Indonesia
NovelToon NovelToon
My Cousin Perfect

My Cousin Perfect

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Septi

Sayangnya mereka sepupu, jadi perasaan yang muncul harus dipendam dan berusaha untuk menghilangkan. Walaupun sangatlah sulit bagi Liam untuk melupakan sepupunya yang memang telah di hatinya sejak dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Tujuan Pacaran

Merasa Liam tidak seperti biasa Violet pergi sendiri ke arah yang ditunjuk laki-laki itu. Sebenarnya Liam ingin kembali saja, tapi dia tidak tega melihat ketakutan Violet. Dia pun mengikuti dari belakang.

"Udah pipis aja, Abang tunggu." Ucap Liam ketika melihat Violet ragu masuk ke dalam bilik itu.

Setelah mendengar ucapan Liam, dia tahu kalau ada kakaknya itu mengantarnya. Akhirnya dia bisa membuang hajat dengan tenang.

Bintang terlihat jelas malam ini, kalau saja suasana hati Liam sedang bagus pasti akan sangat menyenangkan menikmatinya. Dia hanya bisa memandang keindahan ciptaan Tuhan yang berkelip malam cerah ini dengan hati sakit. Mengingat sekarang Violet telah mempunyai laki-laki yang dijadikannya pacar.

"Ayo bang, aku sudah selesai. " Suara Violet membuatnya berhenti menatap langit.

Kemudian mereka berjalan lagi ke arah tenda. Dengan Violet berjalan duluan, dan Liam mengawasi langkah gadis itu dari belakang.

Mungkin ini waktu yang tepat untuk mengomeli Violet pikir Liam.

"Sudah abang bilang nggak usah pacaran, kenapa tetap ngeyel?"

Violet berhenti melangkah, "Kenapa? bukankah Brian laki-laki yang baik dan tepat buat aku pacari. "

Mendengar ucapan Violet dia malah emosi, dia tidak suka Violet memuji laki-laki lain. Tapi sebenarnya dia juga mengakui kalau Brian memang terlihat baik.

"Lalu untuk apa kamu pacaran? "

"Tanyakan sama diri abang, kenapa abang juga pacaran? "

"Abang sedang tidak punya pacar, kenapa malah balik nanya. "

Mereka meneruskan perjalanan menuju tenda dengan perlahan sambil bicara. Mendengar kakak sepupunya ini tidak sedang berpacaran entah kenapa Violet senang mendengarnya.

"Aku sebenarnya hanya ingin seperti remaja pada umumnya, seperti teman-temanku mencoba hal yang menyenangkan. Seperti pacaran,kan aku penasaran bagaimana pacaran itu. Mungkin aku bisa merasakan menjadi spesial dimata seseorang. Dikasih perhatian lebih dan saling sayang. Itu pasti menyenangkan bukan." Violet memaparkan apa yang menjadi tujuannya kalau dia nanti pacaran.

Mendengar penuturan Violet, dia tidak rela kalau ada yang lebih perhatian daripada dirinya.

"Abang juga bisa, abang sayang sama kamu. "

Violet berpikir, kalau omongan Liam ada benarnya. Selama ini memang laki-laki ini sangat perhatian dan menunjukkan kalau dia sayang banget sama dia.

"Tapi abang kan sayang sebagai kakak. "

Liam tidak bisa membalasnya kalau sudah dengar mereka itu adik kakak.

"Dan yang paling aku inginkan dan bikin aku penasaran tuh, ciuman pertama. Katanya akan didapatkan pas pacaran untuk yang pertama kalinya. " imbuh Violet menyampaikan apa keinginannya.

"Kata siapa? ngarang tu orang. "

Violet berbalik, dan berhenti otomatis Liam juga berhenti.

"Aku penasaran banget bang yang namanya ciuman."

