Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Status: tamat
Genre:Single Mom / Dokter / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Saga Mahendra percaya satu hal, pengkhianatan tidak pernah memiliki alasan. Itulah yang ia yakini sejak hari ia melihat Sahira, wanita yang ia cintai, berpelukan dengan sahabatnya sendiri. Sejak saat itu, Saga memilih pergi. Meninggalkan cinta, mimpi, dan masa lalu yang terlalu menyakitkan.

Lima tahun kemudian, ia kembali. Bukan lagi remaja yang rapuh, tapi seorang dokter dengan hati yang telah membeku. Namun, takdir mempermainkannya. Sahira muncul kembali bersama seorang anak berusia empat tahun.

Waktu tidak pernah berbohong. Lalu, siapa ayah dari anak itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Keesokan paginya, suasana rumah kecil yang baru ditempati Sahira di Bali terasa hangat dan tenang.

Aroma masakan memenuhi ruangan sejak pagi buta. Sahira sudah sibuk di dapur menyiapkan sarapan sederhana untuk semua orang.

Di meja makan, beberapa piring nasi goreng, telur, dan buah-buahan sudah tertata rapi.

Sementara dari ruang tengah, suara televisi kecil terdengar samar menemani Sahir yang masih bermain dengan mainannya di lantai. Namun, berbeda dengan suasana rumah yang tenang Revano justru terlihat gelisah sejak tadi.

Pria itu berdiri di dekat jendela ruang makan sambil memegang ponselnya. Tatapannya beberapa kali melihat layar, lalu kembali mencoba menghubungi seseorang.

Tetapi panggilan itu tetap tidak tersambung. Sahira yang baru keluar dari dapur membawa teh hangat langsung menyadari perubahan wajah Revano.

“Kamu kenapa?” tanyanya pelan sambil meletakkan gelas di meja. “Dari tadi kelihatan cemas.”

Revano tidak langsung menjawab.

Pria itu justru melirik ke arah Ririn yang sedang duduk di kursi makan. Ririn membalas tatapan itu sejenak sebelum akhirnya ikut menatap Sahira. Melihat reaksi mereka, kening Sahira perlahan berkerut.

“Ada apa?” tanyanya lagi, kali ini suaranya mulai tidak tenang.

Revano menghela napas panjang.

“Sebenarnya…” pria itu terlihat ragu beberapa detik, “semalam Saga hubungi aku.”

Jantung Sahira langsung berdetak lebih cepat. Tangannya yang tadi hendak menarik kursi perlahan berhenti.

“Apa katanya?”

Revano menatap Sahira hati-hati.

“Dia sudah tahu semuanya.”

Wajah Sahira langsung memucat, tentang Sahir dan tentang malam itu. Tentang semua rahasia yang selama ini ia sembunyikan sendiri.

Sahira langsung menunduk pelan, berusaha menenangkan jantungnya yang tiba-tiba terasa tidak beraturan.

“Dia bilang…” lanjut Revano pelan, “dia mau nyusul kalian ke sini.”

Untuk sesaat Sahira benar-benar tidak bisa bergerak. Pikirannya mendadak kosong tentang Saga akan datang ke Bali. Saga tahu Sahir adalah anaknya. Dan setelah lima tahun pria itu akhirnya mencari dirinya lagi.

Namun, sebelum Sahira sempat mengatakan apa pun, Revano kembali berbicara dengan wajah semakin tegang.

“Tapi sampai pagi ini…” pria itu melihat layar ponselnya lagi, “Aku nggak bisa hubungi dia.”

Ririn ikut terlihat cemas sekarang.

“Semalam dia bilang udah berangkat ke bandara,” ucap wanita itu pelan.

Sahira langsung menatap Revano cepat.

“Terus?”

Revano menggeleng perlahan.

“Nggak ada kabar lagi setelah itu.”

Suasana ruang makan mendadak berubah sunyi. Jantung Sahira berdetak semakin keras. Entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan tidak tenang di dalam dirinya.

Sementara di luar rumah, angin pagi Bali berembus pelan, membawa perasaan aneh yang sejak tadi memenuhi hati Sahira tanpa alasan yang jelas.

Suasana ruang makan masih dipenuhi keheningan setelah ucapan Revano tadi. Sahira berdiri diam di dekat meja makan dengan pikiran yang kacau. Jantungnya masih berdetak tidak tenang sejak mendengar Saga akan datang ke Bali.

Suara pintu terbuka tiba-tiba terdengar memecah keheningan.

