Indonesia
NovelToon NovelToon
JODOHKU CEO TAMPAN

JODOHKU CEO TAMPAN

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Nikahmuda / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:287.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: Lyraastra

[follow dulu sebelum baca]

Area dewasa⚠️⚠️

Arabella Natasha seorang gadis SMA yang menyukai kakak sahabatnya, Devina.
Si CEO tampan, ambisius dan berwatak dingin.

Bahkan umur keduanya terpaut sangat jauh, tapi Ara tidak peduli, hingga terjadi perjodohan dari wasiat sang kakek mereka, Membuat Darren yang awalnya menolak Ara, sedikit demi sedikit membuka hatinya untuk gadis itu.

.......

" Saya akan coba untuk mencintai kamu Ara."

"Itu yang aku tunggu dari lama kak."

...........

IG: renamrg_

kalau kalian cari tentang pernikahan beda usia dan pastinya baper, ya disini tempatnya ❤‍🔥❤‍🔥

⚠️hasil pemikiran sendiri, mohon dukungan untuk cerita pertamaku.

Aku updatenya gak menentu ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyraastra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKU KAMU

...Sebelum membaca jangan lupa untuk like👍🏻 komen💬 follow✔️dan votenya⭐⭐⭐⭐⭐...

...Happy reading all❤‍🔥...

...•••••••••••••••...

Setelah kejadian semalam, Ara tak berani menampakkan dirinya di depan Darren dengan alasan malu. Berbeda dengan pria itu, semalam selepas mencuri ciuman pertama Ara, Darren dengan santainya pergi untuk melanjutkan pekerjaannya, meninggalkan Ara yang masih terdiam dengan perasaan tak menentu.

Pagi ini Ara masih menghindari Darren dengan menyibukkan diri di dapur. Karena hari ini hari libur, jadi Ara akan membuat banyak sekali makanan dan kue kering untuk ia berikan kepada ayahnya. Sudah hampir satu minggu Ara dan Aditama tidak bertemu secara langsung, kadang hanya lewat panggilan video saja, itupun hanya sebentar.

Selepas membuat hidangan untuk sarapan, Ara masih membantu Tina untuk membersihkan rumah, padahal wanita itu sudah melarangnya, tapi Ara tetap kekeh ingin membantu.

Selesai membersihkan ruangan dalam, kini keduanya beralih di teras samping rumah yang di gunakan sebagai ruangan terbuka. "Mbak Tina, kalau urusan ini kayanya harus manggil tukang kebun aja deh," ucap Ara seraya memandangi rerumputan yang mulai meninggi.

"Biar saya aja yang ngerapi in rumputnya."

"Gak usah mbak, biar nanti kak Darren yang minta tolong kang Dadung buar ngerapi in ini." Kang Dadung adalah tukang kebun di rumah David, dulu saat rumah ini belum di tempati Darren, kang Dadung lah yang senantiasa mengurusnya.

Tina tersenyum seraya mengangguk. "Kalau itu kemauan mbak Ara ya saya cuman bisa nurut."

Di balik obrolan mereka berdua, ada sosok Darren yang terus mengamati gerak-gerik Ara, berdiri tegak tidak jauh dari gadis itu. Karena posisi tubuh Ara yang membelakangi Darren, kemungkinan besar Ara tidak menyadari keberadaan sosok suaminya yang sejak tadi berada di sana.

Perlahan Darren melangkah, mendekat pada Ara, tangan yang sedari tadi ia lipat di atas perut, berpindah masuk ke saku celananya. Sampai di belakang istrinya, Darren masih diam belum berniat membuka suara, sampai Tina lah yang lebih dulu bersuara setelah menyadari kedatangan dirinya.

"Pak Darren..."

Sontak Ara membalikkan tubuhnya, setelah mendengar Tina menyebut seseorang yang sedari tadi ia hindari. "Kak---Darren sejak kapan di sini?"

"Sejak tadi. Ngapain?"

"Em, aku bantuin mbak Tina buat bersihin ini." Ara yang menyadari wajah Darren berubah, mendadak gadis itu meneguk ludahnya kasar mencoba membuang rasa canggungnya. Ara kembali berucap, "aku yang mau sendiri kok kak, beneran."

Darren mengganguk menanggapi, lalu berpindah memperhatikan Tina yang sedari tadi menatapnya. Sampai pandangan keduanya bertemu tapi Tina lebih dulu menunduk, menghindari mata tajam Darren yang menangkap basah dirinya.

Darren meraih tangan Ara untuk ia genggam. "Ayo masuk."

"Eh?"

Tanpa di beri kesempatan lagi untuk berbicara, tangan Darren langsung menarik Ara untuk mengikuti langkah lebarnya. Meninggalkan Tina yang memandangi keduanya dengan ekpresi wajah datar.

......................

"Aku udah gak sabar banget mau ketemu Ayah, lihat deh kak...ini aku bawain makanan dan kue kering kesukaan Ayah yang aku buat sendiri loh, pasti Ayah seneng banget," seru Ara, mengangkat tupperware yang semula berada di pangkuannya.

