Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Tengil Duda Mapan (Mateng Dan Tampan)

Istri Tengil Duda Mapan (Mateng Dan Tampan)

Status: tamat
Genre:CEO / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Duda / Romansa / Menikah dengan Kerabat Mantan / Tamat
Popularitas:70.8k
Nilai: 5
Nama Author: ntaamelia

Putus cinta membuat seorang gadis bernama Emeery menerima perjodohannya dengan seorang duda beranak dua. Namun, sikapnya yang tengil membuat sang duda pusing tujuh keliling, akankah Emeery mampu menaklukkan dinding es suaminya, yang bahkan belum move on dari sang mantan?

Kalau ada, sembilan duda ~
Mau duitnya saja, semuanya ~
Ini dada, isinya duit semua ~

Penasaran dengan kisah mereka? Ikuti ceritanya di sini🤗

Jangan lupa follow
Ig @nitamelia05
fb @Nita Amelia
TT @twins✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Sisil VS Emeery

Setelah kepindahan, keluarga kecil itu beraktivitas seperti biasanya. Sebelum keluar dari kamar Emeery membantu Gerry untuk memasangkan dasi, meski belum terlalu lihai dan hasilnya masih berantakan, tapi Gerry selalu menghargainya.

"Gimana kamu suka nggak rumah ini?" tanya Gerry sambil memegang kedua pinggang Emeery. Sebelum menjawab Emeery melirik ke sana ke mari, lalu fokus menatap wajah suaminya.

"Suka, terlebih ada kamu, Megumi, Ethan dan Sansan," jawab Emeery yang membuat Gerry langsung tergelak. "Ih kok ketawa sih?" sambungnya sambil mencubit perut suaminya.

"Dilihat-lihat sekarang kamu suka banget ya sama Megumi," ledek Gerry, gantian mencolek hidung.

Emeery menjawab sambil melengos. "Emang ada alasan buat aku nggak suka?"

Mendengar itu Gerry makin tergelak, istri kecilnya yang tengil ini makin blak-blakan saja. Gerry menyusul langkah Emeery, gadis itu memutuskan untuk pergi ke meja makan.

"Sukanya kenapa tuh?" Gerry masih menggoda, padahal wajah Emeery sudah merah padam.

"Udah jangan nanya terus ah, mending kita sarapan, aku udah susah-susah masak lho," jawab Emeery untuk menghindar, beruntung Ethan dan Sansan pun keluar dari kamar, untuk itu Gerry berhenti membahas urusan Megumi-nya.

"Ethan, Sansan, ini perdana masakan Mommy buat kalian. Semoga kalian suka ya," ucap Emeery seraya menyendokan nasi goreng ke piring, dia mengambilkan untuk kedua anaknya terlebih dahulu, baru untuk Gerry.

"Thank you, Mommy," ucap Sansan dengan ceria, disusul Ethan dengan suara yang lebih pelan.

"Makasih, Sayang," sambung Gerry menambah dengan kecupan.

"Selamat makan," balas Emeery dengan riang. Semua orang langsung menyendokan makanan masing-masing.

Hap! Hap! Hap! Nasi goreng buatan Emeery masuk ke dalam mulut. Dan tepat pada saat itu, ketiga pasang mata langsung saling tatap, binar itu menunjukkan arti yang sama.

"Enak nggak?" tanya Emeery dengan penuh antusias. Gerry—sang kepala tentu langsung menyambutnya dengan senyum merekah.

"Enak, enak, Sayang. Enak 'kan?" jawab Gerry seraya meminta dukungan dari kedua anaknya.

Sansan mengacungkan jempol sambil berusaha mengunyah. Emeery terlihat senang dan bertepuk tangan, kemudian beralih menatap ke arah Ethan, berharap mendapat nilai yang sama, bahkan lebih.

"Enak sih, tapi aku nggak mau lagi."

Jleb!

Seperti ada tombak yang menancap tepat di dada Emeery, senyumnya yang merekah langsung surut seketika. Namun, Ethan masih berlagak santai, "Coba saja sendiri."

Emeery pun tersadar, kemudian memasukan makanan yang dia buat, tapi tak sempat dia cicipi. Nasi goreng melandas, Emeery mengernyitkan dahinya. Rasa ini teramat fantastik di lidah.

"Aneh ya?" ceplos Emeery sambil menatap ke arah Gerry yang ikut kikuk.

***

Saat Emeery tiba di kampus, dua sahabatnya langsung menghampiri dengan wajah-wajah tegang. Melihat itu tentu menyisakan tanda tanya di benak Emeery.

"Mer, Sisil kayaknya mau cari gara-gara sama kamu," ucap Talita dengan menggebu. Dia bersama Zoe.

"Kenapa dia?" tanya Emeery sambil mengernyitkan dahi. Padahal dia merasa tidak punya masalah dengan Sisil.

"Mending kamu ke kelasnya nanti aja pas dosen udah dateng, Nino lagi beresin semuanya," jawab Zoe, tetapi Emeery tidak sepengecut itu. Dia ingin tahu apa yang sedang direncanakan oleh Sisil, pacar dari mantannya.

Dengan langkah lebar Emeery berjalan menuju kelas. Talita dan Zoe sudah bisa menebaknya, mereka hanya berusaha menahan.

Setibanya Emeery melihat beberapa fotonya tersisa, sementara yang lain sudah habis disobek oleh Nino. Emeery meraihnya satu lembar, di foto tersebut terdapat bacaan 'Aku LC yang suka nemenin om-om' Emeery langsung meremasnya hingga kusut, sedangkan Sisil menarik sudut bibirnya ke atas.

