Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Contest / Romansa-Percintaan bebas / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:159.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: Intar

Berawal dari sakit hati, Affandra menculik Elona, gadis yang telah mempermainkan dan menghianatinya. Namun, ternyata gadis yang di culiknya bukanlah Elona melainkan Eloni yang merupakan adik kembar Elona. Dan akibat penculikan itu, Affandra akhirnya terjebak dalam rasa bersalah dan cinta yang teramat besar.

Namun lain bagi Eloni. Akibat dari penculikan itu, Eloni harus menanggung sakit dan penderitaan yang teramat besar dari dosa yang tak pernah ia lakukan. Benci dan dendam sudah terkubur dalam hatinya. Dia bersumpah tak akan pernah memaafkan Affandra hingga akhir hayatnya.

Sementara itu, seiring berjalannya waktu, Elona diam-diam mulai mencintai Affandra, cowok yang sebelumnya hanya di jadikan sebagai pelampiasan kesepiannya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah Eloni memaafkan Affandra? Atau akankah Elona berhasil mendapatkan kembali cinta Affandra setelah menghianatinya?

Silahkan baca ceritanya di "Cinta Yang Tertukar" Selamat membaca ya! Semoga suka ♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab- 26 Ketegaran di balik luka

Setelah membersihkan dirinya, Eloni membuka lemari pakaian. Sejenak, dia terpana. Gaun-gaun yang ada di dalam lemari itu, semuanya bagus. Dia jadi ragu untuk memakainya. Sebenarnya, dia juga takut kalau sampai calon istri Abian tau ada perempuan lain yang masuk kamarnya, dia pasti akan marah.

"Bagaimana ini, apa aku harus memakainya? Tapi kalau tidak, aku ngga punya pakaian lain," tanya Eloni pada dirinya sendiri. Namun pada akhirnya, dia memutuskan untuk memakainya. Dia tidak punya pilihan lain.

Sementara di kamar lain, setelah berganti pakaian, Abian mengambil foto Alsava, calon istrinya. Sambil memandanginya, Abian berucap.

"Kamu ngga marah kan sayang, jika aku membawa perempuan lain ke dalam kamarmu," ucap Abian.

"Aku yakin, kamu ngga akan marah. Karena aku tau, kamu punya hati yang tulus dan bersih. Kamu juga pasti akan mendukung kalau aku membantu orang lain, iya kan?" gumam Abian sambil mencium foto Alsava dengan sendu.

Matanya basah. Di tinggalkan tiba-tiba oleh orang yang sangat di sayangi sungguh sangat menyesakkan. Itulah yang kini di rasakan oleh Abian. Apalagi, tepat hari ini, seharusnya menjadi hari yang membahagiakan. Ya, hari ini tepat hari di mana pernikahan mereka seharusnya di langsungkan. Namun takdir berkata lain, Alsava harus pergi untuk selama-lamanya sebelum hari bahagia itu datang.

Alsava adalah wanita terbaik selain ibunya yang pernah di temui Abian selama hidupnya. Dia adalah wanita yang baik dan selalu ceria. Dia tak pernah mengeluh. Ketika melihat matanya, ada kedamaian yang terpancar. Hatinya putih sebening embun.

Selama hidupnya, dia selalu melakukan aksi-aksi sosial, membantu orang lain yang membutuhkan. Dia selalu mengorbankan kebahagiaannya asal orang lain bahagia. Itulah kenapa, Abian berani membawa Eloni masuk ke kamarnya. Bahkan sebelum pergi, Alsava berpesan agar Abian selalu berbuat baik pada orang lain. Menolong Eloni adalah rangkaian dari pesan Alsava yang ingin Abian tunaikan. Dia sangat mengerti bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat di sayangi. Rasanya sakit. Dia tidak ingin melihat orang lain merasakan itu.

Abian memeluk erat foto Alsava. Kemudian dia meletakkannya kembali di meja. Di sapunya air mata yang dari tadi menetes dari kelopak matanya. Setelah menarik nafas panjang, Abian keluar.

Di kamar, Eloni terus memandangi dirinya di cermin. Dia seakan tidak percaya itu adalah dirinya. Saat memilih pakaian tadi, dia memilih yang menurutnya paling sederhana. Namun setelah dia pakai, dia merasa tidak pantas. Baju itu terlalu bagus. Dia terus mematut dirinya di depan cermin hingga dia di kagetkan dengan suara ketukan dari balik pintu.

"Iya sebentar," ucap Eloni menjawab ketukan Abian.

