Indonesia
NovelToon NovelToon
Mas Abi Dan Dua Anak Bandelnya

Mas Abi Dan Dua Anak Bandelnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Duda / Diam-Diam Cinta
Popularitas:18.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hanela cantik

"Mas Akball itu mobilan Aqil balikin ngga!" teriak sebuah suara cempreng dari arah ruang tengah.

"Bukan! Ini punya Mas Akbar! Kemarin Aqil udah main yang warna merah, sekarang Mas yang biru!" balas Akbar

Sejak perceraiannya tiga tahun lalu, Abi memang mantap untuk tidak mempekerjakan ART. Ia ingin merawat dan membesarkan kedua buah hatinya dengan tangannya sendiri, meski statusnya sebagai duda beranak dua sering kali menguras energi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanela cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

"Bapak sama Ibu ini lho... kok malah sengaja godain Kayla terus di depan Mas Abi!" sungut Kayla dengan nada merajuk.

Pak Darno yang baru melepas capingnya langsung tertawa terkekeh-kekeh melihat tingkah anak gadisnya itu. "Lho, godain gimana toh, Nduk? Orang Bapak sama Ibu cuma ngomong kenyataan kok."

"Iya iku, Nduk," timpal Bu Sulastri santai sambil meletakkan teko di meja.

"Lagian yang ngomong duluan kan si Akbar sama Aqil sendiri. Berarti memang anak-anaknya Mas Abi itu sudah sreg betul sama kamu. Ya toh, Pak?"

"Iya, betul banget," sahut Pak Darno manggut-manggut penuh kemenangan.

"Bocah polos kayak gitu kan ndak bisa bohong. Berarti Mas Abi di rumah memang sering cerita soal kamu ke mereka."

"Ih, Bapak! Ibu!" panggil Kayla makin kesal.

"Kayla itu... ndak mau nikah sama Mas Abi! Kayla juga ndak suka sama dia!"

Mendengar penolakan keras yang terkesan dipaksa-paksa itu, Pak Darno dan Bu Sulastri justru makin terkekeh geli.

"Alah, masa toh, Nduk? Benar ndak suka?" goda Bu Sulastri seraya mencubit pelan lengan Kayla. "Kalau ndak suka, kok tadi pas Mas Abi datang mukanya langsung merah padam kayak ubi rebus gitu?"

"Bukan begitu, Bu!" sergah Kayla cepat, makin memajukan bibirnya seraya berjalan ngeloyor pergi ke kamar.

Malam harinya, suasana desa terasa kian hening. Kayla sudah berbaring di atas kasurnya yang empuk, bersiap untuk tidur. Sebelum mematikan lampu kamar, ia meraih ponselnya yang tergeletak di samping bantal sekadar untuk mengecek jam.

Ting!

Layar ponselnya mendadak menyala menandakan ada pesan Wha*App masuk dari nomor baru yang belum tersimpan. Kayla mengernyitkan dahi pelan begitu membaca isi pesannya.

+62 812-xxxx-xxxx: Belum tidur, Dek?

Kayla mengusap layarnya, duduk bersandar di kepala ranjang seraya berpikir sebentar. Siapa orang yang malam-malam begini mengiriminya pesan dan menyapa dengan panggilan 'Dek'?

Kayla: Siapa ya?

Tak butuh waktu lama, balasan pesan kembali muncul di layarnya.

+62 812-xxxx-xxxx: Mas Abi, Dek. Belum tidur, kan?

Jantung Kayla seketika berdegup kencang membaca nama itu. Jemarinya mendadak kaku memegang ponsel. Belum sempat ia mengetik balasan, pesan berikutnya dari Abi kembali masuk

Mas Abi: Mas mau minta maaf ya soal tadi sore di rumah Kakek. Soal ucapan Akbar sama Aqil yang bikin Dek Kayla ndak nyaman.

Mas Abi : Anak-anak polos betul kalau ngomong, Mas ndak enak sama Dek Kayla kalau jadi terbebani.

Jarinya mengambang di atas keyboard ponsel, benar-benar bingung harus membalas apa. Otaknya serasa membeku, tak tahu harus menanggapi apa.

Satu menit berlalu tanpa balasan dari Kayla.

Ting!

Pesan baru dari Abi kembali muncul di layar, membuyarkan lamunan Kayla.

Mas Abi: Kok ndak dibalas, Dek?

Mas Abi: Tidur ya? Maaf ya Mas ganggu malam-malam.

Kayla makin panik. Ia langsung mengetik balasan dengan jemari yang agak gemetar, takut Abi berpikir yang tidak-tidak.

Kayla: Eh, belum tidur kok Mas! Ini... tadi cuma kaget aja baca pesannya Mas Abi...

Di tempatnya, Abi terkekeh pelan membayangkan betapa paniknya gadis di balik layar ponsel itu.

Mas Abi: Kaget kenapa, Dek? Soal ucapan anak-anak tadi... Mas serius lho, ndak bercanda.

Kayla menggigit bibir bawahnya, menatap balon pesan dari Abi dengan perasaan membuncah. Jemari lentiknya mulai bergerak di atas layar ponsel, mengusap bekas rasa canggung yang sempat merayapi benaknya.

Kayla: Eh, iya Mas Abi... Ndak apa-apa kok. Namanya juga anak-anak, Kayla paham.

Baru saja tombol kirim ditekan, dua centang biru langsung terlihat. Balasan dari Abi masuk hanya dalam hitungan detik.

Mas Abi: Alhamdulillah kalau Dek Kayla ndak marah. Mas sempat khawatir dari tadi sore.

