Indonesia
NovelToon NovelToon
Indahnya Waktu

Indahnya Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Janda / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: en green

Prakk!!!

"A à apa ha hamil?"

Tak sengaja Indah si tukang cuci setrika yang terkadang merangkap bersih-bersih menjatuhkan alat-alat kerjanya saat ia mencuri dengar secara tak sengaja obrolan keluarga majikannya. Alat pel yang dipegangnya jatuh ke lantai tanpa ia sadari.

Tiba-tiba tangannya menjadi tremor kala mendengar pengakuan seorang wanita muda yang mengaku kalau dirinya tengah hamil anak Daniel , tuan mudanya yang baru kemarin menyatakan cinta dan pagi ini ia bahkan mengatakan i love you lebih dari sekali.

Semua menoleh ke arah si janda muda yang kini tak bisa bergerak sama sekali. Kaki nya seolah dipaku dibumi dan kini sedang menunggu untuk dieksekusi.

Bagaimana kisah cinta antara Daniel si pemuda frustasi dan Indah si janda muda beranak satu nan baik hati.

Ikuti kisahnya dan tinggal kan like dan komen untuk memberi semangat padaku melanjutkan tulisan ala-ala yang masih jauh dari kata sempurna.

Selamat membaca semuanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon en green, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ungkapan cinta

Kedua sudut bibir lelaki bermata sipit itu tertarik ke atas membentuk senyuman saat melihat gadis bermata bulat yang hari ini memakai hijab berwarna hijau tua. Hatinya berdegup kencang hanya dengan melihat sosoknya dari kejauhan.

Daniel segera keluar dan membuka pintu untuk gadis yang sejak semalam membuatnya gelisah.

Berbanding terbalik dengan Daniel,Wajah Indah justru terlihat cemas karena takut ada yang melihat dia masuk ke dalam mobil seorang pria. Bukannya apa-apa, ia hanya takut ibunya curiga dan berpikir yang bukan-bukan tentang pekerjaan nya.

Sebelum masuk ke dalam mobil indah celingukan, memastikan tak ada orang yang mengenalnya sedang melihat kebersamaannya dengan seorang pria muda dan kaya.

Mendapat perhatian istimewa dari majikan mudanya membuat hati Indah berdesir tapi ketakutannya pada orang kaya yang suka menghina masih merajai hatinya. Akal sehatnya mewanti-wanti agar tidak membuka hati meskipun mendapat perhatian yang manis sekali.

Begitu keduanya duduk di kursi, mobil itu kemudian mulai bergerak menuju ke kota. Suasana di dalam mobil hening sesaat karena Indah hanya diam tak berani menatap lelaki yang duduk di sebelahnya. Sedangkan si sopir dadakan berkali-kali melirik untuk mencari perhatian gadis manis yang disukainya.

"Kenapa tadi malam tidak menjawab my messages?"

Daniel melirik Indah yang diam saja tak menjawab pertanyaannya. Gadis itu nampak tegang , duduk tak nyaman dengan kedua tangan berpegangan pada tali tas selempangnya.

"Ehem.....!!!" Daniel berdehem keras untuk mengagetkan Indah yang fokus menatap jalanan tapi tak mendengar Daniel yang sedang bertanya.

"Eh... iya tuan ..."

Tiiiinnnnnnnnnn

Bunyi klakson yang amat nyaring memekakkan telinga para pengguna jalan yang langsung menatap ke arah mereka.

"Iyya mass.... maaf maaf..!!!.." Indah mengatupkan kedua tangan didepan dadanya. Ia menghadapkan tubuhnya pada Daniel dengan mata terpejam erat. Ia tahu saat ini pasti semua orang yang ada di jalan itu sedang mengamati mereka. Indah sangat malu dibuatnya. Rasanya ingin sekali memukul lelaki muda yang memang tampan itu meski sekali saja.

"Maaf mass......" Indah menggigit bibirnya berusaha menahan rasa sesak dalam dadanya. Ia merasa Daniel berbuat semena-mena padanya dan entah kenapa ia justru merasa terhina.

'Apakah karena aku seorang pelayan jadi sinyo pelit ini merendahkan martabatku seperti hewan.....'

Ciiiiitttttttt......

Tubuh Indah terantuk ke depan karena Daniel tiba-tiba menghentikan mobilnya secara mendadak membuat Indah terkejut sampai memegang dadanya dan kemudian menatap tajam pada pria disampingnya. Hanya sesaat karena setelah itu dia ingat bahwa pria disampingnya adalah tuan mudanya. Ia pun menundukkan kepala karena ingat kalau dirinya hanyalah seorang pelayan.

"Sebenarnya hati you sekarang ada di mana?" Daniel bersedekap sambil melirik Indah karena sedari tadi gadis itu seperti sedang memikirkan sesuatu.