Mendengar ucapan Violet, ada dorongan dari dalam hati Liam untuk mewujudkan apa yang diinginkan gadis ini. Pertama dia melihat bibir Violet yang samar-samar terkena sinar lampu taman. Seperti memanggilnya untuk ia makan.

Berikutnya Liam maju satu langkah, menarik tengkuk Violet lalu menciumnya.

Violet langsung terkejut mendapatkan serangan dadakan dari Liam. Jantungnya hampir terlepas,darahnya berdesir hebat, dan ada rasa yang tidak bisa ia jabarkan.

Liam juga merasakan hal sama, tapi dia tidak boleh meneruskan kegilaan nya ini terlalu lama. Dia lepaskan setelah beberapa detik berlangsung, apalagi Violet tidak bereaksi membalasnya.

Setelah terlepas mereka salah tingkah, antara bingung mau ngapain. Tapi ada rasa kecewa dalam hati kecil yang dalam mereka kenapa hanya sebentar.

Namun tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat dari jauh dengan terkejutnya.

🦋

Setelah kejadian beberapa menit lalu Violet tidak bisa tidur begitu sampai di tenda. Tadi bahkan dia di tinggal Liam sendiri, laki-laki itu jalan duluan dengan cepat setelah memporak-porandakan hati Violet.

Violet berusaha memejamkan mata tapi sangat sulit untuk tidur. Peristiwa tadi terus berseliweran di kepalanya. Semua terjadi secara tiba-tiba. Padahal itu menurutnya adalah ciuman pertama dia.

'Kenapa sih malah sama abang Liam.' batinnya selalu bilang seperti itu. Karena terheran kakak sepupunya itu nekat menciumnya hanya karena dia ingin mendapatkan ciuman pertama nya.

Begitu pula di dalam tenda Liam, dia sulit tidur juga. Pikirannya juga selalu dihantui dengan kebodohannya tadi.

'Mungkin gue tadi kerasukan kali ya? atau pengaruh alkohol tadi? tapi kan gue nggak mabok. ' kata hatinya.

Sebenarnya dia minum sedikit saat bersama teman-teman Rafi tadi. Cuma iseng, untuk menghormati mereka saja pikirnya. Karena dia tipe yang tidak suka minum dan merokok. Pernah iya tapi tidak suka.

"Bang, tadi lo minum ya di camp sebelah? kenapa nggak ngajakin gue? " Tiba-tiba suara Iqbal yang masuk ke tenda bersama Brian mengagetkannya.

"Ngapain gue ngajakin anak kecil. "

"Halah, kalau gue tantang minum pasti lo yang kalah. " Iqbal tidak mah diremehkan.

"Lah bukannya lo katanya sudah haji Bal? lo doyan juga? " Sahut Brian, sambil merebahkan diri dipinggir.

Iqbal ada ditengah mereka.

"Cuma titel aja itu. "

"Cuma ngabisin duit orang tua lo itu, dasar beban! " Tambah Liam sambil membelakangi Iqbal setelah meledeknya.

"Kek elo enggak aja! " Iqbal tidak mau kalah.

🍂

Paginya Violet tidak mau bangun, kepalanya pusing setelah tidak bisa tidur semalam. Dia benar-benar ngantuk tapi tidak bisa tidur. Pikirannya masih dengan bayangan pengalaman pertama dia yang mendebarkan hatinya.

Begitu juga Liam, dia enggan keluar takut ketemu Violet. Dia bingung mau bereaksi apa. Setelah perbuatannya yang tidak dipikirkan dulu dampaknya.

Padahal semuanya sudah berkumpul untuk sarapan pagi bersama dengan masakan bunda.

"Violet kenapa belum keluar Vino? " Tanya Lina yang tidak menemukan Violet.

"Tidak enak badan Bun, kepalanya pusing. " Jawab Vino mulai makan.

"Waduh, pasti anak itu tidak nyaman tidur di tenda. Kasian sekali Vio... Kamu tuh Yah, pakai acara camping segala. Kan nggak nyaman emang tidur di tanah. " Lina sangat khawatir hingga menyalahkan suaminya yang mengajak mereka untuk camping.

