Indonesia
NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Suami Tua

Penjara Cinta Suami Tua

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Ibu Pengganti / Duda / Tamat
Popularitas:376.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lena Laiha

Rallyn Raihana, gadis berusia 20 tahun terpaksa harus menikah dengan seorang duda yang usianya jauh lebih tua darinya.

Karena kesalahpahaman Rallyn harus menikah dengan laki-laki yang tidak ia kenal sebelumnya bahkan namanya saja tak pernah didengarnya.

"Aaaaaa! Tidak mungkin! Ini tidak mungkin!" Rallyn tak percaya malam itu menjadi malam pernikahannya dengan seorang laki-laki bernama Jovanka Ashkara.

"Saya sudah menjadi duda dan saya tidak mau menjadi duda lagi," ucap Jovanka pada Rallyn.

"Apa! Duda? Oh astaga Rallyn nasib kamu ini sial banget. Nikah dengan tiba-tiba sama duda pula," ucap Rallyn pada dirinya sendiri.

Bagaimana kah kehidupan Rallyn setelah menikah dan siapakah sebenarnya laki-laki yang menikahinya malam itu?

Ayo kita cari tahu sama-sama di novel ini, novel yang berjudul 'PENJARA CINTA SUAMI TUA'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lena Laiha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28 Tidak Tahan

Setelah Bu Ningrum pergi, Rallyn langsung meminum jus alpukat itu hingga menghabiskan setengah gelas.

"Minum tuh jus buatan neneknya, jangan sampai mengecewakan nenek karena gak diminum," ucap Rallyn.

"Aku gak suka alpukat mungkin nenek lupa kalau aku gak suka alpukat," ucap Jo.

"Udah tua juga masih aja milih-milih makanan dan minuman giliran sama anaknya aja kukuh banget nyuruh dia makan dan minum yang bergizi," ucap Rallyn sembari menatap Jo.

"Aku selalu memakan dan meminum makanan dan minuman yang bergizi tapi untuk alpukat ini aku nyerah. Auto mual nyium baunya," ucap Jo.

"Hah ya sudah, aku tidak akan memaksa," ucap Rallyn.

"Besok kamu mau ngantar Alika sekolah lagi atau mau ke kantor?" tanya Jo.

"Menurut kamu?" Bukannya menjawab, Rallyn malah bertanya balik.

"Yang menurut kamu bikin kamu happy aja apa?" sahut Jo.

"Dua-duanya bikin aku happy," ucap Rallyn. "Kok aku pusing ya?" sambung Rallyn sembari memegangi keningnya.

"Apa, pusing? Ya udah kamu istirahat aja," ucap Jo.

Jo bangkit dari duduknya dan membantu Rallyn untuk berjalan memasuki kamarnya!

"Istirahatlah." Jo membaringkan tubuh Rallyn di tempat tidur lalu menutupi tubuhnya dengan selimut.

Baru Jo hendak beranjak dari sana, Rallyn meraih tangan Jo lalu menariknya hingga Jo hampir terjatuh dan menindih tubuhnya!

"Rallyn, apa yang kamu lakukan?" ucap Jo yang terkejut.

Saat itu Jo menahan tubuhnya agar tak sampai menindih tubuh Rallyn namun, tanpa diduga Rallyn meraih wajah Jo dan mendekatkannya pada wajahnya.

"Rallyn, kamu mau apa?" tanya Jo yang keheranan karena biasanya Rallyn akan menjauh saat ia kerjain tapi saat ini Rallyn sendiri yang memulainya.

Rallyn mulai mencumbu Jo dengan lembut dan penuh nafsu, Jo yang merasa ini keberuntungannya hanya nurut saja sambil menikmati permainan lidah Rallyn tapi lama-lama Rallyn mulai menjadi-jadi, dia mulai merayap kemana-mana dan mengarahkan tangan Jo pada dadanya! Hal itu membuat Jo merasa semakin aneh. Tidak biasanya Rallyn seperti itu.

Jo menyudahi percumbuan panas itu lalu mengecek suhu tubuh Rallyn dengan menempelkan tangannya di kening Rallyn.

"Kamu sakit kali," ucap Jo, "tapi gak panas," sambung Jo.

"Oh ayolah, Sayang kita bersenang-senang aku sudah tidak tahan," ucap Rallyn sembari terus menggerayangi Jo.

"Jangan-jangan kamu salah makan," ucap Jo sembari terus melepaskan tangan Rallyn yang berusaha meraba perut hingga dadanya.

"Ah ini pasti perbuatan nenek," gumam Jo yang baru ingat dengan jus buatan Bu Ningrum.

"Ayo, Jo lakukan sesuatu yang bisa membuatku bahagia. Ah panas sekali tubuhku," ucap Rallyn yang berusia membuka bajunya.

"Hey jangan!" Jo menghalangi Rallyn untuk membuka bajunya sendiri.

Rallyn tersenyum lalu memeluk Jo dengan erat dan mulai menindih tubuhn Jo!

