Indonesia
NovelToon NovelToon
Super rich system

Super rich system

Status: tamat
Genre:Time Travel / Keluarga & Kasih Sayang / Karir / Aplikasi Ajaib / Sistem / Tamat
Popularitas:139k
Nilai: 5
Nama Author: ilmara

Bismillah
Mungkin akan ada typo bertebaran harap maklum tahap revisi lambat✍️

Zidan merupakan pemuda yang miskin, dia hidup bersama kedua adiknya yang masih membutuhkan biaya sekolah.
sedangkan bapak Zidan sering sekali sakit-sakitan.
Zidan harus kerja serabutan untuk membiayai keluarnya, dia jadi tulung punggung keluarga.
sampai suatu ketika Zidan berada ditidak paling rendah nyawannya hampir melayang akibat bullyan dari anak bos tempatnya bekerja.
Dan disitulah keberuntungan membawa Zidan dia sebuah sistem yang sudah diprogram memilih Zidan sebagai tuannya.
Dari sistem itu hidup Zidan muali berubah sedikit demi sedikit, Zidan juga harus menyelesaikan misi dari sistem.
Mampukah Zidan mengubah hidupnya yang begitu msikin dengan bantuan sistem? atau hidupnya semakin terperuk, karena misi yang Zidan dapat tidaklah mudah.

Yuk keopin cuman di Noveltoon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Asap hipnotis

Bismillah.

"Akhirnya kita sampai juga." ucap Rizal.

Setelah perjuangan keras Rizal dan Bagus berjalan di atas dinding, kini dua orang itu berhasil masuk ke dalam ruangan yang sangat mencurigakan.

"Itu asap apa?" tanya Rizal heran.

"Seet! Diamlah Rizal! jangan banyak tanya dulu kalau kita ketahuan bisa gawat." peringat Bagus.

"Iya Maaf."

Rizal dan Bagus terus memperhatikan asap hitam yang dibuat oleh beberapa orang, di dalam ruangan yang terlihat lebih mendominasi dari pada ruangan yang lainnya.

"Bukankah itu asap yang setiap pagi keluar dari gedung ini?"

"Kamu benar Bagus, tapi itu asap apa?"

"Aku juga kurang tau, lebih baik kita ambil sebagai bukti saja." usul Bagus.

Rizal mengangguk setuju, setelahnya mereka berdua mencari tempat yang aman, agar bisa lebih leluasa mencari informasi dari dalam ruang itu.

Tak

Tak

Tak

Suara sendal orang yang berjalan mendekati ruangan tersebut, "Seet jangan berisik, sepertinya ada orang yang mau masuk." ucap Rizal kali ini.

Keduanya masih bersembunyi dibalik lemari yang sudah tidak dipakai lagi, tapi masih diletakkan di dalam ruang tersebut.

Benar saja tak lama setelah itu 2 orang berpakaian serba hitam masuk ke dalam ruang asap, orang tersebut satu laki-laki dan satu lagi perempuan.

"Siapa mereka?"

"Mana aku tahu Rizal! Berhentilah bertanya, fokus saja perhatikan apa yang kamu lihat!" kesal Bagus.

"Iya, iya, iya."

Keberadaan Rizal dan Bagus tidak terlalu jauh dari tempat pembuatan asap, tapi untung keduanya menggunakan masker.

"Bagaimana asap hipsotisnya sudah jadi?" tanya laki-laki yang masuk bersama perempuan yang berada disebelahnya.

"Sudah bos, hanya tinggal menunggu agar bisa bereaksi untuk besok." jawab anak buahnya.

"Hahahahahahaha." keduanya tertawa bersama terlihat bahagia sekali.

"Kerja bagus."

"Kalian terus awasi dan kembangkan asap ini, karena asap ini kita dapat menghipnotis seluruh kota agar tidak curiga dengan gedung kita, malah terpana dengan gedung ini. Tidak akan ada yang pernah tau, jika gedung ini gedung ilegal, tepat memperjualbelikan manusia dan narkoba, juga minuman keras hahaha." gadis itu tertawa jahat.

Diikuti oleh laki-laki yang ada di sebelahnya, "Kamu memang pintar sekali Karin sayang." puji laki-laki yang bernama Aksa.

"Tentu saja, aku memang terlahir begitu pintar."

Tidak ada yang menyadari kehadiran Rizal dan Bagus, kedua orang itu juga sudah merekam semuanya, tentang apa yang ada di dalam gedung hitam dan asap hipnotis.

