Yifan, idola wanita yang sempat mendapatkan posisi pertama di acara survival sehingga ia menempati posisi center.
Di usia Yifan yang menginjak 19 tahun, ia bahkan sudah berhasil menjadi CEO di salah satu agensi. Banyak prestasi lain yang ia dapatkan, bahkan Yifan juga berhasil mendirikan sebuah perusahaan perhiasan.
Namun hidupnya tidak berjalan semudah itu, karena Yifan terlibat dalam skandal bersama tuan muda Qin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maachan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LADA#26
di akhir acara dana pengumuman posisi akhir poin langsung tertera secara bersamaan "baiklah penilaian terakhir masih sama dengan posisi di babak pertama di mana Sis berada di posisi ke-4 dengan total poin 21 Ren peng ada di posisi ke-3 dengan total poin 32 Zhang Yifan ada di posisi kedua dengan total poin 57 dan Li Ziting di posisi pertama dengan total poin 78" jelas MC "dengan berat hati kami harus mengeliminasi Sis" ucap MC ketiga member Sis maju dua langkah dan mengucapkan beberapa kalimat
fans Sis sangat kecewa dengan hasil malam ini namun apa boleh buat inilah peraturannya mereka yang menempati posisi terendah akan di eliminasi Sis sendiri satu satunya grup idola yang bertahan di panggung We Are Star sampai ke babak semifinal
setelah selesai dengan perfomance yang melelahkan Yifan kembali ke kamar hotel nya sebelumnya Yifan menghapus make up serta mengganti pakaiannya di ruang khusus
saat masuk ke kamar hotel nya Yifan melihat seorang pria tinggi berbadan kekar tengah berdiri menatap ke luar kamar lewat dinding kaca di kamar tersebut Yifan memeluknya dari belakang senyum tipis terukir di sudut bibir Qin ke "kenapa?? lelah?? sana mandi setelah itu langsung tidur" ucap Qin ke di sertai anggukan dari Yifan
Yifan pergi kekamar mandi suara air mengalir dari shower terdengar sangat nyaring Qin ke menyalakan beberapa lilin aroma terapi untuk menenangkan pikirannya yang di kacaukan oleh istri kecilnya
baru saja Qin ke memejamkan matanya Yifan keluar dengan mengenakan handuk kimono nya entah apa yang terjadi dengan Yifan malam ini
Yifan duduk di pangkuan suaminya sambil memeluk leher suaminya "Yifan ada apa?? apa kau ada masalah??"tanya Qin ke lembut "aku hanya ingin seperti ini apa tidak boleh??" tanya balik Yifan sambil menatap wajah tampan suaminya pikiran Qin ke yang mulai tenang kembali dipenuhi dengan bayangan bayangan sebelumnya "Yifan apa kau tidak takut sesuatu terjadi padamu malam ini??" tanya Qin ke Yifan tersenyum seolah Yifan mengerti makna tersembunyi di balik kalimat Qin Ke
"aku tidak peduli apapun lagi kau suamiku aku istrimu apa yang harus di takutkan?? pernikahan kita sudah satu tahun apa kau lupa malam ini anniversary pertama pernikahan kita" jelas Yifan "bagaimana aku bisa melupakan hal sepenting itu" balas Qin ke dengan mengelus pipi mulus istri kecilnya
di malam yang dingin dimana salju pertama turun malam itu dengan sentuhan aroma terapi dari lilin yang dinyalakan oleh Qin ke keduanya sudah tidak bisa menahan hasrat masing masing yang akhirnya memenuhi hasrat yang sudah lama tertunda malam dingin malah menjadi malam panas bagi Qin ke dan Yifan
dengan insting alami keduanya bermain dengan lihai meski ini sama sama pengalaman pertama untuk keduanya kedua tangan Yifan terus meremas sprai menahan sakit di sertai perih berbeda dengan Qin ke yang mendapatkan kenikmatan luar bisa yang selama ini dia inginkan
seluruh ruangan di penuhi dengan suara syahdu dari Yifan dan Qin ke sesekali rintihan dari Yifan
malam masih panjang Li Ziting menghabiskan dua botol anggur merah dan langsung mabuk asisten nya sudah kewalahan menangani Li Ziting sedangkan manager Ziting sudah tidak sanggup mengurus Ziting selama ini Ziting selalu bekerja sendiri managernya hanya bekerja dari kantor mengatur jadwal dan job untuk artisnya komunikasi keduanya sangat terbatas
