setelah beberapa tiga tahun kemudian Zee bertemu lagi dengan Al cinta pertama nya di saat ingin move on secara fisik maupun mental bukan hanya dia saja, teman teman dahulu menghindari pas zaman sekolah kini telah berubah menjadi sebuah pertemanan sangat dekat banget bukan hanya dari SMA bahkan SMK juga
cerita pertemanan dan cinta akan di mulai kembali dari sini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zee Zee Zein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lagi kerja rupanya ada orang yang dikenal
Kak Alina yang seperti biasa menginformasikan bahwa semua harus teliti dari setiap sudut mana tahu ada kejadian tidak diinginkan bukan hanya tugas satpam menjaga di luar sedangkan dalam semua mesti berhati-hati pada siap saatnya menunggu pengantin wanita datang hampir satu jam tamu pada berdatangan tari tradisional pun langsung dipersembahkan untuk para tamu ingin melihat dari dekat cuma meja tamu tak yang jaga lebih tunggu di situ saja benar benar mesti senyum pukul sembilan pagi pada berdatangan tamu undangan di menyusul ke pelaminan benar benar indah banget dengan konsep dari Zee ini baru dirinya kerjakan buat orang lain bagaimana nanti kalau di pakai sendiri bakal jauh terlihat seperti di dongeng kedua mempelai menuju ke pelaminan membuat tambah keren bukan hanya dirinya yang terpesona melihat kak Agnes melakukan hal sama benar benar cocok pria dan wanita terasi banget kebetulan ia kebagian dua yaitu cek dekor dan menyambut para tamu intinya padat banget hari semua pada menggunakan, ada sebuah ponsel seperti zaman dulu itu kami semua gunakan lebih cepat tak perlu lagi tinggalkan tempat masing masing bahkan masih pagi hari sudah mulai ramai jadi kami pun langsung siap di meja ia melayani para tamu sementara kak Agnes sebentar untuk ambil ucapan terima kasih mendapatkan informasi bahwa barang itu belum diketahui kalau itu bilang dari agar tidak merepotkan mana ruangan jauh banget jadi tanda tangan dulu lalu duduk nanti di kasih hampir satu jam kakak pun kembali sambil marah terlihat sekali wajahnya kesal banget begitu membawa bingkisan yang cukup besar bahkan tinggi dia pun sudah sampai ke meja ia membantu untuk keluarkan sambil ngomel ngomel cukup dengarkan kan sementara itu di luar gedung bang Pandu menunggu Bu Adisti dan keluarga belum juga sampai tak beberapa jam kemudian akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba juga ngobrol dulu sama sampaikan beberapa yang perlu di tambah
" selamat pagi ibu dan bapak " Pandu
" bagaimana semua sudah beres kan " Bu Adisti
" tinggal band sebagai pengisi acara belum ada " Toyib
" tunggu saya hubungi pihak yang sana katanya sudah sampai tapi belum juga , danse nya ada kan" pak Mario
" sudah pak tinggal itu saja sih " Pandu
bu Adisti dan anak anak memasuki ruangan ke ruangan otomatis kita berdua yang duluan melihat beliau sementara kak Agnes yang kesel mukanya Zee coba kasih tahu dengan cubit kecil tangannya tak sadar memutuskan untuk senggol bahu barulah sadar langsung berubah wajah nya di sini kami tak banyak ngobrol hanya menunjukkan pekerjaan mesti tidak negur namun pasang wajah senyum setelah beliau berjalan ia hampir saja lupa cendramata belum dikasih di suruh kakak kasih lalu keluar dari meja buat diberikan kepada mereka membawa bingkisan tas , branded original ke beberapa tamu undangan baru datang setelah di kasih ia kembali meja saat dalam perjalanan bu Adisti memanggil dirinya pas pula ada kak Alina jadi tak terlalu tegang mana tahu ada yang bisa di bantu telepon panggilan untuk di gedung ini sudah pasti kak Agnes namun nanti dulu saja melambaikan tangan kepada dirinya mana di sampiri duluan ibu dulu saja siapa tahu penting