Diketahui kedua orang itu adalah sepasang suami istri, "Teruskan pekerjaan kalian." suruh Aska.

"Baik bos!" jawab semua kompak.

"Ayo kita memantau tempat lain sayang." ajak Aska pada Karin.

Aska dan Karin segera pergi dari tempat itu, saat melihat lemari jelek di dalam ruangan Aska memberhentikan lagkahnya.

"Ada apa Aska?" tanya Karin heran.

Deg!

Jantung Rizal dan Bagus seakan tak bedetak lagi, kala mereka tau Aska tengah mendekat ke lemari tempat persembunyian mereka.

'Ya Allah selamatkan kami.' doa Rizal maupun Bagus dalam benak masing-masing.

"Sayang kamu mau kemana?" cegah Karin sebelum Aska mendekat ke lemari tersbut.

"Eh, tidak apa aku hanya mau melihat lemari ini, sudaj jelek tapi kenapa belum dipindahkan juga."

"Ohh, sudah biarkan saja, nanti suruh anak buah kita yang keluarin." ujar Karin.

"Ayo kita pergi." Aska mengangguk setuju.

Melihat Aska tidak jadi mendekat membuat Rizal maupun Bagus menghela nafas lega, sambil mengelus dada mereka masing-masing.

"Syukurlah, kita tidak jadi ketahuan, kita harus segera pergi dari sini Zal."

"Ayo kita pergi." ajak Rizal.

Setidaknya kedua orang itu sudah mendapatkan bukti tetang kebenaran gedung hitam yang sangat terkenal di kota.

"Kita harus mencari, Zidan dan yang lainnya."

"Jangan pikirkan itu dulu Rizal, sekarang pikirkan cara agar kita bisa keluar dari dalam sini."

"Ya kita lewat atap seperti tadi apa susahnya sih Bagus!"

"Noh kamu lihat." Bagus menujuk atap yang bisa mereka lewati tadi, atap itu kini sudah transparan.

"Astagfirullah, jadi bagaimana ini?" Bagus mengangguk lemah.

Bagus yang lemah seperti itu membuat Rizal menggeleng kesal, "Jangan nyerha kamu mau kita mati disini?"

"Tidak!"

Dibagian timur Zidan masih berusaha menyelamatkan Paul yang jatuh ke dalam lubang api.

"Zidan cepat sedikit aku sudah tidak kuat lagi! Ini sangat panas."

"Sabar Paul! Sabar." kesal Zidan.

Zidan tengah berpikir keras untuk menyelamatkan Paul. (Zidan gunakanlah tali yang Zidan beli dari toko sistem)

"Kenapa tidak muncul dari tadi sistem! Kamu lihat Paul hampir mati! Sekarang mana talinya tolong keluarkan.

(Baik Zidan permintaan diproses, mengambil tali milik Zidan yang disimpan oleh sistem)

Ting!

(Tali sudah berhasil diambil, ada di belakang Zidan)

Tanpa banyak basa-basi lagi Zidan yang sudah mendapatkan informasi dari sistem, langsung menarik tali tersebut.

Zidan segera mengulurkan tali pada Paul yang berada di dalam lubang tersebut.

"Ayo Paul pegang yang kuat talinya." intruksi Zidan.

Paul mengangguk patuh, saat tali sudah dipegang erat oleh Paul, Zidan segera menarik tali itu sangat kuat.

Duk!

Bruk!

"Alhamdulillah." ucap Zidan.

Setelah Zidan berhasil menarik Paul keluar dari lubang api.

"Ayo kita harus cepat pergi, sebelum kembali ketahuan oleh para penjaga yang berada di tempat ini." ajak Zidan.

"Benar ayo, tapi jangan kencang-kencang jalanya bokong dan kakiku masih terasa sangat panas.

Zidan patuh saja, perkiraan Zidan sebentar lagi mereka akan sampai di tempat tawanan para orang-orang yang tidak bersalah.

Parahnya lagi orang yang ditawan di dalam gudang itu hampir rata-rata perempuan isinya. Benar saja tak lama Zidan dan Paul sudah bisa melihat lautan manusia yang dikurung di dalam kandang.

"Ini semua orang?" kaget Paul.

"Menurut kamu apa? Jangan berisik lihat penjaga disini banyak sekali, sekarang kita harus memikirkan cara agar bisa membebaskan mereka semua."

