Indonesia
NovelToon NovelToon
Afra, A Life From AI

Afra, A Life From AI

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Reinkarnasi / Survival / Aksi heroik / Fantasi petualangan-Fantasi Barat / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:82k
Nilai: 5
Nama Author: Art-Flans

Awal Mula : Bab 1-28
Mulai Mengenal : Bab 29-68
Pengulangan Waktu : 69-98
Romansa : 99-125

Kehidupan para makhluk dan monster, tempat di mana tidak ada manusia dan tempat ketidaknormalan berada.

Afra Afifah, satu-satunya gadis manusia yang terlahir di dunia ini dan bukanlah reinkarnasi dari dunia lain. Ya, gadis polos dan tidak tahu apa-apa tentang dunianya ini harus menghadapi takdir hidupnya yang sudah siap dipenggal sejak lahir.

Dunia bawah adalah dunia kelahirannya. Namun, dunia ini tidak mengizinkan manusia untuk bernapas bahkan mempunyai tubuh dan jiwa di sini. Takdir yang dimulai dari mimpi aneh, dan ketidaktahuan tentang hidupnya sendiri.

Afra Afifah, gadis manusia yang hidup di dunia monster. Namun, ia tidak mengetahui apapun tentang dunianya. Awal yang dimulai dari sangkar dan pertemuan dengan sang mata merah. Sampai … semuanya tertuju pada AI.

Apakah alurnya akan terus berjalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Art-Flans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

"K-kau … siapa?" tanya makhluk itu sambil mendekatkan dirinya kepada Afra. Afra tak bisa apa-apa. Tubuhnya mulai bergetar ketakutan.

"A-aku…," ucap Afra berusaha menjawab perkataan makhluk itu, tetapi….

"Awas!" teriak makhluk itu langsung mendorong tubuh Afra ke samping sehingga Afra dan makhluk itu terjatuh ke tanah.

Sebuah serangan sihir hampir saja mengenai Afra dan makhluk itu.

"Akh…," rintih Afra kesakitan sembari membuka matanya perlahan, dan … ia terkejut setelah melihat wajah makhluk itu.

Makhluk dengan wujud manusia, dan memiliki rambut panjang berwarna pink. Namun, matanya terlihat sangat berbeda dengan Afra. Bagian tengah kuning dilingkari merah dan diselimuti warna biru. Seperti itulah yang bisa Afra katakan tentang mata gadis kecil itu yang sepertinya lebih muda dari Afra.

"Terepōto!" ucap gadis kecil itu yang sepertinya adalah penyihir dan ya, ia mengucapkan mantra sihir yang membuat Afra dan dirinya berpindah tempat ke tempat lain.

***

Matahari sudah mulai berada di atas kepala, dan kini Afra sudah sampai di kawasan netral. Hanya saja, situasi nya tidak terlalu mendukung. Atau mungkin, memang sudah takdirnya.

Wujud manusia dan mengenakan jubah, dialah sang penyihir. Meski biasanya penyihir mengenakan topi penyihir dan membawa tongkat, tetapi ada juga yang mengenakan jubah … sepertinya.

Setelah Afra dan gadis penyihir itu berpindah tempat, gadis itu langsung berdiri dan melihat sekelilingnya. Sedangkan Afra masih terduduk di tanah dengan nafasnya yang terengah-engah

"A-apa yang terjadi? K-kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Afra pada gadis penyihir itu.

Ia benar-benar terkejut dan tak tahu apa-apa dengan apa yang terjadi. Namun, gadis itu tidak menjawab dan langsung menatap mata Afra dengan tatapan aneh.

"Kau … sedang pura-pura kan?" ucap gadis penyihir itu malah mengatakan hal yang membuat Afra semakin terkejut.

"A-apa maksudmu? Aku benar-benar tidak tau apa-apa!" jawab Afra dengan nada kebingungan mendengar pertanyaan gadis penyihir itu. Namun, tiba-tiba angin kencang langsung berhembus dan membuat Afra juga gadis penyihir itu terkejut.

Afra langsung bangun dan melihat sekelilingnya, dan….