Ziting sendiri sudah berkali kali ganti manager dan akhirnya tetap sama seperti sekarang semua manager Ziting tidak bisa bertahan dengan sikap individual serta egoisme Ziting yang mendominasi dirinya Ziting selalu bermain trik untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan meski harus melanggar hukum hal tersebut lah yang membuat semua manager Ziting sebelumnya meninggalkan artisnya
tidak ada yang mampu melawan Ziting di karenakan ada rumor jika Ziting artis kesayangan Qin ke namun faktanya Ziting hanya di jadikan kambing hitam untuk membuat Yifan cemburu saja tapi Ziting bergikiran lain mungkin karena sebelumnya Ziting tidak pernah mendapatkan penolakan dari siapapun terutama pria namun berbeda dengan Qin ke
selain Yifan tidak ada perempuan yang bisa menyentuh dirinya kecuali Qin ke sendirilah yang mengingat perempuan tersebut
keesokan harinya di kamar hotel Yifan baju berserakan di mana mana pasangan yang baru saja merayakan anniversary nya masih setia rebahan
sinar mentari menembus dinding kaca dan menyentuh lembut wajah cantik Yifan,, Yifan semakin menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya Qin ke melihat istrinya masih sangat mengantuk dan menghalangi bagian mata Yifan dengan tangannya "pasti sangat lelah bukan" ucap Qin ke lembut sembari membenarkan rambut sangat istri yang menghalangi wajah cantiknya
Yifan kembali membenamkan wajahnya menahan rasa malu mengingat kejadian semalam "apa tadi malam kita benar-benar??" tanya Yifan dengan suara pelan Qin ke tersenyum "menurutmu apa tadi malam hanya mimpi lihatlah dirimu sendiri bahkan masih belum mengenakan pakaian" balas Qin ke wajah Yifan memerah seperti udang rebus
Qin ke mengelus lembut kepala istrinya sesekali mengecupi puncuk kepalanya "Terima kasih sudah menjaga kesucian mu untukku" ucap Qin ke "aku bukan wanita di bar,, aku wanita baik baik maka dari itu aku selalu menjaga kesucianku hanya suamiku yang berhak atas diriku sepenuhnya" balas Yifan "baiklah sudah pagi ayo bangun kita cari sarapan" ucap Qin ke "aku masih mengantuk aku masih lelah biarkan aku tidur sedikit lebih lama" ucap Yifan sambil memejamkan matanya "baiklah aku akan keluar cari sarapan" ucap Qin ke kemudian turun dari ranjang dan memunguti pakaiannya lalu memakainya satu persatu
jam 8 pagi asisten Xu masuk ke kamar hotel Yifan melihat Yifan tidur tanpa busana dan hanya di selimuti dengan selimut tebal warna putih Asisten Xu sangat terkejut dan berteriak "ahhhh!" teriak asisten Xu membangunkan Yifan "Xu kau mengagetkan ku saja" ucap Yifan dengan suara seraknya Asisten Xu duduk di tepi ranjang "kak Yifan kau... " asisten Xu melihat Yifan yang masih terbaring
Yifan seketika teringat kondisi nya Yifan tak kalah terkejutnya kemudian menatap asistennya "Xu jangan katakan pada yang lain" gumam Yifan "kak Yifan semalam kau dan tuan muda Qin benar-benar.... ??" tanya asisten Xu antusias Yifan hanya mengangguk "aku sendiri tidak mengerti dengan diriku tadi malam,, entahlah mungkin karena tadi malam aku melihat dia begitu intim dengan Ziting benar-benar menggelitik hatiku" ucap Yifan
setelah Yifan membersihkan diri dan berpakaian asisten Xu terus menatap Yifan merasa risih Yifan jadi salah tingkah "Xu berhenti menatap ku seperti itu" ucap Yifan "kak Yifan aku benar-benar tidak mengerti dengan hati dan pikiranmu jelas jelas kau sangat mencintai suamimu tapi kau selalu menolaknya,, bahkan kau selalu mengabaikannya tapi hanya perlu seorang Li Ziting kau bisa dengan mudah cemburu sampai kau menyerahkan segalanya pada tuan muda Qin" balas asisten Xu
Yifan menjauh dari asisten nya "aku sendiri tidak mengerti tapi aku tidak pernah mengatakan jika aku membencinya,, bagaimanapun juga aku dan Qin ke sudah bersama sejak kecil bisa di bilang kami teman baik untuk orang lain yang melihatnya" ucap Yifan sambil menatap ke luar melalui dinding kaca kamarnya.