Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Perebut Kekasihku

Wanita Perebut Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pengganti / Teen Angst / Selingkuh
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Chintya

Entah apa yang membuat dia sangat membenciku, sahabat yang sangat aku pedulikan yang aku tampung tinggal di rumahku sejak dia kecil kini setelah dewasa dia malah mengkhianati aku.

Tidak tau apa niat dia sebenarnya, selalu mengambil apa yang menjadi milikku bahkan kekasih hingga mantan tunanganku, setiap pria yang dekat denganku selalu dia ambil juga, seakan tidak pernah ingin melihat aku bahagia dalam berpasangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Chintya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan Sampingan

Ke esokan paginya Yuki memupuk semangat yang lebih besar lagi dalam dirinya, tapi dia tetap bangun kesiangan karena semalam harus menghabiskan banyak waktu untuk bekerja keras seorang diri, dia bangun ke siangan jam sepuluh pagi, dan terus saja terburu-buru untuk mandi dan membersihkan dirinya, menendang apapun yang menghalangi dirinya dan segera saja mengambil topi hitam yang tergantung di balik pintu rumahnya, memakai celana cargo berwarna coklat dan kaos berwarna putih dengan lengan pendek di atas sikut, membawa tas selempang hitam yang selalu melekat di punggungnya dan segera saja mengikat tali sepatu dengan kuat, berkaca di depan cermin dan menguatkan topinya tersebut.

"Huh, ayo Yuki, kau harus mendapatkan pekerjaan sampingan apapun itu, fighting!" Ucap Yuki sambil menyemangati dirinya sendiri, dan mengangkat kedua tangannya ke atas cukup tinggi.

Dia segera pergi ke luar dan mencoba untuk menghubungi kenalannya satu per satu, berharap akan ada orang yang bisa menawarkan pekerjaan kepadanya, tetapi sayangnya sudah hampir setengah jam Yuki menghubungi teman-temannya, tapi tidak ada yang bisa memberikan dia pekerjaan satu pun, terlebih di jam segini semua orang tengah sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing, Yuki memahami hal itu, dia merasa hanya dirinya saja yang tidak memiliki pekerjaan dan sama sekali tidak ada tujuan.

Dia terlihat lebih menyedihkan sekarang ini, namun walau begitu Yuki tidak menyerah begitu saja, dia pergi ke tempat penampungan koran yang biasa dia ambil saat masih duduk di sekolah menengah atas tiga tahun yang lalu, dia berharap semoga tempat itu masih buka dan mau menerima dirinya untuk bekerja sampingan disana.

Untungnya saat sampai di tempat tersebut, rupanya tempat penampungan koran baru itu masih dibuka, dan terlihat sama persis dengan dahulu, dia segera masuk ke dalam dan meminta untuk bekerja disana mulai saat ini, hingga bos disana yang sudah mengenali Yuki nampak begitu senang bisa kembali bertemu dengan Yuki setelah gadis kecil yang rajin mencari uang itu datang mengunjunginya.

"Wah.. Yuki kamu sudah besar saja, dimana kamu sekarang bekerja?" Tanya sang bos penampungan koran dan majalah tersebut.

"Aahh... Sebenarnya aku tidak memiliki pekerjaan bos, makanya aku datang kemari, siapa tahu kau masih memiliki beberapa majalah ataupun koran yang bisa aku jual kan." Ucap Yuki kepadanya.

Bos itu langsung terperangah mendengar ucapan dari Yuki tetapi dia juga segera tersenyum dan langsung saja memberitahu Yuki bahwa dia sudah tidak menjualkan lagi korannya tersebut. "Yuki aku sudah tidak jualan koran lagi sekarang." Ucap bos tersebut yang membuat Yuki menghembuskan nafas dengan lesu.

"Tapi, kau bisa membagikan koran ini ke rumah-rumah di sekitar pinggiran kota, semakin banyak koran yang kamu bagikan, akan semakin banyak uang yang kamu hasilkan nantinya." Ucap sang bos tersebut melanjutkan ucapannya.

Bak mendapatkan sebuah cahaya ilahi, Yuki kembali mengangkat kepalanya dan begitu senang mendengar ucapan sang bos tersebut, dia kembali bertanya untuk memastikan apa yang dimaksud oleh mantan bosnya dahulu tersebut benar atau tidak.

"Tunggu bos, apa maksudmu kau mau memberikan aku pekerjaan?" Tanya Yuki kepadanya lagi, hingga bos tersebut langsung mengangguk kepadanya.

"Iya, bagaimana mungkin aku tidak akan membantu orang baik dan jujur sepertimu, hanya saja saat ini koran sudah tidak laku untuk di jual, jadi aku hanya akan membagikannya dan mereka yang membuat berita lewat koran akan membayar uang padaku, ini lebih praktis dan memiliki untung lebih banyak untukku, makanya sekarang pegawaiku banyak yang sudah menjadi pegawai tetap, jika kau mau kau juga bisa bekerja disini sebagai pegawai tetap ku, kau tidak perlu ikut latihan langsung aku bisa mengangkat mu hari ini juga." Ucap bos tersebut yang sudah mempercayakan Yuki.

