Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengasuh Anak Mantan Pacar

Mengasuh Anak Mantan Pacar

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arim

Alia dipecat secara tidak terhormat oleh direktur perusahaan tempat dia bekerja. Di fitnah mendapatkan posisi tinggi melakukan pendekatan genit dengan anak direktur perusahaan. Rekan kerjanya tidak ada yang mau membantu atau menolong sehingga itu semua menyakitkan hatinya sampai tengah malam akan kesedihannya itu datang empat pria asing ingin memanfaatkan kondisi Alia yang sedang putus asa tapi seorang pria datang untuk menolongnya. Namun, siapa sangka pria yang menolongnya itu adalah mantan pacar dan sudah mempunyai anak dari mantan istrinya lalu anak mantan pacarnya itu tiba-tiba ingin Alia menjadi pengasuhnya!

Dukung Author dengan memberikan dukungan komentar dan like-nya biar semangat update hehe

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28.

Perang akan dilakukan tengah malam ini yang bertepatan malam minggu. Strategi yang David buat sudah berjalan dengan bantuan ayah, dia mendapatkan bawahan kelas petinju bahkan ancaman juga akan dilakukannya agar Kakaknya bingung sehingga Alia bisa disingkirkan karena itu adalah tujuan utamanya

Bahkan, saat ini David merasa dirinya beruntung karena Ibunya Reza menyerahkan diri untuk menghentikan perang tersebut. Kemenangan sudah berada di telapak tangannya dengan percaya diri terlihat pada ekspresi wajahnya.

"Sudah lama sekali kita tidak bertemu, Bu Farida." ucap David dengan nada sopan disertai senyuman datar

"Kebiasaan untuk bersenang-senang bersama perempuan ternyata masih ada kemiripan dengan ibumu. Dia suka bermain bersama pria lain makanya Adam menceraikannya." balas Bu Farida sedikit gelisah melihat kamar hotel yang khusus untuk digunakan para mucikari

"Haha, kami berdua ternyata serupa. Yah, mungkin karena aku darah dagingnya lagipula wanita itu bebas untuk memilih pasangannya bahkan Bu Farida sendiri!" ucap David sambil senyum

"Apa yang terjadi dengannya?" tanya Bu Farida menyadari keanehan dari sikap David

"Hmm, mendapatkan apa yang seharusnya dia dapatkan mungkin saat ini lagi menderita penyakit mengerikan." jawab David dengan santai membicarakan keadaan ibunya

Bu Farida semakin gelisah karena mendengar suara jeritan perempuan dari berbagai kamar, meminta tolong sampai menangis.

"Ini sebenarnya tempat apa?" tanya Bu Farida mulai takut akan apa yang terjadi kepadanya

"Di dunia ini membutuhkan namanya uang. Adanya uang maka kehidupan akan sejahtera karena itulah dibutuhkan pemimpin yang dapat memikirkan satu kata itu tapi tidak ada karena peduli dengan dirinya sendiri termasuk diriku. Wanita itu akan selalu ada yang berpikir bahwa mereka lemah dan harus menyerah akan kehidupannya sehingga pasrah menjual diri tanpa memikirkan harga diri." jawab David dengan senyuman licik

"Cukup bicara panjang lebarnya! David, apa yang kamu lakukan?" tanya Bu Farida dengan nada kesal

David berhenti tersenyum dengan tatapan sinis mengarah Bu Farida.

"Bisnis hiburan malam adalah pekerjaanku, Perusahaan Royalee adalah tempatnya, judi dan lain-lain adalah permainannya. Kesenangan yang ingin dicari para orang kaya dan pekerjaan untuk mereka yang membuang harga dirinya. Selamat datang di Hotel Royalee, Bu Farida!" jawab David

Hotel Royalee terdiri 10 lantai dengan fasilitas lengkap yang akan memberikan kesenangan untuk para pelanggan bahkan lantai bawah salah satu favorit orang kaya untuk memperkaya diri dengan berjudi. Bu Farida ternyata berdiri dan menginjakkan kaki di markas musuh sesuai perkiraan Abbay mengenai tempat tersebut kini bukan hanya rencana David saja yang berjalan melainkan rencana Aileen ikut bergerak.

