Indonesia
NovelToon NovelToon
Kiara

Kiara

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kegiatan Olahraga Serba Bisa
Popularitas:117.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Febrii

kisah Kiara yang sekarang memasuki kelas 10 di umur nya yang ke 15 tahun, dia harus menjadi gadis yang kuat fisik maupun mental demi mendapatkan kasih sayang dari Keluarga nya.
dan membuktikan sebuah kesalahpahaman yang dituduh kan kepada nya

dapatkah dia mendapatkan kasih sayang dari Keluarga,dan membuktikan bahwa dia tidak bersalah.

Warning ⚠️

dilarang plagiat!cerita murni dari pemikiran saya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febrii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31.tiga puluh satu

Assalamualaikum semua balik lagi bersama author selamat membaca jangan lupa vote sama likenya yah😊 karena itu berharga bagi aku。◕‿◕。.

Oke lanjut part 31......

Saat ingin membuka pagar,Kia berpapasan dengan satpam rumah,tak lupa kia menyapanya.

"Pagi mang jupri,gimana hari ini?"tanya Kia berbasa basi.

"Baik non,non gimana?"tanya mang jupri.

"Seperti biasa mang,baik."jawab kia tersenyum manis pada mang jupri.

"Mang Kia berangkat sekolah dulu ya,entar telat lagi."lanjut Kia.

"Yaudah non, hati-hati dijalan."balas mang jupri.

Saat kia baru melangkah beberapa langkah tiba-tiba...

"Non tunggu sebentar!"panggil mang jupri.

"Ya,ada apa mang?"tanya Kiara menghadap mang jupri.

"Ini untuk non,saya tahu non belum sarapan kan,ini saya ada roti tapi cuma satu bungkus."ujar mang jupri.

"Oh iya, makasih ya mang."balas kia sambil menerima Roti pemberitahuan mang jupri,ia tidak bisa menolak karena memang ia sudah lapar, karena belum makan dari kemarin malam.

"Iya non sama-sama,yaudah gih entar non terlambat lagi."ucap mang jupri.

"Iya mang, sekali lagi terima kasih ya."balas kia berterima kasih.

.........

Di pertengahan perjalanan menuju ke sekolah Kiara,Kiara berhenti di pinggir jalanan untuk duduk sebentar sambil memakan roti pemberian mang jupri.

Kiara memakan roti pemberian mang jupri dengan lahap Karena ia benar-benar kelaparan, setelah selesai dan roti nya habis,kia menghabiskan setengah botol minuman

Yg ia bawa dari rumah, untuk mengganjal lapar nya di sekolah nanti.

Jika air minum nya habis,ia akan mengambil air minum dari keran air sekolah,ingin membeli makanan dan minuman ia tidak memiliki uang saku.

........

Sesampainya di sekolah.

Di kelas...

Sampainya di kelas kia langsung duduk di bangku nya.

Dinar yg melihat itu merasa heran, gak biasanya nih anak diem begini biasanya juga tiap Dateng pasti bikin ulah dan pasti ceria.

"Hayo Lo ngelamunin apa? hati-hati kesambet Lo." Kata Dinar

Kiara cuma melirik Dinar sekilas.

"Wah wah gk bisa di biarin nih,gk kaya biasanya nih,Lo kenapa sih Ki?

"Apa sih Din,gue gk papa." Ucap Kia.

"Ekhem Lo lagi berantem sama cowo Lo?"

Ucap Dinar tiba²

"Apa sih Din,cowo siapa?"

Balas Kia.

"Ya cowo Lo lah,tuh si Abang Zayn."

Ucap Dinar Menaik turunkan alisnya menggoda kia.

"Apaan sih Din,kita itu cuma temen kok."

Balas Kia tak terima.

"Temen tapi mesra ya kan? hahaha"

Goda Dinar lagi.

"Apa sih Din, dasar Udin bisa diam gk sih."

Kesal kia.

"Cie cie hahahahahah."

Goda Dinar lagi sambil tertawa terbahak- bahak

"Heh!kaleng rombeng,bisa diem gk sih."

Sahut Arsel tiba².

"Apaan sih Lo toak masjid nyahut aja,situ gk diajak,jangan sok asik." Sinis Dinar.

