Indonesia
NovelToon NovelToon
Kekasih Impian MR. Mafia

Kekasih Impian MR. Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romantis / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sucii Amidasari

.
Sekuel Novel, Sikembar Sang penguasa 2, Bukan Gadis biasa yang juga terkait dengan Novel Cinta Pertamaku seorang Bos Mafia.
.

.
seorang Pria tampan larut dalam dendam hingga membuatnya menjadi sosok Pria terkejam membunuh tanpa ampun namun kekejamannya akan hilang jika bertemu Raya? apakah yang terjadi? siapa Raya bagi pria itu? apa yang membuat Pria itu begitu mengagumi gadis datar nan dingin itu?
.
.
Raya putri sulung Dylan dan Shindy, sifatnya yang dingin dan acuh menurun dari ayahnya berbanding terbalik dengan saudara kembarnya Satria.
.
.
.
silahkan dibaca! jika tidak suka pergi dan tidak usah tinggalkan jejak...
terimakasih.. Karya ini hanya ada di Noveltoon... jangan lupa baca Karya Nae yang lain ya..??
Like
Koment
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertemu Alya

.

.

Raya dan Alya pun keluar dari rumah Gala dan Kaisha setelah berpamitan dengan tuan rumah.

Dita menyetir mobil, Raya dan Alya dibelakang dengan dunia masing-masing.

"kak.. beli kebab yok..!! ". Seru Alya tiba-tiba

Raya melirik ponsel Alya dimana ada gambar Kebab disana, yang pasti adiknya berselera jadi menginginkan kebab juga.

"kak...! ". rengek Raya dibalas anggukan oleh nya.

"Yes...! Kak dita.. berhenti beli kebab ya? ". pinta Alya dengan ceria

"baik nona". balas Dita

.

.

"Alya mau kemana? ". tanya Raya mencekal tangan adiknya.

"ha? Alya mau beli lah kak". jawab Alya

Raya melihat ke arah Dita, "biarkan dia yang beli".

"issh.. Kak Dita nggak akan bisa membeli yang Alya mau, kan kakak tau sendiri Alya banyak maunya". jelas Alya

"kalau begitu antar adikku Dita..! melindungi nyawanya juga tugasmu".

"saya mengerti nona". jawab Dita

Dita dan Alya pun keluar dari mobil dan berjalan memasuki toko kebabnya.

Raya mengedarkan pandangannya

di dalam Alya memesan Kebab versi jumbo yang ia mau, beberapa orang disana tampak gemas dan bingung dengan pesanan Alya yang banyak maunya.

"baik nona..! akan kami siapkan". jawab pelayan toko

"kakak mau kebab apa? ". tanya Alya ke Dita

"apa saja Nona". jawab Dita

Alya memutar bola matanya dengan jengah, jawaban Dita memang menyebalkan tapi ia memesan juga untuk dita.

Alya mengedarkan pandangannya dan matanya melebar melihat Raka tengah duduk santai seperti sedang menunggu pesanan.

"abang ipar? ". gumam Alya berbinar

tanpa ragu Alya berlari ke arah Raka,

"Nona..? ". Dita pun ikut mengejar Alya entah apa yang terjadi.

Alya berdiri di depan Raka, Raka melihat kaki perempuanpun menaikkan pandangannya dan bertemu dengan gadis cantik memiliki bola mata biru sama seperti gadis impiannya.

"apa dia adiknya Raya? kenapa mata mereka bisa mirip? ". batin Raka yang tidak mengenal Alya

"aku Alya bang..! adik kandung kak Raya". Alya mengulurkan tangannya.

deg...!

Raka pun berdiri tegak menyambut tangan Alya, "maaf aku tidak tau wajah adiknya Raya tapi aku tau Raya punya adik".

Alya terkekeh pelan, "tidak apa bang..! abang ngapain disini? ".