" ada apa ya bu Adisti memanggil saya" Zee
" itu si Agnes kenapa ya wajahnya di tekuk saja kalau tidak mau terima acara ini bilang dari awal , intinya saya tak ingin lagi lihat seperti tadi apalagi orang penting datang sebentar lagi ya !" Adisti
" baik Bu saya akan kasih tahu dia sekarang juga " Alina
" ok ,kamu ikut saya dulu ada beberapa hal penting yang mesti di keluarkan dari dalam kamar " Adisti
" baiklah bu " Zee
band yang di tunggu tunggu dengan pak Mario sudah di depan bang Pandu mengantar ke panggung tidak mungkin langsung main tarian tradisional dari Batak belum juga selesai jadi tunggu dulu saja kak Alina langsung kasih tahu sama kak Agnes biarkan mereka ngobrol dulu sengaja ia suruh lewat dari samping otomatis keluar lagi dengan pekerjaan ini Zee sangat seru dan senang tiap kegiatan selalu bersyukur juga terima sehingga semua tidak lelah sedikit ia lalu masuk kembali ke gedung terlihat dari jauh band yang di tunggu tunggu sudah tiba demi apa band ini panggil oleh pak Mario auto loncat loncat hati ini masalah kesukaan dirinya juga cepat cepat masuk takutnya pingsan mereka kakak melihat tingkah laku langsung bertanya pada dirinya
" kamu kenapa Zee happy banget" Alina
" nanti kakak juga tahu sendiri , ini ada bingkisan untuk kita dari Bu Adisti katanya ini dulu nanti sisa tunggu para tamu undangan sudah tidak ada" Zee
" tidak kamu minta kan ?" Agnes
" sembarang tadi saya di panggil sama Bu Adisti terus kasih bingkisan ini " Zee
" iya gue lihat di panggil sama bu Adisti tadi " Zee
Lagi ngobrol bareng band yang Zee bilang tadi lewat depan kami bertiga ingin berteriak namun di larang sama Pandu dan Toyib yang berjalan beriringan dengan orang orang tersebut kak Alina kembali tempat nya tak boleh kosong semakin banyak tamu undangan hingga tidak menyadari sudah waktunya makan siang makan terlebih dahulu pas mau ambil nasi dan lauk pauk tiba tiba tamu datang banyak banget di suruh catat buku tamu sama kasih cendramata semua ingin sekali masuk padahal tangan sudah bawa piring jadi tinggal kan dulu kebetulan lagi sendiri kak Agnes pandai cari tempat, duduk sepi agar makan tak ganggu sama tamu satu persatu orang nya sudah masuk namun ada satu tamu undangan yang hadir dari tadi melihat pemandangan seperti tak lepas pas di depan nya orang ini lama banget membuat nya kesal saja namun tidak bisa mencoba ambil foto diam diam lalu masuk hampir satu jam barulah kembali kak Agnes sekarang giliran dirinya untuk makan siang karena sudah lapar makan di tempat itu saja malas pindah pindah periksa ponsel siapa tahu ada chat atau telepon ternyata benar pesan masuk tumben banget OKI kirim foto
dan isi pesan kok begini apa main bercanda
OKI : hei aku lihat ada wanita Jawa tapi wajahnya Melayu ya
Zee : apa maksud Lo Ki jangan bercanda aku lagi kerja nih
OKI: di gedung serbaguna yang ada band favorit kau ya?
