Indonesia
NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Guling hidup

"Lepas!" Anna meronta ingin melepaskan diri.

Namun, tubuhnya masih terjebak dalam pelukan Amar. Anna merasa geli dan ketakutan melihat tato itu. Dia masih meronta terus mencoba melepaskan diri.

"Hmmmfff ... Temani aku! Malam ini aja?" racaunya dalam mata terpejam.

"Tapi kita tidak bisss—"

Pelukan Amar semakin erat membuat napas Anna sesak. Ia mencoba melepaskan diri dari dekapan Amar itu. Namun, pelukan Amar tak kunjung merenggang.

'Kayak gini aja boleh kan?' batin Anna.

Kali ini Anna memandangi wajah Amar dengan seksama. Selama ini ia tidak pernah benar-benar menatap wajah Amar dengan sungguh-sungguh. Bahkan, melihat bagaimana bentuk tubuhnya pun baru kali ini.

Amar lebih tinggi dibanding Zico, bentuh tubuhnya sangat atletis dan memiliki wajah yang rupawan. Hanya saja, hati Anna sudah mati setelah perlakuan Zico yang diam-diam menikahi orang lain hanya karena ia hanyalah seorang anak pungut dari keluarga Cakradinata, yang terpandang.

Anna mulai merasa panas dingin. Ia berusaha mengendalikan diri mencoba bertahan teguh pada pendirian. Ia kembali mencoba menolak tubuh Amar. Namun, ukuran tubuh mereka sungguh sangat jauh berbeda.

"Bagaimana ini?"

*

*

*

Alarm subuh pada ponsel Anna telah ribut bernyanyi di kamarnya. Akan tetapi, rasa lelah karena berusaha melepaskan diri dari Amar, membuatnya seolah tak mendengar suara alarm. Anna terlalu lelah dengan sikap waspada dari pria mabuk.

Namun, alis Amar bergerak merasa terganggu oleh suara alarm yang ada di kamar Anna. Ia menarik benda yang masih terjepit dalam tubuhnya. Benda itu masih disangka sebuah guling yang selalu menemani tidurnya.

Namun, anehnya guling kali ini terasa lebih berat dibanding sebelumnya. Ia pun meraba-raba bantalnya itu beberapa kali. Akan tetapi ia menjadi heran karena sensanyinya berbeda, kenyal dan padat yang enak buat dimainkan. Amar mengumpulkan seluruh nyawanya sambil meraba-raba bantalnya itu mulai membuka mata.

Beberapa kali Amar mengerjapkan mata supaya penglihatannya menjadi lebih fokus. Tangannya masih keenakan meraba dan memainkan gulingnya itu. Akhirnya, penglihatannya mulai semakin fokus.

Alangkah terkejutnya Amar saat mendapati kenyataan bahwa bantalnya itu memiliki sebuah wajah. Wajah mungil dan cantik sedang terlelap dengan pulas tepat di hadapannya. Netranya terus beralih beralih turun pada benda yang masih asik diraba dan dimainkannya. Amar tersentak melepaskan tangan saat menyadari benda apa yang ia sentuh.

"Jadi, semalaman tadi aku memeluk guling hidup?"

Amar beringsut turun dan melihat tubuhnya yang sudah tanpa busana. "Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa aku malah tidur dengannya?"

Amar memejamkan matanya. Namun, ia mengingat bayangan yang lain. Di saat malam pulang minum di bar dan mencoba melanjutkan minum di rumah, ia sudah meraba dan menc*um seseorang dengan paksa. Dan ingatan lebih buruk muncul saat ia mencoba menj*mah bagian di dalam pakaian wanita itu yang tak lain Anna. Pintasan bayangan itu lewat begitu saja.

"Aaah, kenapa? Kenapa aku menyentuhnya?" ringisnya kembali.

"Jangan-jangan ... tadi malam, kami melakukan ... ?" Amar menundukkan kepalanya memeriksa risleting celana yang ia kenakan.

"Huuufftt .... Sepertinya masih lengkap sampai ke dalam." wajah Amar terlihat lega. Apa yang ia takutkan ternyata tidak terjadi.

Amar mondar-mandir berkacak pinggang. Ia mencoba menebak-nebak apa yang terjadi tadi malam. Yang ia ingat hanyalah ketika Luna mengusirnya pulang ketika berada di rumah sakit.

Ia minum di kantor dan paginya terbangun di kantor. Tadi malam ia minum di bar, tapi ia tidak ingat kenapa bisa pulang ke sini.

Suara alarm di kamar Anna, telah terulang sekian kali. Hal ini membuat Amar memilih untuk mengambil benda yang berisik itu. Sebelumnya ia tentu memasang baju kembali, demi menutupi tato yang diam-diam baru saja dibuatnya setelah menikah dengan Anna.

"Dia pasti kaget melihat ini. Nanti kalau dia ngadu ke Nenek, bagaimana?" gumamnya menjemput ponsel itu.

Amar pun segera masuk ke kamar Anna. Dalam ingatannya muncul bayangan mencoba menyentuh Anna di kamar ini. Dia tersenyum memandangi tangan yang tadi sudah memainkan dada wanita yang sekedar istri kontraknya itu.

"Ternyata enak juga memegang itu."

Satu tangan Amar membawa ponsel yang terus berisik menuju ke kamarnya, di mana Anna masih terlelap tak terusik sama sekali. Matanya dengan begitu saja melirik pada benda yang ia raba tadi.

"Waras lah! Jangan gara-gara itu saja kamu bisa melupakan Luna! Luna membutuhkanmu!"

Amar melempar ponsel milik Anna yang tiada berhenti berbunyi dengan nyaring.

1
ayu cantik
suka
SoVay: yuk kakaku ke kisah baru 5 tahun pasca-cerai ❤️
total 1 replies
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!