Indonesia
NovelToon NovelToon
Alarico

Alarico

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Badboy / Romansa-Teen angst / Tamat
Popularitas:39.1k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Kehidupannya jauh dari kata menyenangkan ayahnya ternyata sudah memiliki tiga istri dan saat ibunya masih hidup Ayahnya menikah dan Alarico sama sekali tidak tahu alasannya.

Seiring waktu kebencian Alarico berkurang pada keluarganya saat Syera masuk dan menjadi teman perjalanan hidupnya bersamaan kebahagiannya dengan Syera, Tuhan mengambil sang ibu untuk selamanya.

Semuanya berubah saat mengetahui isi hati masing masing tapi, yang namanya hidup tak selamanya indah kadang ujian datang di hari bahagia saat sedang terbang indah di atas awan bersama orang yang disayang.

_ _ _ _ _ _

Cover by pinterest

Edit by Canva

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua puluh empat

Alarico menatap tak suka.

Alarico yang semula sudah hampir melangkah jauh dari meja makan seketika memejamkan matanya sebentar lalu berbalik cepat menatap wajah tegas sang ayah yang menatapnya tajam.

Alarico langsung menatap Syera dan Syera menatap Alarico ketakutan.

Lalu tatapan Alarico menajam pada sang ayah lalu memalingkannya cepat. Alarico dan Syera pergi dari sana di perhatikan Salsa dan keluarganya.

Alarico sama sekali tidak malu tapi, Syera tak bisa.

Mereka berdua langsung pergi menaiki mobil.

Syera bahkan hanya diam saja sejak tadi. Di perjalanan.

Alarico yang peka karena rasa kesal, membesarkan acnya dan sempat berhenti di salah satu mini market.

Syera melihat Alarico tiba-tiba turun dan melangkah masuk ke dalam mini market.

Tak lama datang lagi dan masuk ke mobil.

Meletakkan dua botol air minum dan memakan permen mint.

"Nih buat Lo minum." Alarico memberikannya tanpa Syera meraihnya.

Syera menatap Alarico kesal karena ulahnya wajah Syera dan harga diri Syera jadi jelek.

Hiih.. niat mau bantu malah ikutan jelek nama baik sekaligus harga dirinya. Memang bener-bener Alarico gak ada benernya.

Seketika menerima juga sebotol air mineral itu dan ketika akan meminumnya Syera melirik Alarico yang akan menjalankan mobil.

Alarico menjalankan mobilnya kembali menjauh dari mini market.

"Lo jangan kaget itu semua keluarga gue dan yang lo liat buka ibu kandung gue tapi, ibu sambung istri ketiga si Angga."

Alarico menyebut nama sang Ayah dengan tidak sopan.

Syera langsung melotot kaget.

"Al, Istighfar, lo ya itu Bapak Lo itu ibu Lo pantes gak sih mulut lo ngomong kasar ke mereka, Heran gue," ucap Syera lebih keras.

"Ck.. Iya Sorry," ucap Alarico yang kaget dengan bentakan Syera yang kali ini membawa kata istighfar.

"Terserah," balesnya lebih kesal pada Alarico.

"Lo marah Ra sama gue," ucap Alarico tiba-tiba.

Syera yang sibuk menatap kedepan sesekali memainkan ponselnya hanya membuka menutup.

Syera berdehem menoleh.

"Lagian lo minta tolong gue lo keburu emosi. Kalo udah kayak gini gak ada harapan lo batalin pertunangan," ucap Syera juga lebih kesal.

Alarico terdiam seketika memakan permen mint nya lagi.

"Gue gak bisa gak marah, Sorry."

"Dari awal lo nolak permintaan tolong gue, itu kayaknya yang udah paling bener menurut batin lo kan?" ucap Alarico sekaligus bertanya.

Syera terdiam memikirkan hal tentang mengatakan gak bisa.

Syera jadi tak enak hati jika sudah ucapan Alarico melemah seperti ini.

"Iya.. Gimana Al." Syera menyahut.

"Lo sih.. makannya kalo gak suka sama orang jangan di ketaraain bisa gak jadinya kalo gini gak bisa selesai dan gue berharap gak kesangkut sama masalah lo, lagian keluarga lo juga serem," ucap Syera kesal ketika ucapan diakhirnya Syera memelankannya.

Pendengaran Alarico sangat tajam jangan kan bisik seperti itu bicara tanpa suara hanya bibir bergerak.

Gak bakalan kedengaran, pendengaran tajam juga ada batasnya.

"Iya.. emang keluarga gue serem, jangan sekali kali lo mau deket ama orang kek bokap gue," ucap Alarico.

Syera terdiam sepertinya lebih baik diam sekarang Alarico tampak tidak semakin baik-baik aja kalo Syera terus bicara.

Syera berdehem merasa susana mobil lebih sepi.

Seketika perutnya berbunyi, Syera mengerutkan keningnya dan menatap perutnya menutupnya dengan kedua tangannya dan menatap keluar jendela.

Alarico melirik sebentar dan tersenyum tipis.

"Kita mampir bentar," ucap Alarico seketika Syera mengangguk ragu tapi, tetap setuju, diam saja di ajak mampir di tempat penjual kaki lima berada yang mulai terlihat di awal tikungan depan.

1
Winsulistyowati
Hmm..klu ws Brhadapan dgn olang kaya..Yo gtu itu Thor..slalu menanyakan Status Jabatan..dsb..🤔😯
Winsulistyowati
Santay aelah Jo jual Mahal..gayanya..Thor..he he
PrincessFuzzie
thor up nya jan lama" yaaahhh 笂遺勅笂や銚笂竰シ竰カ笂 笂俄朕笂笂 櫨櫨
Winsulistyowati
Rukun dgn Madunya..👍
Winsulistyowati
Nyimak Dulu Y Thor..
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
Pin-Up Yang Elegan
terus up lgi... baru slesai baca mikir kpn up lagi....ehhh akhir ny up lngsng thor
LiveChic
Ahh andai ku bisa bertemu denganmu Thor. Aku bakal minta tanda tangan yang banyak!!
Daisy Louise
Baca cerita ini rasanya asekkk banget! Pengen ikut masuk ke dalam ceritanya muehehehe
HippySunshine
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
CandycaneMissy
Mantap ceritanya thor総 Like&5 検 mendarat untukmu... Semangat terus潮
TripleAdorable
Ceritanya menarik, tinggalkan jejak dulu ^^
Waria
selalu mendukung,majuuuuuu trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!