Indonesia
NovelToon NovelToon
My Secretary, Is My Wife

My Secretary, Is My Wife

Status: tamat
Genre:Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: dewi wahyuningsih

Memang cuma sekretaris Bos saja, tapi aku mampu membuat Bos bertekuk lutut padaku!

Berawal dari terbangun dengan keadaan tak berbusana, sepasang manusia yang tak lain adalah, Alenta si sekretaris dan Nichole si Bos akhirnya membawa mereka dalam kehidupan berumah tangga yang begitu rumit dan memiliki banyak masalah karena perbedaan karakter.

Bagaimana kisah seru mereka menjalani rumah tangga?

Tentu saja kita harus mengawali bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakak!

Nick, pria itu tak bisa berhenti tersenyum melihat bagaimana wajah Alenta yang jelas sekali merasa tidak nyaman dengan adanya Arkan dan juga Talita. Tidak ada senyuman malu malu meong seperti biasa saat ada Arkan di dekatnya, yang ada malah wajah datar dengan tatapan menahan kesal.

Makanan sudah akan tiba, tapi sepertinya Alenta tak bisa menelan makanannya dengan baik deh. Hihi,,.. Tawa Nick di dalam hati, sungguh menakjubkan bisa melihat wajah seperti ini.

" Silahkan menikmati. " Ucap si penjual makanan setelah meletakkan masing-masing makanan sesuai dengan pesanan mereka.

Talita tersenyum kepada si penjual sebagai bentuk penyampaian rasa terima kasih nya, lalu meraih botol air mineral karena seperti kebiasaan saat dia akan makan, dia akan lebih dulu meminum air. Talita mencoba membuka tutup botol, tapi sepertinya itu tidaklah mudah karena terbukti dia terlihat kesulitan.

" Biar aku membukakan untukmu. " Ucap Arkan, lalu mengambil botol air mineral dari tangan Talita, dan langsung membukanya.

" Ini! " Ucap Arkan seraya menyodorkan air mineral yang sudah selesai ia buka penutup nya.

" Terimakasih. " Ucap Talita.

Heh! Benar-benar ide yang sangat luar biasa membuat mereka berdua berada disana.

Sementara Alenta, gadis itu semakin masuk kedalam perasaan kesal meskipun masih bisa ia tahan dengan baik. Tapi adanya Nick benar-benar sukses membuat keadaan semakin menekan Alenta.

" Alenta, mau aku bukakan tidak penutup botolnya? " Goda Nick seraya menatap Alenta yang ada disampingnya, lalu tersenyum seolah jelas sekali menunjukkan sindiran untuk Alenta.

Tak mau menerima perlakuan aneh dari Nick, segera Alenta meraih botol air mineral yang sudah di pegang Nick, lalu membuka nya sendiri. Duk! Alenta meletakkan botol ya sedikit kuat menghantam meja.

" Tangan ku berfungsi dengan baik, mohon jangan meremehkan kemampuan seorang Alenta. Jangankan membuka penutup botol, membuka kulit kepala juga aku bisa. " Alenta tersenyum manis seperti biasa, tapi lihatlah! Matanya benar-benar memperlihatkan bagaimana dia sedang marah besar sekarang ini. Sementara Arkan, pria itu sontak terdiam tak bicara karena tahu apa yang dilakukannya barusan sudah membuat Alenta tidak senang.

" Ah, seram sekali! Ngomong-ngomong, kau kan tidak suka kacang, kenapa memesan sate ayam dengan saus kacang? "

Sialan! Alenta menghela nafas kesalnya. Iya lah dia kesal, apa tidak bisa sih jangan banyak bicara? Dia ini sedang lapar dan butuh makan! Sudah di hadapannya ada Arkan dan Talita, ditambah mulut Nick yang tidak bisa diam, benar-benar ingin menghancurkan dunia rasanya.

" Hem! " Jawab Alenta singkat meski malas dan berharap mulut sialan Nick segera bungkam dan fokus untuk makan.

