Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 — Takut Kehilangan

Pertanyaan Leon membuat suasana apartemen mendadak sunyi.

“Apa masih ada tempat buat aku di hidup kalian?”

Alya membeku di tempat duduknya.

Tatapan pria itu berbeda malam ini.

Tidak dingin.

Tidak arogan.

Melainkan penuh sesuatu yang jarang sekali Leon tunjukkan—

Keraguan.

Dan ketakutan.

Alya langsung mengalihkan pandangan karena jantungnya berdetak terlalu cepat.

“Aku nggak tahu,” jawabnya pelan jujur.

Leon menunduk kecil sambil menyandarkan tubuh ke sofa.

Jawaban itu sebenarnya sudah cukup baik dibanding penolakan langsung.

Namun tetap saja…

Dadanya terasa berat.

“Aku sadar aku nggak punya hak buat minta apa-apa sekarang,” ujar Leon lirih. “Aku bahkan nggak ada waktu Liora lahir.”

Tatapan Alya perlahan melembut sedikit.

Untuk pertama kalinya ia melihat Leon benar-benar menyesali sesuatu.

“Dia lahir jam tiga pagi,” ucap Alya tiba-tiba.

Leon langsung mengangkat kepala.

“Hujan deras banget waktu itu.”

Mata Alya perlahan berkaca-kaca mengingat malam tersebut.

“Aku takut setengah mati karena nggak ada siapa-siapa selain Om Ares dan tante.”

Suaranya mulai melemah.

“Tapi waktu pertama dengar dia nangis…” Alya tersenyum kecil. “Aku ngerasa semuanya bakal baik-baik aja.”

Leon mendengarkan tanpa menyela sedikit pun.

Setiap cerita kecil itu terasa seperti hukuman baginya.

Karena semua momen penting itu terjadi tanpa dirinya.

“Aku kasih nama dia Liora Alessa.”

“Kenapa Liora?” tanya Leon pelan.

Alya menatap kamar kecil putrinya sesaat sebelum menjawab—

“Karena artinya cahaya.”

Leon terdiam.

Dan entah kenapa nama itu terasa sangat cocok.

Liora memang seperti cahaya kecil.

Hangat.

Ceroboh.

Manis.

Dan perlahan mengisi ruang kosong dalam dirinya yang selama ini mati.

“Dia mirip kamu,” ujar Alya tanpa sadar.

Leon sedikit mengernyit.

“Bagian mana?”

“Keras kepalanya.”

Leon sampai terkekeh kecil.

Suara tawanya rendah dan hangat, membuat Alya diam sesaat.

Sudah lama sekali ia tidak melihat Leon setenang ini.

“Dia juga nggak suka makan sayur,” lanjut Alya sambil tersenyum kecil.

“Kalau itu mirip kamu.”

Alya langsung menatap tajam.

“Aku nggak separah itu.”

“Kamu dulu nangis gara-gara brokoli.”

“Leon!”

Pria itu tertawa kecil lagi.

Dan untuk sesaat…

Semua terasa seperti dulu.

Sebelum semuanya hancur.

Namun suasana hangat itu perlahan berubah canggung ketika mereka sama-sama sadar akan kenyataan tersebut.

Alya menunduk pelan.

“Kita nggak bisa pura-pura semuanya baik-baik aja.”

Senyum kecil Leon perlahan memudar.

“Aku tahu.”

“Kamu masih tinggal di Indonesia. Aku di Roma.”

“Aku bisa bolak-balik.”

Jawaban cepat itu membuat Alya langsung terdiam.

Leon sendiri sedikit terpaku karena baru sadar dirinya menjawab tanpa berpikir.

Dan yang lebih mengejutkan—

Ia serius.

“Aku nggak mau Liora kehilangan ayahnya,” ujar Leon pelan. “Tapi aku juga nggak mau maksa kamu.”

Tatapan Alya mulai rumit.

Karena inilah yang membuatnya bingung.

Leon sekarang berbeda.