"Maaf mas...." Cicit Indah pelan. Ia tak berani mendongakkan kepala meski ia penasaran mereka sedang berhenti di daerah mana. Indah merasa mereka tidak sedang berada di jalan raya karena bunyi kendaraan dan suasananya tak terlalu bising seperti ketika berada di kota.

"Kenapa semalam tidak menjawab telpon dan membalas my messages?"

"Ha....?" Indah yang tak mengerti bahasa Inggris kemudian menatap Daniel.

"Maksudnya pesan?" Tanya nya untuk minta penjelasan.

"Yess my messages artinya pesan-pesan ku..." Jawab Daniel gemas. Tangan nya refleks hendak mengusap kepala Indah yang berbalut kerudung warna hijau tua. Tapi gadis itu segera menghindar sehingga tangan Daniel melayang di udara.

"Maaf ... " Lelaki bermata sipit itu memandang gadis disampingnya dengan pandangan yang lembut. Memperlakukan Indah memang harus berbeda dengan wanita-wanita yang pernah dikenalnya.

"I love you....." Ucapnya dengan tatapan lekat pada si tukang cuci. Matanya berbinar-binar menanti jawaban. Butuh keberanian untuk mengatakan cinta karena melibatkan hati dan perasaan orang yang dicinta apalagi lelaki yang sering berhubungan dengan wanita seperti Daniel ini biasanya tak perlu berbasa-basi. Cukup tahu sama tahu kalau mereka hanya ingin saling menghangatkan di atas ranjang tanpa harus melibatkan perasaan karena biasanya itu hanya hubungan satu malam.

"Mas Daniel.... bisakah tidak mengatakan hal itu lagi...."

"Why....?" Daniel berkata sambil menelan ludah. Ia takut kalau Indah akan menolak cintanya seperti yang dikatakan kakak nya.

Sebelum menjawab Indah menarik nafas kemudian menghembuskan secara perlahan. Ia ingin menjelaskan apa yang dia pikirkan tanpa membuat Daniel marah dan kecewa.

"So..... do you love me?" Tanya Daniel pelan. Hatinya sungguh ketakutan menunggu jawaban Indah. Bibir bawah nya ia gigit karena jantung nya berdegup dua kali lipat.

"Saya nggak ngerti bahasa Inggris.... tolong bicara bahasa Indonesia saja...!." Pinta Indah apa adanya. Gadis itu tidak menutupi kekurangan atau lebih tepatnya kebodohan yang dia miliki.

Daniel yang sedang panik dan ketar-ketir

justru melipat bibir nya ke dalam karena wajah Indah terlihat menggemaskan. Ia suka dengan kejujuran gadis disampingnya. Indah tidak malu mengatakan ketidaktahuannya.

"Jadi... ap...a kamu.... menyukai ku?" Daniel berbicara dengan terbata-bata karena lidahnya seperti terbelit. Biasanya ia memakai I dan you dan sekarang ia dipaksa untuk bicara dengan bahasa Indonesia yang umum. Rasanya seperti sedang menerjemahkan ke dalam bahasa lain.

"Kita ini sangat berbeda.... Mas Daniel orang kaya saya ini orang miskin....."

"Apa perlu I miskin dulu baru you mau menerima cinta I?" Tanya Daniel yang kembali memakai kata I.

"Tidak seperti itu juga....." Indah menggelengkan kepala. Rencananya ingin menjelaskan panjang lebar tapi kata-katanya tercekat dalam kerongkongan.

"Bisakah kita berangkat sekarang? Ini sudah waktunya saya masuk kerja. Saya tidak enak pada ibu dan teman-teman saya. Mereka akan menggunjing saya...." Pinta Indah dengan memelas. Ia ingin segera terbebas dari Daniel karena merasa sangat tidak nyaman dengan perbincangan mereka.

" Do you have a boy friend ? You sudah punya pacar ?" Tanya Daniel setelah menjalankan mesin mobilnya.

Lagi, indah menggeleng kemudian kembali menundukkan kepala untuk menjawab pertanyaan Sinyo.

Bibirnya kembali mengukir senyum tipis sambil membatin.

I akan menunggu sampai you mau membuka hati

"Tolong berhenti disini mas....." Indah menatap Daniel saat mobil yang mereka tumpangi hampir mendekati kediaman Tuan Adi.

"Saya tidak ingin menjadi pergunjingan orang-orang, saya ingin bekerja dengan tenang...." Pintanya dengan pandangan mata yang sendu.

Tak sampai hati membuat wanita pujaannya bersedih, Daniel pun menghentikan mobilnya. Sebenarnya ia sudah bertekad untuk mengumumkan hubungannya dengan Indah pada dunia. Dia tak ingin melakukannya dengan sembunyi-sembunyi. Tapi ia harus menahan diri karena gadis yang ditaksirnya ternyata tidak punya perasaan yang sama dengan dirinya.

