( Action - Romance - Misteri - Adult )
Season 1 - Khayla harus menyamar menjadi kakak kembarnya bernama Khania dan masuk kedalam keluarga kekasih kakaknya untuk menemukan bukti tentang kematian kakak kembarnya.
Akankah Khayla berhasil memecahkan misteri kematian kakaknya atau ia akan terjebak dalam cinta Rakha, kekasih mendiang kakaknya?
Season 2 - Khania harus menjalani kepahitan dalam hidupnya setelah kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan tragis. Beranjak dewasa ia berusaha menemukan kepingan puzzle atas misteri kematian orang tuanya dan juga mencari pembunuh berantai yang masih berkeliaran hingga bertahun-tahun lamanya.
Berada diantara dendam dan cinta, manakah yang akhirnya Khania pilih?
***
Kisah ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama/tokoh/karakter, tempat dan kejadian, maka bukanlah suatu kesengajaan oleh author.
Organisasi yang disebutkan di cerita ini hanyalah fiktif belaka ya. Pihak-pihak terkait seperti kepolisian, detektif, dan agen rahasia juga hanya khayalan dari author saja. Jangan disamakan dengan polisi yg ada didunia nyata, hehe.
Beri dukungan pada karya ini dengan selalu memberi like, dan komen positif yang membangun. Beri vote and gift juga akan mamak terima dengan senang hati.
Terima kasih
©pinkanmiliar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pinkanmiliar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RaKhania ~ 030
Halo readers kesayangan mamak, RaKhania is back! Don’t forget to leave
Like and Comments. Thank You.
*Happy Reading*
Ray melihat semua kemesraan yang terjadi antara Rakha dan
Khay. Ia cukup tenang karena ternyata Khay pulang ke apartemen. Tak mau
berlama-lama melihat kemesraan mereka berdua, Ray memutuskan untuk masuk ke
dalam apartemen. Tak lama mobil Rakha pun melaju pergi dari sana dengan membawa
serta Khay didalamnya.
Rakha membawa Khay ke suatu tempat. Hari ini Rakha hanya
ingin berdua saja dengan Khay. Satu minggu ia berkutat dengan pekerjaan, dan
kini ia ingin menghabiskan waktu dengan kekasih tercinta.
“Kita mau kemana, Rakha?” Tanya Khay antusias.
“Kita akan pergi ke taman hiburan.”
“Hah? Benarkah?” mata Khay berbinar. Bagaimana bisa Rakha
tahu apa yang diinginkan oleh Khay. Sebelumnya Khay memang sangat ingin pergi
ke taman hiburan bersama dengan Khania. Namun tidak pernah terwujud karena
Khania meninggalkannya lebih cepat.
Khay berteriak girang saat memasuki area taman hiburan. Khay
menarik tangan Rakha untuk menaiki wahana yang ada disana.
“Aku ingin menaiki semua wahana yang ada disini.” Ucap Khay.
“Iya sayang. Kita akan menaiki semuanya.” Jawab Rakha dengan
tersenyum.
Rakha tahu jika datang ke taman hiburan adalah impian Khania
sejak lama. Dan ia belum bisa mewujudkan impian kekasihnya karena Khania keburu
menghilang.
Khay tertawa lebar karena berhasil menaiki wahana yang
sangat ia inginkan bersama kakaknya. Meski usianya tidak lagi muda, tapi
kesenangan seperti ini membuatnya sangat bahagia untuk sejenak melupakan beban
dihatinya yang cukup banyak.
Namun ketika turun dari satu wahana, Khay terdiam. Ia
teringat akan kakaknya yang juga ingin datang juga ke tempat ini. Tak terasa
buliran bening mengalir ke pipi Khay. Membuat Rakha terheran dengan sikap Khay yang
tiba-tiba murung.
“Sayang, kau kenapa?” Tanya Rakha.
Khay menggeleng. “Tidak apa. Maaf ya, aku tiba-tiba jadi mellow.”
