Indonesia
NovelToon NovelToon
Rasa Yang Asing

Rasa Yang Asing

Status: tamat
Genre:Romansa / Keluarga & Kasih Sayang / Teen School/College / Tamat
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~NOVEL KE 3~
Ranum binna Adnan tak tahu dengan rahasia di balik kelahiran nya 16 tahun yang lalu. Ia mulanya merasa jadi seperti gadis biasa lainnya yang semangat menyambut masa putih abu-abu nya dengan harap-harap cemas.
Semua rahasia tentang kelahirannya perlahan terkuak sejak perkenalannya dengan seorang teman lelaki di kelas nya. Sang ketua kelas yang populer.
Ranum yang pemalu tak menyangka akan menerima perhatian lebih dari Adnan dan juga orang-orang yang tak terlalu dikenal nya dengan baik.
Dan, saat rahasia itu terbuka sepenuh nya, Ranum tahu. Kalau ia harus bersiap pula dengan bahaya yang mengincar nya sejak lima belas tahun yang lalu. Saat ia harus berpisah dari ibu kandung nya sendiri...
Bagaimana kah kelanjutan kisah gadis pemalu ini? ada banyak cerita tentang persahabatan, keluarga, cinta, dan penerimaan yang bisa dipelajari dalam kisah nya Ranum ini.
>>soundtrack ke 1: "Tak Dicintaimu" by D'Revinzer di eps. 10
soundtrack ke 2: "Tak kan Terganti" by D'Revinzer di ep

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dugaan Tari

Kania, Tari dan Ranum sudah mengitari taman Bundaran sebanyak dua kali. Dan kini ketiga nya sedang duduk lesehan di pinggiran taman. Masing-masing memegang botol air mineral yang isinya telah separo diminum.

"Ternyata lumayan ramai juga ya di sini kalau hari Minggu?"

Ranum mengamati lalu lalang orang yang juga hendak berolahraga.

"Hari biasa juga ramai kok, Kak. Tapi kebanyakan sih cuma ibu-ibu yang pada ikutan senam aerobik," sahut Kania.

Ranum pun teringat kalau Kania memang sering joging juga pagi-pagi sebelum berangkat sekolah.

Pandangan Ranum kemudian beralih ke sekumpulan orang yang sedang melakukan senam aerobik di pertengahan taman.

"Dilihat dari gerakan nya, kayak nya senam nya baru mulai, ya gak sih?" gumam Tari dengan suara pelan.

Ranum lalu melihat gerakan para peserta senam aerobik di depannya itu. Dan ia pun sependapat juga dengan komentar Tari barusan.

"Wahh.. iya tuh! Yuk kita ikutan, Kak, Tar!" Ajak Kania yang langsung bangun berdiri dan ikut berbaris di bagian belakang kumpulan orang-orang itu.

Pada awalnya Ranum hanya menganga terkejut saat dilihat nya Kania yang langsung ikutan senam aerobik. Ranum sendiri merasa malu untuk mengikuti ajakan adik nya itu. Jadi ia memutuskan untuk duduk menunggu Kania selesai senam saja di tempat duduk nya kini.

Ranum lalu menoleh ke Tari. Namun ia harus kembali dibuat terkejut saat melihat Tari yang juga bangkit berdiri dan menyusul Kania untuk ikutan senam.

Tinggallah Ranum sendirian di tempat itu. Untuk mengusir rasa tak nyaman karena menunggu sendiri, akhirnya Ranum mengeluarkan headset dan ponsel nya.

Dan tak berapa lama, Ranum pun terbuai dalam alunan musik lagunya Lazuli Nun yang berjudul, "Aku Masih ada di sini".

Bila pagi datang, dan tunjukkan hari yang terang

Meski saat nya ku tuk pergi, dan engkau sendiri

Terdiam ku menanti, melupakan hal buruk yang terjadi

Melihat mu masih menangis, pun aku bersedih

Oh.. sahabat, jangan lah kau terus berduka,

Tersenyumlah..

Aku masih ada di sini..

Reff: Masih ada waktu untuk kita berdua tuk bersama

Lalui masa indah kita..

Meski nanti aku akan jauh darimu

Tapi yakinlah, hati ku selalu di dekat mu

Temani hari-hari mu..

Puk.

Ranum tersentak kaget begitu ia merasakan tepukan pelan di bahu kiri nya.

Dan, begitu ia mendapati sosok wajah yang tak asing lagi bagi nya, Ranum pun langsung menyapa orang itu.

"Ngapain kamu di sini?" Tanya Ranum sedikit bernada ketus.

"Ya olahraga, lah. Masa iya saya mau berenang," sahut Adnan menimpali.

"..."

Adnan kemudian ikutan duduk di samping Ranum. Kemudian balik bertanya kepada gadis itu.