"Terepōto!" teriak gadis penyihir itu seketika langsung membuat angin kencang itu menghilang. Ya, angin kencang itu ternyata adalah serangan sihir.

Afra benar-benar terkejut melihat apa yang terjadi pada angin kencang itu. Pertanyaan-pertanyaan mulai muncul di dalam pikiran Afra.

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa aku harus ke sini? batin Afra bertanya-tanya.

Gadis penyihir itu menoleh ke arah Afra dan menatap tajam mata Afra. Afra hanya bisa diam dan berusaha untuk tenang.

"Kau itu … benar-benar peserta tes kan? Kau jangan pura-pura lupa untuk dapat bantuan!" ucap gadis penyihir itu dengan nada dingin sambil mengeluarkan lingkaran sihir dari tangannya.

Afra yang melihatnya pun terkejut dan langsung terduduk di tanah. Tubuhnya mulai gemetar ketakutan. Dan….

Hihihi

"Sekarang, biarkan aku yang keluar, Afra!" bisik gadis bermata merah tiba-tiba muncul di belakang Afra dan … membuat Afra tak sadarkan diri.

----------------------------------------------

Pertemuan. Terjadi bila dua atau lebih saling bertemu dan berkumpul. Bisa terencana maupun tidak. Namun, kadang lebih menonjol kepada kebetulan. Atau mungkin, memang sudah takdirnya.

Apa … yang sebenarnya terjadi?

Kenapa aku selalu seperti ini?

Tidak tau apapun, aku benar-benar tidak tau apa-apa….

Sama sekali … tidak tau apapun….

Eria … kenapa kau menyuruh ku ke sini?

Aku tidak bisa di sini jika kau tidak ada!

Aku hanya bisa percaya padamu—

"Memangnya dia percaya padamu, Manusia?" bisik gadis bermata merah itu di telinga Afra dengan nada dingin.

Afra langsung tertegun mendengar perkataan gadis bermata merah itu. Ia tidak tahu harus berkata apa. Perlahan, Afra pun mulai menundukkan kepalanya dan membuat gadis bermata merah itu tertawa kecil.

Hihihi

"Bangunlah dan ingatlah perkataan ku, Afra!"

.

.

.

"Ah!" teriak Afra langsung terbangun dan mendapatkan kesadarannya. Dan yang pertama kali dilihat oleh Afra adalah … langit-langit ruangan yang terbuat dari kayu.

"A-apa yang terjadi? K-kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Afra sambil melihat sekelilingnya.

Afra benar-benar terkejut melihat dirinya berada di sebuah ruangan dengan dindingnya yang terbuat dari kayu. Dan yang membuat Afra semakin tak percaya adalah … ruangan ini sama persis seperti kamarnya.

"A-apa aku hanya bermimpi?"

Afra pun langsung beranjak dari tempat tidurnya dan menghampiri jendela. Namun, Afra terkejut saat melihat keluar jendela.

"A-apa ini? A-apa aku masih bermimpi?"

Afra benar-benar tak percaya. Ia tidak melihat pohon-pohon hutan yang biasa ia lihat di kamarnya, tetapi ia malah melihat bangunan dan beberapa makhluk yang sedang berlalu lalabg. Ya, walau makhluk-makhluk itu lebih terlihat seperti manusia. Namun, mereka tetaplah makhluk dan tidak bisa disebut orang.

Krek

"Ah! Kau sudah bangun ya, Afra?"

Afra langsung menoleh ke belakang, yaitu ke arah pintu dan melihat gadis penyihir yang menyapanya. Gadis penyihir itu terlihat berbeda dengan sebelumnya. Raut wajahnya terlihat seperti sudah terbiasa dan tidak mengintimidasi Afra.

"K-kau…," ucap Afra terkejut dan tak percaya melihat gadis penyihir itu, tetapi gadis penyihir itu malah tersenyum pada Afra dan berjalan menghampirinya.

"Apa kau baik-baik saja, Afra? Kau menggunakan kekuatan mu terlalu lama sampai tak sadarkan diri,"-gadis penyihir itu meletakkan tangannya di pundak Afra-"untunglah kita lulus dan diterima di akademi…."