"Lo tuh kaleng rombeng!."

Sinis Arsel tak terima di katain toak masjid.

"Lo toak masjid!."

Ucap Dinar tak mau kalah.

"Nggak papa toak masjid,yg penting masih berguna,dari pada Lo kaleng rombeng berisik,gk ada gunanya." Balas Arsel.

"Iiiiih kesel kesel kesel!."

Ucap Dinar setelah itu melengos tak mau menatap Arsel.

"Udah,udah kalian ini kalau udah berantem gk ada yg mau ngalah sama-sama kepala keras." Sahut Angkasa yg muak melihat perdebatan mereka berdua.

"Keras kepala!"sahut Dinar dan Arsel barengan.

"Santai Dong,typo dikit gk ngaruh."

Ucap Angkasa.

"Udah udah kok jadi pada ribut gini sih,kita kan temen jadi gk boleh ribut-ribut gini."

Ucap Kia menengahi perdebatan mereka.

Dinar dan Arsel terdiam saling menatap tajam satu sama lain.

"Bombastis side eyes."celutuk Angkasa.

Kiara hanya menggeleng kan kepala nya melihat kelakuan para teman-temannya yang ada saja yang membuat mereka berdebat.

Beberapa jam berlalu tak terasa...

Kriiiiiinngg.......

Suara bel istirahat berbunyi,yg mana membuat seluruh siswa bersorak gembira, Karena waktu yg ditunggu tunggu telah tiba.

"Ki,ke kantin yuk laper nih gue." Ajak Dinar pada Kiara yg sibuk menggambar.

"Enggak deh Din,kamu aja aku mau lanjutin gambaran aku nih,belum selesai."tolak Kia halus.

"Yaelah Ki Ki, kan bisa di lanjutin nanti ayo lah temenin aku."paksa Dinar

"Yaudah deh aku temenin kamu aja ya." Menerima ajakan Dinar.

"Yeaay, makasih Kia baikkkk,yuk langsung ke kantin." Seru Dinar bersemangat.

Sesampainya di kantin.....

Sekarang Kia dan Dinar berada di kantin, Dinar langsung sibuk memilih milih jajanan/makanan yg akan ia beli.

"Ki,kamu mau beli apa?"tanya Dinar

"eh engga Din,kan aku tadi bilang nya cuma nemenin,aku gk beli soalnya masih kenyang heheh."

Kruyuk..

Namun tiba-tiba suara perut Kia berbunyi,tanda bahwa cacing-cacing di perutnya sudah berdemo minta di isi.

"Aduh,nih perut gk bisa di ajak kerjasama malu-maluin deh."gumam Kia pelan supaya Dinar tidak mendengar nya.

"Kenapa Ki?kamu bilang apa?" Tanya Dinar yang ternyata mendengar gumaman Kia.

"Eh gak papa,kamu salah denger kali,udah selesai belum?" Ucap Kia beralasan,dan mengalihkan pembicaraan.

"Iya udah nih,Yuk kita cari tempat."ajak Dinar.

"Gimana kalau di kelas aja Din? soalnya aku harus ngerjain tugas anak-anak."ucap Kia.

"Yaudah kalau gitu kita ke kelas aja."balas Dinar menyetujui ucapan Kia.

Mereka pun berjalan keluar dari kantin, berjalan menuju ke kelas mereka.

Sesampainya di kelas mereka duduk di bangku masing-masing,dan sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing, Dinar yg sibuk memakan makanan yang di beli nya tadi di kantin,dan Kia mulai sibuk mengerjakan tumpukan buku-buku yang ada di hadapannya.

Sesekali Kia melirik ke samping nya melihat Dinar yang makan dengan lahap, sesekali dia terkekeh geli melihat Dinar yang makan seperti anak kecil,ada sisa-sisa coklat yang menempel di sekitar bibirnya.

Kia mengambil tisu di saku nya,dan membersihkan sisa-sisa coklat yang menempel di bibir Dinar.

"Kamu makannya gimana sih Din, belepotan gini tenang aja gk akan ada yg minta makanan kamu kok." Ucap Kia menggeleng kan kepalanya melihat Dinar yang makan belepotan.

