Indonesia
NovelToon NovelToon
Nona Galak & Tuan Posesif

Nona Galak & Tuan Posesif

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dosen / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:151.9k
Nilai: 5
Nama Author: ayu andita

Season 1

Apa jadinya jika jika gadis bar bar seperti Zarina Bryn bertemu dengan duda tampan namun mesum seperti Morgan Brighton??

Ini kisah cerita tentang kehidupan Zarina dan Morgan menjalani kehidupan rumah tangga mereka bersama anak anak.


Season 2 Mengisahkan tentang Kisah cinta Ravella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Kehadiran Agista

Seminggu berlalu, Morgan telah pulang ke villa. Daddy Kenzo telah mengutus banyak bodyguard untuk menjaga Morgan dan Zarina. Kini Morgan tengah menemani istrinya bersantai di ruang tamu.

tap

tap

"Aku dengar kamu mengalami luka parah pada bagian samping perut Gan? " sela Agista.

"Sekarang sudah sembuh, untuk apa kamu ke sini. " Bukan Morgan yang menjawab, namun Zarina dengan pada ketusnya.

Agista berdecak pelan, dia membalas tatapan tajam Zarina padanya. Morgan sendiri justru asyik mengusap perut buncit Zarina dengan lembut.

Wanita itu tak suka dengan kemesraan Antara Morgan dan Zarina.

"Aku jadi ingat masa lalu kita Morgan. " ceplos Agista.

"Tutup mulutmu Agis, kau hanya mantan istri dari suamiku. Lebih baik diam dan bicara sebelum aku berbuat lebih jauh dan kejam nantinya. " geram Zarina.

Mendengar suara keributan dua wanita paruh baya datang dari dapur. Keduanya lekas menyeret Agis ke luar dari Villa. Zarina sendiri merasa moodnya down. Wanita hamil itu hendak pergi namun Morgan menahannya.

"Jangan hiraukan rubah betina itu sayang, ingat kamu sedang hamil. " ungkap Morgan dengan tatapan penuh cintanya.

Zarina hanya diam saja, enggan menanggapi ucapan suaminya. Kehadiran Agista membuat mood paginya memburuk. Morgan menciumi pipi chubby sang istri dengan gemas.

Kedua paruh baya itu bergabung bersama Morgan dan istrinya. Mommy Amelia memperhatikan raut wajah menantunya.

"Sayang abaikan saja ucapan Agista barusan, dia hanya mencari perhatian. " ungkap Mommy Amel.

"Mungkin kalian bisa menganggap aku berlebihan namun aku juga bermimpi jika Morgan kembali dengan Agista karena ada Ravella di antara mereka. " ungkap Zarina.

"Zarin, jaga bicara kamu nak. " tegur mommy Fera pada putrinya.

Zarina kembali mengatupkan bibirnya rapat. Wanita hamil itu memilih tak bicara, dia juga menepis pelan tangan suaminya. Morgan menghela nafas panjang, dia berusaha bersabar menghadapi mood bumil yang naik turun.

Kini keheningan melanda mereka. Zarina memilih mengusap perut buncitnya. Dering ponsel milik Morgan mengalihkan perhatian mereka. Pria itu lekas mengeluarkan benda canggih itu.

"Halo? "

"Morgan, saat ini Ravella berada bersamaku dan aku harap kamu tak menganggu kami. Pilihan ada di tangan kamu sekarang, ceraikan Zarina dan bisa bertemu Vella atau sebaliknya. " ujar Agista dengan licik.

Morgan mengumpat pelan, dia mematikan sambungan nya begitu saja. Pria itu mengungkapkan apa yang di katakan Agista pada semua orang.

Zarina lekas bangkit dan pergi meninggalkan ruang tamu tanpa mengatakan apapun. Morgan menatap kepergian istrinya dengan sendu.

"Ternyata ucapan putriku benar, Agista memanfaatkan Ravella sebagai umpan untuk membuat kamu pisah dari Zarin. " ujar mommy Fera.

"Nak, kau harus mengutamakan prioritasmu saat ini. Jika kamu memilih Ravella, mungkin saja kamu akan kehilangan Zarina dan calon bayi kalian. " cetus nyonya Fera pada sang menantu.

Wanita paruh baya itu lekas bangkit segera menyusul putrinya. Morgan sendiri mengepalkan tangannya, dia meminta nasehat dari sang mommy. Mommy Amel hanya bisa mendukungnya, memberikan semangat untuk Morgan.

"Bukannya aku tak sayang sama Vella, saat ini prioritasku Zarina dan calon anak kami. " gumam Morgan.

"Mommy mengerti perasaanmu saat ini, mommy yakin Agista tak akan berbuat macam macam pada Ravella. " sahut mommy Amel.

Morgan mengangguk pelan, dia menyandarkan tubuhnya di sofa. Dia memijit kepalanya yang terasa pusing.

Di dalam kamar, Mommy Fera berhasil menenangkan putrinya. Zarina kini tengah berbaring di atas ranjangnya.

"Mom, haruskah aku menyesali semuanya? " ceplos Zarina yang mendapat teguran dari sang mommy.

Wanita hamil itu kembali terisak. Dia kali ini memang egois, mimpinya itu seakan menjadi nyata. Dia berharap suaminya tak pergi meninggalkan dirinya dan calon bayi mereka dalam perutnya.

"Sayang, apa kamu sudah cek kandungan? " tanya Mommy Fera mengalihkan perhatian sang anak.

