17+
Emily zoe vander kimberly atau Zoe adalah seorang gadis cantik, pintar dan murah senyum terhadap semua orang. Gadis yang berpenampilan sederhana dan apa adanya.
Dibalik sikapnya itu, terdapat aura yang sangat tajam juga berbahaya. Semua orang tahu dan sangat mengagumi sosok yang dikenal sebagai Zoe atau milliader muda, karena mempunyai beberapa bisnis terkenal, mempunyai koneksi yang kuat di penjuru dunia. Walaupun usianya masih muda.
Akan tetapi semua itu tidak pernah tahu, membuat semua penasaran akan sosok asli tersebut. Ia tidak pernah muncul didepan public, hanya bekerja dibelakang layar. Sangat misterius dan tersembunyi.
Apakah sosoknya akan terbongkar atau tidak ? penasaran kan ?
Ikutin terus kisahnya....
Selamat menikmati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lia Herliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30.
Tak terasa seminggu lagi akhir tahun akan tiba. Proyek pembangunan yang sedang lily kerjakan akhirnya selesai juga. Tepat selesai seperti ke inginannya.
Lily akan menyiapkan sebuah pesta untuk merayakan selesainya proyek pembangunan tersebut. Dengan mengundang semua rekan bisnisnya.
Perusahaan
Jefri masuk ke ruangannya setelah mengetuk pintu, Kemudian masuk. "Tolong kau siapkan semua ke perluan untuk pesta nanti, aku ingin mengadakannya di perusahaan itu saja. Sebagai perkenalan perusahaan" lily. "Baik, apa masih ada lagi?" Jefri.
"Pestanya akan di adakan di akhir tahun, kirim semua undangan pada rekan bisnisku. Jangan ada orang yang masuk, tanpa adanya undangan. Itu saja" lily. "Baiklah, saya permisi keluar dulu" jefri. Lily mengangukan kepala.
Untuk ke amanan, supaya tidak ada sembarang orang bisa masuk ke pestanya. Lily juga akan menyuruh semua anak buahnya menjaga di area perusahaan dan pesta berlangsung.
Karena musuhnya sekarang sudah terang terangan berani menyerangnya di mana pun.
Cafe
Mereka berkumpul. "waktu itu kita sempat menunda pembicaraan tentang liburan akhir tahun, gara gara kejadian itu" arumi. "Jadi apa sayang?" Boby.
"Kita bahas lagi sekarang" arumi. "Mau liburan ke mana?" Boby. "Enaknya ke mana?" Arumi. "Ke puncak" alex. "Puncak?" Arumi. "Iya, aku punya villa di daerah puncak. Kita bisa liburan di sana" alex.
"Setuju, aku juga sudah lama tidak pergi ke sana" boby. "Kita sepakat liburan seminggu di puncak, villanya alex" arumi. "Apa kita akan mengajak lily juga?" Boby. "Ohya, lily harus Kita ajak dan kalau bisa sahabatnya juga. Biar lebih ramai orang, pasti seru" arumi. "Terserah" alex.
"Nanti aku beritahu langsung lily tentang liburan ini" arumi. "Kau mau pergi ke rumahnya?" Alex. "Iya, sudah lama aku tidak bertemu dengannya" arumi. "Kau mau ikut lex?" Boby.
Alex sedang berpikir, apakah akan ikut atau tidak. Karena dirinya juga sudah lama tidak melihat lily. "Baik, aku ikut" alex. Boby dan arumi tersenyum.
Selesai dari cafe, mereka berangkat pergi menuju rumah lily. Alex dengan mobilnya sendiri, sedangkan arumi dengan boby satu mobil.
Rumah lily
Setelah sampai di depan gerbang, seorang satpam keluar menghampiri mereka.
"Ada yang bisa saya bantu?" Satpam. "Kita temannya lily yang waktu itu menginap di sini" arumi. "Saya ingat, ada perlu apa datanh ke sini?" Satpam.
"Kita ingin bertemu dengan lily, apakah lilynya ada di rumah?" Arumi. "Nona tidak ada di rumah" satpam. "Kalau sophie ada?" Arumi. "Beliau belum datang" satpam. "Kalau begitu, kita menunggu di dalam. Bolehkan pak?" Arumi. "Sebentar" satpam.
Masuk ke dalam dan menekan tombol sehingga pintu gerbang terbuka. Mereka masuk ke dalam, memarkirkan mobilnya. Turun dari mobil.
"Permisi tuan, nona. Kalian bisa menunggu di sebelah sana" satpam, menunjuk sebuah gazebo. "Terima kasih pak" mereka. Berjalan menuju tempat tersebut.
"Tempatnya sangat indah, di kelilingin banyak bunga" arumi. Melihat pemandangan yang sangat indah. "Betul. Penataan rumahnya dan dekorasinya sangat bagus" boby. Alex setuju dengan boby, bahwa penataan dan dekorasinya sangat pas dan bagus.
