Indonesia
NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penting

Ketika malam tiba, suasana rumah sakit tentu terasa sedikit berbeda. Tidak seramai di pagi, siang, atau sore hari. Hanya ada beberapa kerabat pasien atau pun dokter yang berlalu lalang, selebihnya para makhluk astral yang berkeliaran.

"Kira-kira kalau Princess tau kita sempat ngintip tadi, dia bakal marah enggak, ya?" tanya si Suster Ngesot pada si Pocong Gosong yang kini menjadi bestie-nya, eh, sepertinya lebih dari itu?

"Kayaknya sih bakal marah dikit." Pocong Gosong itu melompat mendekat. Agar suasana ngobrol dengan si Suster Ngesot lebih enak.

"Kenapa sedikit?"

"Soalnya, kan Princess sekarang lagi kasmaran, jadi enggak punya tenaga buat marah-marah," Pocong Gosong menyimpulkan sendiri.

Tapi si Suster Ngesot justru mengangguk setuju. Karena tadi mereka berdua sempat melihat momen ketika Ranaya memeluk Arka—si Ojol Tampan itu. Sehingga keduanya sama-sama menyimpulkan kalau Ranaya dan Arka sedang kasmaran.

"Ngomong-ngomong, makin hari kamu makin cantik, ya," ucap Pocong Gosong pada Suster Ngesot yang wajahnya kini sudah tidak belatungan lagi. Berkat tindakan operasi abal-abal yang Ranaya lakukan beberapa hari yang lalu.

"Bisa aja kamu!" Suster Ngesot itu tersipu malu. Si Pocong Gosong juga ikut tersenyum, salah tingkah. Sepertinya, mereka berdua yang sedang kasmaran sekarang!

****

Ranaya menatap jalanan di depan rumah sakit melalui jendela kamar Arka. Kini, jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam. Arka yang sudah makan malam dan minum obat kini tertidur pulas. Kondisinya juga sudah mulai membaik, kata dokter besok siang dia sudah boleh pulang.

"Tumben mereka belum datang lagi," lirih Ranaya karena sampai sekarang ayah dan mamanya tidak datang lagi ke rumah sakit, begitu pun Agatha. Biasanya mereka bertiga selalu datang, bahkan mamanya hampir setiap malam menginap di kamar rawat Ranaya. Tapi sekarang? Tak ada satu pun dari mereka yang datang.

Ranaya menoleh, ia menatap Arka beberapa detik. "Kamu istirahat, ya. Aku pergi sebentar."

Ranaya melayang meninggalkan kamar Arka. Pertama-tama ia menuju kamarnya. Namun tetap saja, tidak ada siapa pun di sana, kecuali tubuhnya yang masih terbaring lemah.

"Apa terjadi sesuatu pada mereka?" gumam Ranaya. Tanpa pikir panjang gadis itu melayang keluar kamar hendak pergi mengecek langsung keadaan mamanya di rumah, namun saat Ranaya baru saja sampai di lorong depan kamarnya, ia melihat Agatha datang dan berjalan cepat ke arah kamarnya.

"Tha?" Ranaya balik badan. Ia mengikuti Agatha.

*

*

*

Di dalam kamar Ranaya. Agatha berdiri di samping ranjang. Ia memegang tangan Ranaya pelan. "Sorry, ya, Nay. Gue baru balik sekarang."

Agatha menarik kursi, ia duduk tepat di sisi kanan ranjang. Wajahnya terlihat sangat kelelahan. Gadis itu menatap sekeliling kamar, ia menarik napas pelan, kemudian berkata, "Nay. Lu di sini sekarang?"

Ranaya yang berada tepat di samping Agatha menarik pelan baju yang gadis itu gunakan, sebagai jawaban kalau dia ada di sana.

Meskipun pernah melihat dan mengobrol langsung dengan Ranaya sebelumnya, Agatha tetap saja kaget ketika bajunya tiba-tiba ditarik oleh Ranaya.

"Aduh, Nay, lu ngagetin gue!" Agatha membuang napas pelan sembari mengusap-usap dadanya yang deg-degan karena kaget. Sementara Ranaya hanya bisa memutar bola mata. Dia kan tidak bermaksud untuk mengagetkan Agatha.

Setelah merasa lebih tenang, Agatha pun mulai menyampaikan hal penting yang sudah ia simpan sejak tadi pagi.

"Nay, gue sebenernya bingung mau mulai dari mana. Tapi intinya, kecelakaan malam itu bukanlah sebuah kebetulan. Ada seseorang yang sengaja mau nyelakain kita, lebih tepatnya lu," ucap Agatha dengan suara yang gemetar, jujur dia masih sangat trauma kalau harus mengingat kejadian malam itu lagi.

"Maksudnya? Siapa yang nyelakain gue?" tanya Ranaya, tentu Agatha tidak bisa mendengarnya. Tapi seolah tahu kalau Ranaya akan menanyakan hal itu, Agatha kembali menarik napas panjang.

"Orang yang nabrak kita udah berhasil diamankan, awalnya dia ngaku kalau dia enggak sengaja. Tapi begitu dicek urin, dia positif mengonsumsi narkoba, jadi kemungkinan hukumannya akan diperberat. Dan sekarang, dia tiba-tiba ngaku disuruh oleh seseorang. Gue juga belum tau siapa, tapi yang jelas, orang itu pasti kenal lu dan gue, kan?" jelas Agatha. Hal itulah yang ia urus sejak tadi pagi, bolak-balik ke kantor polisi untuk memberikan kesaksian, membantu jalannya penyelidikan.

"Orang yang kenal gue dan lu?" gumam Ranaya dan entah kenapa, satu nama langsung muncul di kepalanya. "Tania. Apa mungkin dia?"

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!