"Kenapa? Tersinggung ya? Bukannya itu kenyataan, kamu suka nemenin om-om berduit, apalagi yang duda," cibir Sisil sambil melangkah dan melipat kedua tangannya. Gayanya benar-benar congkak.

Emeery berdecih keras. Dia cukup paham sekarang, melihat Anjas juga ada di sana, tanpa rasa bersalah sedikit pun.

"Seenggaknya aku cari cowok yang berduit. Dan sebelum aku diapa-apain, aku dinikahin! Nggak kayak kamu, nampung cowok yang nggak modal apa-apa selain kolor sama isinya," balas Emeery tak kalah menohok.

Sisil langsung meradang hingga berganti mengepalkan tangannya, begitu juga dengan Anjas, dia tersentak mendengar Emeery bicara seperti itu di depan umum.

"Jaga mulut kamu!" sentak Sisil sambil melotot.

"Sebelum nyuruh orang, lakuin ke diri kamu sendiri dulu. Ngaca!" balas Emeery dengan tenang, bahkan dengan sunggingan senyum tipis yang membuat Sisil kian meradang. "Masa iya kamu gratisin buat cowokmu." sambungnya sambil melirik Anjas.

Sisil sudah tak bisa membendung kekesalan di dadanya, dia melangkah maju, sebelum Emeery berhasil duduk, dia sudah berhasil menjambak rambut.

"Aw!" rintih Emeery sambil memegangi rambutnya.

"Rasakan kamu cewek murahan, tukang provokator," teriak Sisil dengan kemarahan yang memuncak. Dia mennampar Emeery, menjambaknya lagi, dan memukulnya lagi, tapi anehnya Emeery tidak membalas, dia hanya berteriak kesakitan. Bahkan ketiga sahabatnya juga tak ada yang membantu.

"Sisil, sakit!" teriak Emeery.

"Rasakan kamu cewek busuk," maki Sisil sambil melayangkan tangannya untuk menampar pipi Emeery, tapi tangan itu hanya bertahan di udara, karena tiba-tiba dosen datang dan melerainya.

"Sisil, hentikan!"

Mendengar itu, dari balik rambutnya yang tergerai Emeery pun tersenyum tipis, senyum yang disadari oleh Sisil.

"Pak, Sisil membully-ku, kalau orang tuaku tahu, mereka pasti tidak akan terima, apalagi Uncle-ku adalah seorang pengacara, dia bisa menjebloskan Sisil ke penjara," adu Emeery sambil memegangi pipinya dengan wajah memelas.

Sisil langsung terbelalak lebar, penjara?

1
juwita
😍😍😍😍😍😍😍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Untung cuma flek biasa, jadi untunnya tetap sehat dan selamat.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Selamat Gerry sudah mau nambah buntut lagi.🤭
Gimana Ethan, SanSan kalian seneng ga mau punya adek.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Gerry gercep, peka lag.👍
Makanya kalau cinta jangan jangan bodoh² banget lah Sil... Emeery cuma korban Anjas dan karna cinta kamu buta segalanya ga bisa apa pake logika juga jangan maen serap semua ucapan si Anjas... mamam tuh kebegoan Lo.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Itu Berarti kamu ga di butuhkan mereka dan ga mempunyai nilai sebagai dokter sama sekali Ulet bulu Mona...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Wooowww Emeery kereenn... 👍👍👍🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Gkgkgk emang enak Jas, sudahlah hidup numpang di sepupu, enak dan nyaman malah bikin ulah bukannya nolak kerja sama dengan ulet bulu malah ga kapok juga jadi rasain tuh di usir.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Baguslah Gerry ga plinplan, sama Ulet bulu... 👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Perlu di bawa ke RSJ nih si ulet Mona, boar cepet di obatin./Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Moga si ulet bulu Mona ga gangguin lagi Gerry sama Emeery, dan Gerry bisa lebih tegas lagi tuh biar mantan ngejauh ga ngejar² dan berulah lagi ngerusak keharmonisan RT kalian.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Betul kata sahabat mu, harusnya Kamu yang sudah pengalaman sudah menikah dan sudah dewasa yang bisa lebih mikirin gimana caranya menghargai Emeery terus melakukan pendekatan biar RT kalian ga ngambang, jelas mau gimana kedepannya.
Jangan terus kabur2an, tar gimana mau RT berjalan lancar dan Kalian saling nerima kalau kamu saja ga bisa posisikan diri sebagai suami Ger.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Wkwkk Aku suka Gaya mu Meer, hempaskan ulet bulu.👍/Facepalm/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kalau bisa jangan kasih adik dulu tapi tunda sampe mereka benar² siap.menerima kehadiran kamu Em, pake KB aja dulu dan lakukan pendekatan dengan mereka baru pikirkan serta rundingkan lagi.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya SAH juga, lagian si MomMon ga punya malu dan terlalu percaya diri kalau Geery bakal mau nunggu dan milih kamu... preettt.
Anak²nya saja ga setuju kamu jadi ibu sambung mereka MonMon.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kadang insting seorang Anak tau mana yang benar² tulus dan mana yang hanya cuma modus.
Indri Yani
sekepel nasi KFC ga tuh🤣🤣
Dgemoy
🤣🤣alamak mudah kali
jumirah slavina
bagi 2 kita yak

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Restu
Terimakasih thor🙏🙏🙏
Restu
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!