"Kan ada kasur juga walaupun tipis, mungkin Vio tidak terbiasa aja. " Handoko tidak mau disalahkan karena memang ini sudah di setujui bersama.

Lina juga sadar tidak melihat Liam di sini.

"Liam mana? abang Liam kenapa belum keluar Bal? " tanyanya pada Iqbal yang sedang lahap makan.

"Paling masih tidur Bunda, semalam kan dia minum. " Iqbal sepertinya keceplosan hingga di pelototi Lina yang terkejut.

"APA? " Lina memang tidak suka kalau anaknya minum.

Lina langsung berdiri ingin memarahi anaknya itu.

"Sudah Bunda, mending sekarang Bunda lihat Vio saja yang sakit. Nanti biar ayah yang urus Liam. " cegah Handoko dengan alasan Violet.

Lina menghela nafas, berpikir kalau apa yang suaminya ini bilang ada benarnya juga.

"Baik, seret anak itu keluar. Mau jadi apa dia pakai acara minum segala. "

"Hakam! Kamu kan yang ngajak? " Tambah Lina menyalahkan Hakam, yang memang satu-satunya orang dirumahnya yang doyan minum.

"Lah kenapa aku bun? orang aku sama Cika terus sebelum tidur. Tanya aja ke abang, emang aku minum. " Hakam berkata jujur.

"Biar Hakam yang seret tu anak, enak aja minum nggak ngajak-ngajak."

Kemudian Hakam masuk tendanya Liam.

1
Riaaimutt
liam... tau lah,,
kalo wanita yg lagi emosi bilang pergi itu artinya jangan pergi
kalo bilang baik artinya tidak baik
Riaaimutt
hadeuh pusing bang..
Riaaimutt
makin parah aja nih...
Riaaimutt
kasian ya, liolet ...

sama2 harus menahan rasa. nyesek jadinya..

ini tu rasanya mirip kaya marahan ama suami,, sebenarnya kangen rindu tp gengsi kalo mau minta baikan duluan ya kan..
Riaaimutt
wak kaji emang beda
Sept: 😀 biar ada hiburan tujuannya
total 1 replies
Riaaimutt
jd uda ada niata meng halal kan nieh..
Sept: 😀niat aja
total 1 replies
Riaaimutt
kaka ade yg selalu ribut itu justru saling menyayangi...
Riaaimutt
orang tua mereka ini saudara tiri ya..
atau q yg salah baca di awal
Riaaimutt: nah itu lebih aman lg. cuss
total 2 replies
Teddy Aktadi
Luar biasa
Riaaimutt
lahh...🤣🤣
Riaaimutt
menurut ku boleh kok menikah dgn sepupu. sepupu itu kan sudah beda ayah bunda nya,, jd ya sah sah saja. walaupun ada sebagian adat/tradisi melarang.
( saya pernah mendengar seperti ini: td nya sodara (sepupu) abis nikah bermasalah, bercerai malah jd musuhan. sedangkan kl nikah nya sama orang lain kan apabila bercerai ya balik jadi orang lain lagi.. gak rugi.
tp apakah pernikahan melulu harus memikirkan perceraian. harusnya kan mikir gimana biar bahagia, langgeng, barokah rumah tangga nya)
Pena Fantasy: Hai, kamu!!.
Aku ada rekomendasi Novel baru nih buat kamu yang suka baca Novel Bergenre Fantasi, apalagi kalau suka tentang petualangan atau balas dendam. :)
Walaupun masih puluhan bab, tapi mungkin cerita ini bisa memenuhi selera kamu sebagai pembaca novel :)
total 2 replies
Riaaimutt
saking tampan nya sampe di kira malaikat 😂😂
Riaaimutt
hadir 🙋‍♀️
Sept: Terimakasih 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!