Hampir satu jam mereka menunggu lily, langit pun sudah mulai berubah berwarna jingga. "Kapan lily pulang? Kenapa lama?" Arumi. "Sebentar lagi mungkin" boby.
Tiba tiba suara mobil terdengar. "Itu pasti lily" arumi. Menghampirinya, di ikuti oleh boby dan alex di belakang.
Saat masuk, lily melihat 2 mobil yang terparkir di halaman rumahnya. "Mobil siapa?" Lily. Kemudian turun dari mobil.
"Itu mobil siapa pak?" Lily. "Itu mobil" satpam. Terpotong oleh suara seseorang. "Lily" panggil arumi. Lily mencari asal suara tersebut dan melihatnya.
"Kalian, sedang apa di sini?" Lily, ketika mereka ada di depannya. "Kita ingin bertemu dengan mu" arumi. "Sejak kapan kalian datang?" Lily. "1 jam yang lalu" arumi.
Alex akhirnya bisa melihat lily sekarang. "Cantik" batin alex, menatapnya. Alex merasa kalau lily semakin bertambah cantik.
"Maaf nona, saya tidak membawa mereka masuk ke dalam rumah" satpam. Lily mengerti apa yang di maksud satpamnya. "Tidak apa. Silahkan bertugas lagi" lily. "Baik nona" satpam pergi.
Mereka masuk ke dalam rumah setelah lily memasukan mobilnya ke garasi.
"Kalian duduk dulu, aku akan mandi sebentar. Kalau mau minum, kalian bisa ambil sendiri" lily. "Iya" arumi. Lily pergi ke kamarnya.
"Masih sama seperti kita menginap dulu" arumi. Melihat sekeliling. "David dan jefri mana? Kenapa tidak terlihat?" Boby. "Di kamar atau sedang keluar mungkin" alex.
Tak lama kemudian lily turun dengan tubuh yang lebih segar.
"Kau sudah selesai?" Arumi. Melihat lily datang. "Kalian belum minum? Tunggu sebentar" lily. Pergi menuju dapur dan kembali dengan membawa beberapa minuman dan makanan.
Meletakan di meja. "Kalian ada apa datang ke sini?" Lily. "Kita ingin mengajak mu dan yang lain liburan ke puncak" arumi. "Liburan?" Lily. "Iya, tinggal beberapa hari lagi kan libur akhir tahun. Jadi, kita berencana akan liburan di puncak. Ke villanya alex, Kau mau ikut kan?" Arumi.
"Kapan?" Lily. "Minggu depan dan pulang setelah tahun baru" arumi. "Aku tidak bisa ikut" lily. "Kenapa?" Arumi. "Ada urusan penting" lily. Mereka terdiam.
"Ya sudah tak apa" arumi. "Maaf" lily. "Kalau david dan jefri mana?" Boby, mengalihkan pembicaraan. "David di apartemennya, kalau jefri mungkin masih kerja" lily. "Jadi kau hanya berdua dengan jefri?" Arumi. "Iya" lily. Boby melihat ke arah alex, melihat raut wajah alex berubah.
Tak terasa mereka mengobrol sangat lama, hingga langit berubah warna jadi gelap. "Kita pamit pulang dulu" arumi. "Kalian tidak menginap saja di sini?" Lily. "Tidak usah" boby. "Aku antar kalian ke depan" lily. Mereka pegi.
Tepat mereka di luar, sebuah mobil masuk ke dalam. Tidak salah lagi itu adalah mobil jefri.
Ketika turun, jefri melihat lily sedang bersama temannya. Berjalan menghampiri mereka.
"Kau sudah pulang?" Lily. Jefri mengangukan kepala. "Kau langsung masuk saja, nanti aku menyusul" lily. Jefri masih mengangukan kepala dan berjalan masuk.
Mereka hanya diam melihat. Karena mereka tidak terlalu dekat dengan jefri.
"maaf ya, mungkin jefri sedang lelah. Makanya tidak menyapa kalian" lily. "tak apa, kita paham kok" boby. "kalian hati hati di jalan" lily. Mereka mengangukan kepala.
Setelah itu mereka masuk ke dalam mobil dan pergi melajukan mobilnya. Lily kembali masuk, setelah mobil mereka tidak terlihat lagi di halaman rumahnya.
Bersambung...
Jangan lupa like, komen dan vote🙂
Semoga suka...
Follow juga...
Terima kasih
di part sebelumnya sudah di jelskn klo kepsek itu buat anak sekolahan UNTUK SD SAMPAI SMA kalau dunia perkuliahan itu REKTOR DAN WAKIL REKTOR . penempatan bacanya juga bikin sakit kepala . .