Alya tanpa malu duduk disamping Raka tadi, Raka pun kembali duduk sambil bercerita akrab sama lain.

"abang tidak menyukai kakakku? ". tanya Alya blak-blakan.

"sekarang abang tanya. siapa yang tidak menyukai kakakmu? ". tanya balik Raka

Alya mengerjabkan matanya lalu matanya melebar seketika, "jadi...? "

Raka tersenyum mengelus kepala Alya, tanpa tau apa-apa para pengunjung wanita melihat Raka seperti itu berbisik-bisik gemas dan takjub namun bisa Dita dengar.

adik Raya adik Raka juga itulah prinsip Raka, ia menganggap Alya adik kecilnya yang lucu.

"baiklah.. berikan nomor abang! aku akan beritau apapun mengenai kakakku pada abang". Alya mengeluarkan ponselnya.

Raka tertawa pelan lalu menekan nomor nya sendiri, Alya menyeringai lebar dan menyimpan kontak nomor Raka dengan sebutan "abang ipar".

"lihat bang". Alya memamerkan nama kontak Raka di ponselnya

"kalau kakakmu tau dia bisa membunuh abang". kekeh Raka

"kak Raya juga sering mengancam membunuh abang ya? ". tanya Alya

Raka mengangguk

"kami aja adik kandungnya juga sering diancam seperti itu". kikik lucu Alya

"pesanan sudah siap nona". kata pelayan

Dita yang berjalan mengambil pesanan Alya lalu membayarnya dengan kartunya.

"udah bang..! kami pulang ya? ". izin Alya dibalas anggukan oleh Raka.

Raka mengusap kepala Alya yang tersenyum cerah lalu berlari ke arah Dita dan tampak oleh Raka Alya tengah mengomel karna Dita membayar pakai uangnya sendiri bukan uang Alya.

"mereka berbeda". gumam Raka tertawa lucu membandingkan kepribadian Alya dan Raya tapi tetap saja hati Raka hanya berlabuh pada Raya tidak berubah sejak pertemuan pertama mereka.

.

"kenapa mukamu panjang gitu dek? ". tanya Raya melihat wajah adiknya memberengut.

"itu kak..! kak Dita bayar pakai uangnya bukan pakai uang Alya kan Alya tidak mau dibayarin, nanti mami bisa marah."

Raya melihat ke arah Dita,

"nanti tinggal di transfer dek ! jangan memberengut ya? ". bujuk Raya

Alya mengangguk, "kakak tau apa yang menyebalkan kak? "

"hmm? ". Raya menyahut tidak mengerti

"katanya anggap saja bayaran untuk makan dia tadi.. kan Alya makin kesal kak! kita kan nggak jual makanan tadi".

Raya memijit pelipisnya, "kau tau adikku cerewet dita tapi kau memancingnya".

"maaf nona..! saya ceroboh". ucap Dita

Raya membujuk Alya yang masih ngambek.

Raka melihat mobil yang Alya masuki, "apa dia bersama kakaknya? ".

Raka berjalan ke arah mobil Alya.

"Nona !". Dita memanggil

"apaa?? ". jawab Alya membentak kesal

Raya melihat ke arah Dita saja.

"ada tuan Raka mahawira". jawab Dita

Alya langsung celingukan mencari Raka yang kini sudah dekat dengan mobilnya. Raya kaget ada Raka disini.

"kalian bertemu? ". tanya Raya

"iya kak! ". jawab alya tersenyum cerah seketika melupakan kemarahannya tadi.

Raka mengetuk pintu mobil Alya yang langsung di buka oleh Alya.

"abang? mau ketemu kak Raya? ". tebak Alya kepolosan melihat ke arah Raya

Raka kaget melihat Raya tapi segera ia menetralkan raut wajahnya.

"kamu menjatuhkan ini adik kecil". Raka mengeluarkan dompet Alya

"kenapa kamu ceroboh dek? ". tanya Raya melihat ke arah Alya yang selalu saja menjatuhkan dompetnya

"hehe.. maaf bang..! terimakasih". ucap Alya nyengir kuda.