"Kakak mau?" Membuka salah satu tupperware yang berukuran sedang.

Mendengar itu, Darren menunduk menatap isi tupperware yang gadis itu pegang, lalu mengangguk sejenak. Tidak harus menunggu lama Ara langsung menyodorkan tepat berada di hadapan Darren, dengan maksud agar lebih mudah mengambilnya.

Darren membuka mulut, memberi kode pada Ara. Karena tidak mengerti apa yang di maksud pria itu, Ara hanya diam dengan ekpresi bingung. "Apa?"

"Kamu tidak melihat saya sedang menyetir, huh?"

Hening. Setelah mengatakan itu Darren menatap Ara yang terdiam. Hingga beberapa saat tangan gadis itu terulur, mencomot kukis mentega dari dalam tupperware lalu ia arahnya tepat di depan mulut Darren yang langsung pria itu makan tanpa sisa.

Ara kembali menunduk memperhatikan isi dari dalam tupperware yang ia buka. Lalu bergumam lirih, "aku kira setelah kejadian semalam, sikap kak Darren bakal berubah."

"Ternyata masih sama," sambung gadis itu lagi.

Mendengar perkataan Ara, tenggorokan Darren terasa tercekat, lantas ia menghentikan kunyahannya. Bahkan mobil yang sedari tadi melaju dengan kecepatan sedang semakin ia pelankan.

"Ara..."

"Uh?"

"Sikap saya memang seperti ini, tapi bukan berarti saya tidak menyayangi kamu." Darren menjeda ucapannya, lalu menatap wajah Ara sebentar. "Berikan saya lebih banyak waktu lagi untuk memperbaiki semuanya, Ara," pintanya.

"Aku, bukan saya."

Ara berucap lagi, "sekarang jangan manggil diri sendiri pakai saya, tapi pakai aku. Ini khusus buat Ara jangan buat orang lain."

"Bukannya sama saja?" tanya Darren.

"Beda! kata saya itu terlalu formal, masa sama istri sendiri pakai saya, berasa asing banget."

"Iya, saya akan mencobanya."

Ara menepuk jidatnya pelan, kemudian menatap Darren sebal. "Itu masih pake saya kak Darren..."

"Iya, aku akan mencobanya," jawab Darren meralat ucapannya tadi.

Sedikit terdengar aneh di telinga Ara, tapi tidak ada yang salah ketika pria itu ingin mencobanya, ini adalah kemajuan yang sangat pesat untuk hubungannya dengan Darren. Semoga kesabaran dan cinta yang Ara berikan pada Darren lewat pernikahan akan selalu berbuah manis untuk hubungan kedepannya.

Ara berdoa akan itu.

......................

Yuk, bantu amin in doa Ara ya, guys.

Jangan lupa untuk like, follow dan tinju bintangnya 5x⭐⭐⭐⭐⭐ biar aku semakin semangat untuk ngetik kebucinan Ara dan Darren, awww.

see yuuu di bab selanjutnya.. 👋🏻👋🏻

1
vj'z tri
Ter baik daren ikut membasmi ulat Keket 🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
makin kesini kok makin seru ya Thor 🥳😘😘🫰 telat akuh ini baca nya 🤭😁😁
vj'z tri
Thor visual ini bikin akuh. aaaaaaaaa glepar glepar 🤣🤣🤣🤣 melebihi klepek klepek 🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
buhahahahaha cepet cepet mau ketemu bebeb lupa gak bawa ongkos balik ...tapi untung lah jadi di anter ehm 🤭🤭🤭🤭
vj'z tri
langsung otw lah bebeb yang wa 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Wahyuni
kok blm ad lajutanya sih pd hal udh lma
Wellie Zipora
ini sampai bab 58 sdh gitu ga lanjut ga serulah bacanya
Chen Chen
hy pembantu belagu amat pencuri lagi gw mah dah tendangin wanita rendahan gini malu2 in
Chen Chen
pendek bgt si ara kenapa g buat 160 cm thor gw aja 157 sudah imut dan pdk bgt 🤭 apalagi 153 🙈 cebol itu jelek bgt
Indira Resta
bau bau pelakor nih
Evi Safitri
Darren Dan ara
Suyanti
cakep banget sih
Mas Tista
Luar biasa
Mas Tista
semangat tor
Rztreezta
ihhh najisssss
Rztreezta
Ara ini bodoh atau gimana...
Melia Gusnetty
benar apa yg d blng devina ra..lo begok...😏🤭
Melia Gusnetty
kpn siiih..borok si pembokat gk tau diri kebongkar d depan ara..dn segera d tendang dr sono...gedek dgn tingkah si pembokat gk tau diri ini😏😡
Dian amoy
kenapa ceritanya selalu menunggu update
Benediktus Grendys Sukresna
mana lanjutan othor...?ditunggu ya mks
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!