Arkan, pria itu sebentar menatap Alenta dan Nick yang jelas sekali memiliki kedekatan yang tida biasa. Padahal Alenta tidak pernah memperlihatkan sisinya yang ketus seperti ini dengannya, tapi kenapa dengan Bosnya sendiri Alenta begitu terbuka? Apalagi, Alenta dengan jelas memperlihatkan tatapan tajam seolah itulah dirinya yang sesungguhnya.

" Alenta, biarkan aku memisahkan daging ayam dari tusuknya. " Ucap Arkan karena memang seperti itulah kebiasaan yang sering ia lakukan saat mereka sedang makan berdua.

" Tidak usah, makan saja makananmu nanti keburu dingin. " Ujar Alenta menolak tanpa menatap mata Arkan yang terus menatap nya dengan perasaan bersalah.

Alenta melanjutkan kegiatan makanya, mengabaikan tatapan Talita yang merasa tidak enak karena kekesalan Alenta pasti karena sikap baik Arkan padanya.

Sementara Nick, pria itu nampak begitu senang hingga tak hentinya tersenyum sembari menikmati sup ayam pesanan nya.

" Uhuk! Uhuk! " Nick terbatuk-batuk karena terus saja membatin bahagia hingga tersedak pada akhirnya. Segera Alenta menyodorkan minuman miliknya yang sudah terbuka, sungguh dia tidak berniat memberikan bekas minumnya kepada Nick, hanya saja kebiasaan yang sering dia lakukan dalam melayani Nick selama tinggal bersama mertua tanpa dia sadari secara otomatis tangannya bergerak menyambar air yang paling dekat dengannya untuk di berikan kepada Nick. Tak menunggu lama, Nick langsung saja menerima botol itu dan meminumnya hingga sedikit tersisa di sana.

" Alen, itu botol milikmu. " Ujar Arkan dengan tatapan yang tidak bisa di artikan apa maksudnya.

" Eh? " Alenta dan Nick sebentar saling menatap, lalu segera saling membuang wajah setelahnya.

Arkan, dan semua orang yang melihatnya tentu bisa mengartikan wajah kesal Alenta, tapi wajah Nick, pria itu seperti merona malu.

Ini aku berarti, berarti sudah berciuman dengan Alenta dong? Hehe....

" Maaf Bos, jiwa budak ku tiba-tiba saja bangkit saat melihat majikannya dalam masalah. Jadi bukan maksudku memberikan bekas ku, kalau Bos tidak Sudi, boleh kok di muntahkan saja. " Ucap Alenta lalu segera melanjutkan kegiatan makannya. Sudahlah, mau bekas lap ketiaknya juga dia yakin dan tahu benar bahwa tidak akan ada penyakit yang ditularkan dari tubuhnya yang super sehat dan bersih itu.

" Jiwa budak, atau jiwa istri? " Bisik Nick dengan jarak yang begitu dekat dengan Alenta, dan sukses besar membuat semua orang yang berada di sana terbengong-bengong dengan sikap Nick yang tidak seperti Bos kepada bawahannya.

Alenta tersenyum, lalu menatap Nick dengan jarak wajah mereka yang terbilang lumayan dekat.

" Sekarang ini, jiwa Iblis ku sudah akan bangun. Bagaimana kalau dicoba saja membuat Iblis ini meradang? "

" Ah! Aku takut! " Nick terkekeh lalu mengambil lagi sendok untuk melanjutkan makannya.

" Kakak dan tuan Nick sangat akrab ya? " Ujar Talita.

Alenta menghela nafas, lalu memasang wajah jengah. Padahal sate ayam yang sedang dia makan itu sangat enak loh, tapi semenjak gara-gara suara Talita barusan, kenapa juga rasa sate ayamnya jadi sangat asam? Belum lagi si Talita terus memanggil namanya dengan sebutan kakak, uh! Benar-benar Bolot! Padahal sudah di ingatkan beberapa kali setiap bertemu, tapi kupingnya yang lengkap ada dua itu kok ya masih tidak mau dengar. Rasa sudah akan kesemutan bibirnya hanya untuk mengingatkan akan hal itu, tapi sepertinya kali ini dia akan memilih untuk diam saja karena malas berbicara.