Zee : jangan bilang Lo tamu di acara ini
OKI : iya gue tamu dan lihat Lo lagi pegang piring untuk makan kan
Zee : iya beneran pula
OKI : gue sempat kaget loh ada meja tamu salut banget benar benar keluar dari zona nyaman loh
Zee : ini yang gue mau selama ini , kok bisa diundang sih Lo kan di khusus orang penting saja
lumayan lama juga chat dengan anak itu sampai habis makan nya lanjut buat kerja melihat kak Agnes hilang lagi jangan sampai tamu bertambah terus pas dia tak ada memutuskan untuk main ponsel dulu begitu buka Instagram malah live streaming ingin lihat keburu tamu undangan datang tak sadar bahwa Agnes datang dan langsung suruh dirinya untuk tunduk kepala sempat melawan melihat ke arah luar bang Pandu dan Toyib beri kode yang sama mau tak mau ikut rupanya ada tante Michael dan Tante Rani datang sebagai tamu kebetulan bawa mama juga apa jangan jangan ini teman teman mereka pas mau berdiri keponakan dan kak Dinda masuk tunduk lagi kakak tutupi dirinya beberapa menit kemudian akhirnya tegak lurus kepala ia bertanya tanya dalam hati tiba-tiba kak Alina tarik tangan nya ingin ngajak ngobrol bentar
" dek yakin tidak tahu Bu Adisti ini siapa" Alina
" tidak kak malahan saya kaget kok bisa mereka kenal " Zee
" bisa ketahuan kerjaan kita selama ini " Alina
" astaga kakak ada teman nongkrong saya di dalam sudah kenalin saya pakai kebaya ini bagaimana? " Zee
" gini saja sembunyi dulu saja nanti kalau mereka sudah pulang biar gue chat ya" Alina
Ia memutuskan untuk pergi dulu agar biar aman ingin sembunyi toilet kan tidak ada yang tahu akhirnya sampai Zee melakukan hal ini ada sebab nya tidak ingin bercerita dulu kepada mereka sebelum saatnya tiba untungnya toilet bersih jadi nyaman terdengar sekilas suara buka pintu dikit ternyata ada Queen dan kak Dinda sepertinya ingin buang air kecil terdengar sekilas mereka bercerita tentang dirinya katanya ada melihat tante namun dia tak bisa percaya benar atau bukan lalu mereka pergi untungnya cuma kak Alina pernah main di saat sembunyi band tampil mama jadi teringat dirinya namun untuk sekarang jangan dulu keluar biar pergi mereka alasannya tak perlu ada yang tahu biar ia sembunyikan dari mereka hanya karena trauma semua harus di rahasiakan dari mereka hampir satu jam toilet kak Alina chat bahwa semua sudah beres dan aman
Alina : sudah aman dek
Zee : ok kak
Alina : namun dari belakang soalnya ada Bu Adisti lagi bicara sama tamu
Zee : siap kak saya masuk sekarang
Alina : namun teman mu tadi gue lihat ngobrol bareng mama
apa yang di sampaikan OKI apa di kasih tahu bahwa Zee kerja sebagai wedding organizer kalau sampai di beri tahu bakal cari tahu mereka nanti marah besar dengan susah payah rencana dengan bagus malah rusak begitu dan apalagi seluruh keluarga akan cari tahu semua hingga sedetail mana ada yang dengarkan suara nya nanti lebih baik diam juga sembunyi sembunyi bila kerja nanti di saat seperti tadi untungnya Bu Adisti tak sadar akan kejadian baru beberapa menit yang lalu semua dalam keadaan normal kembali bekerja dengan sempurna agar acara hari ini lancar tidak sempat menonton band kesukaan tadi tampil cuma di rekam kak, Agnes hingga full dari awal sampai akhir betapa senangnya punya kakak kakak seperti mereka acara terus berlanjut makin ramai sambil melihat beberapa tamu lagi yang belum datang setelah ia baca ini kok ada nama perusahaan papi mami citra apa di undangan pernikahan ini belum juga datang kalau pun sudah ada pasti bertanda tangan di buku tamu apa jangan jangan ini pertemuan pertama sama bang Pandu dan apa yang terjadi pada dirinya semoga tidak terjadi hal-hal yang buruk makin ramai tamu kebetulan gedung hanya sampai pukul tujuh suasana menjadi gelap tamu pun mulai ramai membereskan sampah namun Zee hanya duduk di meja tamu lagi melihat ponsel tanpa di sangka salah satu personil dari band duduk auto senang minta foto bareng artis kak Agnes biarkan dulu mumpung lagi sepi jadi bisa minta foto lumayan banyak sama tanda tangan di buku bawa dari rumah setelah itu kembali bekerja tamu undangan hanya tinggal beberapa orang tamu persilakan ibu Adisti untuk makan malam dulu semua nya makan sebelum kerja lagi baru selesai mau letakkan piring sudah ada tamu undangan berdatangan seluruh tim kembali ke tempat masing masing untuk berjaga Zee letakkan ponsel ke dalam tas saat menerima tamu tamu melihat dari kejauhan Citra dan keluarga sudah datang di sambut baik dengan keluarga Bu Adisti ia begitu kaget saat bang Pandu yang meski berjaga di luar memakai baju batik modern seragam dengan kita semua langsung ganti baju gunakan baju formal banget kenapa dia tiba-tiba berubah rupanya ada papi mami di tambah dengan calon tunangannya .