"Hehehehe, coklat enak sih makanya aku nya kalap." Balas Dinar

Kia hanya menggeleng kepalanya mendengar alasan dari Dinar.

Hening beberapa saat, sebelum Dinar kembali bersuara.

"Ki, nanti ke rumah ku yuk kita belajar bareng, untuk latihan ujian gitu supaya nilai kita bisa lebih baik dari sebelumnya." Ajak Dinar.

"Aku sih mau-mau aja Din,tapi aku harus minta izin dulu sama ayah bunda, kalau engga nanti mereka pasti khawatir aku,anak kesayangan nya hehehe." Jawab Kia.

"Iya deh si paling di sayang,si paling anak ayah bunda."ucap Dinar memutar bola matanya malas

"Hehehehe."kekeh Kia.

"Yaudah kamu telpon aku aja,kalau kamu bisa kerumah ku ya." Ucap Kia

"Oke." Jawab Kia menyetujui nya.

Waktu terus berjalan, detik demi detik berlalu,menit demi menit berlalu,hingga tak terasa sudah beberapa jam berlalu, saat yang di tunggu-tunggu semua siswa di sekolah....

Kriiiiiinngg....

Bel pulang sekolah berbunyi semua siswa berhamburan,terburu-buru untuk segera pulang.

(Sama kaya author hehehe)

Skip lanjut.

Kia dan Dinar berjalan bersama menuju gerbang sekolah, saat akan sampai di gerbang mereka sudah melihat ada sebuah mobil yang mereka kenali menunggu di dekat gerbang,siapa lagi kalau bukan ayah Dinar.

Ayah Dinar yg melihat putrinya sedang mendekat kearah nya, langsung mendekati nya juga.

"Hai sayang, gimana hari ini menyenangkan tidak?" Tanya ayah Dinar pada putrinya.

"Tidak ayah,banyak sekali tugas yang buat kepala Dinar pusiiiiiiing" keluh Dinar.

"Hahahaha sini-sini ayah peluk,biar pusing nya hilang."

"Ayaaaah kok malah ketawa ih." Rengek Dinar yg langsung berhambur ke pelukan ayahnya.

"Iya iya maaf tuan putri."ucap ayah Dinar membalas pelukan putri nya sambil mengelus kepala putrinya lembut.

Kia hanya terdiam melihat pemandangan di depannya.

"Pasti suatu saat ayah bakal kaya gitu ke aku, pasti rasanya nyaman."batin Kia.

"Eh Kia kamu sudah lama disitu nak?" Tanya ayah Dinar yang ternyata sedari tadi tidak menyadari kehadiran Kia.

"Hahaha kasian dari tadi gk di anggap ada di situ." Bukan kia yang menjawabnya melainkan Dinar.

"Emang gak di anggap ada sih Din dari dulu."

Jawab Kia dalam hati.

"Om sih sama Dinar asik sendiri,Kia nya di lupain hish."ucap Kia kesal.

"Hahaha maaf ya Ki,om bener- bener gk liat kamu."

"Hahahaha gk keliatan mirip hantu." Bukan Kia lagi yg menjawab melainkan Dinar.

"Dinar ih awas ya kamu,kalau aku meninggal nanti aku bakal gentayangin kamu." Balas Kia.

"Gk takut wlek." Ujar Dinar.

"Sudah-sudah jangan berantem,mari pulang,Kia mau ikut gak?"ajak ayah Dinar.

"Engga deh om, takut ngerepotin lagian kan rumah Kia beda arah om."tolak Kia secara halus.

"Nggak papa om anterin sampai rumah,ayo." Balas ayah Dinar.

"Udah ayooo masuk,gk usah banyak alasan."ujar Dinar menarik Kia masuk kedalam mobil.

Skip di perjalanan....

Sesampainya area perumahan Kia, terlihat banyak sekali mobil yg berada di rumah Kia.

"Wah lagi banyak tamu ya Ki?" Tanya Dinar.

"Iya kayanya,aku juga gk tau siapa."jawab Kia.

"Pasti keluarga ayah datang." Batin Kia.