" Kakak, bagaimana kalau minum air mineral ku saja? Sepertinya kakak sulit menelan makanan ya? " Ucap Nick seraya mendekatkan airnya kepada Alenta, dan sudah jelas sekali kalau kata-kata itu ya untuk membuat Alenta lebih kesal lagi tentunya.

" Ayo, di minum, Kakak! '' Nick menebalkan ucapannya saat mengatakan kata kakak, lalu tersenyum setelahnya.

Alenta, gadis cantik yang selalu mengikat rambutnya seperti buntut kuda itu hanya bisa lebih menahan kekesalannya, menyibakkan rambutnya yang sebagian jatuh ke pundaknya, lalu tersenyum dengan begitu manis.

" Adik, bagaimana kalau lanjutkan saja makan mu? Kalau tidak mau, bagaimana kalau kakak menyuapi mu saja? "

" Aduh! Aku takut sekali melihat senyuman mu itu, kakak! Aku makan sendiri saja deh! "

Alenta tersenyum miring, mengambil satu tahu isi dengan Baluran tepung diluarnya dan itu adalah milik Maudi yang baru akan dia makan.

" Buka mulutmu, Adik! " Alenta menyodorkan tahu itu ke mulut Nick.

" Tidak mau! " Nick melengos karena memang dia tidak mau, tapi tak lama Aleta meraih dagunya, menakan di sisi kanan dan kiri wajahnya dengan satu tangan hingga membuat mulutnya terbuka, dan memasukkan tahu berukuran lumayan besar itu ke dalam mulut Nick.

Makan tuh tahu! Mau makan saja tidak konsentrasi karena harus mendengar ocehan gila mu!

Tatapan semua orang kini benar-benar tak bisa lagi terelak dari Nick dan Alenta.

Hubungan seperti apa sebenarnya? Batin Arkan.

Bos dan Sekretaris memang bisa se dekat ini? Batin Talita.

Alenta, Bos, please... Apakah kalian sungguh-sungguh adalah suami istri? Kalaupun iya, tolong jangan seperti ini di depan orang lain, mereka pasti sedang membatin heran. Bagaimana bisa sekretaris memperlakukan Bosnya seperti ini?

Bersambung.

1
Lina RA
😭😭😭😭
Lina RA
kasian arkan. putusin aja, jgn disia siain begitu
Lina RA
krn melihat mu mengingatkan dia akan kelakuan ibu mu
ayu cantik
suka
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Ayachi
Ceritanya bener² kerenn parahh. awall yg penuh komedi lucu sampai² gw mikir ceritanya ini ga bakal ada konflik atau drama² yg bikin nangis tapi masuk pertengahan bener² di buat roller coaster mood, nangis karena Daddy issues yg dialami pemeran cewenya, ketawa ngakak sama kelakuan absurd pemeran utama cowonya yg ga sableng. Dan juga awalnya gw mikir KLO emang ini ceritanya sengaja, pemeran cowonya bakal di buat jadi sampah/ga bisa di andalkan sampe ending ceritanya (yg pnting setia sama pemeran ceweknya) tapi ternyata pertengahan cerita dia di buat menjadi pribadi yg lebih baik dan bertanggung jawab meski tetap sableng sih sifatnya😌