Terlalu berbeda.

Pria yang dulu bahkan enggan pulang ke rumah kini rela duduk berjam-jam hanya untuk menemani Liora bermain boneka.

Dan sebagian kecil hati Alya yang masih tersisa…

Mulai goyah.

Tiba-tiba suara langkah kecil terdengar dari kamar.

“Mama…”

Liora keluar sambil mengucek mata dengan rambut berantakan lucu.

Alya langsung berdiri.

“Sayang? Kok bangun?”

Anak kecil itu berjalan sempoyongan lalu langsung naik ke sofa di antara mereka.

“Mimpi…”

“Mimpi apa?”

Liora memeluk boneka kelincinya kecil.

“Mama pergi.”

Alya langsung memeluk putrinya lembut.

“Mama nggak pergi.”

Liora masih setengah mengantuk saat menoleh pada Leon.

“Om juga jangan pergi.”

Kalimat polos itu membuat Leon diam sesaat.

Lalu perlahan…

Pria itu mengusap kepala kecil Liora lembut.

“Iya.”

Dan entah kenapa—

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Leon benar-benar ingin menetap di suatu tempat.

1
Ardiana Wahyuningrum
kok keponakan sih Thor, om Ares kan adiknya papanya alya dan om nya Alya, seharusnya kan om Ares ke Liora itu statusnya opa atau kakek juga buat Liora
Ardiana Wahyuningrum
maaf aku baru baca kok risih banget ya sama kata " deg " nya, terlalu keseringan jadi nggak nyaman bacanya
Dwi Hallina
Leon panggil Alya krana itu nama sarapannya si Sabrina selama pelarian biar gak ketahuma Leon n bapaknya Sabrina, kan udah di jelasin sama ditektifnya Leon
mimief
yah bagaimana pun firasat itu pasti terhubung bukan?
masih ada darah nya dia🫣
mimief
laki laki dan segala sifat NPD nya
mereka fikir dunia mutar Hanya di sekitar dia doank
eec
sabrina tapi alya... jadi yg leon kenal sebenernya siapa
Jiuyue
kebalik nih thor🤣🤭🤣🤭🤣🤭
Jiuyue
berubahlah Sabrina menjadi alya🤣🤣🤣🤣
Dzie Drafir
lahirannya bukan di belanda ya? kayaknya di bab brp sabrina lahiran di belanda, karena ketahuan ama detektipnya leon, akhirnya dibawa pindah k roma. sdh pny lio wkt pindah k roma
Hadi Mulyono
cerita keluarga yg bagus
Hadi Mulyono
sebenernya gak harus bnyk kata " deg pembaca SDH bisa faham ekspresi tokoh
Atik Kiswati
akhirnya tamat....
Ika Marbun
harusnya panggil opa dong si lio
Hadi Mulyono
di sini karakter Alya ibu rumah tangga biasa ya Thor ..ga yg wanita pinter karier
Jadi masro sinaga
👍👍
✨Susanti✨
ini gimana maksudnya ya,
kan disini Alya sebagai Sabrina kok berulang kali Leon manggilnya Alya ?
Hadi Mulyono
sampai bab ini cerita seputar Leon SM istri anaknya doang
Hadi Mulyono
ga balikan SM mantan si leon
Bela Viona
udah lah stop baca dsini 😄,krn ending ny udh bisa ketebak,sabrina bakal luluh dan balikan sama leon. sementara Leon tinggal gampang bilang maad udah selesai,balikan lgi.
anjay...alur yg membosan kn. gak ad gitu bikin adegan yg ngenes ,hukum Leon dulu sampe kapok. kasih rintangan dulu buat Leon dpt kn hati sabrina lgi
ini cuma modal kata maaf, modal tampang, modal dada berdebar..
cihhhhh ...gedeg.
pamit Thor...
terima kasih udh hadir kn karya yg menarik,mungkin alur ny kurang cocok di aku pribadi,
Bela Viona
lama² kesal aku dgr nama Alya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!