....

Sebelum Bu Farida menyerahkan diri kepada David. Mereka berdiskusi di kamar pribadi Abbay dengan Aileen menjadi pusat strategi tapi kekurangan informasi untuk melawan keberadaan David.

"Papa tahu tempat Paman David?" tanya Aileen duduk di pangkuan Alia sambil memakan cemilan

"Hmm, Papa sudah mencarinya pernah itu tapi yang ada cuma tersesat!" jawab Reza mengingat dia pernah tersesat di gang sempit

"Kalau soal tempat David menurutku dia akan berada di hotel tanpa nama ini." saut Abbay sambil memperlihatkan lokasi hotel tersebut melalui ponsel

"Kenapa Paman Abbay mengira tempat itu akan menjadi markasnya?" tanya Aileen

"Hotel tanpa nama ini mempunyai kesan berbahaya. Ada pengunjung luar negeri yang ingin liburan di Balikpapan memilih hotel ini untuk menginap kemudian saat bawahanku ingin mengajak mereka keliling Balikpapan malah uang mereka habis semua hingga bingung untuk pulang bahkan lebih parahnya ada pengunjung luar negeri hilang tanpa jejak dan kabar mengenainya sama sekali tidak diketahui oleh pihak keluarga." jawab Abbay

"Kata Papa, Paman David memimpin Perusahaan Royalee yang menjalankan bisnis hiburan yang berarti hiburannya bisa positif atau negatif." ucap Aileen

"Menurutku bisnisnya negatif karena David seperti itu orangnya!" balas Reza

"Tunggu sebentar jangan bicara lagi kumohon! Tolong jelaskan kenapa aku harus berada di sini mendengarkan masalah keluarga kalian yang terdengar sangat bahaya ini?" tanya Tasya sudah mengetahui keluarga Markel dari penjelasan Alia

"Tasya mohon bantuannya." ucap Alia

"Kata Papa, Paman David itu suka menilai aset perempuan karena Mbak Tasya masuk penilaiannya akan Aileen gunakan untuk memancingnya!" ucap Aileen dengan ekspresi serius

"Sejak kapan Aileen yang imut ini berpikiran seperti itu." ucap Tasya dengan ekspresi terkejut akan perubahan Aileen

Abbay menepuk pundak Tasya untuk membuatnya tenang agar diskusi terus berjalan.

"Tenang, Aileen tetap Aileen. Aku yakin Aileen mempunyai pikirannya sendiri kenapa memilihmu." ucap Abbay mendekati Tasya dari sisi kanan

Tasya terkejut melihat sosok tubuh besar langsung muncul dari sisi kanannya tapi jantungnya deg-degan ketika Abbay meliriknya. Tasya menutupi rasa malunya, merapikan rambut dan bersikap sopan membuat Alia menyadari apa yang sedang Tasya alami.

"Kalau boleh berpendapat menurutku hotel tanpa nama dengan sifat David kemungkinan ada hubungannya. Pertama apa yang David katakan adalah turis luar negeri ingin liburan malah kehabisan uang akibat menginap di tempat tersebut lalu kedua dari Reza mengenai David memilih bisnis negatif karena sifatnya. Jadi, kesimpulannya hotel tanpa nama ini adalah Perusahaan Royalee yang disembunyikan agar aman dari orang-orang tertentu!" ucap Alia berdasarkan hipotesisnya sendiri

Setelah urusannya selesai, Bu Farida mengikuti diskusi tersebut ternyata dirinya mendatangi rumah utama untuk bicara empat mata sama Adam. Aileen merasa mempunyai keluarga besar karena Papanya, Tante Alia, Mbak Tasya, Neneknya, Paman Abbay dan Mochi berkumpul kecuali Bibi Lina sama Pak Bayu yang tidak harus dilibatkan masalah ini.