"Kamu sendiri ngapain duduk di sini sendirian? Ngelamun pula. Bahaya banget lho melamun di tempat umum sendirian," tegur Adnan kemudian.

"Aku enggak melamun kok," elak Ranum sambil memandang ke tempat Kania dan Tari berada.

"Lha wong saya melihat nya sendiri kok. Tadi itu kamu jelas-jelas melamun," Adnan mengotot dengan argumen nya.

"Terserah lah kalau gak percaya," ucap Ranum acuh tak acuh.

Dan beberapa menit berikut nya, tak ada lagi percakapan di antara Ranum dan juga Adnan.

Ranum kembali memasang headset ke telinga nya untuk mendengarkan lantunan lagu Lazuli Nun berikut nya. Namun..

Lagi-lagi Adnan menepuk pundak gadis itu.

"Apa lagi sih?" Tanya Ranum mulai tak sabar.

"Eer.. itu. Mau pinjam hp nya bentar dong. Aku mau ngabarin Agus kalau aku gak bisa ikutan main futsal," Adnan beralasan.

"Memang nya ponsel mu ke mana?" Tanya Ranum setengah kesal karena merasa terus diganggu.

"Lowbet. Baru Ingat sama janji ku ke Agus barusan. Jadi.. boleh ku pinjam ponsel nya?" Tanya Adnan kembali.

Ranum pun akhirnya memberikan ponsel nya kepada Adnan. Dan ia melihat sendiri ketika Adnan mengirimkan pesan ke Sebuah nomor yang dihafal nya di luar kepala.

Setelah mengirimkan pesan, Adnan mengembalikan ponsel Ranum.

"Makasih ya, Num."

Ranum mengangguk singkat, lalu kembali memasang headset ke telinga nya.

Sebenarnya Ranum tak benar-benar tidak menyukai Adnan juga sih. Ia hanya merasa canggung dan malu saja setiap harus berhadapan dengan anak laki-laki sebaya nya. Jadi seringnya untuk menutupi kegugupannya, Ranum jadi tampak bersikap jutek ke lawan jenis nya itu.

Asik mendengar lantunan musik dengan mata yang sengaja ia pejam kan, Ranum lagi-lagi dibuat kaget saat Kania dan Tari tahu-tahu telah selesai senam.

Keduanya tampak kelelahan namun masih bisa tertawa kikik menertawakan sesuatu.

"Hoy!" Tari mengejutkan Ranum.

Dan Ranum pun seketika melata terkejut.

"Astaghfirullah..astaghforullahal 'azhiim..! Tari!" Ranum menatap Tari dengan pandangan mata yang agak menyipit.

"Lagian, kita mah pada senam aerobik. Lha Anum malah asik-asikan dengerin musik di ponsel. Niat olahraga gak sih, Num?" Tegur Tari.

Sayang nya, belum sempat Ranum menjawab, ucapannya terlebih dulu terpotong oleh suara seruan Kania kepada Adnan. Ternyata remaja lelaki itu masih duduk tak jauh dari tempat Ranum berada.

"Ehh.. ada Adnan. Kamu kok di sini, Nan?" Tanya Kania dengan nada akrab.

"Mm.. baik. Kamu adik nya Ranum kan ya?" Tanya Adnan memastikan.

"Yap! Anda betul sekali. Gimana, kita berdua mirip kan?" Seru Kania sambil menempelkan wajah nya ke sisi wajah Ranum.

Tari menganga tak percaya dengan sikap Kania yang begitu akrab berbincang dengan seorang cowok tampan.

Sementara itu, Ranum merasa tak suka dengan sikap Kania yang kelewat akrab dengan Adnan. Karena nya ia pun tiba-tiba saja berdiri dan mengajak Kania dan Tari untuk beranjak pulang.

"Pulang sekarang, yuk? Gerah banget nih," Ranum beralasan.

"Yah Kakak. Istirahat sebentar lah. Capek banget nih habis senam.." tolak Kania yang malah mendudukkan diri nya di bangku yang tak jauh dari Adnan.

Kania lalu mengajak bincang Adnan. Yang disahuti oleh teman sekelas nya Ranum itu dengan sabar dan ramah.

Sementara itu, Tari tiba-tiba saja berbisik ke telinga Ranum.

"Cowok ini ganteng juga, Num. Dia gebetannya Nia ya?" Tanya Tari.

"Gak tahu. Hh.. kita pulang duluan aja kah ya Rie?" Ajak Ranum dengan perasaan kesal yang sulit tuk dijelaskan.

Tari menganga sebentar saat ia menyadari Ranum yang sepertinya kesal. Pandangannya lalu berganti ke arah cowok yang didengarnya tadi bernama Adnan.

