Indonesia
NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 # Mama Rhea = Solusi semua masalah

Beberapa waktu lalu sebelum mama Rhea menghubungi mi-mom Hana, dia memang sempat bicara berdua dengan putri sulungnya. Setelah memastikan Queena sudah cukup istirahat, barulah mama Rhea menyambangi putrinya di kamar. Awalnya papa Rega ingin ikut, namun mama Rhea melarangnya. Mama Rhea bilang pada suaminya kalau itu obrolan para wanita, pria tidak boleh ikut.

Suara ketukan pintu membuat Queena buyar dari lamunan.

“Siapa?” kakak Dean tersebut beranjak dari sofa dan menuju pintu.

“Mama, sayang. Boleh mama masuk?”

“Iya, ma. Sebentar,” Queena membukakan pintu untuk mamanya.

“Mama buat bluberry cheese cake,” tunjuknya dengan mata kearah nampan yang mama Rhea bawa.

Senyum simpul meneduhkan dari wanita setengah baya tersebut selalu membuat Queena merasa kembali bisa bernapas, setelah seharian di pusingkan dengan berbagai aktivitas yang cukup menguras energi dan pikiran. Bukan hanya tentang kuliah, project seminar dan penelitian.

“Princess Cimol pasti ke mari kalau tahu mama buat cheese cake favoritnya,” ujar Queena sambil mempersilahkan sang mama masuk ke dalam kamar.

“Azura sedang sibuk dengan projectnya, sayang. Dia tidak mungkin ke mari,” mama Rhea menaruh nampan berisi cake dan minum, baru kemudian duduk di samping putrinya.

“Maksud mama project menguras isi mini market? Pasti princess Cimol sibuk jajan dan makan,” ujar Queena.

“Azura sibuk jadi perantaranya Gavin dan mbak Aretha. Bukannya kakak sama Arlo yang bawa dia ke bang Gavin?”

Queena tersenyum kikuk. “Mama tahu?”

Mama Rhea menoel hidung putri sulungnya tersebut. “Kamu bisa membohongi mbak Aretha atau Enzo, tapi mama dan papa? Kakak tidak akan bisa membohongi para orang tua,” jawab mama Rhea.

“Lupa kalau punya orang tua sepaket sama circle-circlenya yang spek intel semua,” Queena baru ingat siapa saja circle kedua orang tuanya, terutama keluarga besar Arlo.

Queena tiba-tiba memeluk mama Rhea dari samping. “Ma,”

Mama Rhea membelai surai sang putri, Queena sedang tidak memakai hijabnya karena sedang di kamar. “Katakan saja, sayang. Semua yang menjadi ganjalan hati Ueena,”

“Papa ngeselin tahu, ma. Bisa-bisanya terima si manusia red flag jadi menantunya,” celetuk Queena. "Padahal Ueena minta yang lebih keren dari papa. Malah di kasih Allo-Allo Bandung," gerutunya kemudian.

Mama Rhea tertawa. “Papa memang ngeselin. Hukum saja itu papa, biar tahu rasa. Masa anak cantik mama tidak di tanya mau kapan nikahnya, konsepnya seperti apa. Sudah begitu di nikahkan sama musuh dari bocil,” mama Rhea kembali mengusap lembut surai putrinya, dia lantas mengecup kening Queena.

“Ueena boleh minta sesuatu, ma?” gadis itu mengurai pelukannya pada sang mama.

“Apa, sayang? Mama dan papa pasti mengusahakan semaksimalnya,”

“Kalau Ueena minta akad nikah saja boleh, ma? Ueena sama Arlo belum lulus kuliah, ma. Ueena hanya ingin keluarga dan Rafa saja yang datang,”  pintanya pada sang mama.

“Raya dan Intan?” tanya mama Rhea.

Queena menggeleng. “Untuk saat ini Ueena belum bisa memberitahu mereka, ma. Mereka juga sedang sibuk mengurus project penelitian dan seminar Prof. Lucas,” sebenarnya itu hanya alasan Queena saja, gadis itu belum siap kalau dua sahabatnya tersebut tahu tentang pernikahannya dengan Arlo. Terlebih Intan, Queena tidak mau membuat Intan kecewa. Karena sahabatnya itu menyukai Arlo.

Mama Rhea meraih kedua tangan Queena, dia menggenggam dan menepuk lembut punggung tangan putrinya tersebut. “Mama coba bilang pada aunty Hana. Semoga dia bisa mengerti dan memahami apa yang kakak mau,” ucapnya penuh lembut.

"Mama selalu yang terbaik. Terimakasih, ma." Queena berkaca-kaca, dia kembali memeluk sang mama. “Nanti kalau Ueena kangen mama gimana?”

Mama Rhea terkekeh. “Memangnya kamu mau pindah ke antartika atau ke mana, hmm? Kalau kangen ya pulang, tidur di rumah mama. Rumah mama sama rumah Arlo hanya berapa langkah, sayang. Kamu sama Arlo juga bisa gantian tidur di rumah mama atau rumah mi-mom,”

"Maunya sama mama tiap hari," cebik Queena yang lantas di tertawakan mama Rhea. "Super Ueena mama jadi manja gini," mama Rhea membalas pelukan sang putri dengan gemas.

“Ueena mau pakai gaun yang pernah mama pakai waktu nikah sama papa. Boleh kan, ma?”