Khay memegang kedua tangan Rakha.
“Sayang, sudah malam. Ternyata kita sudah seharian ada
disini. Kita pulang yuk!”
Khay mengangguk. “Tapi aku lapar. Kita makan dulu ya!”
Rakha mengangguk dan merangkul bahu Khay. Sesekali rakha
menghujani Khay dengan ciuman di puncak kepala Khay. Khay merasa tenang karena
Rakha selalu membuatnya nyaman berada disampingnya.
Usai makan malam, Rakha mengantarkan Khay kembali ke
apartemen. Khay merasa tidak ingin malam ini segera berakhir. Khay masih duduk
di dalam mobil Rakha.
Rakha melirik pada Khay yang tertunduk. Rakha meraih tangan
Khay dan menciumnya.
“Sayang… aku tahu kau tidak ingin aku segera pulang, benar ‘kan?”
“Eh?”
“Aku juga ingin selalu bersamamu. Aku ingin segera menikah
denganmu…”
“Eh? Rakha…” Khay menatap Rakha yang juga sedang menatapnya.
Tidak! Aku tidak mungkin merasakan ini… Rakha adalah kekasih
Kak Khania. Aku tidak boleh begini. Aku harus ingat tujuanku. Aku tidak bisa
seperti ini!
Khay segera menarik tangannya. “Aku masuk dulu ya! Kau hati-hati
menyetirnya. Terima kasih atas hari ini. Aku sangat bahagia.” Khay segera melepas
sabuk pengaman dan akan membuka pintu.
Namun dengan cepat Rakha menarik tangan Khay dan meraih
tengkuk Khay. Dengan cepat Rakha mendaratkan bibirnya ke bibir Khay. Khay membulatkan
mata karena ini adalah ciuman keduanya bersama Rakha.
Ada rasa bersalah dalam hati Khay. Tapi ia juga sangat
menikmati rasa manis yang dirasakan saat bibirnya disapu oleh bibir Rakha. Tanpa
paksaan Khay membalas ciuman Rakha. Khay sangat terbuai saat ini. Baru kali ini
ia bisa menyerahkan dirinya pada seorang pria. Dan pria itu adalah kekasih
kakaknya.
Nafas mereka memburu kala Rakha melepas pagutan mereka. Rakha
menyatukan keningnya dan Khay.
“Aku mencintaimu, Khania. Jangan pergi lagi. Aku mohon!”
Khay memejamkan matanya. Ia tak sanggup menjawab pernyataan
Rakha. Khay mulai melepaskan diri dari Rakha. Ia berpamitan dan segera keluar
dari mobil Rakha.
Khay berlari kecil menuju kamar apartemennya. Ia berpapasan
dengan Ray saat akan masuk ke kamar.
“Khay, kau baru pulang?” Tanya Ray.
“Hu’um. Aku lelah sekali. Besok baru bicara lagi.” Jawab Khay
lalu melenggang masuk kedalam kamarnya.
Khay merebahkan tubuhnya ke tempat tidur. Ia menghela nafas
panjang. Ia meraba bibirnya dan masih bisa merasakan manisnya bibir Rakha
disana.
Kakak… Maafkan aku… Kurasa aku… Mulai jatuh cinta pada Rakha. Bagaimana
ini, kak? Apa kau akan marah padaku?
#bersambung…
jadi diri sendiri tegas.
tapi giliran jadi kakak nya ha he ha he aja...
pantes rakha g bisa cinta disha... lha emang adeknya
tp g terima juga klo Khay sama rakha
aq maunya Ray sama Khay
orang suruhan Dika mungkin???
atau Rakha sebenernya anggota organisasi hijau??? 🤣🤣🤣
sesak di dada tp bukan asma
pengen meledak, tp bukan balon...
yah begitulah perasaan Ray
Ray gimana donk... kan aq maunya Khay sama Ray
Rakha sama kania
smoga Khay bisa membongkar kebusukan orang yg km panggil Om tadi...