Leerant Quan adalah mahasiswa S2 paling njelehi sedunia. Dia tidak mau menyelesaikan tugas akhir akibat pundung sama dosen pembimbingnya ditambah nilai bahasa Inggris nya D gara2 dosennya tua! Akibatnya, ayahnya Timothy Quan ( dr triad Quan Taiwan ) mengultimatum harus lulus dalam waktu kurang dari setahun. Leerant harus kuliah lagi bahasa Inggris dan ternyata dosennya ... Katerina Reeves. Gadis yang empat tahun lebih tua darinya mampu membuat Leerant jungkir balik. Segala cara dilakukan agar putri Kaivan Reeves itu mau dengannya. Sementara Katerina tidak suka pria malas dan njelehi ditambah dia sudah punya pacar. Leerant pun berusaha menikung meskipun harus adu senjata.
Gen 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
News
Katerina membuka kado-kado pernikahan yang diberikan di dalam kamar pengantinnya. Tristan menatap wajah istrinya yang semangat empat lima saat mendapatkan kado yang sesuai dengan seleranya.
"Hermés lagi?" kekeh Tristan saat Katerina mendapatkan tas Birkin dan dompet pria yang warnanya sama. "Lha aku cuma dapat dompet kecil?"
Katerina memukul bahu suaminya yang duduk di sebelahnya diatas karpet tebal. "Nggak boleh gitu!"
"Iya deh. Cewek memang lebih banyak bawaannya," cengir Tristan. "Dari siapa itu?"
"Kayleen dan Athrun. Dasar sama-sama sultan fashion dan mall," senyum Katerina.
"Oh yang di Beijing ya?" Tristan sempat bertemu dengan pasangan itu saat ada acara di Beijing dan Katerina ikut bersamanya.
"Hu um. Berarti aku sudah ada dua Hermés ini." Katerina menoleh ke arah tas Kelly, hadiah dari keluarga Pratomo Penang.
"Dari Dirandra dan ayahnya ya?" Tristan membaca kartu ucapan di kotak orange itu.
"Hu um." Katerina membuka kotak lagi dan tertawa saat melihat bungkusnya. "Kali ini Dior. Tas Lady Dior, parfum dan dompet pria."
"Dari siapa?"
"Keluarga Buwono. Ih, Mbak Dash tahu aja aku pengen beli Lady Dior yang ini cuma belum kesampaian." Katerina memberikan dompet Dior untuk Tristan.
"Pria itu dompetnya kecil tapi kartunya banyak," ucap Tristan sambil tertawa.
"Iya dong! Harus! Kamu bawa anak orang," cengir Katerina.
"Ini nanti disimpan di rumah saja ya sayang. Kan kita sudah ada rumah di Nonhyeon. Sudah ada walk in closet nya."
Tristan dan Katerina memang sudah membeli rumah itu saat mereka hendak menikah. Mereka juga sudah membuat di atas meterai kepemilikan fifty-fifty rumah itu dan dilarang menjual rumah itu tanpa seizin pasangan. Keduanya memang membuat perjanjian pra nikah seperti halnya keluarga lainnya. Bahkan Tristan dan Katerina juga membuat pemisahan harta sebelumnya. Mereka juga sudah membuat perjanjian harta yang diterima saat menikah, ada perhitungannya. Termasuk jika salah satu meninggal atau ada perceraian.
Kaivan dan semua ayah klan Pratomo selalu mengajarkan perlindungan finansial para putri mereka. Beruntungnya, para gadis klan Pratomo mendapatkan suami-suami green flag yang meratukan mereka. Bahkan yang bisa dibilang pendapatannya tidak sebesar yang lain, tetap berusaha memberikan yang tebaik dengan uang halal seperti Kombes Steven Sasono dan Brigjen Rayyan.
"Terus apalagi tuh kadonya?" tanya Tristan.
Katerina membuka kertas kado bewarna pink dan melihat isinya. Matanya tertegun saat melihat isinya. Sebuah novel dengan judul Wuthering Heights karya Emily Brontë dan terlihat itu adalah cetakan lawas.
"Buku? Tahun berapa itu?" tanya Tristan.
"Entah." Katerina meminta Tristan mengambilkan sarung tangannya. Pria itu pun melihat bagaimana istrinya membuka novel itu seperti membuka harta karun.
"Ya Tuhan, edisi kedua. Kok bisa dapat ya?" gumam Katerina.
"Dari siapa?" tanya Tristan.
Katerina mengambil kartu ucapannya. Leerant. Dia hanya bisa terdiam saat membaca bahasa Mandarin di sana dan bersyukur Tristan tidak bisa baca.
"Dari mahasiswa aku," jawab Katerina.
"Ceritanya soal apa?" tanya Tristan.
"Macam Sense and Sensibility. Cerita romansa jadul." Katerina tidak menceritakan apa isinya.
"Owalah, karena tahu kamu dosen sastra ya," kekeh Tristan.
Katerina mengangguk. Semoga Leerant bisa move on.
