daniel terlebih dahulu karena Dara selalu meminta izin terlebih dulu pada Daniel jika ia ingin membeli barang mahal. Baginya izin suami itu sangatlah penting karena bagaimana pun selain ia adalah kepala keluarga, ia juga yang mencari uang.

"Bu, ada tamu yang mau ketemu ibu." Kata ART yang bekerja dirumah Dara, sambil ia mengetuk pintu kamar tempat Dara menyimpan barang koleksinya.

"Iya bi, sebentar saya keluar." Sahut Dara dari dalam, ia langsung melepaskan sarung tangan yang ia kenakan lalu keluar dari kamar.

"Siapa yang datang jam segini?" Kata Dara melihat kearah jam tangannya yang baru jam 10 pagi.

Dari jauh Dara melihat seorang gadis duduk diruang tamu, gadis berwajah cantik dan berambut pirang tersebut terlihat sedang sedih.

"Selamat pagi." Kata Dara menyapa sambil tersenyum. Gadis itu berdiri dan membalas sapaan Dara dengan senyum yang terlihat dipaksakan.

"Pagi tante." Sahutnya sambil menganggukan kepala.

"Silahkan duduk." Gadis itu lalu duduk kembali, Dara sempat mengamati wajah gadis tersebut namun ia memang tidak pernah melihat gadis ini sebelumnya.

"Maaf tante ganggu waktu tante, kenalkan nama saya Anetha. Saya temennya ah maksud saya, saya pacarnya anak tante. Davin." Kata gadis itu memperkenalkan diri.

"Oh kamu pacarnya Davin, tapi Davinnya lagi di kampus. Kalian gak satu kampus ya?" Tanya Dara tersenyum ramah.

"Saya gak kuliah tante, saya bekerja sebagai model." Sahut Anetha...

"Oh, gitu ya. Tante kira kamu kuliah."

"Ummm tante, saya kesini bukan untuk menemui Davin tapi menemui keluarga Davin terutama tante." Mendengar hal tersebut Dara menaikan kedua alisnya. Gadis itu lalu mengeluarkan sebuah benda kecil dari dalam tasnya. Gadis itu lalu meletakan sebuah amplop berwarna putih keatas meja.

"Apa itu?" Tanya Dara penasaran.

"Silahkan tante liat sendiri isi dari amplop itu." Dara meraih ampop tersebut dan langsung membukanya.

Nama : Anetha Cristine

Umur : 21 tahun

hasil lab : +

Usia kandungan : 4 minggu.

Sebuah hasil pemeriksaan tertera disana lemgkap dengan photo hasil USG. Dara masih belum mengerti sepenuhnya maksud dari hasil laporan tersebut hingga akhirnya ia melihat beberapa lembar photo anaknya bersama gadis yang ada didepannya tersebut sedang tidur bersama.

Seketika semua itu jatuh dari tangan Dara, ibu mana yang tidak shock saat mengetahui anak laki-lakinya berbuat salah dan menghamili seorang gadis.

"Saya sedang mengandung anak Davin, tante." Kata gadis itu dengan wajah sedih dan mengusap perut datarnya. Seperti tersambar petir disiang hari Dara bahkan serasa tidak bisa melihat dan mendengar apapun saat ini.

"Saya belum ngasih tau Davin, karena saya takut kalau Davin tidak akan mau bertanggung jawab. Makanya saya menemui tante terlebih dahulu." Dara berusaha tenang, berkali-kali ia menarik nafas dalam menghadapi kenyataan tersebut.

"Tante akan bicarakan ini dengan Davin. Tapi tolong untuk saat ini tante pengen tenangin diri dulu. Ini semua bener-bener bikin tante shock." Ucap Dara, anetha mengangguk lalu ia berpamitan pergi dari rumah Dara.

Bersambung

1
Nabila
wkwkwkkkk 🤣🤣🤣😹 .. daddy El sampe bawa remeo segala .
Nabila
woy... yg di maksut kiara itu Tian . Bolo***t juga lue vin Davin bikin ngakak aja kelakuan playboy jatuh cinta .
Nabila
wkwkwkkkk 🤣😹😂🤣 .. ngawor kamu Davin . mau bongkar jaitan operasi segala
Quieenarra Nathaniella Kayleen
Kecewa
Quieenarra Nathaniella Kayleen
Buruk
Khay🌻: klo buruk jgn mmpir
total 1 replies
anonim
playboy ditolak cintanya ngamuk ya....wkwkwk
anonim
waduuuuuhhhh Davin...
bener gak tuh anaknya Davin ???
anonim
Calla bakal bikin rusuh tidak nanti setelah tahu Dave keluar dari kamar Zea
anonim
wuuuaaahhhhh...dah jujur juga kau Dave
anonim
ini Dave dan Zea sama2 suka tapi pd tinggiin gengsinya
anonim
Calla iiihhh dicium kakaknya cuci muka wkwkwk
Tatie Muji
ceritanya baguss... bikin baper
Diah Eka
ini cerita kenapa gak jelas sih
Putra Sanjaya
mana lanjutannya Thor , ceritanya Ngantung
Dj1380
thor...sayang sekali jk tdk sampai tamat...jk lanjut bakal tak jadikan favorit lho thor...
Dj1380
iih..thor...dave nya krg macho donk..koq malah lbh keren tian ya mnrt ku....
WidyaThree
lanjut thooor
Suprapti Paping: kak ig nya private
total 2 replies
Hani cute
kirain kemana si Dave... udah mikir macem-macem.. taunya lagi ngeprank Zea... 😆😆tapi bikin meleleh bacanya....
Hani cute
😭😭wah Davin kalah cepet... kiara keburu nembak Tian duluan... diterima lagi..niat mau tobat bisa tambah kumat.. deh
Inpresiati Oktaviana
masih ada raya vin, yg suka sama loe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!