"Ibu ga habis pikir kenapa kamu membebani Aileen dengan dunia mafia!" teriak Ibunya sambil menjewer telinga Reza dengan kuat

"Aduh, aduh, aduh! Leen sudah waktunya untuk mengetahui semua ini lagipula Leen tidak sendirian, ada kami!" balas Reza seketika ibunya berhenti menjewer

"Aileen, ibu akan membantumu untuk menyukseskan rencana tanpa korban ini. Kata Kakekmu, bawahan David sekelas petinju yang berarti akan sulit untuk menghadapinya apa lagi kita tidak akan memakai senjata api mungkin saja lawan akan memakainya." ucap Neneknya sambil mencubit pipi Aileen

Aileen berdiri dari pangkuan Alia sambil menunjukkan sikap percaya diri disertai senyuman pemenang.

"Aku sudah memutuskannya! Paman Abbay tempat yang Paman sebutkan akan Aileen percayai, Nenek sama Mbak Tasya akan menyusupi hotel tanpa nama lagipula Mbak Tasya ga ada yang kenal dengan wajahnya. Jadi, untuk Papa sama Paman Abbay tolong pantau lewat komunikasi suara sedangkan Aileen sama Tante Alia akan mengecek lewat kamera CCTV karena itu bisa Aileen lakukan memakai alat rahasia yaitu komputer dan inilah misi agen rahasia yang sebenarnya!" teriak Aileen dengan penuh semangat bermain misi asli

"...." semuanya diam mendengar rencana Aileen

....

Rencana Aileen yang sedang berjalan menyusupi markas David.

"Tasya lebih seksi lagi jangan malu-malu itu kata Leen!" teriak Reza lewat alat komunikasi

"Aileen dengarkan Mbak Tasya! Pokoknya Mbak ga mau hilang perawan di tempat seperti ini!" ucap Tasya dengan nada pelan disertai ekspresi takut melihat salah satu kamar hotel dijadikan tempat clubbing

"Tenang saja Mbak Tasya karena Aileen sudah memilih bodyguard yang bisa Mbak andalkan!" balas Aileen

Abbay menyamar dengan memakai topi dan masker beruntungnya tidak ada yang mengetahui dirinya ketika Tasya tahu Abbay mengawasinya sontak dia langsung percaya diri menjalankan rencana Aileen untuk menjadi pusat perhatian agar David memperhatikannya.

"Waktu kita sangat banyak oleh karena itu Aileen mengandalkan Papa untuk membuat membuat semuanya tidur!" ucap Aileen lewat komunikasi

"Beres putriku! Gas tidur sudah Papa siapkan untuk seluruh lantai di Hotel Royalee ini. Jadi, untuk ibu tolong jangan sampai David masuk ruangan CCTV dan berhati-hatilah tempat ini sangat berbahaya!" ucap Reza

Dia berhasil masuk hotel lewat pintu belakang ketika salah satu orang muntah akibat kebanyakan minum sehingga dirinya memakai pakaian orang tersebut dan masker agar tidak diketahui bawahan David.

"Melawan musuh yang percaya diri dengan strateginya itu cukup mudah untuk dihancurkan!" ucap Aileen dengan senyuman

Bersambung....

1
Lisa
Aq mampir Kak..bagus jg ceritanya..ayoo Reza deketin Alia lg 😊
Tokisaki Mirai 🍀
semangat terus bikin novelnya 😄
anggita
👌👌👍👍😑👏
anggita
hadiah 🌷bunga untukmu
Arim: terima kasih banyak kak angit terus semangatin
total 1 replies
anggita
oke👌 thor arim... semoga sukses novel barunya.
anggita
papa... CLBK
anggita
apartemen, borneo bay City balikpapan..
Esther
Semalam Berujung Petaka Hadir

Like👍 dan Coment semangat yahh ✍️ ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!