"Belum, mommy antar yuk mumpung belum siang. " tawar wanita paruh baya itu. Zarina mengangguk, dia di bantu bangun kemudian segera mengganti pakaiannya.

Setelah itu mereka ke luar, saat ini kamar Zarina dan Morgan ada di lantai bawah. Morgan mengerutkan kening melihat istrinya tampak rapi.

"Sayang kau mau ke mana? "

"Check kandungan. " sahut Zarina singkat.

"Biar aku antar. " tawar nya namun di tolak Zarina. Mommy mengajak sang anak ke luar, Morgan tetap keras kepala dan ikut bersama mereka.

Sepanjang perjalanan tak ada obrolan apapun di antara keduanya.

Skip

Rumah sakit

Di ruangan dokter Velia, Morgan dan sang mertua memperhatikan dokter yang tengah memeriksa Zarina saat ini.

"Lihat calon bayi kalian sepertinya kembar. " ujar sang dokter. Zarina membulatkan mata, wanita itu tampak bahagia.

Beberapa menit berlalu pemeriksaan itu selesai. Dia menyerahkan hasil usg pada Morgan.

"Jadi apa jenis kelamin calon bayi bayiku dokter? " tanya Zarina mendahului suaminya.

"Laki laki dan perempuan. " jawab dokter Velia.

Semua orang tampak bersuka cita mendengar penjelasan dokter barusan. Morgan membantu istrinya bangun, setelah selesai mereka segera ke luar dan pergi ke parkiran.

Siangnya mereka baru kembali ke Villa setelah puas jalan jalan. Saat ini Zarina lebih suka berada di taman belakang. Tanpa dia sadari suaminya memperhatikannya dari kejauhan.

"Apapun yang terjadi, mommy akan melindungi kalian sayang. " gumam Zarina. Wanita itu rela berkorban apapun asalkan anak anaknya selamat termasuk kehilangan suaminya.

Morgan datang menghampiri istrinya itu. Pria itu langsung berlutut di depannya saat ini. Zarina hanya diam, menatap lekat wajah ayah dari calon anak anak dalam perutnya.

"Maaf Hubby, aku tak akan membuat kamu berada di dua pilihan yang sangat sulit. Kalau kau takut kehilangan Ravella, maka aku.. "

"Sst sayang, aku memilih kamu dan si kembar. " sahut Morgan.

"Yakin, bukankah kau sangat lemah jika berhubungan dengan putrimu maksudku putri kita itu? " cecar Zarina yang membuat Morgan kembali bungkam.

Wanita hamil itu memilih membahas hal lain. Dia telah menentukan nama untuk si kembar tanpa memberitahu sang suami. Zarina ingin memberitahu nya saat si kembar lahir kelak.

Morgan menghela nafas panjang, dia tak suka melihat sang istri mendiamkannya seperti ini. Pria itu juga mengumamkan kata maaf.

"Sudahlah, tak perlu membahas nya lagi. " ujar Zarina dengan nada datar nya.

"Aku memang wanita egois. " batin Zarina dalam hati. Namun dia bersyukur memiliki si kembar dalam perutnya. Setidaknya si kembar menjadi pelipur lara nya saat ini.

Wanita hamil itu kembali mengusap perut buncitnya. Senyumnya kembali merekah, merasakan tendangan dari dalam perutnya.

Morgan sendiri memperhatikan interaksi istrinya bersama calon anak mereka dalam perut Zarina. Pria tampan itu turut mengusap perut wanitanya dengan penuh kasih sayang.

Morgan duduk di sebelah sang istri, memeluknya dari samping. Dia menciumi pelipis dan seluruh wajah Zarina. Zarina mengusap rahang kokoh sang suami. Wanita cantik itu membenamkan kepalanya dalam dada sang suami.

Sementara di apartemen, Agista meminta pelayan menemani Ravella. Dia hanya menjadikan sang anak sebagai umpan untuk menjerat Morgan lagi.

1
Chin Hong Tan
selalu salah nama mamanya zarina seharusnya mama hera
nadira ST
kamu cari masalah, telah mengabaikan zarin, dtinggal baru nyahok
Qaisaa Nazarudin
Sebelum pergi liburan Zarin cewek galak,Pulang2 dari liburan udah jadi pasangan kekasih aja dgn Morgan,Alurnya terasa aneh aja menurut ku,Dan sekarang hanya karena si Mantan Mirgan nyuekin Zarin?!ckk..
Qaisaa Nazarudin
Lah terus katanya dia akan bercerita tentang kenapa dia bisa menjadi duda,Kok terus pulang aja??🤔🤔
Maria Magdalena Indarti
kok gini ya Vivian jg mau sm Erland
Maria Magdalena Indarti
iya knp anak Morgan jd Arion & gyana
Maria Magdalena Indarti
marco suka sm Sasha
Maria Magdalena Indarti
kenapa Sasha cerai dr Calvin??
Maria Magdalena Indarti
romantis
Maria Magdalena Indarti
kejar Zarina
Maria Magdalena Indarti
zarin galak
Lydia
Bagus
Lydia
Lanjut
Lydia
😁
Lydia
👍🏻
Lydia
Lanjut Author... terima kasih 😁
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Ashley siapa?
Author_Ay
jangan lupa berikan likenya
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
belum ad bab berikut nya🤭🤭othor saya baca marathon akhir ny kekejar jg😅
Miss Apple 🍎: hehe sabar yuk ikuti novel yang lain dulu
total 1 replies
Dewi Anggya
semangat thoooor up nyaa 💪💪💪👌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!