"abang mau ikut ke rumah kami? ". tanya Alya

Raka melihat ke arah Raya yang melarikan pandangannya.

"tidak usah Alya..! abang ada urusan disini mau bertemu klien".

"ketemu Klien di tempat kebab? kok bisa? biasanya di restaurant atau hotel kan? ". tanya Alya tidak mengerti.

"iya Klien yang satu ini cukup unik". jawab Raka seadanya

"tuan.. klien nya sudah datang". Rio memanggil Raka

"tuh kan..! Kliennya datang". Raka melirik ke arah Rio

setelah berbincang sebentar akhirnya mobil Melviano itu pergi dari kawasan parkir.

Raya menatap tajam Alya.

"kenapa kamu bisa akrab dengannya dek? ". tanya Raya serius.

"issh.. kakak nggak tau punya abang ipar seorang bos Mafia itu keren tau, Alya suka sama abang ipar". jawab Alya begitu jujur.

"tapi kami cuma berteman dek, kenapa kamu membuat kakak malu? ". desis Raya

"tenang aja kak..! Alya ngga bilang abang ipar kok didepan bang Raka, cuma memanggil Abang, jadi tidak perlu khawatir ya kak".

Raya menggeleng kepalanya akan kelakuan Alya yang langsung cepat menerima Raka.

.

.

di dalam kamar Raya

"maaf..! adikku memang cerah dan kepribadiannya mudah berteman dengan siapapun,". pesan Raya untuk pertama kalinya pada Raka.

Raka yang menerima pesan dari Raya untuk pertama kalinya berdebar kencang, hatinya kembang-kempis membaca pesan Raya.

kontak Raya di hp Raka Raya-Ku

"tidak apa..! kepribadiannya berbeda sekali denganmu". balas Raka

"ck..! kau orang yang ke 1000 kian mengatakan kami berbeda". balas Raya

Raka melompat-lompat di kamarnya bisa saling mengirim pesan dengan Raya, padahal status mereka saat ini hanya teman tidak lebih.

.

.

.

selamat beraktifitas...! jangan lupa like dan koment nya ya??

.

.

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
bila perlu mati aja yeri
🧟‍♂️🧟‍♂️
terlalu berdrama murahan sekali sihh🙄🙄🙄katanya gadis polos ini lah itulah gk sesuai menjijikkan
🧟‍♂️🧟‍♂️
mampuss aja kau rayaa sok soan muak banget
🧟‍♂️🧟‍♂️
aneh udah bersuami kok semaunya sendiri si raya babi ini, mentang2 di bgtu di cintai sama raka, penulis nya sih yang bodoh bukan cerita nya sebenarnya,, penulis nya terlalu alay
🧟‍♂️🧟‍♂️
katanya kejam ini lah itulah, sampai dsni gue baru paham, emang sengaja di bkin menye2 biar bab nya banyak, jadi skip sampai di bab ini, cerita nya sdah mulai buruk dan bertele-tele
Yatun sri
keren lanjut ka
Intania Naj_Va
Luar biasa
Bocilzuka
Luar biasa
Nur Ramadani
Buruk
Nur Ramadani
Luar biasa 😶
Tiara Aza
robby tokoh baru ya thor , kan yg memperubutkan Yuri itu Robert
wine wins
pngn tau kabar morret
wine wins
banyak cerita nia sm arya ...
di banding al sm alya
Tatiw
si raya agak laen gaes psikopet di bilang imut ckcckckck
E.S
2 laki? Wkwk mamam lu raka
E.S
🤣🤣
Shinta Andayani
Luar biasa
Izza Kadir
cntik btol
dede mbo
ya peran nia nya bukan polos lagi , jatuh nya goblok
Alifatun Anikmah
9
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!