"Kamu mau memper***a aku?" ucap Jo.

Sebenarnya bisa saja Jo melakukan hal yang memang seharusnya mereka lakukan itu tapi Jo tidak mau melakukannya saat Rallyn sedang tidak sadarkan diri.

Ia tahu neneknya mencampurkan obat pada jus itu agar mereka sama-sama merasakan hasrat yang kuat dan akhirnya mereka mencetak cucu untuknya.

Jo yang pintar langsung menggulingkan tubuhnya hingga kini Rallyn yang berada di bawah tubuhnya! Setelah itu ia mengambil ponselnya dan merekam aksi Rallyn saat itu.

Bukan berniat jahil atau pun semacamnya, Jo tidak ingin Rallyn salah paham padanya dan ia akan menjadikan video itu sebagai bukti bahwa dirinya tidak bersalah.

Saat Jo meletakkan ponselnya di tempat yang dapat menangkap semua yang ada di dalam kabarnya, Rallyn terus memeluk Jo dari belakang hingga Jo merasa sedikit kesulitan untuk bergerak.

Setelah selesai dengan ponselnya, Jo memangku tubuh Rallyn dan membaringkannya di atas tempat tidur!

"Diam," ucap Jo sembari menatap Rallyn.

Rallyn tersenyum lalu menarik baju Jo agar Jo mendekat padanya! Ia berusaha mencumbu Jo kembali namun, Jo menolak karena takut tak dapat menahan hasratnya.

Jo bangkit untuk segera pergi meninggalkan Rallyn!

Rallyn membuka pakaiannya sendiri dan memaksa Jo untuk bersenang-senang dengannya!

"Kalau kamu sedang sadar mungkin aku sudah melakukannya dari tadi," ucap Jo sembari menatap Rallyn yang sudah tak mengenakan pakaian dan kini hanya menggunakan pakaian dalamnya saja," ucap Jo.

Jo menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Rallyn di kamarnya!

Sementara itu Rallyn yang sudah terlanjur mengonsumsi obat per*****g bermain sendiri di dalam kamar itu.

Setelah menutup pintu kamar dan menguncinya dari luar , Jo berjalan menuruni anak tangga dan berjalan ke kamar tamu!

Di dalam kamar itu Jo tidak langsung tertidur, dia terbayang dan terus merasakan sentuhan dan cumbuan Rallyn padanya.

Setelah lama tak merasakan belaian itu kini Jo kembali merasakannya meski Rallyn dalam keadaan terpengaruh obat keras.

"Kapan kamu jadi milikku, Rallyn. Aku tahu aku berhak atas dirimu tapi aku tidak mau kejadian malam ini akan membuat kamu semakin sulit untuk aku miliki, aku takut kamu malah pergi menjauh dari ku," batin Jo.

Tak ada yang bisa ia lakukan di dalam kamar itu karena di dalam kamar itu tidak ada televisi, mau memainkan ponsel pun tidak bisa karena ponselnya ia tinggalkan di dalam kamarnya.

Jo kegelisahan karena menahan hasrat yang terlanjur hadir dan menyapa dirinya, ia sudah mencoba untuk tidur tapi tetap tidak bisa tidur dengan tenang.

"Aaah! Ini gara-gara nenek. Aku harus apa? Gak mungkin aku marah pada nenek nanti yang ada aku dimarahi balik," ucap Jo sembari mengacak tempat tidur!

Bersambung

1
SRI HANDAYANI
perempuan blo*on...
Lena Laiha: 😅😅😅😅🤭
total 1 replies
SRI HANDAYANI
untung sj kau tegas rallyn...lawan tu kambing congek..
SRI HANDAYANI
jo memang laki2 goblok, tdk punya pendirian😛😛
aws jo, kamu nyakitin rallyn, rumah kamu digruduk pembaca
Lena Laiha: 🤭 wkwkwk
total 1 replies
SRI HANDAYANI
mas duda aku suka...🌹🌹🌹
hayo jus opo iko
Lena Laiha: apa ya
total 1 replies
Ibuk Kumaiyah
Luar biasa
@haerani-d
terimakasih kak, ceritanya seru dan menarik
Lena Laiha: terima kasih kembali ☺
total 1 replies
Lina ciello
nah kon
Lina ciello
ditegur sek maha kuasa kui
Lina ciello
brengsekkkk sumpahhh 😠😡
Lina ciello
betul bu...
Lina ciello
ancen goblok. kok jo kuii.. buta mata n hatii kok 😠😡
Lina ciello
😡😠
Lina ciello
mampusoooo ae jooo.. brengsekkka ancenn kon iku 😡
Lena Laiha: boleh marah
total 1 replies
ameraa
baguslah Jo mati
ameraa
raliyn 👍
Lina ciello
waikii sesuatuuu mesti jus e🤣
Lena Laiha: pastinya 🤭
total 1 replies
ameraa
raliyn yg aneh🤣😂🤣
Lena Laiha: masa? 🤣
total 1 replies
ameraa
😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!