Setelah menarik nafas panjang, Eloni keluar. Sejenak Abian terhenyak. Matanya tak bisa lepas dari Eloni. Dia seakan melihat Alsava sedang berdiri di depannya dengan senyum cerianya.

"Mas," panggil Eloni mengagetkan Abian. "Ada apa ya? Apa ada yang aneh?" tanya Eloni heran melihat Abian.

"Ehhhh... ngga apa-apa kok," balas Abian kaget dan segera tersadar dari lamunannya.

"Oh iya, aku sudah buatkan teh hangat, ayo minum! Kamu pasti kedinginan," ajak Abian mengalihkan perhatian.

Eloni tak langsung menjawab. Dia sebenarnya masih heran. Kenapa Abian begitu baik padanya, padahal mereka baru saja bertemu. Dan lebih dari itu, Eloni takut kalau calon istri Abian tau dia akan salah paham.

"Ayo! Nanti keburu dingin tehnya," ajak Abian sekali lagi. Eloni pun menurut.

"Tapi ngomong-ngomong kita belum saling kenal," ucap Abian di tengah perjamuan ngeteh mereka.

"Perkenalkan, namaku Abian," ucap Abian sambil mengulurkan tangannya. Tak menunggu lama, Eloni pun langsung menyambut tangan Abian.

"Eloni," balas Eloni singkat.

"Tapi... ngomong-ngomong, terima kasih ya, karena hari ini udah nolongin aku. Aku ngga tau kalau saat itu kamu ngga datang menahanku, mungkin aku sudah tak ada lagi di dunia ini," ujar Eloni menyesali perbuatannya.

"Sama-sama, tapi lain kali kamu jangan berpikiran seperti itu lagi," balas Abian mengingatkan.

"Iya, aku janji, ngga akan melakukan hal bodoh seperti itu lagi. Terima kasih juga, karena kamu sudah menyadarkan aku."

"Eh, tapi apa orang tuamu tidak akan mencarimu?" tanya Abian yang langsung menyadarkan Eloni.

"Astaga!" seru Eloni. Dan tiba-tiba dia langsung berlari ke kamar. Dia lupa kalau sejak tadi ponselnya di matikan.

Abian mengerutkan dahinya heran menyaksikan Eloni yang berlari dengan tiba-tiba. Dia lalu kemudian menyusulnya.

"Kamu kenapa?"

"Aku lupa kalau tadi ponselku mati. Pasti sekarang orang tuaku sedang khawatir," ucap Eloni sambil menghidupkan ponselnya. Dan benar saja, berapa puluh panggilan dan pesan langsung masuk begitu ponselnya aktif. Lalu bergegas dia balik menelpon.

"Halo, Eloni kamu di mana sayang? Kenapa ponselmu dari tadi tidak aktif? Apa kamu baik-baik saja? Ibu dan ayah sangat mengkhawatirkanmu," desakan berbagai pertanyaan langsung menghambur dari mulut Bu Ratih begitu mengangkat telpon dari Eloni.

"Eloni baik-baik saja, Bu. Maaf, tadi ponsel Eloni sedang lobet," jawab Eloni bohong. Ponselnya tadi bukan lobet, melainkan dia matikan sendiri.

"Tapi sekarang kamu di mana sayang? Tadi ibu menanyakanmu kepada Vio, tapi dia tidak bersamamu," tanya Bu Ratih masih khawatir. Hilangnya Eloni beberapa waktu lalu, masih begitu membekas di ingatannya. Sehingga, sejak saat Eloni kembali, dia selalu mengkhawatirkannya jika pergi tak memberi kabar. Apalagi, tadi ketika menelpon Vio dan dia tak bersamanya. Kekhawatirannya pun semakin menjadi-jadi. Selama ini, yang Bu Ratih tau, Eloni hanya punya satu teman dekat yaitu Vio.

"Ibu ngga usah khawatir, aku ngga apa-apa kok. Aku sekarang lagi di rumah teman. Sebentar lagi aku pulang," balas Eloni berusaha menenangkan ibunya.

"Baiklah Nak, kamu cepat pulang ya!"

"Iya, Bu."

Setelah menelpon, Eloni menarik nafas panjang. Dia merasa bersalah pada orang tuanya. Dia yakin, mereka pasti sangat khawatir. Apalagi, dia pernah hilang sebelumnya.

"Abian, aku harus pulang sekarang!" ujar Eloni setelah menutup telpon.

"Aku akan mengantarmu!"

"Ngga usah. Aku udah ngerepotin kamu dari tadi. Aku akan naik taksi," balas Eloni merasa tak enak.

"Ngga apa-apa, aku akan mengantarmu."

"Tapi..."

"Udah, Ayo!"

