Bertemu denganmu bukanlah suatu hal yang di sengaja, tapi berjodoh denganmu adalah sebuah takdir yang luar biasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Irsania Agusti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~ Gercep juga Ternyata ~
...●○●○●...
..." Entah perasaan apa yang ku rasakan saat ini, yang pasti rasanya nggak terima jika seseorang mendekatimu.. meskipun orang terdekatku sekalipun "...
...●○●○●...
Di Kelas XI IPA 1
"Kok gua makin penasaran ya sama yang di bilang Lucas?" Batin Rafael yang dari tadi sibuk berperang dengan pikirannya sendiri.
""Van, nanti temanin gua ke kelas Alana ya" Ucap Nico kepada Revan.
Itu pun tak luput dari pandangan Rafael.
"Mau ngapain?" Tanya Revan kepada Nico.
"Ada yang mau gua kasih ke Alana" Jawab Nico seketika membuat Rafael jadi berpikir keras.
"Apa orang yang dimaksud Lucas Nico?" Tanya Rafael kepada dirinya sendiri.
Di Kantin
Rafael datang dengan ketiga sahabatnya.
"Gua kesana bentar ya" Ucap Nico lalu berjalan ke meja Alana dan teman-temannya.
Rafael pun langsung memperhatikan apa yang dilakukan Nico.
"Lan, gua mau ngasih ini ke lo" Ucap Nico memberikan satu paperbag sedang ke Alana.
"Wah ini apaan?" Tanya Alana penasaran.
"Lihat aja" Suruh Nico dengan senyum manisnya.
Alana pun melihat isi di dalamnya.
"Wah, ini novel kan baru terbit, edisinya pun terbatas. Ini benaran buat gua?" Tanya Alana lagi sangat senang.
"Iyalah, spesial buat lo" Balas Lucas membuqt Alana tersenyum tak hentinya.
"Fix Nico benaran suka sama Alana" Gumam Rafael yang dari tadi memperhatikan.
"Jika iya gercep juga tuh anak" Tambah Rafael.
"Woi, lihat apaan sih?" Tegur Lucas mengejutkan Rafael.
"Nggak ada" Ngelas Rafael.
"Gua tau nih, lo-" Dengan cepat Rafael menutup mulut Lucas.
"Apaan sih, sok tau lo" Ucap Rafael kesal tiba-tiba.
Lucas hanya tersenyum simpul melihat tingkah Rafael.
Di Kediaman Keluarga Ketlovly
"Lan, nanti kamu siap-siap ya" Ucap sang mama menghampiri Alana yang sibuk dengan film beserta camilannya di ruang keluarga.
"Siap-siap buat apa mom?" Tanya Alana menoleh ke mamanya.
"Teman papa sekalian rekan bisnis ada acara nanti malam, jadi kita diundang kesana" Jelas sang mama.
"Harus pergi semua mom?" Tanya Alana lagi.
"Harus dong, ini undangan sekeluarga" Jawab mama Alana membuat Alana mengerti.
Alana pun manggut-manggut mengiyakan.
Skip malam hari di sebuah hotel bintang lima.
Acara diadakan di sebuah hotel dengan ruangan yang begitu luas, dilengkapi dekorasi dan makanan yang beragam.
Alana datang bersama kedua orang tuanya.
Alana mengenakan gaun berwarna putih dengan desainnya yang begitu elegan yang membuat Alana semakin cantik.
"Hai Bas" Sapa seorang kepada papa Alana.
Dia kelihatan seumuran sama papa Alana. Dengan jas hitam dan celana bahan yang melekat di tubuhnya membuatnya kelihatan rapi dan berwibawa.
"Oh hai, Rei" Balas papa Alana.
Mereka bersalaman ala laki-laki dengan wajah saling tersenyum nya.
"Dulu juga ya kamu datang" Ucap papa Alana.
"Oh tentu" Jawab Rei kepada papa Alana.
"Oh ya kenalin ini istri dan putriku" Ucap papa Alana memperkenalkan Alana sama mamanya kepada temannya itu.
Mereka berdua pun tersenyum.
"Wah, cantik dua-duanya ya" Puji Rei yang sangat disetujui Baskara (papa Alana).
"Kamu sendiri kesini bareng siapa?" Tanya Baskara.
"Sama putraku, nah itu dia" Tunjuk Rei kepada pemilik punggung yang sedang membelakangi mereka.
Semuanya pun menoleh kesana.
"Ril" Panggil Reihan.
Orangnya pun berbalik badan.
"Kesini" Kode Reihan yang dipatuhi anaknya itu.
"Ini putramu?" Tanya Baskara.
"Iya, ini anakku satu-satunya, Adriel" Jelas Reihan.
Adriel pun mengenalkan dirinya kepada kedua orang tua Alana.
"Ini anak om Baskara Alana, cantik kan" Ucap Reihan kepada Adriel.
Adriel hanya tersenyum tipis begitu pun Alana.
...●○●○●...
Jangan lupa like, comment and vote..
Follow juga ig @_irshghsti
Sampai jumpa di bab berikutnya..
Babayy👋👋
Ditunggu kehadirannya di ESeMA♡
kalo ada waktu senggang mampir yuk ke novel aku makasih