Namun Yuki menolaknya, karena dia masih memiliki pekerjaan lain di restoran, sehingga membuat dia tidak bisa bekerja penuh waktu di tempat penampungan dan pembuatan koran tersebut, terlebih dia juga masih harus banyak belajar dan mempersiapkan diri untuk mendaftar kuliah di tahun depan, sehingga dia harus pandai dalam membagi waktunya tersebut.

"Aahh... sebelumnya terimakasih banyak bos, kau sudah sangat baik kepadaku sejak dulu hingga sekarang, tapi aku hanya membutuhkan pekerjaan sampingan, apa aku bisa bekerja padamu dari pagi hingga siang saja?" Tanya Yuki kepadanya.

"Tentu saja, kapanpun kau bisa kau boleh bekerja denganku, lagi pula hasil yang kau dapatkan itu tergantung dari kerja keras yang kamu lakukan sendiri." Balas sang bos sambil menepuk kedua pundak Yuki.

Terus saja Yuki berterima kasih sambil memegangi kedua lengan bosnya tersebut yang sudah bersikap sangat baik dan mau menerima dia untuk bekerja lagi disana, mulai hari itu pun Yuki langsung saja bekerja disana, dia diberikan satu kardus berisi koran penuh di atas sebuah sepeda sebagai alat transportasi yang sudah disediakan oleh perusahaan tersebut agar dia bisa berkeliling dan membagikan semua koran tersebut ke seluruh wilayah manapun sampai semua korannya habis, dengan catatan tidak boleh menaruh koran pada rumah yang masih terdapat koran lain di luar rumahnya.

Apalagi berbenturan dengan pegawai lainnya dalam satu wilayah yang sama.

Setelah mendengar peraturan yang di sebutkan oleh seniornya disana, Yuki pun segera bersiap untuk mengantarkan semua koran-koran tersebut pada wilayah yang sudah di tentukan untuknya, dia mulai mengayuh sepeda berwarna biru itu dengan sekuat tenaga dan terus berkeliling kompleks perumahan elit yang pertama dia kunjungi, melemparkan koran pada masing-masing rumah disana hingga waktu terus berlalu dan dia dapat menyelesaikan pekerjaannya dalam waktu yang singkat, bahkan Yuki mampu mengambil kembali koran baru yang akan dia bagikan lagi, karena dia merasa masih memiliki waktu dua jam lagi untuk membagikan koran sebelum dia pergi bekerja di restoran.

Bos disana juga terlihat senang, berkat adanya Yuki dia cukup terbantu dan koran hari ini bisa dikeluarkan lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya.

Tidak sengaja saat di perjalanan ketika Yuki tengah mengayuh sepedanya menuju tempat lain, justru dia bertemu dengan tuan Devon, namun sepertinya hanya tuan Devon saja yang melirik ke arah Yuki dan menyadari keberadaannya saat itu, Yuki terlalu fokus mengayuh sepeda sambil melemparkan koran ke dalam rumah yang dia lewati sepanjang jalanan itu. "Geri bukankah dia wanita yang merusak ban mobilku itu?" Tanya tuan Devon sambil mulai menurunkan sedikit kaca mobilnya.

"Iya tuan dia adalah nona Yuki," balas Geri kepadanya.

"Apa yang sedang dia lakukan dan apa yang sedari tadi dia lemparkan ke dalam rumah orang sembarangan seperti itu, apa dia seorang brandal?" Tanya tuan Devon sambil mengerutkan keningnya karena merasa heran.

1
TexasTiger
aku enggak suka digantung thor!
enjouecollectif
Kak authooor, demi ketenangan hatiku, aku mohon up bab selanjutnya uuyy
👀🦋
🥰
Mulya Damanik
Author terbaik huhu author tau caranya bahagiain hati para pembaca! Sukses selalu ya dear author! WYATB ❤️
👀🦋: aaahh terimakasih, peluk jauh🫂🥰
total 1 replies
Rendam Bintang
lanjuttt thorrr semangat ,jangan lupa jaga kesehatan ,dan jangan lama lama upnya ok😘👌💪
👀🦋: jangan lupa like ya 😍
total 1 replies
Mata Diam
Duhhh kemana aja aku nih! Seseru ini ceritanya~
👀🦋: bantu like dan rate ya kak, biar aku makin semangat nulis, terimakasih 😍🙏
total 1 replies
Cinta Misnaming
ditiunggu kelanjutannya thor
Grace Shower
Kalau aku bisa cepetin waktu, rasanya pengen cepet-cepet di waktu author update lanjutannya wkwkwkw
Respati Wijaya
Duh, ini cerita bikin gemes!
👀🦋: jangan lupa follow, like dan rate ya kak, untuk memberikan dukungan bagi Author terus berkarya, terimakasih 🥰🙏
total 1 replies
Garden Rose
semngat selalu wokee kak
virshere ads
jangan baperan donk thor..cukuo kita 2 aja yg baperan bc nya..itu cm sedikit badai yakin kami tetap mendukungmu.. semangat !!!
👀🦋: aaaa... terimakasih banyak sudah mendukungku🫂😍
total 1 replies
TexasTiger
cerita yg bagus...gak banyak part nya tp jelas,singkat n feel nya dapet banget,aku lebih suka cerita yg gak terlalu banyak part nya,ini udah ok banget Thor..tapiii sayang like kok dikit yaaa...semangat terus Thor💪💪
Darkboy
mantap banget, terus lanjutkan karyamu Thor
Darkboy
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!