Mama Rhea mengangguk. “Nanti kita coba gaunnya, semoga muat di kakak. Kalau tidak nanti kita rombak ulang,” jawab mama Rhea.

Queena langsung memeluk erat mama Rhea, entah sudah berapa kali dia memeluk sang mama saat itu. “Arlo sama papa, mereka berdua jelek. Ueena kesal sama mereka,” Queena tiba-tiba menangis sesegukan di pelukan mama Rhea.

Mama Rhea cukup bisa memahami perasaan putrinya tersebut, namun dia tetap sepakat dengan suaminya yang setuju untuk menikahkan Queena dengan Arlo. Bukan karena bujukan dari mi-mom dan papinya Arlo, bukan juga karena Arlo yang memanjat dinding balkon kamar Queena. Namun karena mereka melihat sisi lain Arlo yang mungkin belum Queena dan orang lain sadari.

Arlo memang jahil pada Queena, papa Rega bahkan sampai di buat pusing oleh Arlo yang selalu membuat Queena menangis saat pulang sekolah, waktu dulu mereka masih kecil. Sekarang pun Arlo masih tetap konsisten menjahili Queena, namun gadis kecilnya tersebut tak lagi pulang sambil menangis. Karena Queena sudah bisa mengomeli Arlo.

“Maafkan papa karena membuat El-Meera kesal, sayang. El-Meera harus yakin kalau papa selalu mengusahakan yang terbaik untuk kesayangannya,” mama Rhea mewakili papa Rega yang tidak pernah bisa mengungkapkan dengan ucapan.

Queena mengangguk. “Tadinya Ueena harap Arlo akan menolak, jadi Ueena tidak perlu membantah mama dan papa. Tapi si red flag itu juga tidak bisa menolak, enak saja malah nyuruh aku yang menolak. Dia takut di pecat jadi anaknya mi-mom,” dia sudah tidak lagi sesegukan, namun cairan bening itu masih mengalir membasahi kedua pipinya. “Aku terima dia karena kasihan,” lanjutnya membuat mama Rhea tertawa ringan.

“Iya, memang dia kasihan. Dia bukan hanya di pecat jadi anak aunty Hana, tapi juga bisa diusir dari rumah. Aunty Hana bahkan sudah siapkan koper beserta isinya. Tinggal diangkut kalau Arlo tidak jadi nikah sama anak cantik mama ini,” mama Rhea menyeka air mata putrinya.

“Baiklah. Kita kasihani saja dia,” ujar Queena.

Mama Rhea sore itu mendengarkan banyak keluh kesah putrinya, hari itu bukan tentang kuliah atau teman-teman kampusnya. Melainkan tentang kekesalannya pada sang papa dan tentu saja pada Arlo. Baru setelah itu mama Rhea menghubungi calon besannya untuk membicarakan keinginan Queena, mama Rhea bersyukur karena mi-mom Hana tidak memaksakan kehendaknya. Dia setuju denga napa yang mama Rhea katakan, memenuhi keinginan Queena. Mama Rhea memang selalu menjadi solusi saat Queena punya masalah.

 

 

 

1
Mamahnya Dewi
lanjut dong kk
a yulaela_fa(Ayu Anfi): sdh kk... sprtny br aja rilis
total 1 replies
zhelfa_alfira
Bagus
zhelfa_alfira
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk... 💗💗💗
total 1 replies
muthia
maaf g bs sering mampir lg sibuk bantuin kk jaga warung makan soalnya lg pd sakit anggotanya 🙏
muthia: Aamiin🤲 makasih doanya 🙏
total 2 replies
Mamahnya Dewi
lajut dongkk
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk... msh proses review
total 1 replies
Melda indah
jangan-jangan Arlo Uda ngincer kamu queen dari bayi liat aja no nama cafe nya 🤭😂
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 arlo ade-ade aje kan tuh mmg
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semoga bahagia terus Arlo Queena ...semangat updete Author 😊😊
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk ❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
Nur Asiatun
Alhamdulillah...terima kasih Author,semoga Allah permudahkan urusan
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aamiin kk.. trmksh sdh sll dkg karyaq... smg kk dksh sehat dan berkah.. dmdhkn juga urusan kk ❤️❤️❤️
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat Author
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kk❤️
total 1 replies
rose lilian
kak cerita argan dan amora enggak ada ya?
a yulaela_fa(Ayu Anfi): belum sempet aku rilis kak... msh waiting list
total 1 replies
muthia
👍👍👍👍👍👍👍👍
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
pasti seru hari harimu Ueena🙏
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat Queen,kami medukungmu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): pendukung queen siap jd garda terdepan wkwkwk
total 1 replies
Melda indah
semangat queen 🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 queena kyknya bakal di buat jantungan terus... musuh bebuyutan jadi suami, wkwk
total 1 replies
In
kayaknya senja di ufuk barat deh kak... klo terbit baru di ufuk timur....🙏
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kkk. trimksh ❤️❤️❤️
total 3 replies
muthia
Alhamdulillah, sah❤
muthia: Aamiin🤲
total 4 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah
a yulaela_fa(Ayu Anfi): sah klo kata daddy Axel wkwwk
total 1 replies
muthia
semoga nt ada cerita nya Alvian ya 🙏❤
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!