Daniel bertekad untuk mengambil hatinya dulu. Ia yakin bisa menaklukkan hati Indah yang polos dan suci.

"Terimakasih mas...." Kata Indah sambil membuka pintu mobil sebelum ia keluar.

" I love you ....." Kata Daniel dengan tatapan penuh puja pada gadis yang menjadi pelayan di rumahnya.

Sesaat keduanya bertatapan mencari rasa dan makna yang sesungguhnya. Benar kah cinta itu ada atau ini hanya rasa penasaran dan sebuah ambisi saja.

Indah segera sadar kemudian menundukkan kepala , berpamitan pada tuan mudanya. Setelah menutup pintu mobil ia pun berjalan menuju rumah besar keluarga Adi dengan hati yang berdebar. Entah kenapa ungkapan terakhir Daniel tadi terasa tulus dan tidak ada kepura-puraan.

"Tapi mana mungkin Den Sinyo jatuh cinta beneran sama aku ...." Gumamnya sambil menelisik pakaian yang ia kenakan.

"Aku seperti gembel kalau Deket sama den Sinyo ....." Indah meringis mengingat kejadian kemarin saat ia pergi ke restoran mewah bersama Daniel. Meski memakai kaos tapi kelihatan sekali kalau itu pakaian mahal belum lagi jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Ditambah lagi dengan wajah tampannya yang putih bersih dan mata sipitnya. Sekali melihat orang akan tahu kalau dia dari kalangan kelas atas.

Berbanding terbalik dengan Daniel, Indah justru terlihat sangat udik. Kulit wajahnya yang berwarna coklat terlihat kusam ditambah lagi dengan pakaiannya yang buluk membuat semua orang jadi tahu kalau ia berasal dari kalangan rakyat jelata.

"Orang-orang pasti mengatakan si buluk sama si tampan ....."Gumamnya lagi sambil sedikit berlari menuju ke rumah majikan.

Sementara itu Daniel yang masih berada di dalam mobil terus mengawasi gadis yang sedang berlari kecil menuju ke kediaman nya. Ia menunggu beberapa saat sampai si gadis masuk ke dalam gerbang barulah ia menyalakan mobil dan mengikutinya masuk ke kedalam rumah besar keluarga nya.

1
Dewi Aliha
lumayan
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
kok gk muncul2 nih emak othorx
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
semangat emak i tunggu next upx.
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
semoga sinyo segera di hidayahkan islam🤲🤲🤲🤲
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
si Han dingin² empuk persis koko babas.
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
salfok sama kata² cici "kamu nanyak kamu bertanya tanya"🤣🤣🤣🤣🤣 sumpah ngakak gua peris kek tetangga sebelah.
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
si koko babas udah tau masih aja egois.. awas lu ko ntar fyah gua umpetin tau rasa lu.🤭🤭🤭
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
sinyo udah hobby manggil nama indah...
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
aku udah di sini emak 😉😉
en green: Hallo gimana kabarnya? lama tak jumpa
total 1 replies
bung@ter@t@i
mksdnya Daniel biar indah ihklas jg gtu ..... hello beda bab Ujang hahaha
en green: owh,🤭🤭
total 3 replies
bung@ter@t@i
debar debar tuh pasti jantung indah,yg gadih aj bisa baper aplgi in di janda cantik wkwkwkwk.... seketika lupa sama Lana di rmh wkwkwkwk
bung@ter@t@i: naon 😂🤭
total 2 replies
bung@ter@t@i
kak kasih tanda ato gmna gtu klo pindah tempat jln cerita ny y hehehe maaf sy ag bingung 😁😁🙏
bung@ter@t@i: aneh aj 😅😅😅😅
total 2 replies
bung@ter@t@i
qurban itu bisa mkn daging kambing gratis nyooo hehe
bung@ter@t@i
hadeh itu ap gak jadi gosip kalangan art y indah dikejar kejar SM anak majikan
bung@ter@t@i
SM kayak aku klo di kasih sesuatu SM bos suami,klo klo tau harganya mending mentah ny aj bisa beli beras 😅😅😅🤭
bung@ter@t@i: 😅😅😅😅😅😅🤗🤗🤭
total 2 replies
bung@ter@t@i
aku jg SM kali ndah GeEr klo di buntutin org ganteng MH , walaupun kesan gak tau body haha
en green: wkwkwk
total 1 replies
bung@ter@t@i
lanjut kak yg sering Up ny y 😁😁💪
en green: siiip
total 1 replies
Churotul Aini
lanjutkan
bung@ter@t@i
lanjut kak
en green: ok, next
total 1 replies
en green
cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!