Besttlahh utk karya author yg satu ini, parah sih yg kasi rate bintang sedikit padahal ceritanya di kemas dengan konflik drama yg di bumbui komedi yg ga berlebihan biar ga tegang💞
Ayachi
Akhirnya BPJS ada artinya di dunia fiksi😌 cape banget liat cerita² fiksi lainnya yg sampe karakter utama cewenya jual diri demi kesembuhan salah satu orang tuanya😌
Ayachi
THORRR ini pasti karena author udah ga kW ngelanjutin kisahnya Reiner kan makanya, Talita di matiin😭
Ayachi
Wahhhh, luar biasa ibu satu ini. baru kali ini liat ada karakter ibu SE egois ini ckckckkck
Ayachi
ternyata dia ini bukan cinta tapi obsesi sas suaminya, kasian banget Baskoro dgn bodohnya terjebak sama wanita yg terobsesi padanya, udah gitu egois lagi, anak²nya cuma dia jadikan alat untuk memuaskan keegoisannya. Miris. Semoga saat Talita berjodoh dengan Reiner, ibunya dan neneknya sudah pulang ke alam Baka
Ayachi
gilaaa, anak sendiripun dia jual
egoisnya ga abis²
Ayachi
Tidak dapat di maafkan ini, tidak pantas dimaafkan, biasanya gw akan tersentuh KLO berkaitan soal ayah yg sdh dalam penyesalan sedemikian rupa, TPI ini tidak pantas dimaafkan. biarlah dia mati saja
Ayachi
Terima Karmamu, tapi satu²nya karma yg baik kau terima itu adalah kematian. Mati dalam Penyesalan!
Ayachi
Kekecewaan yg menjurus ke kebencian yg dirasakan alenta wajar, bukan? Sakit... Sakittt bangett itu
Ayachi
Thorr pdahal aku berekspektasi besar dia pulang dengan tampang dewasa dan keren masuk kantornya dan memberikan suprise istrinya seperti pria dewasa CEO pada umumnya😭 alasannya ya karena sbelum dia pergi, Nick bilang dia akan kembali dengan kepribadian yg baru and gw mikirnya OHH si Nick pasti MW jdi lebih dewasa (ga manja lgi or kekanakan).
Ehh... Jatuh ekpektasiku thorr😭
Ayachi
Bagaimanapun sulit untuk membenci saat di darah kita mengalir darahnya tapi rasa kecewa jauh lebih menyakitkan daripada rasa benci
Ayachi
MAMPUZZZZ
Ayachi
HAHAHAHAHAHAH LUCU SEKALI
Ayachi
entah gw yg berlebihan atau kakak authornya bener² pinterrr bikin kata2 pedes yg menusuk. Gw sampe merinding, nafas gw smpe tercekat sesak njirrr, pass bangett, kek puas bangett
Ayachi
Sumpah meski gw tw mereka tulus, tapi gw lebih memilih mereka ga pernah muncul depan alenta dripda hrus repot² menjelaskan hal seperti ini yg jelas² Sangat Menyakitkan. Mereka mengakui dosa mereka, tapi melihat kehidupan mereka yg bahagia bukannya menunjukkan bahwa karma tidak berlaku pada mereka? Menyakitkan bukan, melihat orang yg mengaku bersalah depan korban tapi keadaan/kehidupan yg mereka nikmati selama ini begitu indah?
Ayachi: yaaa bnerr bnget, mnding cari aman biar pikiran dan hati damai dripda hrus terus menghadapi hal yg bikin kita trauma
total 2 replies
Ayachi
Gw yg punya Daddy issues merasa Dari semua novel yg ada unsur tentang ayah yg jahat, menurutku yg paling menyakitkan adalah yang kayak begini, 'ayah' yang seolah olah sangat menyayangi kita tapi perbuatannya yg mungkin tak sengaja itu benar² menghancurkan hati, dan mereka pikir kita bahagia karena merasa masih dianggap? tentu saja tidak, justru itu adalah hal yg paling menyakitkan. Karena rasa sakit kecewa pada hal yg dulunya kita sayangi/banggakan itu lebih membekas dripda rasa sakit ditinggalkan.

Lebih baik dia benar² pergi dan menghilang dan menjadi seorang 'ayah jahat' yg membuang dengan totalitas daripada setengah² begitu, agar kita sebagai korban bisa membenci tanpa rasa bersalah dan juga setidaknya, tidak lagi melihat wujudnya agar lekas terlupakan tanpa mengingat perbuatan yg menyakitkannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!