"Yaudah makasih ya om udah mau anterin Kia,gk mau singgah dulu om?" Ucap Kia setelah keluar dari mobil.

"Iya sama-sama nak, engga dulu ya Ki soalnya om lagi ada urusan, lagian orang tua kamu lagi banyak tamunya." Tolak ayah Dinar halus.

"Kalau begitu sekali lagi makasih ya om,udah mau repot-repot anterin Kia."

"Iya sama-sama om gk merasa di repotin kok,kalau gitu om sama Dinar pamit pulang."

"Iya om hati-hati."

"Daaah Kiara" pamit Dinar melambaikan tangan nya,yang di balas Kia dengan lambaian tangan nya.

Setelah mobil Dinar tidak terlihat, Kiara berjalan menuju gerbang rumah nya,dan ternyata ada mang Jupri yg segera membuka kan gerbang untuk Kia.

"Makasih mang."ucap Kia.

"Sama-sama non."balas mang Jupri.

"Mang siapa yang datang?" Tanya Kia.

"Oh itu keluarga tuan besar non." Jawab mang Jupri.

"Oooh keluarga ayah, makasih ya mang,kalau gitu Kia masuk dulu."

"Iya non sama-sama."

Kia berjalan menuju pintu utama rumah, perasaan nya mulai resah, perasaan nya semakin tidak enak mendengar suara yg ada di dalam.

"Masuk gk ya,masuk gk ya." Kia ragu untuk masuk kedalam.

"Masuk aja deh."

Cklek

Saat memasuki rumah semua yang ada di ruangan itu mendadak hening melihat kedatangan Kia.....

Lanjut part 32....

Assalamualaikum author balik lagi setelah sekian lama,makasih ya udah baca jangan lupa follow Sama votenya ya

Kalau ada salah kata mohon maaf,dan tolong di beritahu di komen ya☺️.

Maaf ketikannya belum serapih yang kalian inginkan,tapi author bakal berusaha untuk merapikan tulisan author:)

Lanjut di part 32 yah☺️。◕‿◕。

1
Ya Ni
End nya brasa gk hbis cerita gtu msih bnyk trpotong
Febri sir: maaf semuanya,di tengah² author buat cerita ini banyak kendalanya,harap maklum author kan pelajar jadi sedikit sulit bagi waktu nya😇
total 1 replies
Ya Ni
Kpn sampai org tuanya kia kok lama bnget
Ya Ni
Bnyak bawang bnget kpn bhgia nya
Vivi Yulianti
tetap smngat thor, psti bca kryamu
Ya Ni
😭😭😭😭
Ya Ni
Cerita mengandung bombai🥹
Ya Ni
Kasian bnget kia🥹
Citra Ani
yaampun kolor tega bener lu masa pas bagus bangus nya udah Lo and aja sih
Maysya Ahmad
knp gak dilanjut thor
Febri sir: berharap apalagi sayang?
total 1 replies
Risnanyabudi
up tanggung tor masa up lama cuma 1 lagi bikin males baca
elly fitriyatun
Males lama2 bacanya stak kek gini j ga da perubahan sm sekali...hanya siksan kesengsaraan kesedihan menangis terluka aja kia adanya
Febri sir: maaf kak cerita nya ngegantung,mau up kemarin²kelupaan karena sibuk ujian,kalau boring skip aja kak maaf ceritanya gak sesuai sama yang kakak mau,saran ku skip aja kak kalau gak suka alur nya😁
total 1 replies
elly fitriyatun
Kon bahagianya kia thor kasihan iih tega bgt jd org siich/Awkward/
elly fitriyatun
Cerita nya mengandung bawang mulu...kpn bahagianya
elly fitriyatun
Gajeee amaat yaak
elly fitriyatun
Nyesek amat jd kia...gak segitunya jg kalee kak kasihan kia nya/Sob/
elly fitriyatun
Pemotongan part nya gak pas bgt
Siti Khadijah
Luar biasa
Azrina Issahazfa Rajiya Rajiya
kenapa lama upnya thour saya menantikan kelanjutannya
Badelan
perasaan keluarga via ndak sampai2
Febri sir: kan mimpi ka hahahha
total 1 replies
Badelan
ceritanya selalu diulang ulang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!