Mas Abi: Soalnya anak-anak cerita, katanya Dek Kayla langsung mukanya merah pas di dapur. Mas takut Dek Kayla kepikiran.

Pipi Kayla seketika kembali memanas membara. Ia menghempaskan punggungnya ke kasur, menutupi wajahnya dengan bantal guling karena malu setengah mati. Pria itu ternyata sadar!

Kayla: Ih Mas Abi! Siapa juga yang kepikiran! Mas Abi sama anak-anak sama aja ya, suka bikin orang kaget!

Di rumah, Abi yang sedang bersandar di pinggir tempat tidur terkekeh pelan membaca balasan Kayla. Ia bisa membayangkan betapa menggemaskannya raut wajah gadis desa itu saat ini.

Mas Abi: Haha, iya maaf ya Dek. Tapi soal ucapan anak-anak tadi... sebenarnya ndak sepenuhnya salah kok.

Dada Kayla rasanya mau meledak. Ia melempar ponselnya pelan ke atas kasur, lalu menutup wajah dengan kedua telapak tangan. Pengakuan langsung dari Abi membuat kepalanya mendadak kosong dan jantungnya berdebar makin tak karuan.

Setelah memberanikan diri, Kayla kembali meraih ponselnya.

Kayla: Mas Abi ini ngomong apa toh... Jangan suka bercanda gitu, ndak lucu Mas.

Tak butuh waktu lama, balasan Abi kembali masuk. Suasana obrolan di layar itu terasa makin pekat dengan keseriusan.

Mas Abi: Mas ndak pernah bercanda soal hal sebegini besar, Dek Kayla.

Mas Abi: Mas sadar siapa Mas. Duda anak dua, umur sudah ndak muda lagi. Tapi kalau Dek Kayla mau dan izinkan, Mas serius mau minta izin sama Bapak dan Ibu buat melamar Dek Kayla.

Kayla terpaku di atas tempat tidurnya. Kalimat sederhana namun tegas itu benar-benar mengunci lidah dan pikirannya. Rasa gengsi dan bantahan yang tadi sore ia lontarkan di depan Ibu dan Bapaknya seolah menguap begitu saja.

Kayla: Mas... Kayla bingung mau jawab apa... Ini ndak terlalu cepat toh Mas?

Mas Abi: Ndak usah dijawab sekarang, Dek. Mas ndak mau memaksakan. Dek Kayla pikirkan baik-baik dulu, minta petunjuk sama Allah. Mas siap nunggu kapan pun Dek Kayla siap.

Mas Abi: Sudah malam, Dek. Tidur ya, nanti sakit. Maaf ya sudah bikin kepikiran.

Membaca perhatian manis dari Abi, rasa hangat menjalar perlahan di dada Kayla. Ia tersenyum tipis menatap layar ponselnya.

Kayla: Iya Mas Abi... Matur nuwun. Mas Abi juga selamat tidur.

Malam itu, Kayla berbaring memeluk gulingnya erat-erat dengan senyum yang tak juga pudar dari bibirnya, memikirkan masa depan yang perlahan mulai membayang jelas di depannya.

1
Cha Libra
terjawab sudah ternyata kayla berkerudung.. i 🤭pantes jdi kembang desa
D_wiwied
suka sm kepolosan Aqil 😁 bentar lg kak Kayla bakal jd bundamu Qil 😁
Elly Maryani
oalah di Pardi kelakuanmu lho....
D_wiwied
akhirnya.. bisa nyicil ayem dikit ya mas Abi, restu sdh didapat otw menuju pelaminan 😆
D_wiwied
makanya toh mas duda segera tanyakan lagi kesiapan Kayla drpd bohongin anak2 terus mending segera lamar neng Kayla nya 😂😂
Chu Shoyanie
perbaiki judulnya dong....:jgn anak bandel;anak qute,lincah atau apa yg lebih positif.....🙏🏻🙏🏻🙏🏻😍
D_wiwied
cieeee mas duda udah siap melamar dek Kayla 😆😆😁
Fitri Yah
hahahha ...ku bacanya senyam senyum z ni thor denger anak2 bicara seperti ituuu
D_wiwied
ayo mas dud, segera dilamar aja neng Kayla nya, anak2 sdh nyaman n kasih lampu hijau tuh 😆😁
Fitri Yah
double up thor 🙏
yumi chan
jgn lm2 thor cpt lamaranya..njh hmil...ank kmbr cwek2 biar rme jdnya
Elly Maryani
modus bgt mas Abi...udah g betah JD duda ya mas😅😂😂.. up LG Thor... jgn lama2...
D_wiwied
iihhh pinter banget modusnya pak duda satu ini menggiring opini anak2 nya pdhl dia sendiri yang udah ada rasa ke Kayla tuh, tp aku setuju koq 😁😁
Fitri Yah
hiyaaa ... akhir nya anak2 pun setujuuu. gercep mas abi .... lamar bunda kayla nya hahhahha ... pleazee double up thor hehe 🙏
ig: denaa_127
komen pilih
Abi + Kayla
Abi+ Dinda.
Kayla+ Pardi
Abi + Yanti
ig: denaa_127
setuju ngga mas Abi sama Kayla?
Elly Maryani
mas Abi diam" suka neng Kayla nih... gercep bgt... mau ngapain mas nanti lebaran haji kerumah neng Kayla?🤭😅😂
Fitri Yah
hahahaa .. iso ae ni mas abi 😄
Lisa
Cocok banget nih Abi & Kayla 👍👍😊
D_wiwied
wehehe mas Abi dah mulai berani ya,, godain Kayla terus tuh sampe merah merona wajahnya 😁😆
D_wiwied: masih malu2 tuh mereka
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!