Eloni lagi-lagi tak bisa menolak. Di jalan pulang Eloni terlihat gelisah seperti ingin bertanya.

"Kamu kenapa?" tanya Abian menyadari raut wajah Eloni.

"Sebenarnya, aku mau bertanya."

"Kamu mau nanya apa?"

"Apa ngga apa-apa kalau calon istrimu tau tentang aku?" tanya Eloni dengan ragu-ragu. Namun seketika, air muka Abian langsung berubah sedih.

"Kamu kenapa? Apa aku salah bicara?" tanya Eloni sedikit panik karena takut pertanyaannya sudah menyinggung Abian.

"Ngga, ngga apa-apa kok. Pertanyaanmu ngga salah. Sebenarnya calon istriku sudah meninggal sejak seminggu yang lalu," ucap Abian berusaha tegar.

"Ouwhhhhh...maaf," ujar Eloni terkejut dan merasa bersalah.

"Ngga apa-apa."

"Aku turut berduka cita. Semoga dia di tempatkan di tempat yang indah," doa Eloni tulus dengan raut wajah sedih.

"Aaminn...terima kasih."

Setelah itu, tak ada lagi percakapan. Namun di dalam hati Eloni, dia kagum pada Abian karena mampu menyembunyikan semua lukanya dan tetap bersikap tegar. Eloni jadi malu pada dirinya. Sebelumnya, dia berpikir bahwa dialah satu-satunya orang yang mempunyai masalah berat.

Setidaknya hari ini, meskipun punya masalah, dia masih bisa melihat dan bersama-sama dengan orang-orang yang di cintainya. Dia jadi membayangkan bagaimana perasaan orang tuanya jika kehilangannya. Rasanya dia ingin cepat-cepat sampai ke rumahnya. Memeluk ayah dan ibunya. Meminta maaf pada mereka, karena sudah berpikir untuk bunuh diri.

1
Mama jen
G tau malu elona
mika
pas cek up,, ke dokter berapa bln yg lalu,, jenis kelamin nya cowo knp pas lahir ko cewek njiir cerita gmn in hedooh
mika
eloni ini sangat naif dan bodoh 😒😒😒😒
Tina Lince
mf, aku paling gak suka.. kalau kakak adik sekandung kok bermusuhan
Helena Rusliana
penulisnya suka orang yg jahat,akanya disini yg jahst yg menang
Helena Rusliana
perempuan iblis
Helena Rusliana
semoga mati kk yg jahat seperti itu
Helena Rusliana
yang oon dodoni Eloni, dia tahu temannya marah sama dia tapi tidak bisa jelaskan kalau dia kembar, cerita gila danbodoh
Helena Rusliana
ah berlebihan ceritanya mbak...kalau mbak berteman ada ya temannya itu gx tahu apa2 soal sahabatnya padahal sering main kerumahnya, sahabst macam apa tu????
Helena Rusliana
cerita bodoh soh masa sajabatan tidak tahu kalau temannya kembar lagian tidakbperlu juga disembunyikan heran
Fairuzah Abd Wahab
semoga kedepan bisa ada sambungannya ya.
Lintari
Terima kasih untuk para readers yang sudah menemani perjalanan Eloni. Maaf jika karyaku masih berantakan. Kalau para readers masih mau baca karyaku, silahkan mampir di novelku yang berjudul "Unperfect Life". ❤️❤️❤️
Aze_reen"
berharap klo eloni hamil seorang putra dari benih abian.. yg lahir wajahnya juga mirip banget sm abian.. setidaknya ada yg dikenang..
dan ada penerus keluarga abian dan pelipur lara ibunya abian dirumah..😢😢

lanjut extra part ya kk...
Aze_reen": otw melipir lgi kk...
total 2 replies
Lia Sari Ramadhan
kok sed y thor
Lintari: Athor juga sedih, hiks
total 1 replies
Lia Sari Ramadhan
smgt thor
Lia Sari Ramadhan
jgn tamat dlu
Lia Sari Ramadhan
msih ljt kn thor
Lia Sari Ramadhan: aloni kn blm berstu sma.affandrathor
total 2 replies
Aze_reen"
elona bnr2 ga ada insafnya...
muly mulia
itu karma untuk elona, setelah keguguran semoga elona gak bisa hamil lagi & di penjara elona dapat musuh yg menindasnya biar lengkap sudah penderitaan nya
Aze_reen"
sumpah merinding aku.. liat kelakuan elona yg kaya dajjal...
wlw ajal depan mata ga bakalan tobat.. malah akan semakin mmbenci eloni...

neraka tempat abadimu elona
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!