Afra benar-benar tak mengerti dengan ucapan gadis penyihir itu, dan ia semakin kebingungan. Walau gadis penyihir itu terlihat seperti sudah tidak mencurigai nya, tetapi Afra masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi.

"A-apa yang terjadi padaku? D-dan apa … maksud perkataan mu itu, Aura—" Afra langsung menutup mulutnya sendiri setelah ia tanpa sadar mengatakan sebuah nama yang tidak ia ingat sebelum nya. Gadis penyihir itu terkejut melihat Afra menutup mulutnya sendiri dan melepaskan tangannya yang memegang pundak Afra.

"A-aku rasa kau butuh istirahat, Afra! Sampai jumpa pagi nanti!" ucap gadis penyihir itu langsung berbalik dan pergi keluar meninggalkan Afra yang masih menutup mulutnya sendiri.

Apa yang aku katakan? Apa itu namanya? Kalau iya, kenapa aku bisa tau! batin Afra bertanya-tanya dan benar-benar tidak percaya dengan apa yang dikatakannya itu.

Afra berhenti menutup mulutnya dan menoleh ke arah jendela.

Matahari sudah berada di ujung dan siap untuk terbenam. Afra sekarang berada di sebuah ruangan yang bisa disebut sebagai kamarnya sekarang. Ya, tentu saja ini bukan di rumah Afra di kawasan terlarang. Ini masih di kawasan netral, dan Afra sekarang berada di kamar asrama di salah satu akademi! Namun, Afra tentu saja tidak tahu.

Yang Afra tahu hanyalah dirinya berada di kamar yang mirip seperti kamarnya, tetapi ini bukanlah kamarnya.

"Aku harus apa sekarang? Aku benar-benar tak mengerti!" ucap Afra benar-benar diselimuti kebingungan.

Hihihi

"Apa kau butuh jawaban dari ku, Afra Afifah?"

1
Noval Hila
dunia semua makhluk selain manusia hidup dari mulai
Wan Rahmawan
yu
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Untukmu
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Kok sudah end nih thor
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi): Ok siap kita saling dukung😊😊😊
total 2 replies
🌻Ruby Kejora
Salam kenal kak... Sukses bwt kk💐💐
Ilfra Ilivasa: makasih Kak
total 1 replies
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Next thor
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Dan hanya ingin semuanya berakhir seperti keinginan.
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Mirip seperti Re:Zero kara ya..
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Udah boleh ciuman gak nih kalen berdua
zezelll: heh! astaghfirullah!😭
nyebut woy! nyebut!!!
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Tapi kayaknya spesies menghalangi cinta kalen
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Sudah akhir, dengan halaman yang cantik 😊 125.
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Baca bagian ini entah kenapa sedih 😢
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ: Yang penting tetap semangat
total 2 replies
zezelll
saya tidak percaya ini tamat tuan!!
Ilfra Ilivasa: haha lanjutannya nanti ya
total 1 replies
Ilfra Ilivasa
hai guys! akhirnya aku namatin nih novel. yah sebenernya ga niat banget sih buat tamatin, tapi ya aaaaaaaaahhhhh

udah capek + bingung buat lanjutin. mungkin aku bakal lanjut in lagi tapi di karya baru …? ya, ai mau ngabarin aja ya kan …!

mau rehat dulu, hiatus dulu ya hehehehe hehehehehehe hehehehehehe. anggap aja bersambung atau tamat terserah ya, ai juga ga tau bakal lanjut lagi gak :v

see you bro

salam sehat selalu
Ilfra Ilivasa: hm, pemahaman anda cukup baik, arigato nee
total 4 replies
Ilfra Ilivasa
hai guys, cek cek 231 :v
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Gak yakin 😂
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Apa iya?
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Yang menyukai reader siapa dong?
zezelll: aku suka kok😔☝️
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Dunia kelam bagi para jomblo 🎊🎊🎊
Ilfra Ilivasa: hoho saber sajalah
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ❥␠⃝ ͭ🍁Jun💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Sini, buat gua aja sini. Daripada debat mending kasih ke yang membutuhkan
Ilfra Ilivasa: haha benar juga ya
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!