***
Note
Novel Wuthering Heights adalah karya Emily Brontë di tahun 1847. Berlatar pada tahun 1802, dikisahkan lelaki bernama Heathcliff dengan kisah cintanya yang rumit dengan Catherine. Heathcliff merasa dikhianati ketika perempuan yang ia cintai akan dijodohkan dengan orang lain. Hal ini yang membuat sifatnya berubah 180 derajat. Heathcliff menjadi sosok yang pemarah dan kasar apalagi setelah kehilangan pujaan hatinya. Endingnya Catherine meninggal akibat sepsis dan Heathcliff terlambat datang. Dia meminta hantu Catherine selalu bersamanya dan Heathcliff meninggal dalam kesendirian..
***
Taiwan, Taipei
"Tuan Muda Kedua?" Miu Wai menatap Leerant yang berdiri di jendela kamar apartemennya.
"Kita ada kerjaan kemana?" tanya Leerant.
"Tuan Besar meminta kita keliling Taiwan. Lalu membuka kans ke Macau dan Hongkong. Terus ke Jepang." Miu Wai membaca jadwal di tabletnya. "Anda tahu kan, perpustakaan dan toko buku tidak terlalu menguntungkan?"
"Memang tidak tapi membuat galeri dan perpustakaan itu bisa menguntungkan. Aku sudah meminta para artis dan pihak auction mencarikan karya seni yang menjual. Macau ada satu gedung yang terbengkalai karena yang punya bangkrut. Kita mulai dari sana. Tahu sendiri kan Macau isinya apa," ucap Leerant.
Miu Wai hanya mengangguk. "Tuan Muda Kedua ... Anda baik-baik saja?"
Leerant menyesap sojunya. "Entahlah MiuMiu. Aku tidak tahu ..."
Miu Wai hanya menghela napas panjang. "Jika memang jodoh, tidak akan kemana."
Leerant tertawa sinis. "Kalimat klasik, MiuMiu."
"Tuan Muda Kedua, lebih baik Anda fokus dengan proyek Anda. Bukankah itu lebih baik?" Miu Wai menatap Leerant.
"Iya." Leerant menghabiskan minumnya.
For us, the day we should celebrate the most
Is the one we first met
So, the second day we should celebrate the most
Is the one we call "today"
Someone I can love from my heart
Someone I love from the bottom of my heart
In the centre of this love
You are my heart
Wherever you are, I'll always make you smile
Wherever you are, I'm always by your side
Whatever you say, you're always on my mind
I promise you "forever" right now
"Goodbye Kate," bisik Leerant.
***
Lima Tahun Kemudian
Langit pagi di atas Jepang diselimuti awan putih ketika pesawat mulai menurunkan ketinggian. Lampu fasten seat belt menyala, sementara suara pramugari mengumumkan bahwa mereka akan segera mendarat di Bandara Haneda.
Leerant duduk di kursi kelas bisnis tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya. Grafik keuangan, laporan akuisisi, dan jadwal rapat memenuhi layar. Selama lima tahun terakhir, hidupnya hanya berisi pekerjaan. Ia menjadi pria yang dikenal dingin, disiplin, dan hampir tak pernah mengambil cuti.
Di kursi sebelah, Miu Wai sedang memeriksa tablet. Tiba-tiba ponselnya bergetar keras.
Nomor dari Taiwan.
Miu mengangkat telepon, lalu wajahnya seketika memucat. “Apa…? Kapan terjadi?”
Suara di ujung sana terdengar panik. Mobil yang ditumpangi Katerina, suaminya dokter Tristan, dan putri kecil mereka mengalami kecelakaan hebat. Ketiganya telah dilarikan ke rumah sakit.
Jantung Miu berdegup semakin cepat. Dia menoleh kepada Leerant yang masih fokus mengetik, sama sekali belum menyadari kabar itu.
Pria itu akhirnya menutup laptop. “Ada perubahan jadwal di Tokyo?”
Miu Wai menggenggam ponselnya erat. Bibirnya bergetar sebelum berkata lirih, “Maaf, Tuan… saya baru menerima kabar dari Kuwait.”
Leerant mengangkat kepala.
“Miss Katerina… Dokter Tristan… dan putri mereka mengalami kecelakaan.”
Ruangan kabin mendadak terasa sunyi.
Tatapan Leerant membeku. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, ekspresi tenangnya retak. Tangannya perlahan mengepal hingga buku-buku jarinya memutih.
“Rumah sakit mana?”
“Kuwait Royal Hospital. Kondisinya belum diketahui.”
Pesawat menyentuh landasan dengan hentakan halus. Namun bagi Leerant, dunia seolah berhenti berputar.
Ya Tuhan. Kate!
***
Yuhuuu up Pagi Yaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
mntn mrtuanya kceplosan...jgn blng kl kcelakaan tu emng d sngaja sm kluarganya tristan????
tp alasannya apa????
harta????atw sking ga sukanya sm kate,smp tega mnyingkirkannya????
keceplosan kah????
usut itu kecelakaan kykny emang biar kate meninggal trs tristan bs di setir sama keluarga ma dan diporotin hartanya
mungkin karena harta yang diperoleh Tristan yang jadi harta warisan 🤔🤔🤔
kasihan Lena dijadikan sandera warisan appa-nya😔😔😔