Rani dan Lina masuk sambil membawa beberapa catatan pesanan dan tablet kecil di tangan mereka.

“Mbak Sahira,” panggil Rani pelan.

Sahira langsung menoleh.

“Pesanan bunga yang kemarin udah sampai semua,” lanjut gadis itu sambil tersenyum kecil mencoba mencairkan suasana. “Besok kita udah bisa mulai buka toko lagi.”

Lina ikut mengangguk semangat.

“Tadi supplier juga bilang bunga-bunganya masih fresh semua.”

Sahira mencoba tersenyum meski pikirannya masih tidak fokus.

“Iya…” jawabnya pelan. “Kalian urus dulu aja ya.”

Rani dan Lina langsung mengangguk paham.

Mereka tahu Sahira sedang banyak pikiran sejak tadi.

Setelah kedua karyawannya kembali keluar untuk membereskan bunga di halaman belakang, suasana rumah kembali hening.

Sahira perlahan menoleh pada Revano.

“Rev…”

Pria itu mengangkat pandangannya..

“Tolong terus hubungi Saga.” Nada suara Sahira terdengar pelan, tetapi jelas dipenuhi kecemasan.

“Kalau ada kabar apapun…” lanjutnya lirih, “langsung bilang ke aku.”

Revano mengangguk pelan.

“Iya.”

Pria itu kembali mencoba menghubungi nomor Saga namun hasilnya tetap sama dan tidak aktif. Perasaan tidak nyaman di hati Sahira semakin besar. Dan tepat di tengah keheningan itu suara kecil terdengar dari arah ruang tengah.

“Doktel Saga datang?”

Semua orang langsung menoleh.

Sahir berdiri di dekat sofa sambil membawa mobil-mobilan kecil di tangannya.

Bocah itu mengedipkan mata polos.

“Sahel dengel nama Doktel Saga…”

Ruangan langsung kembali sunyi, tidak ada yang langsung menjawab. Sementara Sahir justru tersenyum lebar penuh semangat.

“Doktel tampan mau main sama Sahel lagi?”

Tatapan polos anak kecil itu membuat dada Sahira terasa sesak mendadak.

Sementara, Revano dan Ririn saling berpandangan diam-diam. Karena mereka tahu cepat atau lambat, Sahir akan mengetahui siapa sebenarnya pria yang selalu ia panggil dokter tampan itu.

1
tutut wahyuningsih
bagus ceritanya nya..👍❤️❤️
Cesar Manuel Ris Costa
wanita
Cesar Manuel Ris Costa
tenang
Jamayah Tambi
Tq Athur.Ceritanya bagus.Teruskan berkarya
Aisyah Alfatih: terima kasih kakak 💞
total 1 replies
Jamayah Tambi
Lain kali jgn bg tumpang.Order jet taxsi online.Grab,uber kan banyak
Jamayah Tambi
Mesti gedok nak ganggu rumah tangga orang.Ada bau2 pelakor yg tercium di hidung ku
Ita Mei Lestari
/Sob//Cry/
Jamayah Tambi
Om Mario tak ada isteri ke.Duda terlajak.Ramai jer doktor dan peraeat yg suka kat Dr Mario.Mario ini kat nama watak dalam games .
Jamayah Tambi
Apa kau nak buat
мєσωzα
ceritanya cukup seru, konfliknya jg gak muter-muter 👍🏻
Jamayah Tambi
Utu la masalahnya.Asal ada masalah cari Alkohol.
Jamayah Tambi
Orang tak jangan paksa
Jamayah Tambi
Bodo punya sepupu
Jamayah Tambi
Tak ada CCTV ke
Jamayah Tambi
Kenapa Sahira tak lapor polisi saja .Toko bunganya habis berantakan kerana ulah pereman
Jamayah Tambi
Macam satu je toko bunga kat Bali tu.Suruh Rani cari ke toko bunga lain.Pulak/Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Adakah berjaya Clara menyingkirkan Sahira.
Jamayah Tambi
Aldi jau nsk tolong Clara buat apa.Dia itu licik.Dia terlslu obsesi pada Saga.Aldi ,Saga itu darah daging kamu sendiri.Kalau kamu khinsti dia hubungan keluarga akan hancur terutama ayah kamu
Jamayah Tambi
Kalau punya hati dan petasaan jangan bantu.Beritau Saga niat jahat Clara
Jamayah Tambi
Nikahi Sahira dan mulai hidup baru bersama isteri dan anak mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!