Zidan maupun Paul berpikir keras, tidak tau bagaimana caranya agar mereka bisa membawa seluruh lautan manusia itu bisa keluar dari gedung hitam, mereka saja penuh perjuangan agar bisa masuk.

"Sistem apakah ada cara? Atau sistem bisa mengeluarkan semua orang dari dalam gedung ini?"

(Mungkin ada cara, Zidan bisa menggunakan lorong waktu milik sistem, tapi Zidan harus bisa paham akan seluk beluk lorong waktu, jika tidak kalian semua akan terjebak di dalamnya)

"Bagaimana caranya aku bisa memahami seluk-beluk lorong waktu? Bentuknya saja aku tidak tahu seperti apa?"

Ting!

(Akan sistem tunjukkan!)

Sebuah layar transapan sudah berada di hadapan Zidan, hanya Zidan yang dapat melihat layar hijau transparan tersebut, di dalam benda transparan itu ada gambar yang sangat rumit tidak Zidan pahami.

"Gambar apa ini sistem?"

(Itu adalah lorong waktu, Zidan harus menghafal dengan cepat, tidak ada waktu, jika gagal maka apa yang sistem katakan akan terjadi)

Zidan hanya mampu menghela nafas berat.

1
Himawan Wawan
ceritanya menarik untuk diikuti
Himawan Wawan
menarik
Himawan Wawan
lanjutkan
Travel Diaryska
sistemnya byk ngomg, kurang robotic wkwkw trs itung2annya byk typo.
Yuni yuni09 Yuni09
kapan kayanya Zidan kalau reward nya sedikit
Timotius Budi
sebelumnya uangnya 26.000.000
ditambah 5.000.000
jadi 7.600.000

rumus matematika yg mana Thor....
Rangga Bhrama: authornya saat pljran matematika sibuk liht bokep atau tidur kai
total 1 replies
YANTO BIRAHI 🅥
saya kurang suka novel ini soalnya bawa bawa agama
farid fariadi
mantap
spooky836
4 tahun penjara denda 900 rupiah. kes besar mcm tu aje denda. patut indon miskin dan rakyat kerja menipu, mencuri dan menjual maruah indon. jalang banyak 8ndon buat jahat byr denda murah. jual wanita denda 900 rupiah je. bagus... indon negara xde maruah...🖕🖕🖕🖕🖕🖕🖕
spooky836
orng kuat ibadat xlupa. tapi thor tu yang xbecus menulis jadi mc lupa.
Ahmad Sudrajat
Luar biasa
cahaya
kalo gak suka terus kenapa MC diterima coba , hadeh masih awal aja si MC dah sengsara aja
Mama Muda
cerita nya gak enak, Zidan nya tolol banyak bertanya,banyak bicara, apalagi sisitem nya kebanyakan bacot, biasa sistem sedikit menjelaskan itu,panjar lebar, ckk...ckk membosankan
Gavin Bae
kalau dicerita sistem dinovel lain kalah MCnya dapat hadia mobil atau motor oasti MCnya minta skill mengemudi kepada sistemnya.tapi dicerita sistem yg ini sistemnya tdk bisa apa2.malahan MCnya minta diajarkan mengemudi sama orang lain.jadi agak lucu juga cerita sistem yg satu ini.
Gavin Bae
mjnta skill mengemudi sama sistem.masak sistem tdk bisa.
Gavin Bae
aduh thor..kok sistemnya bodoh.masak zidan mau minta skill menghilang sistemnya malahan bilang buat apa.?sistemnya juga tdk tahu bahaya aoa yg sedang mengikuti zidan.kalau sistemnya bodoh begini kapan zidannya kaya dan kuat.?
Gavin Bae
misi sesulit ini dan resikonya besar hanya dapat uang senilai 15 juta.?baru kali jnilah punya sistem kere.tdk bisa memberi uang banyak dan tdk bisa memberi kekuatan yg hebat.
Gavin Bae
masak MCnya tidak percaya sama sistemnya.emang benar MCNYA BODOH.SISTEMNYA PELIT
Gavin Bae
kayak bukan cerita sistem.sistemnya mungkin masih miskin makanya sistemnya pelit dan tdk bisa memberi kekuatan sama zidàan.
Gavin Bae
MCnya goblok banget.cerewet bawel.lebih memilih menemui kepala sekolah dulu daripada menyelamatkan seorang guru.itu benar2 MCnya bloon.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!