Sebuah dugaan pun muncul di benak Tari. Dan ia dibuat terkejut oleh dugaannya sendiri itu.

"Kamu suka cowok ini juga ya, Num?" Tanya Tari tiba-tiba dengan suara bisik, tepat ke telinga Ranum.

Hal ini membuat Ranum terkejut dan langsung berteriak cukup kencang.

"Ya enggak lah!"

Dan, semua mata orang-orang yang berada di sekitar Ranum pun langsung beralih menatap nya heran.

***

1
Phoenix Emas🍁
Mampir dulu ahh cerita kka keren"😍😍
Muhammad Ihsan
Hallo kak, maaf mengganggu waktu kakak

Mampir yuk ke novel ku judulnya VOLY KU

Terima kasih😁
meli meilia: hay jg ihsan.. sipplah.langsung mluncur ya..
total 1 replies
Rini Antika
jadi Adnan putra angkatnya, apa mungkin kalau sebenarnya Anak kandung Rahayu adalah Ranum?
meli meilia: hmm.. betul bgt rini
total 1 replies
Rini Antika
subhanallah, oragtua yg sll mengajarkan kebaikan
Rini Antika: iya, ranum beruntung sekali pny orangtua seperti itu
total 2 replies
Rini Antika
sepertinya Kania sudah mulai tertarik terhadap lawan jenis
meli meilia: iya rini.. pikiran nya memang agak lebih cepat ke soal cowok
total 1 replies
NandhiniAnak Babeh
ku kirim 🌹 aje Yee Mel.. nanti masuk lagi 😘😘😘😘😘
meli meilia: wahh.. terima kasih yaa Nandh..🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
NandhiniAnak Babeh
wah ada yg baru tp udah end nih.. akoh ga ada pemberitahuan sih 🥺
meli meilia: nulis nya barengan sama Novel mel yg Aku Bukan Rumput Liar, Nandh.. dpt tnatangan dr editor.. hee..
total 1 replies
Ryuko Aquarius
semangat thor
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Ry cicil ya Kk mel
Perjuangan Ucup mampir
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Stop Bully krn itu krn dampaknya mengerikan Ry pernah ngalaminya
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Sekarang jg dlm masa terberat buat Ry Kk mel
total 4 replies
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Hwaiting Kk
Time Travel Lia mampir
mom mimu
aku jadi senyum2 sendiri baca bab ini 😁😁😁
mom mimu
otak ku flash back langsung ke zaman putih abu2... banyak cerita yg bener2 bikin baper 😍😍😍
mom mimu
ngumpet di saku baju aja num kalo malu ,😄😄😄
mom mimu
Adnan kalo di balik jadi Nanda ya kak Mell, jdi nama bapak nya ranum 😁😁
meli meilia: betul bgt Mom.. saking cinta nya dulu Rahayu sama Nanda.. jd dia namain kedua anak nya dg nama Adnan..
total 1 replies
mom mimu
nyicil 2 bab dulu ya kak Mell... aku masih kurang fit soalnya, semangat terus 💪🏻💪🏻💪🏻
mom mimu
make over ranum terus Nia.. bikin kakak mu itu bertransformasi jadi cantik luar dan dalam 😁😁😁
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Hwaiting Kk Mel
Time Travel Lia mampir
meli meilia: makash ya Ry..
total 1 replies
Ameyas Rayman
Dampak positif sebuah persahabatan yang menanamkan hal positif pada yang lain nya karena persahabatan yang baik adalah bisa merubah sebuah kebiasaan yang buruk menjadi lebih baik laik lagi dalam hal apapun terutama sifat, sikap, pola pikir juga etitut atau tatakrama berteman dan bersosialisasi, saling menghargai menanamkan kejujuran dan kepercayaan yang kuat serta rasa empati satu sama lain sehingga tertanam rasa saling memiliki satu sama lain serta saling support dalam hal apapun baik suka maupun duka tampa memandang status sosial harta dan ras serta agama yang dimiliki... 🤭🤭🤭🤭 maaf sok bijak.... 🙏🙏🙏
meli meilia: santai aja Ame.. qt sama2 bertukar pikiran.. 🥰🥰
total 1 replies
Ameyas Rayman
sebuah persahabatan lebih indah daripada sebuah percintaan.. jangan rusak persahabatan karena sebuah rasa cinta.... cinta bisa hilang kapan saja tapi persahabatan akan lebih lekat terpatri dalam hati... jadi jangan campur adukan cinta dalam sebuah persahabatan apalagi bila kita mencintai orang yang sama lebih baik kita menguburnya dan biarkan orang yang kita cintai bahagia dengan pilihan nya dan mencintai bukan berarti harus memiliki
meli meilia: wahh.. betul bgt itu Ame..🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!